APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Malam di Asrama Mahasiswa: Rahasia yang Tak Terucap

Malam di Asrama Mahasiswa: Rahasia yang Tak Terucap

Menginap secara rahasia di asrama kampus putranya membawa konsekuensi tak terduga bagi seorang ibu dalam novel modern Malam di Asrama Mahasiswa: Rahasia yang Tak Terucap. Saat malam kian larut, ia diam-diam menyaksikan film dewasa sendirian. Sial baginya, aksi rahasia ini justru tertangkap basah oleh teman sekamar anaknya yang bertubuh kekar. Pria muda itu segera mengungkungnya dengan erat, mengembuskan napas hangat di telinganya sambil menggoda kesukaannya yang tersembunyi itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

Juan terkekeh pelan padaku, lalu meniupkan napas hangat ke telingaku sambil berkata, "Tante, rupanya Tante suka melihat ini. Aku juga suka."

Tangannya meraih payudaraku yang putih mulus, meremasnya beberapa kali sebelum menyelusup ke dalam selimut dan meraih tanganku. Dalam sekejap, benda di tanganku sudah berada di tangannya.

"Tante benar-benar jalang. Aku bisa mendengar dengungannya dari tempat tidurku."

Apa! Apa sekeras itu?

Seluruh tubuhku menegang dan pikiranku kosong. Tertangkap basah sedang melakukan hal seperti itu di tengah malam oleh teman sekamar anakku, rasanya aku ingin menghilang saja.

Dalam keadaan panik, aku merasakan keringat dingin mengucur di punggungku dan darah di seluruh tubuhku seolah terus bergolak.

"Tenang saja, aku nggak akan memberitahukannya pada siapa pun, tapi..."

Juan sengaja memanjangkan nada bicaranya, lalu mengangkat tubuhnya dan tiba-tiba menunduk untuk mencium leherku. Hembusan napasnya yang panas dan lembap perlahan menyebar, membuatku tanpa sadar gemetar, hingga pinggangku pun terasa lemas.

"Ja... jangan... nanti ketahuan..."

Tangannya yang besar terus meraba di balik selimut, dari payudara yang montok, pinggang yang ramping, hingga pantat yang bulat. Tubuhku yang sudah sensitif tidak tahan akan rangsangan ini. Seketika napasku tersengal-sengal, aku bahkan tidak sanggup mengeluarkan satu kalimat lengkap.

"Tenang saja, mereka nggak akan berhenti dalam satu jam," bisik Juan. Hembusan napas panas dari mulut Juan terasa begitu membakar, seketika membuat pikiranku kacau. "Arya sudah tertidur pulas, dia nggak akan terbangun."

Samar-samar terdengar suara dengkuran anakku. Dia memang tidur sangat pulas di malam hari, bahkan suara petir pun tidak bisa membangunkannya. Sementara pasangan di ranjang atas juga asyik dengan urusan mereka sendiri. Namun...

Sebelum sempat berpikir, ciuman panas Juan sudah menyergap. Napas panasnya memenuhi mulutku, sementara lidah tebalnya tidak berhenti mengaduk-aduk rongga mulutku. Hampir tidak ada celah untuk bernapas, apalagi berbicara.

Tebal sekali, lidahnya terlalu tebal. Aku makin pusing karena kehabisan napas, tanpa sadar aku menggeliat-geliat di kasur seperti ular, tubuhku bergesekan dengan badannya yang panas.

Di ranjang atas sebelah, anakku tertidur pulas. Sementara di atas kepalaku, sepasang kekasih muda tengah asyik bercinta. Suasana penuh gairah ini, luapan hormon yang bergejolak liar, seolah membangkitkanku sepenuhnya. Seluruh sel tubuhku berteriak dalam gelora nafsu yang menyala-nyala.

Tangannya yang besar menyergapku di balik selimut, lalu menekanku erat pada tubuhnya.

"Tante, aku bukan sok kuat."

Mataku membelalak dan pantatku mengencang tanpa sadar.

Ini... bukankah ini sudah terlalu berlebihan? Baru saja aku menonton film dewasa dengan bintang pria berkulit gelap, tapi mereka bahkan tidak ada apa-apanya dibanding Juan.

Tubuhku yang penuh nafsu ini sepertinya akan puas hanya dengan sekali disentuh olehnya.

Terlalu lama tidak merasakan belaian pria. Desakan napasnya yang panas dan dominan membuatku tidak berdaya menolak. Meskipun menggelengkan kepala dan berkata jangan, hatiku sebenarnya sudah menyerah.

Aku ingin, sangat ingin. Apakah ini jawaban doa dari langit? Pria perkasa yang kudambakan?

Dengan tubuh sekuat ini, mana mungkin aku bisa melawan? Lagi pula, Juan sudah menangkap basah tingkah memalukanku. Jika tidak menuruti kemauannya, dia pasti akan memberitahu anakku. Itu tidak boleh terjadi.

