APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Love Trap

Love Trap

Kehadiran Melisa di pesta ulang tahun sahabat lamanya berujung petaka. Ia terjebak dalam peristiwa kelam yang menyisakan trauma berat hingga merenggut gairah hidupnya. Siapa sangka, musibah tersebut justru menjadi awal dari perubahan yang tak terduga dalam hidupnya. Seiring berjalannya waktu, Melisa mulai menyadari bahwa perasaan cinta yang ia miliki perlahan-lahan bertransformasi secara signifikan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Melisa sampai di rumahnya. Kepalanya masih terasa pening akibat obat yang sepertinya dicampurkan ke dalam martini yang dia minum semalam. Setelah mengunci pintu rumahnya dari dalam, Melisa masuk ke dalam kamar dan kembali berbaring di atas tempat tidurnya.

Beberapa jam kemudian.

Hembusan angin halus menerpa kulit leher Melisa yang tidur dengan posisi tengkurap. Belaian dari sebuah telapak tangan terasa masuk ke dalam pakaiannya dan membelai punggungnya. Merasakan belaian itu begitu nyata, Melisa terperanjat dari tidurnya dan melihat Louis sudah berada di atas tempat tidurnya.

"Kau! Apa yang kau lakukan di sini?!" teriak Melisa.

Melisa mengayunkan tangannya untuk menampar Louis, namun kalah cepat dengan tangkisan Louis. Lelaki itu kini menindih tubuh Melisa dengan satu tangannya menggenggam kedua lengan Melisa.

"Cukup! Louis! Cukup!" Melisa kembali meronta di bawah intimidasi Louis.

"Aku bilang, aku bisa melakukan apapun yang kumau. Dan kau adalah tawananku. Aku belum puas menikmatimu, kau tahu?" Louis mendekatkan bibirnya pada cuping telinga Melisa. "Kau membuatku kecanduan."

Melisa memalingkan wajahnya dari Louis. Melisa dapat menyimpulkan bahwa Louis adalah lelaki pycho dan maniac.

"Kamu sakit Louis! Kamu sakit!" ucap Melisa.

Louis menyeringai. "Ya, aku gila. Aku tergila-gila padamu."

"Kenapa aku? Aku baru saja kau temui semalam di pesta ulangtahun istrimu sendiri!"

"Sungguh? Kau tidak mengenaliku?"

Melisa mulai mengernyitkan dahinya dan menatap Louis lekat-lekat. "Apa kita pernah bertemu sebelumnya?"

"Hahaha!" Louis tertawa lebar. "Kau bahkan tidak mengingatku?"

"Aku tidak mungkin melupakan wajah itu, jika memang kita pernah bertemu!"

Louis melepas Melisa lalu turun dari tempat tidur. Tanpa banyak bicara, Louis segera melemparkan ponsel Melisa ke atas tempat tidur.

"Telepon suamimu dan bilang kau akan pergi selama dua minggu bersama Resi!" perintah Louis.

"Apa?" Melisa kembali bingung.

"Cepat lakukan atau aku tidak akan segan-segan mengirim foto kemesraan kita berdua pada suamimu!"

Melisa menghapus air matanya, kemudian meraih ponsel itu lalu melakukan apa yang diperintahkan Louis. Begitu naifnya Regan ketika dia mengizinkan istrinya pergi begitu saja selama dua minggu. Louis tersenyum penuh kemenangan.

"Apa yang akan kau lakukan padaku?" tanya Melisa, setelah mematikan ponselnya.

Louis menghampiri Melisa, kemudian menarik lengan Melisa keluar dari rumahnya.

"Bagaimana dengan berlibur bersama?" gumam Louis.

Melisa dipaksa masuk ke dalam mobil Louis, kemudian Louis pun melajukan mobilnya.

Beberapa orang suruhan Louis terlihat mengurus rumah Melisa yang ditinggalkan begitu saja. Tak lupa sebelum mengemudi, Louis memakaikan sabuk pengaman pada Melisa.

"Kita mau kemana?" tanya Melisa.

"Kau akan lihat sendiri nanti," jawab Louis.

Melisa pun hanya bisa duduk terdiam sambil memikirkan cara-cara terbebas dari jeratan Louis.

Aku harus menemukan dimana dia menyimpan rekaman itu dan memastikan bahwa dia tidak menduplikasikan rekamannya. Lalu, Louis tidak bisa mengancamku lagi. Atau jika aku tidak bisa terlepas darinya, aku akan membunuhnya.

Beberapa jam kemudian, Louis melajukan mobilnya ke dalam sebuah hutan. Hutan yang terdapat jalan satu arah yang hanya dapat dimasuki satu mobil. Di ujung jalan, terlihat sebuah rumah mewah berdesain kontemporer dengan kaca di sebagian besar bagian rumah itu. Rumah di tengah hutan yang megah itu terlihat seperti rumah tahanan bagi Melisa.

