APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam mencekam di dalam bus menjadi awal mimpi buruk bagi seorang wanita. Empat pria yang merupakan rekan kerja suaminya menyudutkan dan menyerangnya secara brutal di atas kursi kendaraan yang melaju. Di bawah ancaman kekerasan fisik yang keji, korban tidak berdaya menghadapi tindakan paksa dari para pelaku. Peristiwa traumatis ini memicu misteri kelam dan aksi bertahan hidup yang menegangkan, mengungkap sisi gelap dari orang-orang terdekat yang seharusnya bisa dipercaya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam mulai larut, para penumpang di dalam bus turun satu per satu.

Lokasi proyek adalah tujuan terakhir, jadi di dalam bus hanya tersisa aku dan empat rekan kerja suamiku.

Mereka pun tampak kelelahan karena perjalanan jauh, lalu bersandar di kursi dan mulai mendengkur halus.

Aku juga memejamkan mata untuk menghemat tenaga, supaya nanti saat sampai di asrama, aku bisa menguras habis semua "simpanan bibit" suamiku selama beberapa hari ini.

Entah sudah berapa lama berlalu, dalam keadaan setengah sadar aku mendengar para rekan kerja itu berbicara.

Suaranya terdengar sangat pelan. "Sst! Dia sudah tidur belum?"

"Nggak tahu, coba Arga kamu cek ke sana," sahut salah satu temannya sambil mendorong.

Aku merasakan sebuah tangan perlahan mendekat ke arah dadaku.

Namun, rekan kerja ketiga segera menghalanginya. "Kamu bodoh, ya? Kalau perempuan ini belum tidur dan kamu ketahuan, habis kamu."

"Sialan, aku benar-benar ingin menyikat perempuan gatal ini. Waktu main ke rumah Rendy dulu, aku sempat mencuri stokingnya, aromanya bikin nagih." Arga terus berdecak lidah.

Pantas saja waktu itu aku merasa kehilangan sepasang stoking, ternyata dia yang mencurinya.

Tiba-tiba Arga berseru kaget, "Waduh, Steve, Leon, Yanto, kalian lihat apa yang ada di paha dia?"

"Itu celana dalam, 'kan? Gatal banget ya, masa tidur saja celana dalamnya dilepas?"

"Makanya, barusan waktu kita lepas baju, cewek ini melototin kita terus, pasti dalam hatinya pengen."

Sambil bicara, mereka mendekat ke arah bawahku dan perlahan mengaitkan celana dalamku hingga merosot.

"Lihat, celana dalamnya basah kuyup. Perempuan ini pasti sudah nggak tahan makanya nekat mencari suaminya."

Dibicarakan oleh mereka berempat seperti itu justru membuatku merasa sangat bergairah.

Aku sengaja pura-pura tidur. Aku ingin melihat apa sebenarnya yang akan mereka lakukan.

Saat ini mainan di bawah sana masih bergetar, gawat kalau sampai ketahuan.

Arga berkata, "Dia nggak bereaksi sama sekali, pasti sudah tidur lelap. Aku coba raba dulu sedikit."

Sambil berkata begitu, dia menjulurkan tangan dan meraba bagian lembut di dadaku.

Telapak tangannya yang lebar dan kasar seketika membuat bulu kudukku berdiri.

Seumur hidup, bagian itu belum pernah disentuh pria selain suamiku. Ternyata rasanya begitu nikmat.

Arga berkata dengan nada bersemangat, "Beneran sudah tidur, nggak ada reaksi sama sekali. Rasanya enak banget, lembut dan mulus."

Setelah itu, tiga orang lainnya ikut penasaran dan mengulurkan tangan ke arahku.

Tubuhku disentuh oleh empat tangan sekaligus, sensasinya benar-benar menggairahkan.

Aku berusaha keras menahan diri agar tidak mengeluarkan suara dari tenggorokan, meski rasanya kerongkonganku sudah sangat gatal.

"Perempuan ini benar-benar kualitas super, diraba saja sudah enak banget. Sial, aku nggak tahan lagi."

Keempat orang itu menatapku dengan saksama.

"Kira-kira keberuntungan apa yang didapat Rendy sampai bisa punya istri secantik ini? Ukurannya pasti 36D, kulitnya juga mulus dan kenyal."

"Dengan badan Rendy yang kayak gitu, dia pasti nggak bakal kuat ngadepin perempuan seistimewa ini. Begitu sampai di asrama, bisa-bisa dia mati kering diperas. Gimana kalau kita bantu si Rendy sedikit?"

Apa mereka benar-benar berani melakukan hal semacam itu di dalam bus? Ini kan masyarakat beradab, bukan di negara rendahan.

