APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lolos Dari Neraka

Lolos Dari Neraka

Sebagai guru Bahasa Inggris, hidupku awalnya biasa saja. Namun, malam bimbingan belajar tambahan di rumah muridku mengubah segalanya. Aku terkejut menemukan putri kandungku sendiri sedang tidur bersama kakak dari muridku tersebut. Di malam yang sama, situasi tak terduga justru membawaku merasakan kebahagiaan bersama empat orang sekaligus. Kisah dalam novel modern Lolos Dari Neraka ini membawa pembaca masuk ke dalam pusaran takdir yang rumit dan penuh rahasia tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 2

Entah sudah berapa lama waktu berlalu, sampai akhirnya teriakan nyaring dari Mia menembus dinding dan menyadarkanku dari lamunan.

Wajahku langsung memanas, bukan hanya karena menguping, tapi juga karena lamunan liar yang tiba-tiba muncul dan membangkitkan hasrat yang sudah lama kupendam.

Dibandingkan dengan siksaan fisik, justru pikiranku sendiri yang membuatku merasa malu dan terpuruk.

Beberapa menit kemudian, Mia keluar dari kamar, mengenakan kaus pria yang panjangnya hanya sampai paha. Jelas terlihat tak memakai pakaian dalam. Sambil mengusap pipinya, dia berjalan keluar dengan posisi tubuh yang agak aneh.

“Ibu, kok kamu di sini?”

“Harusnya aku yang bertanya padamu.”

Aku mengambil celana dalam renda warna merah muda dari pojok sofa dan menyodorkan ke tangannya, “Cepat pakai ini.”

Tiba-tiba, lelaki muda bertubuh kekar keluar dari kamar. Dia hanya mengenakan celana dalam dan bentuknya yang menonjol jelas terlihat, susah untuk diabaikan.

Tubuhnya sangat tinggi, lengannya bahkan hampir sebesar pinggangku. Saat berdiri di depanku, dia tampak seperti menara hitam yang menjulang.

Aku bahkan harus mendongak untuk berbicara padanya, “Aku nggak peduli apapun cara yang kamu pakai untuk memikat Mia, tapi aku nggak setuju kalian berpacaran.”

“Ibu! Kok kamu gitu sih?!”

Mendengar ucapanku, Mia langsung kesal, “Aku dan Dennis itu saling mencintai, aku mau tinggal serumah dengannya.”

Dennis sama sekali tak menganggap aku ada. Dia duduk di sofa seberang, lalu dengan santainya merentangkan tangan dan menarik Mia ke pangkuannya, langsung meremas bokongnya tanpa sungkan.

“Aku nggak pernah menggoda Mia, semua yang dia lakukan itu keinginannya sendiri.”

Tak lama kemudian, David juga keluar dari kamar dan ikut membujukku, “Iya, bu guru, sepertinya kamu salah paham.”

“Salah paham apanya? Salah paham kalau dia diperlakukan seperti itu oleh kalian berdua….”

Aku benar-benar tak sanggup melanjutkan kalimat itu.

Aku masih ingat jelas, David yang bilang sendiri kalau minggu lalu Mia dipermainkan oleh mereka berdua selama seharian penuh.

Padahal Mia itu penari balet, tinggi badannya hanya 160 cm dan dikelilingi dua pria setinggi 190 cm yang seperti mesin tempur begitu, tak terbayangkan bakal tersiksa seperti apa.

Memikirkan hal itu, aku langsung menarik Mia turun dari tubuh Dennis, lalu bertanya pelan padanya, “Waktu melakukan itu, kalian pakai pengaman nggak?”

“Nggak….” jawab Mia yang kelihatan agak gugup saat menatapku. Lalu mulai dengan manja mengguncang lenganku, “Aduh bu, kalau kamu khawatir, kamu bisa menginap malam ini di sini.”

“Dasar kamu….”

Meski sebenarnya sangat enggan, tapi karena hari sudah malam dan Mia kelihatan rela kabur dari rumah daripada pulang, akhirnya aku dengan berat hati menyetujuinya.

Dalam hati, aku pun memutuskan, begitu masuk sekolah, Mia harus tinggal di asrama.

Setelah mandi, aku mengusir David ke kamar Dennis dan mengambil alih kamar tidurnya. Baru setelah melihat sendiri Mia benar-benar tertidur, aku melepas gaunku dan masuk ke dalam selimut.

Mungkin karena terlalu banyak guncangan hari ini, aku berbaring di ranjang yang hangat dan harum, rasa kantuk langsung menyerang. Kelopak mataku pun terasa semakin berat.