Mobil pun berhenti. Louis keluar dari mobil terlebih dahulu, kemudian membukakan pintu bagi Melisa.

"Ayo turun!" ucap Louis.

Perlahan Melisa turun dari mobil. Kemudian menatap rumah megah itu dengan ketakutan.

"Aku ingin kau menganggapku sebagai suamimu dan aku akan menganggapmu sebagai istriku," kata Louis.

"Kau sakit, Louis!" ucap Melisa dengan penuh amarah.

"Hahaha..."

Louis kemudian menarik Melisa masuk ke dalam rumah itu, kemudian menguncinya dari dalam. Lalu kunci itu dimasukkan ke dalam saku jasnya. Melisa sempat melihatnya, dia berencana untuk kabur dari sana setelah dia berhasil mendapatkan rekaman itu.

"Di rumah ini sudah ada berbagai keperluanmu dan bahan makanan yang cukup untuk dua minggu. Selama dua minggu, kau adalah milikku dan aku adalah milikmu," kata Louis kemudian masuk ke dalam satu satunya kamar yang ada di rumah besar itu.

Melisa berjalan dan masuk ke area ruang tengah yang terdapat sofa panjang, perapian dan piano. Sebuah kaca besar menghadap hutan yang luas. Melisa berdiri di depan kaca itu dan menatap hutan lebat yang mendung.

"Apa yang akan tejadi padaku selanjutnya?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Derita Penantian Cinta
8.6
Almira, sarjana desa yang bekerja di perusahaan swasta, menghadapi tekanan berat dari sang ayah untuk segera menikah. Hal ini dipicu oleh pertunangan adiknya, yang menurut sang ayah akan menjadi aib jika melangkahi kakaknya karena bisa membuat Almira sulit jodoh. Meski dipaksa menjalani berbagai perjodohan, Almira menolak semua pria tersebut karena tidak merasa cocok. Penolakan ini memicu kemarahan ayahnya, yang kini melabelinya sebagai gadis sombong dan pemilih.
Sampul Novel Dia Bukan Suamiku
9.2
Lewat perjodohan, Shafa mendambakan pernikahan penuh kasih dan kesetiaan dari Alby. Alby awalnya terlihat begitu mencintai Shafa, namun di balik kemanisannya, ia menyembunyikan pengkhianatan menyakitkan. Kepercayaan Shafa pun hancur lebur. Meski telah berupaya memaafkan demi rasa cintanya, Shafa justru kian tenggelam dalam kepedihan mendalam. Di tengah kehancuran rumah tangga mereka, mampukah Alby kembali merebut hati Shafa dan meraih akhir yang bahagia?
Sampul Novel DILEMA CINTA
8.2
Dalam kisah romansa modern Dilema Cinta, kita menyaksikan pergulatan batin Alex yang mencintai Maya dengan tulus. Sayangnya, perjalanan asmara ini tidak berjalan mudah bagi Alex. Ia terjebak dalam konflik internal yang rumit karena belum mampu membebaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya. Novel ini menggambarkan perjuangan emosional seorang pria yang berupaya membuka lembaran baru dan melangkah maju, meski kenangan lama masih terus mengikat erat hatinya.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Usai dikhianati tunangannya dalam kondisi mengandung, Livia hampir kehilangan nyawa hingga terpaksa melarikan diri. Lima tahun berlalu, ia kembali dan menolong seorang anak kecil yang rupanya putra dari miliarder paling kaya. Sang konglomerat pun hadir melindunginya, menumpas semua musuh, serta membungkam saudara perempuan Livia yang jahat lewat klaim pernikahan rahasia mereka. Kini, Livia yang kebingungan harus menghadapi godaan sang suami misterius yang mendambakan anak kedua.
Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Kejam
8.7
Setelah teman masa kecil suaminya menabrak mati orang tuanya saat mabuk, Yulia berniat melapor ke polisi. Namun, sang suami justru menyekapnya di ruang bawah tanah yang gelap selama tiga tahun penuh siksaan. Setiap kali disiksa, pria itu selalu bertanya apakah Yulia masih menyimpan kebencian. Demi kebebasannya, Yulia akhirnya menyerah dan memohon ampun melalui telepon. Begitu berhasil keluar dari kegelapan tersebut, Yulia menolak suaminya dan meminta perceraian, keputusan yang justru membuat pria kejam itu kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi kesembuhan ibu dan pendidikan sang adik, seorang gadis kurang mampu harus berjuang keras menopang keluarganya. Impitan ekonomi memaksanya mengambil keputusan nekat untuk menjadi sugar baby demi mendapatkan uang. Di balik keputusan berisiko dan pergolakan batin yang mendalam, takdir justru mempertemukannya dengan cinta sejati. Lewat perjuangan berat yang ia lalui sendirian, ketabahan hatinya pun berujung pada kebahagiaan yang indah.