APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Menghadiri pesta ulang tahunnya di atas kursi roda, Joice menyadari bahwa semua tamu mencemooh fisiknya dan membicarakan perselingkuhan tunangannya, Willy, dengan Anna. Mereka mengira Joice masih tuli, padahal pendengarannya telah pulih. Willy yang dahulu diselamatkannya dari kecelakaan fatal hingga membuatnya lumpuh kini hanya diam. Kecewa dengan pengkhianatan setelah tiga tahun pengorbanan, Joice memutuskan mengaktifkan layanan kematian palsu. Sebuah replika jenazah siap dikirim ke pernikahan mereka dalam lima hari.
Bab
Bagikan

Bab 1

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku.

Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku.

“Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?”

“Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.”

Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli.

Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang.

Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka.

Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil.

Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah.

Ponselku berdering.

“Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.”

Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi.

Willy, selamat atas pernikahanmu.

Seminggu yang lalu, aku masih tunangan cacat Willy.

Aku pernah sangat yakin kalau Willy benar-benar mencintaiku, sampai akhirnya pendengaranku pulih.

Aku tak mau menikah dengan seorang pembohong, jadi aku memesan layanan kematian palsu. Aku akan menghadiri pernikahan kami dengan jasadku sendiri.

Sebelum pergi, aku tetap mengikuti pesta ulang tahun yang diadakan Willy untukku seperti biasa.

Willy mendorong kursi rodaku menuju meja makan, lalu dengan penuh perhatian mengambilkan makanan dan mengupaskan udang untukku.

Salah satu sahabatnya menepuk bahunya dan bercanda,

“Wah, suami idaman. Lima hari lagi kamu sudah menikah, terus bagaimana dengan si Anna, selingkuhanmu? Bagaimana kalau dikasih ke aku saja?”

Mendengar kalimat itu, tanganku yang memegang garpu langsung mengepal erat. Aku menahan dan menunggu jawaban Willy.

Setelah mengupas udang terakhir dan meletakkannya di piringku, Willy mengambil serbet dengan elegan dan menyeka tangannya. Dia sama sekali tidak peduli bagaimana teman-temannya menghina tunangannya sendiri. Dengan tenang, dia berkata,

“Bisa menikah denganku, itu sebuah keberuntungan bagi Joice. Masa dia masih berharap aku bisa setia padanya? Istri dan selingkuhan itu berbeda. Istri itu hanya perlu dibiarkan di rumah saja.

“Sementara selingkuhan itu alat untuk memuaskan kenikmatan batinku. Tentu saja harus dipelihara di luar.”

Willy menekankan kata kenikmatan batin dengan sangat jelas, membuat para pria di sekelilingnya berseru-seru dengan teriakan aneh yang penuh makna.

Aku berusaha mempertahankan ekspresiku, tidak membiarkan getaran tubuhku terlihat. Pria di depanku ini… masih pantaskah disebut pria sejati yang dulu kukenal?

Tiba-tiba, Willy melempar garpunya ke atas meja. Seketika, suasana riuh menjadi hening.

Tatapan elangnya menyapu tajam semua orang, lalu dengan nada peringatan, berkata,

“Jadi, jaga mulut kalian. Kalau sampai Joice tahu, kuhabisi kalian semua!”

Willy Wilton, direktur dari Grup Wilton yang memegang nadi dunia bisnis di Kota A. Satu kalimat darinya saja bisa membuat sebuah perusahaan hancur lebur. Tak ada yang berani melawan perintahnya.

“Suami yang luar biasa, sampai sebegitunya menyembunyikan perselingkuhan, hanya biar Joice nggak pergi.”

Yang lain ikut memuji kesetiaan Willy. Sementara aku hanya bisa menunduk, menyembunyikan rasa muak di tatapanku.

Kalau ini yang disebut cinta, aku lebih memilih tidak mau.

“Mudah sekali untuk sembunyikan ini dari Joice, lagipula dia nggak bisa dengar juga. Kamu dan Anna pernah melakukannya di rumah…?”

Kalimat sahabatnya itu menggantung, memberi ruang bagi semua orang untuk berimajinasi liar.

Willy tersenyum penuh arti sambil memutar gelas anggurnya, lalu menjawab,

“Tentu saja, di kamar tidur, di ruang tamu, di dapur, bahkan di depan pintu kamar Joice. Kami sudah mencoba semuanya. Seru sekali….”

“Justru karena mau terus merasakan sensasi itu makanya aku minta dokter untuk nggak menyembuhkan pendengaran dan kaki Joice. Mana mungkin dengan statusku, aku nggak bisa datangkan dokter terbaik sedunia?”

