APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Memasuki tahun keempat pernikahan, Luna Gozali bersiap menyambut kehamilan pertamanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat pihak rumah sakit mengungkap bahwa dokumen pernikahannya dengan Rocky Riyandi palsu. Penyelidikan Luna ke kantor catatan sipil justru mengungkap kenyataan pahit: Rocky secara sah tercatat sebagai suami dari Paula Gozali, kakak tirinya sekaligus cinta pertama Rocky yang dahulu kabur ke luar negeri saat hari pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada tahun keempat pernikahan dengan Rocky Riyandi, Luna Gozali hamil.

Dia membawa dokumen pernikahan ke rumah sakit untuk membuat catatan kehamilan, tapi saat verifikasi data, perawat memberitahunya bahwa akta nikahnya palsu.

Luna terkejut dan bertanya, “Palsu? Mana mungkin?”

Perawat menunjuk cap di atasnya, “Lihat, stempelnya miring dan nomor serinya juga salah.”

Luna tidak menyerah. Dia segera pergi ke kantor catatan sipil untuk memastikan, tapi jawabannya tetap sama.

“Pak Rocky sudah menikah, nama pasangan sahnya adalah Paula Gozali….”

Paula Gozali?

Seperti disambar petir, otak Luna seketika menjadi kosong!

Paula adalah kakak tirinya dan juga cinta pertamanya Rocky.

Dulu, demi mengejar mimpinya, kakaknya memilih pergi keluar negeri untuk melanjutkan studi. Dia kabur di hari pernikahan dan tega meninggalkan Rocky begitu saja.

Namun sekarang, malah dia yang tercatat sebagai istri sah Rocky!

Keluar dari kantor catatan sipil, Luna seperti mayat berjalan. Tatapannya hampa, langkah kakinya lemah tak berdaya.

Hingga duduk di taksi yang berhenti di depannya, barulah air mata yang dia tahan sepanjang jalan turun tanpa suara.

Empat tahun lalu, demi menjaga nama baik dua keluarga, dia terpaksa menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan untuk menikah dengan Rocky.

Awalnya, Rocky bersikap dingin padanya.

Namun, Luna tak pernah mengeluh, malah mengurus segala kebutuhan hidupnya dengan penuh perhatian.

Perlahan, di bawah pendampingannya hari demi hari, Rocky mulai melonggarkan pertahanannya.

Rocky mulai membiarkan Luna mengganggu jadwalnya.

Mau bersabar mendengar lelucon garing yang Luna ceritakan.

Bahkan dokumen-dokumen rahasia pekerjaan pun dipercayakan padanya.

Sikap Rocky pun semakin baik padanya.

Rocky memberinya kartu hitam tanpa batas, mengajaknya mencicipi semua restoran michelin.

Bahkan saat tengah malam Luna ingin makan kue kacang di ujung kota, Rocky rela mengendarai mobil menempuh setengah kota untuk membelikannya, lalu mencubit pipinya sambil menggeleng pasrah dan berkata, “Aku belum pernah lihat ada kucing kecil yang begitu rakus sepertimu.”

Luna kira dirinya akhirnya berhasil menghangatkan hati Rocky.

Sampai dua bulan lalu, saat Paula yang didiagnosis kanker kembali ke dalam negeri.

Malam itu, ayahnya, Jihan mengadakan kumpulan keluarga.

Dengan wajah serius, dia memberitahu Luna, “Kanker kakakmu sudah stadium akhir, hidupnya paling lama tinggal setengah tahun. Penyesalan terbesarnya adalah nggak bisa menikah dengan Rocky. Jadi, untuk sementara kamu mundur dulu. Setelah pernikahan selesai dan kakakmu sudah tiada, Rocky tetap akan menjadi milikmu.”

Ibu tirinya, Dewi memohon dengan suara bergetar, “Paula itu kakak kandungmu, mengalahlah sekali saja untuk dia!”

Paula juga menangis pilu, “Ini satu-satunya keinginanku sebelum meninggal, kumohon kabulkanlah.”

Luna tak percaya dengan telinganya sendiri.

Seketika, mata Luna berkaca-kaca. Setiap kata yang dia ucapkan seakan berlumuran darah, “Waktu itu kalian yang mendorongku seperti boneka untuk menggantikan kakak menikah. Sekarang kalian malah ingin menyuruh Rocky untuk menikahi Kakak? Sebenarnya kalian menganggapku apa? Aku nggak setuju!”

Namun, ayahnya tidak menggubris tuduhannya. Dia langsung mengurung Luna di rumah dan bilang baru akan melepaskannya kalau dia sudah setuju.

