APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Makanan Menjijikkan Dari Mertua

Makanan Menjijikkan Dari Mertua

Pernikahan seorang pria berubah menjadi teror mengerikan saat ia menyadari rahasia gelap keluarganya. Sang istri dan mertua rupanya penganut sekte ilmu hitam yang kejam. Berada di bawah tekanan yang luar biasa, ia kini tidak memiliki jalan keluar. Di tengah situasi yang semakin memuncak, sang suami dipaksa oleh orang-orang terdekatnya itu untuk mengabdi dan bersekutu dengan iblis demi mewujudkan ambisi mistis mereka yang sangat keji.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Apa yang Kakak lakukan?" Farra memekik begitu melihatku memegang tempat makanan dari ibunya itu. Rasa panik yang teramat sangat membuatku tak bisa berbuat banyak, aku hanya mematung seolah menanti kedatangannya.

Ketika tadi Farra memanggil suaranya juga sudah sangat dekat, aku terlalu fokus pada makanan yang menyerupai jari diantara potongan daging itu hingga membuatku lalai akan dirinya. Tiba-tiba saja dia datang, dan kini melihatku memegang makanan yang dibawa ibunya. Beruntunglah potongan daging yang ada di sendok telah kuletakkan lagi. 

"Bukankah sudah kukatakan, jangan menyentuh makanan itu!" Farra terlihat begitu marah, dia membentak dengan mata melotot. Baru kali ini aku melihatnya semarah ini, entahlah sorot matanya membuat hati ngeri 

Farra maju, dengan sangat kasar dia menyambar tempat makanan yang ada ditanganku. Otak berpikir cepat, mencari alasan yang tepat dan logis agar Farra tidak marah lagi. Aku merasa ada yang salah,bila makanan ini tak ada apa-apanya, tidak mungkin Farra semarah ini.

Kutenangkan diri dan berusaha menjawab selembut mungkin."Kenapa semarah ini, sayang. Bukankah ini hanya sayur pare, mungkin kau belum tau jika aku tidak suka pare," ucapku sambil tersenyum.

Farra mendelik, kemudian bertanya dengan nada tajam."Kakak sudah melihat isinya?"

Kusembunyikan rasa tak karuan dalam hati, dan menjawab Farra dengan tenang malah tertawa.

"Iya, kakak sudah melihatnya, hanya pare," jawabku. "Tadi ada tikus yang saling berkejaran diatas sana, ketika kakak ingin mengusirnya, eee ... tau-tau lauk yang kau sembunyikan ini tersembul. Hehe ... mungkin kau pikir suamimu ini doyan pare, hingga kau sembunyikan dan tak mau membaginya." 

Farra diam, mungkin dia percaya dengan ucapanku, karena memang benar di rumahku ini banyak tikus."Jadi, kakak belum mencicipinya?" tanyanya lagi.

Aku tersenyum "Tidak, sayang. Suamimu yang ganteng dan ngagenin ini tidak suka pare." Sengaja kujawab dengan gurauan. Meski begitu tatapan Farra tidak berubah, matanya tetap melotot terlihat menyeramkan.

"Lain kali jangan menyentuh apa yang tak semestinya kakak sentuh!" geramnya.

Sebenarnya bisa saja aku berbalik memarahinya, bertanya lebih jauh mengapa hal sepele seperti ini membuatnya seperti ini. Akan tetapi kutekan kuat rasa itu, hati sudah curiga dan aku ingin menyelidiki penyebab keganjilan ini secara diam-diam.

Kupegang lembut pundak Farra, ketika dia diam saja tanganku turun meraih jemarinya."Maafkan aku, sayang! Sungguh aku tidak sengaja mengambil makanan itu, andai kutau kau akan semarah ini kubiarkan saja tempat makanan itu tersembul atau bahkan jauh oleh tikus," ucapku dengan nada penuh sesal.

Farra menatapku, perlahan matanya teduh bahkan ada senyum kecil yang terbit di bibirnya."Tidak apa-apa, justru akulah yang seharusnya meminta maaf karena telah membentak Kakak. Emosiku benar-benar tidak stabil sejak kehamilan ini, aku menjadi begitu sensitif dan selalu marah dengan hal-hal remeh," ucapnya kemudian.

Tidak, apa yang dikatakan Farra tidak benar. Memang dia sensitif sejak kehamilannya, tapi tidak pernah semarah ini. Istriku ini tak pernah semarah ini, jika saja bukan karena makanan yang selalu dia sembunyikan ini. Caranya ini membuat curiga semakin kuat, dan merasa apa yang kulihat tadi ada kaitannya dengan kemarahan Farra.

Aku akan mencari tau semuanya, tanpa ada kecurigaan sedikitpun dari Farra. Untuk itu aku akan bersikap biasa, seolah tidak terjadi apapun. "Kakak mengerti, sayang. Kata ibu, orang hamil memang seperti ini," ucapku kemudian sambil memeluknya.

Raut menyeramkan diwajah Farra berangsur menghilang, dia membalas pelukanku, tetapi tidak lama, Farra melepasnya segera sambil berucap."Sebaiknya kakak kedepan saja, aku mau mandi dulu, gerah sekali rasanya."

Meresa dia sudah baik-baik saja akupun menurut, kutinggalkan dapur dan duduk santai di teras rumah. Sambil duduk aku merenung, memikirkan apa yang terjadi tadi, meski memang belum jelas tapi aku merasa campuran sayur pare tadi benar seperti potongan jari.

Aku memeras otak memikirkan semuanya, jika benar itu jari, lalu jari apa yang sekecil itu? Apa mungkin jari bayi, atau jari tikus. Ihhh ... aku menjadi ngeri. Atau apa mungkin aku salah lihat, itu hanya ujung ceker ayam, bukan jari seperti yang aku pikirkan.