Semua orang langsung mengacungkan jempol ke arah Willy. Tidak ada yang sadar kalau jari-jari tanganku yang memegang pisau garpu sampai memutih karena menggenggam terlalu kuat.

Awalnya, aku berniat memberi kejutan untuk Willy di hari pernikahan, mengabari bahwa aku sudah bisa mendengar dan berjalan lagi. Tapi siapa sangka, kejutan itu justru berubah jadi mimpi buruk, karena aku malah mendengar kenyataan mengerikan ini.

Hanya demi mempertahankan sensasi selingkuh dengan Anna, Willy tega merebut hak mendengarnya.

Aku memutuskan untuk pergi, nggak akan menikah dengan Willy.

Di hari pernikahan nanti, yang ditemukan hanya mayat palsu yang sama persis denganku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Pertama Sumber Penderitaanku
8.9
Setelah tewas mengenaskan akibat persalinan macet di kehidupan lalu, aku menyadari pengkhianatan kejam Fred. Anak yang kukandung rupanya hasil hubungan Fred dengan mahasiswi simpanannya yang dikandung berkat obat ciptaanku. Kini, setelah terlahir kembali, aku menolak menikahi Fred dan memilih kakak tirinya, Zico. Aku membiarkan Fred bersanding dengan kekasihnya tanpa bantuanku demi melihat kehancuran mereka. Namun, Fred justru menjadi gila saat melihat cincin Zico melingkar di jariku.
Sampul Novel Kau Sakiti Orang Yang Salah
9.0
Didorong dendam atas kematian kakek-neneknya, Reza Adyatama tega menghancurkan Luna Daniel yang sebenarnya tidak bersalah. Setelah perpisahan mereka, empat tahun berlalu hingga Reza tak sengaja bertemu balita berumur tiga tahun yang berwajah sangat mirip dengannya. Sadar anak itu adalah darah dagingnya, penyesalan besar pun melanda Reza. Ia kini berjuang mendapatkan kembali hati Luna. Namun, sanggupkah Luna melupakan kepedihan masa lalu demi anak mereka?
Sampul Novel Pengabaian Luna terhadap Alpha
8.5
Alpha Nikolas Morrison kini sekarat akibat keracunan merkuri yang mematikan. Di tengah kondisi kritis kekasihku itu, aku justru memilih mengakhiri hubungan kami. Aku hancurkan cincin pernikahan sakral kami dan menyerahkan surat pemutusan ikatan. Meski sang pemimpin terhormat itu berlutut memohon di kakiku dan menawarkan seluruh hartanya agar aku bertahan, keputusanku sudah bulat. Aku menyeretnya ke hadapan patung Dewi Bulan, mengancam akan mencabut berkah dewi jika dia tidak melepaskanku selamanya.
Sampul Novel Terjebak Cinta Pria Arogan
8.3
Peony Madeline Hart sangat membenci Kheil Abraham Leight akibat peristiwa kelam di musim panas sepuluh tahun lalu. Walau Peony berupaya menjauh demi melindungi harga dirinya yang sempat hancur, takdir berkata lain. Mereka kembali dipertemukan saat Kheil kini menjelma menjadi sosok pria yang sangat memikat. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali hadir, Peony kini dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan kebenciannya atau kembali jatuh hati padanya.
Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI MANTAN
8.9
Tak pernah terbayang aku harus menjadi pengantin pengganti untuk Uswa, mantan pacarku semasa SMA. Takdir berubah saat Ilham, calon suaminya, mendadak kritis menjelang akad. Dalam kondisi darurat, Bang Adam dan keluarga besar Uswa mendesakku menggantikan posisi mempelai pria. Walau diliputi keraguan dan rasa syok, pernikahan ini akhirnya tetap digelar. Bagaimanakah kelanjutan kehidupan kami setelah takdir menyatukan kami kembali dalam ikatan ini?
Sampul Novel Those Smiling Eyes
7.9
Fara, mahasiswi manja dengan ayah yang sangat protektif, tak pernah memikirkan pernikahan hingga Dominic datang melamarnya. Namun, sebuah kesalahan fatal membuat Dominic pergi sebulan sebelum hari H. Di tengah kesedihannya, muncul pria misterius yang mengajukan lamaran dengan syarat unik: dilarang bertemu hingga akad nikah. Demi kesempatan terakhir, Fara pun setuju. Sanggupkah ia menjalani peran baru sebagai istri sembari tetap fokus kuliah?