Benar, aku tidak punya pilihan selain menyerah.

Perlahan aku memejamkan mata, lalu menahan dadanya dengan tangan yang lemah. "Nggak... Jangan seperti ini..."

Namun, Juan mengabaikan perlawananku. Tangannya mencengkeram pinggangku dan membalikkan tubuhku. Gaun tidurku tersingkap, memperlihatkan punggung putihku. Lidahnya yang tebal menjelajahi setiap lekuk tubuhku, meninggalkan sensasi basah seperti aliran listrik yang menyengat. Seketika tubuhku lemas, bahkan aku tidak sanggup lagi menolak. Tanpa kusadari, pinggulku sudah bergoyang sendiri.

"Jalang, nikmatilah."

Juan membuka mulutnya dan menggigit pantatku yang putih. Tidak terlalu keras, tapi cukup untuk membuat daging lembutku bergesekkan di antara giginya. Sensasi menggelitik yang bercampur rangsangan unik dari gigitan itu langsung menyentuh titik keinginanku.

Aku mendongakkan kepala dan mengembuskan napas pelan, aku benar-benar tidak bisa menahan diri lagi.

"Hmm... kumohon... cepatlah..."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Iblis Azhar
9.3
Citra didera pergolakan batin yang hebat. Di satu sisi, ia membenci kekejaman Azhar, namun di sisi lain, ketakutan kehilangan pria itu merayap saat rasa cinta mulai bersemi. Azhar sendiri awalnya hanya berniat memperbudak Citra demi memuaskan hasratnya. Namun lambat laun, naluri untuk melindungi wanita itu justru menguasai dirinya. Hubungan yang sarat akan luka ini pun berkembang menjadi ikatan rumit, membuktikan hadirnya rasa yang tepat di waktu yang salah.
Sampul Novel Dendam Cinta Sang Mafia
8.3
Demi melunasi utang sang ayah, Milea dipaksa menikah dengan putra sulung mafia yang mengalami gangguan mental. Enggan menerima nasib, ia memilih kabur. Tindakan ini memicu murka Elvan, sang adik, yang merasa martabat keluarganya diinjak-injak. Bertekad menuntut balas atas kepedihan kakaknya, Elvan memburu Milea demi menghancurkan hidupnya. Sanggupkah Milea lolos dari jerat murka Elvan, atau justru sang mafia muda yang akhirnya melepaskan cengkeramannya?
Sampul Novel Dua Wajah Suami Romantisku
9.5
Hubungan cinta Vanessa Putri Ardian dan Eksa Susanto, mantan gurunya yang matang, berhasil melangkah ke pernikahan walau sempat terhalang jarak usia. Namun, biduk rumah tangga mereka mulai diguncang prahara. Masalah momongan serta kemunculan Risang Aditya Sidharta, saudara kembar Eksa, menjadi ujian berat bagi kesetiaan mereka. Ketika pria berwajah sama menaruh hati pada wanita yang sama, sanggupkah Eksa bertahan sebagai satu-satunya pendamping hidup bagi Vanessa?
Sampul Novel Keputusan Takdir
8.5
Sallyana harus merelakan impian indahnya hancur ketika Veen mengusirnya secara paksa. Butuh perjuangan keras baginya untuk menyembuhkan luka dan melupakan masa lalu. Namun, saat ia mulai bangkit, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh berbeda. Apakah Sallyana akan kembali terpikat pada Veen, ataukah ia akan melabuhkan hatinya pada sosok baru yang menemaninya di masa-masa sulit? Keputusan takdir akan menentukan akhir perjalanan cintanya.
Sampul Novel Lentera Rindu
8.6
Menikah di usia 18 tahun, Rima harus menghadapi kenyataan pahit bersama suaminya, Bary. Di usianya yang tiga tahun lebih muda dari Rima, Bary menolak mentah-mentah saat sang istri mengajaknya tidur bersama. Penolakan dingin ini menyisakan tanda tanya besar mengenai perasaan serta komitmen pernikahan mereka. Pembaca akan diajak menyelami makna mendalam dari rasa rindu dan cinta sejati yang melampaui batas duniawi melalui lentera hati mereka.
Sampul Novel MALAM TERAKHIR DI KOTA
8.7
Menjelang hari pernikahan, seorang pria merayakan malam terakhirnya sebagai lajang bersama sahabat terdekat. Namun, pesta tersebut berubah tegang ketika rahasia kelam masa lalu yang lama terpendam mendadak terbongkar. Kebenaran tersembunyi ini kini mengancam masa depan yang telah ia rancang. Di tengah gemerlap kota, ikatan persahabatan mereka diuji secara ekstrem, sementara rencana pernikahannya terancam batal akibat badai konflik yang tak terduga.