Tapi, memang benar kalau Rendy agak kewalahan menghadapiku. Selama beberapa tahun pernikahan kami, dia jarang sekali bisa memuaskanku.

Aku bahkan curiga dia sengaja menghindariku dengan cara bekerja di lokasi proyek.

Arga lalu berkata, "Perempuan ini lepas celana dalam waktu tidur dan cuma pakai rok, jangan-jangan di dalamnya kosong melompong!"

Selesai bicara, dia perlahan menyingkap rok pendekku.

Begitu melihat apa yang ada di baliknya, matanya langsung terbelalak dan dia tidak bisa menahan diri untuk berseru, "Gila, parah banget ini!"

Temannya yang di samping segera mengingatkan, "Sst! Kecilkan suaramu, berengsek! Gimana kalau dia bangun?"

Arga yang sudah tidak tahan lagi berkata dengan penuh gairah, "Dia ini benar-benar perempuan gatal, di dalamnya malah disumbat mainan kecil."

Begitu kata-kata itu terucap, rekan kerja yang lain tidak bisa menahan rasa penasaran mereka dan beramai-ramai mengintip ke balik rokku.

"Ternyata beneran ada. Dia sehaus ini, sepertinya kita memang harus turun tangan buat bantuin dia."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DENDAM CINTA SANG MAFIA
8.3
Dunia kelam mafia mengubah total hidup seorang wanita biasa. Terjerat pesona sang bos kriminal yang kejam, ia kini terjebak di tengah gairah berbahaya dan aksi balas dendam yang brutal. Konflik berdarah tersebut memaksanya menghadapi dilema batin yang sangat berat. Pada akhirnya, ia harus menentukan pilihan sulit: tetap mengikuti kata hatinya untuk mencintai sang mafia, atau mempertahankan prinsip moralitas yang selama ini ia pegang teguh.
Sampul Novel Istri Mafia, Tak Pantas untuk Pewaris
9.7
Divonis mandul membuatku dicampakkan oleh suamiku, seorang Wakil Bos Mafia. Ia tega membawa ibu pengganti dan memperlakukannya penuh kasih, mengkhianati pernikahan kami. Bahkan, ia membiarkanku terluka parah demi menyelamatkan wanita itu. Di dunia hitam, perceraian biasa tidak pernah ada. Demi menghancurkannya, aku merekayasa kematianku sendiri agar ia membusuk di tengah kehancuran takhta yang ia banggakan.
Sampul Novel LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
8.4
Demi menggali petunjuk penting, agen elite Telik Sandi 69 bernama Lintang rela memakai daya pikatnya untuk menjebak Bernardo yang mesum. Namun, ini barulah awal dari misi kerajaan yang jauh lebih besar. Bersama empat rekannya, Lintang dikirim untuk mengusut teror mencekam di Benua Swarna Dwipa. Penyelidikan menuntun mereka ke Tanah Kematian, sebuah area kejam tanpa hukum. Di sana, mereka harus menghentikan konspirasi gelap yang mengancam eksistensi umat manusia di Jagad Mayapada.
Sampul Novel Obsesi saya
9.1
Impian seorang wanita menjadi model ukuran plus sirna setelah diculik oleh sindikat pasar gelap. Di masa kelam itu, ia malah menarik perhatian seorang pria posesif yang sangat terobsesi padanya. Pria tersebut bertekad melakukan apa saja demi menjadikannya sebagai istri. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir baru yang mengekang atau mempertaruhkan segalanya demi bisa kabur dari jeratan pria berbahaya itu.
Sampul Novel Pendekar Kembara Semesta Seri 1
8.9
Suro Joyo melepas takhta Kerajaan Krendobumi demi misi kemanusiaan. Menguasai Rajah Cakra Geni, sang Pendekar Kembara Semesta ini menjelajahi jagat raya dan menghadapi berbagai ujian berat. Suro terjerat dalam perebutan Bunga Puspajingga, ancaman Dewi Pemikat, serta kedahsyatan Tombak Siung Sardula. Konflik harta Goa Barong juga menyeretnya ke dalam bahaya. Kini, ia harus bertarung melawan Putri Siluman Alas Waru demi menegakkan keadilan.
Sampul Novel Pendekar Pedang Terhebat
9.1
Zero, anak yatim piatu berumur sepuluh tahun, sering menjadi sasaran perundungan akibat mimpinya menjadi pendekar pedang luar biasa walau bakatnya sangat minim. Latar belakangnya yang misterius di bawah bimbingan Master Pedang pun kerap memicu kecemburuan rekan-rekannya. Begitu mengetahui bahwa ayah kandungnya merupakan sosok pendekar legendaris, tekadnya langsung berkobar. Zero kini harus berjuang keras melewati rintangan demi membuktikan kelayakannya meraih gelar tertinggi.