Hari ketiga, Luna mendengar kabar bahwa Rocky marah besar hingga membanting cangkir teh di depan ayahnya.

Hari ketiga belas, ponselnya menampilkan berita heboh, Rocky secara terang-terangan mengumumkan [Istri Rocky Riyandi hanya Luna seorang].

Hari kedua puluh delapan, Rocky langsung membekukan semua kerja sama bisnis dengan Keluarga Gozali, memaksa mereka menyerahkan istrinya!

Hingga sebulan kemudian, pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka.

Mengingat semua yang telah Rocky lakukan demi dirinya selama ini, mata Luna langsung bergenang air mata. Dia bahkan tak sempat mengenakan sandal dan langsung berlari terhuyung-huyung masuk ke pelukannya.

Namun, detik berikutnya, dia malah mendengar suara serak Rocky, “Luna, maafkan aku.”

“Orang tuamu sangat keras kepala, bahkan sampai berlutut memohon padaku. Demi menjaga hubungan dua keluarga, aku terpaksa menemani Kakakmu menjalani sandiwara ini.”

“Tapi tenang, itu hanya pernikahan palsu. Istriku hanya kamu seorang.”

Saat itu, Luna merasa jantungnya seakan jatuh ke dasar jurang, setiap helaan napasnya terasa penuh rasa sakit yang menusuk.

Luna terdiam selama dua detik, kemudian dengan hati yang penuh kepedihan mengusap pipi Rocky yang tampak kurus. Lalu dengan menahan air mata, dia berkata, “Kamu sudah berusaha sebaik mungkin.”

Kemudian, Luna hanya bisa menyaksikan dengan mata kepala sendiri, Rocky menyematkan cincin berlian ke jari Paula di depan semua orang, memberi kakaknya sebuah pernikahan yang mewah.

Setelah itu, sikap Rocky pada Luna tetap sama, penuh perhatian.

Hanya saja, waktu yang dihabiskan bersama Paula semakin banyak. Dari sekadar sesekali menjenguk, hingga tak pulang berhari-hari.

Setiap kali Luna ngambek, Rocky dengan sabar menjelaskan, “Aku tak mencintainya, hanya menemaninya sebagai seorang teman, sampai akhir hidupnya.”

Luna pun percaya pada Rocky.

Tak disangka, kebenaran justru menampar wajahnya begitu keras.

….

Saat mobil berhenti di depan gedung kantor Grup Riyandi, Luna sudah berusaha mengendalikan emosinya.

Di tangannya, dia menggenggam erat akta pernikahan palsu itu.

Begitu sampai di lantai paling atas, dia berpapasan dengan sekretaris Rocky.

Sekretaris itu tampak canggung begitu melihatnya.

“Bu Luna, kenapa kamu datang ke sini?”

“Aku datang mencari Rocky.”

“Pak Rocky lagi rapat, nggak ada waktu sekarang….”

Luna tak peduli dengan halangan sekretaris, dia langsung melangkah cepat menuju pintu ruang kantor.

Baru hendak mendorong pintu, terdengar suara Paula dari dalam.

“Rocky, lihat mataku dan jawab.”

Tangan kiri Paula menarik dasi Rocky, tangan kanannya menekan dada pria itu, lalu melanjutkan, “Kamu nggak pernah benar-benar menghapusku dari hatimu, ‘kan?”

Jakun Rocky bergerak naik turun, napasnya sempat tertahan karena sentuhan jari Paula yang panas, tapi suaranya tetap dingin, “Kamu kepedean.”

“Aku kepedean?” Paula terkekeh pelan.

“Dulu kamu dan Luna pura-pura menikah, bukankah hanya untuk menungguku kembali? Sekarang aku baru saja pulang ke dalam negeri, kamu langsung membuat akta pernikahan denganku.”

“Belum lagi semuanya yang kamu tulis dalam buku harianmu.”

“Kamu bilang setuju Luna menggantikan aku menikah, hanya untuk memaksa aku berbalik kembali padamu… um!”

Belum selesai Paula bicara, tiba-tiba Rocky menahan bagian belakang lehernya.

Semua kata yang tadinya mau diucapkan, sekarang terkunci dalam ciuman yang begitu brutal.

Mata Rocky membara, dia menggertakkan setiap katanya, “Iya, aku memang belum melupakanmu. Jadi Paula, bagaimana kamu mau membayar semua hutangmu padaku?”

