APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Memasuki tahun keempat pernikahan, Luna Gozali bersiap menyambut kehamilan pertamanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat pihak rumah sakit mengungkap bahwa dokumen pernikahannya dengan Rocky Riyandi palsu. Penyelidikan Luna ke kantor catatan sipil justru mengungkap kenyataan pahit: Rocky secara sah tercatat sebagai suami dari Paula Gozali, kakak tirinya sekaligus cinta pertama Rocky yang dahulu kabur ke luar negeri saat hari pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 5

Luna tersadar kembali dan mendapati dirinya sudah terbaring di ranjang rumah sakit.

“Akhirnya kamu sadar juga,” ujar dokter menghela napas.

Lalu menatapnya dengan tatapan iba dan melanjutkan, “Kamu keguguran dan mengalami pendarahan hebat. Kalau terlambat beberapa menit saja, bahkan dewa pun tak bisa menyelamatkanmu.”

Dari mulut dokter, Luna baru tahu kalau dirinya ditemukan pingsan oleh anak buah yang mengantarkan makanan keesokan harinya, makanya nyawanya bisa terselamatkan.

“Keluargamu juga keterlaluan. Bagaimana bisa mereka memperlakukanmu seperti ini? Terutama suamimu, teleponnya nggak pernah diangkat. Tunggu dia datang ke rumah sakit, aku bakal menegurnya habis-habisan.”

“Dok,” panggil Luna memotongnya, jari-jarinya meremas erat seprai dan melanjutkan, “Jangan kasih tahu dia soal kehamilanku.”

Lagipula, dia juga tak akan percaya.

Hati Rocky sudah tidak ada padanya. Dirinya pun tak ingin lagi punya urusan apapun dengannya.

Dokter hanya terdiam, lalu akhirnya menggelengkan kepala dan pergi.

Selama Luna dirawat di rumah sakit, Rocky tidak pernah muncul sama sekali.

Sebaliknya, di postingan instagram Paula, sosoknya malah terlihat di mana-mana.

Hari pertama, unggahan semangkuk sup ayam dengan caption, [Sepuluh tahun berlalu, tetap rasa kesukaanku.]

Hari kedua, foto seorang pria tertidur di tepi ranjang dengan caption, [Tadi malam aku mimpi buruk lagi, untung saja saat membuka mata langsung melihatmu.]

Tiba-tiba Luna teringat saat dirinya sakit dulu, Rocky juga selalu memasakkan sup ayam untuknya.

Saat dirinya demam, pria itu juga pernah setia duduk di samping ranjang, menggenggam tangannya erat tanpa melepas.

Hingga sekarang, barulah dirinya mengerti.

Semua kelembutan itu memang bukan untuk dirinya sejak awal.

Rocky hanya mencintai orang lain melalui dirinya.

Di hari dirinya keluar dari rumah sakit, akhirnya Rocky menelepon.

“Ada urusan mendadak di kantor, aku sudah menyuruh sopir menjemputmu.”

Luna tidak bertanya, tidak marah, tidak histeris. Dia hanya menjawab datar, “Iya.”

Begitu telepon ditutup, tangannya pun menyentuh pelan perut yang kini kembali rata.

Baginya sekarang, Rocky hanyalah sebuah nama di kontak telepon yang akan dihapus sebentar lagi.

Luna tidak lagi punya sedikit pun harapan terhadapnya.

….

Luna pulang ke rumah.

Begitu masuk, dia melihat Paula sedang memegang papan gambar, mencoret-coret dinding ruang tamu sesuka hati.

Foto pernikahannya dengan Rocky, termasuk polaroid mereka, semua dilempar ke lantai dan terciprat cat warna-warni.

Melihat Luna, Paula tersenyum manis dan menyapa, “Luna, kamu sudah pulang?”

“Aku merasa dinding itu terlalu membosankan, jadi aku berpikir untuk mendekorasinya ulang. Kamu nggak keberatan, ‘kan?”

Luna hanya menyapu pandangan ke seluruh ruangan yang berantakan, lalu menjawab datar, “Terserahmu.”

Bagi dirinya, rumah ini sudah tak ada artinya.

Dan ke depannya, nyonya rumah di sini pun bukan dirinya lagi.

Tiba-tiba, Rocky keluar dari dapur sambil membawa sepiring buah yang sudah dipotong.

Saat melihat Luna hendak naik ke atas, Rocky langsung menghadang jalannya.

“Paula berniat baik ingin mencairkan suasana denganmu, ini sikapmu?”

“Jadi harus bagaimana?” Wajah pucat Luna terlihat sangat lelah.

“Haruskah aku berlutut, lalu berterima kasih karena dia sudah menghancurkan foto-fotoku?”

Paula segera menyela untuk melerai, “Rocky, jangan salahkan dia. Luna juga bukan sengaja….”

“Bukan sengaja? Lalu bagaimana dengan kutukan kejamnya?” usai bicara, Rocky menatap Luna dengan tatapan yang asing.

“Luna, kamu benar-benar mengecewakanku.”

Luna tak punya tenaga untuk berdebat lagi. Dia melabrak bahu pria itu dan berjalan lurus naik ke atas.

Tubuhnya masih lemah setelah menjalani operasi keguguran.

Namun, baru saja berbaring sebentar, pintu kamar langsung terbuka.