Cukup lama aku di teras, Farra yang mengatakan dirinya hendak mandi sangatlah lama. Karena bosan aku turun ke halaman, kemudian menuju jalan untuk sekedar melihat suasana. Tak terasa aku berjalan cukup jauh, dan tibalah di sebuah gardu, sedang banyak orang aku ikut duduk dan mengobrol sampai sore.

Aku pulang dari gardu setelah matahari hampir tenggelam, dan ketika malam tiba setelah selesai makan malam aku dan Farra duduk di ruang tengah bersama tv yang menyala, tapi kami tidak menontonnya, yang kami lihat justru ponsel yang ada di tangan masing-masing.

Tanganku bergerak pelan scroll branda lebih jauh, dan aku melonjak kaget sekaligus ngeri membaca sebuah status yang ramai like dan komen di berandaku. Dalam status yang pemilik akunnya yang seorang lelaki itu bercerita. 

Bahwa semalam istrinya melahirkan, tapi karena usia kandungan baru enam bulan lebih  bayi itu tidak bisa di selamatkan. Secara biasanya, istri dari orang itu keguguran. Yang membuat hati kaget dan ngeri, ketika dia menuliskan bahwa janin yang telah keluar dari rahim istrinya itu hilang entah kemana.

Di kolom komentar banyak yang mengatakan jika janin itu pasti di curi, leak atau selaq (sejenis kuyang) yang membuat hati semakin tidak karuan, ternyata tempat kejadian itu berada di kampung mertuaku. Setelah aku teliti lebih jauh, sepertinya aku mengenal orang yang membuat status.

"Lihat, Dik! Ada berita di fb, teman sekampungmu keguguran, tapi janin yang dia lahirkan hilang!" Saking kagetnya aku berseru, dan memperlihatkan ponsel pada Farra.

Farra melepas ponselnya sendiri, kemudian memegang hpku. Kuperhatikan wajahnya yang seketika berubah, dia kembali nampak menyeramkan seperti tadi.

"Status tak ada faedahnya seperti ini tak perlu kakak baca, palingan cuma hoak saja!" geramnya kemudian.

Bersambung.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARANJO
8.1
Aranjo, dewi muda berdarah iblis, dijatuhi hukuman menjalani sepuluh kehidupan fana untuk melompati bencana cinta. Walau dibesarkan di alam langit, ia selalu diasingkan dan dijebak oleh ibu tiri serta saudara perempuannya. Di balik hukuman ini, Kaisar Langit menyimpan taktik rahasia. Sang Kaisar berniat melenyapkan emosi Aranjo demi menjadikannya Dewi Agung berkekuatan mutlak. Akankah takdir tunduk pada ambisi sang penguasa langit, atau malah berbalik?
Sampul Novel Catatan Harian Jo
9.6
Sebagai makhluk tak kasatmata, Jo menyimpan impian besar untuk merasakan ketulusan cinta sejati. Sayangnya, mewujudkan harapan tersebut bukanlah perkara mudah bagi sosok sepertinya. Pencarian Jo akan belahan jiwa yang tulus menerima eksistensinya kerap berujung pada rintangan berat dan kegagalan yang menguras emosi. Inilah perjalanan emosional Jo, sebuah perjuangan gigih demi menemukan kasih sayang sejati di tengah takdir yang penuh ketidakpastian.
Sampul Novel Cinta Dari Masalalu
9.7
Setelah sebelas tahun berlalu, perasaan Ratih kepada Arsenna, teman SMA yang pernah ia cintai, mendadak terusik kembali akibat sebuah pertemuan tidak terduga. Hubungan mereka kian rumit saat mimpi-mimpi aneh yang saling terhubung mulai datang secara misterius. Berada di batas antara kenyataan dan dunia fantasi yang tidak biasa, mampukah keduanya memahami takdir ini? Simak perjuangan Ratih dan Arsenna mengungkap ikatan masa lalu mereka agar bisa bersatu di masa kini.
Sampul Novel HARLEIN
9.8
Sebagai pewaris takhta Kerajaan Fortania, Harlein meyakini cinta tak mengenal kasta. Namun, Anggara Mahesa justru mundur karena merasa status sosial mereka terlalu timpang. Saat Anggara memilih menjauh demi kebaikan bersama, sang putri menuntut perjuangan yang seimbang. Kini, Harlein mulai lelah mengemis perhatian di tengah penolakan yang ada. Sanggupkah ia mempertahankan perasaannya ketika sang kekasih justru memilih untuk menyerah?
Sampul Novel Jodoh Palsu Sang Alfa, Perang Diam Sang Omega
9.2
Sebagai Omega, aku dikhianati oleh Alpha Baskara yang mandul demi wanita lain. Janin di rahimku dianggap aib dan aku dijadikan bahan taruhan. Setelah disiksa oleh Kirana serta dikhianati para prajurit, aku menelan ramuan terlarang untuk mematikan janinku demi membalas dendam. Ini adalah awal perang dingin dariku.
Sampul Novel Kitab sihir kristal biru
8.9
Fatima adalah penjaga rahasia Perpustakaan Empat Kunci di Murra Kish. Kehidupannya berubah saat Alfonso, pria misterius yang memburu grimoire kuno, hadir dan memicu asmara sekaligus kecurigaan. Ternyata, Alfonso menyimpan rahasia besar kerajaan, sementara Fatima adalah pewaris permata legendaris yang diincar banyak pihak. Di tengah intrik pengkhianatan dan ambisi gelap, ia kini harus memilih antara cinta atau bertahan hidup dari kebohongan yang mengancam dirinya.