Luna berdiri di luar pintu, seluruh tubuhnya serasa terendam dalam air es, mati rasa hingga hampir kehilangan kesadaran.

Dia teringat beberapa hari lalu, Rocky masih memeluknya erat, mengecup rambutnya sambil berkata, “Luna, Kakakmu sudah menjadi masa lalu. Sekarang hanya kamulah yang pantas menerima ketulusanku.”

Betapa ironisnya.

Ternyata yang disebut ketulusan itu, hanyalah kebohongan yang penuh kepalsuan.

Pernikahan mereka memang palsu sejak awal.

Luna perlahan menutup matanya, berusaha keras menahan air mata agar tidak jatuh.

Jika ini memang pilihan Rocky….

Maka dirinya akan merelakannya. Membiarkan Rocky bersama perempuan yang benar-benar dia cintai dan hidup bahagia selamanya!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Devil Beside Me (21+)
9.2
Ditinggalkan Dinar karena menolak berhubungan intim membuat Renata hancur dan mabuk di bar hingga pingsan. Khawatir dengan putrinya, sang ayah menugaskan Ervin, rival masa kecil Rena, menjadi pengawal pribadinya. Rena awalnya sangat membenci kehadiran Ervin dan mencoba mengusirnya. Namun, sebuah ciuman tidak terduga mengubah segalanya. Rasa benci di antara mereka pun perlahan berubah menjadi gairah panas yang tidak lagi bisa mereka kendalikan.
Sampul Novel Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku
9.8
Kiyano sekarat di koridor rumah sakit usai dipaksa menyerahkan jantungnya demi Sheilla, cinta pertama suaminya. Di ambang ajal, putra mereka yang berusia enam tahun memohon pertolongan sang ayah. Alih-alih peduli, sang suami menuduh istrinya berbohong dan mengusir anak mereka. Demi menyelamatkan ibunya, bocah itu menyerahkan Kalung Penjaga Umur miliknya untuk menyewa kamar. Namun, Sheilla sengaja menghalangi kamar tersebut demi menempatkan anjing peliharaannya atas izin suaminya.
Sampul Novel Gadis buta Milik CEO
8.8
Kehidupan ceria Laras sirna sejak sebuah tragedi merenggut penglihatannya. Kini, mantan mahasiswi ini harus bertahan di tengah siksaan perundungan dari para penggemar fanatik Damar, CEO yang pernah mengisi hatinya. Dulu, Damar memilih pergi demi melindunginya, namun langkah itu justru menghancurkan hidup Laras. Dihantui rasa bersalah yang besar, sang CEO kini kembali. Ia bertekad menebus semua dosa masa lalunya dan berharap Laras bisa merasakan ketulusan cintanya.
Sampul Novel Istri Tanpa Suami
7.9
Aminarsih, gadis yatim piatu, dinikahi seorang CEO kaya hanya sebagai penangkal nasib buruk. Pria itu selalu kehilangan istrinya yang tewas misterius dua hari setelah menikah. Bukannya hidup layak, Aminarsih justru disembunyikan di rumah kosong yang menyeramkan. Demi bertahan hidup di tempat terasing itu, ia terpaksa berteman dengan alam sekitar. Hanya pohon apel, tikus, kecoa, dan semut yang menemaninya setiap hari, hingga ia menganggap makhluk-makhluk tersebut sebagai keluarganya sendiri.
Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek
9.6
Menjalani kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan awal sang protagonis wanita dalam novel modern ini. Minimnya privasi di area mes yang sangat terbuka membuat setiap gerak-gerik dan suara terdengar jelas. Keadaan menjadi semakin sulit dikendalikan saat ia terpaksa mendengar suara intim pasangan suami istri dari ranjang sebelah yang hanya berjarak kurang dari dua meter. Kebisingan malam yang terus berlanjut tanpa henti itu akhirnya memicu gejolak dalam dirinya yang tak lagi tertahankan.
Sampul Novel Penyesalan Ibu setelah Aku Mati
8.9
Seorang gadis meregang nyawa di tangan psikopat tetangga sebelah rumahnya. Di saat kritis, sang pembunuh menelepon ibunya, namun panggilan minta tolong itu diabaikan karena sang ibu menganggapnya berbohong dan lebih memilih menenangkan adiknya yang cemas menghadapi ujian. Tiga hari berselang, tempat kejadian perkara dipenuhi polisi. Ibu yang bekerja sebagai ahli forensik dipanggil untuk mengautopsi jasad wanita tanpa kepala, tanpa pernah menyadari bahwa mayat yang terbujur kaku itu adalah putri kandung yang selalu ia benci.