Paula berdiri di ambang pintu, wajah lembutnya sudah lenyap, berganti dengan tatapan sinis yang tak disembunyikan.

“Melihat Rocky membelaku barusan, hatimu sakit, ‘kan?”

Bibir Paula melengkung mengejek, “Sudah kubilang sejak awal, dia hanya mempermainkanmu. Nggak kusangka kamu sebodoh ini sampai benar-benar percaya.”

Luna membalikkan badan, malas menanggapinya dan menarik selimut menutupi kepala.

Namun, Paula malah mendekat dan tak berhenti menyindirnya.

“Kamu tahu apa kata orang-orang di luar sana tentangmu?”

“Mereka bilang kamu tidur dengan suami kakakmu sendiri selama empat tahun, tapi pada akhirnya tak mendapatkan apapun. Malah kalah berharga dibanding wanita murahan di klub malam yang ada tarifnya.”

“Luna, sadarlah.”

“Keluarga Gozali nggak butuh kamu, begitu juga dengan Rocky. Kamu sama saja seperti ibumu, beban yang nggak diinginkan siapapun!”

Begitu mendengar ibunya disebut, Luna tak bisa menahan diri lagi. Dia langsung mendongak dan tatapan matanya setajam pisau.

“Kamu begitu panik, apa karena takut kalau sebenarnya dia sudah jatuh cinta padaku selama empat tahun ini?”

Paula sempat terdiam, lalu tertawa pelan.

“Jatuh cinta padamu? Kalau dia benar-benar jatuh cinta padamu, bagaimana mungkin aku masih bisa berdiri di sini dan menghinamu sesuka hati?” ujarnya dengan penuh sindiran.

Sesaat kemudian, terdengar suara pintu ditutup dengan keras.

Luna menggenggam seprai erat-erat dan merasa tubuhnya semakin dingin.

Syukurlah, dirinya akan pergi sebentar lagi.

Dia tak perlu lagi melihat wajah-wajah menjijikkan itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cewek lugu perlahan jadi liar
9.7
Kisah asmara Laura dan Ardhy diwarnai dinamika yang tidak biasa. Di balik hubungan mereka, ada fantasi seksual menyimpang yang kuat. Ardhy terus menekan Laura, memaksanya berhubungan intim dengan orang lain demi memuaskan hasrat ekstremnya sendiri. Laura yang semula lugu kini terjebak dalam kenyataan pahit, di mana ia harus tunduk pada ambisi liar sang kekasih.
Sampul Novel Ketika Cinta Berubah Menjadi Abu
8.9
Savi hancur setelah dikhianati Jaka, bintang rock idolanya sejak muda. Di sebuah bar di Senopati, ia mendengar rencana kejam Jaka yang ingin menyingkirkannya lewat sandiwara pertunangan palsu. Tak hanya dihina sebagai pengganggu, Savi bahkan dibiarkan terluka demi perempuan lain. Muak dengan segala kekejaman dan rasa malu di depan umum, Savi memilih bangkit. Ia memutus semua kontak dan pergi ke Florence untuk memulai lembaran hidup baru tanpa bayang-bayang masa lalunya.
Sampul Novel My [Secret]ary
8.6
Penolakan Raya atas posisi pemimpin anak perusahaan Chinar Group membawanya bertemu kembali dengan Jevano. Mantan kakak tingkat kuliahnya tersebut kini justru bekerja sebagai sekretaris pribadinya. Walau Jevano selalu bersikap dingin dan cuek, Raya tidak bisa menahan perasaannya. Namun, di balik sikap profesional tersebut, sang sekretaris menyimpan misteri besar. Jevano bukanlah pegawai biasa, melainkan sosok penuh rahasia yang menyembunyikan identitas aslinya.
Sampul Novel Pondok Mertua Indah
8.5
Tuduhan pembunuhan terhadap Juragan Dirja membuat Parmin dipenjara. Demi membebaskan ayahnya, Nengsih terpaksa menikahi putra mendiang juragan tersebut. Namun, pernikahan ini menjadi awal dari misi rahasianya. Tinggal di rumah mertua, Nengsih diam-diam menyelidiki konspirasi dan misteri di balik kematian sang juragan. Mampukah ia menemukan bukti kunci di pondok tersebut untuk mengungkap kebenaran dan membersihkan nama baik ayahnya?
Sampul Novel Suamiku Sayang Suamiku Malang
9.7
Keadaan memaksa Tamara, wanita berwatak keras, merelakan kebebasannya untuk membina rumah tangga bersama Alif. Ia menjalani pernikahan dingin ini tanpa rasa cinta dan penuh kepasrahan. Meski diabaikan, Alif pantang menyerah dan terus berjuang keras meluluhkan hati istrinya agar mau menerimanya dengan tulus. Akankah pernikahan tanpa rasa ini runtuh di tengah jalan, atau justru kegigihan Alif yang mampu mengubah kebencian Tamara menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Titip Benih
9.6
Airin sangat mendambakan jalan keluar dari lembah hitam dunia malam tempatnya bekerja. Saat peluang untuk menata ulang masa depannya muncul, takdir justru menyeretnya ke dalam sebuah pernikahan tak terduga. Alih-alih menemukan ketenangan yang ia impikan, Airin malah terperangkap dalam jalinan rumah tangga yang rumit dan menyiksa. Kini, ia harus bertahan di tengah kenyataan pahit demi menghadapi penderitaan batin yang tiada henti.