Tepat saat aku hampir terlelap dalam keadaan setengah sadar, terdengar suara ‘plak’, pintu kamar dibuka.

Lalu, tiba-tiba kasur terasa turun sedikit. Ada yang naik ke ranjang.

Aku berusaha membuka mata dan kulihat di sampingku, Dennis sedang memperlakukan Mia seperti boneka mainan.

Tak butuh waktu lama, Mia langsung larut dalam suasana dan mengeluarkan suara manja, sambil mengangkat bokongnya ke belakang, “Hei… kamu terus curi-curi pandang ke ibuku, kamu mau tidur juga dengannya?”

Dennis mencengkeram rambut Mia dengan kuat, bergerak membabi buta sampai seluruh ranjang bergetar hebat.

“Pinggang ibumu ramping sekali, pantatnya juga besar, mana ada pria yang nggak mau?”

Mia mendongak, kedua tangannya meraba-raba lalu mencengkeram sprei erat-erat. Suaranya mulai tak jelas, “Kalau begitu bakal kukuras habis tenagamu. Biar kamu… nggak sempat lagi memikirkan perempuan lain.”

Tiba-tiba, David mendekati Mia dan menyodorkan dua jarinya ke mulut Mia, lalu menggerak-gerakannya.

“Suaramu kuat sekali.”

“Cepat… tutup mulutku.”

Aku menggigit kuat bibir bawahku.

Meskipun aku sudah menduganya sejak awal, saat benar-benar melihat pemandangan ini, wajahku tetap memerah karena gugup dan malu.

Yang membuat jantungku berdebar lebih kencang adalah setelah Mia terkulai lemas di atas ranjang, David dan Dennis bukannya pergi, mereka malah saling menepuk tangan, lalu mengambil sebotol cairan bening dari laci nakas dan bergerak mendekatiku dari dua arah.

Tubuhku langsung gemetar hebat. Apa yang ingin mereka lakukan padaku?

Barulah aku teringat bahwa ada tulisan pelumas di botol bening itu. Mereka ingin memperkosaku?!

Aku menenggelamkan wajahku ke dalam bantal, seluruh tubuhku terasa panas. Di tengah rasa malu yang membakar, muncul pula sensasi aneh yang menggoda. Bahkan di antara kedua kakiku, ada rasa gatal yang sulit dijelaskan. Di kepalaku, sebuah pertanyaan terus berputar, “Haruskah aku melawan?”

Namun tak lama kemudian, aku tak perlu bingung lagi, karena pria di belakangku sudah langsung menarik celana dalamku….

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B38229" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B38229
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Calon Kakak Ipar
8.2
Nasha mendambakan cinta seperti hubungan kakaknya, Nisha, dengan Rayyan. Demi menirunya, ia memacari Feri yang dinilai sempurna. Namun, duka runtuh saat Nisha wafat sebelum menikah. Kehancuran Nasha kian mendalam ketika Feri berkhianat dan menghamili sahabatnya sendiri karena nafsu. Trauma berat ini membuat Nasha menutup diri dari laki-laki, hingga takdir mempertemukannya kembali dengan Rayyan, pria yang dahulu hampir menjadi kakak iparnya.
Sampul Novel Dilamar Tuan Duda
8.8
Kehidupan Sea, seorang siswi SMA, mendadak berubah sejak kehadiran Rain. Pria duda tersebut baru saja kehilangan istrinya, Hanna, yang tewas akibat dibunuh secara tragis. Tanpa alasan yang jelas, Rain tiba-tiba mendesak Sea yang baru dikenalnya itu untuk segera menikah dengannya. Ada misteri besar di balik kematian Hanna yang memicu keputusan ganjil ini. Mengapa Rain begitu terburu-buru? Rahasia gelap apa yang sebenarnya disembunyikan oleh sang duda dari Sea?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel HATE BEING A RICHMAN
8.3
Tsabit, yatim piatu sukses yang rendah hati di Woodela, harus menghadapi kenyataan pahit saat rahasia kelam orang tuanya terungkap. Dunianya hancur ketika mengetahui bahwa Shakeela, wanita yang ia cintai, ternyata adalah saudara kandungnya sendiri. Hubungan terlarang ini membuat Tsabit membenci kekayaannya dan menyesali takdir pertemuan mereka. Meski dosa masa lalu memisahkan keduanya, ikatan tulus yang telah terjalin membuat mereka sangat sulit untuk saling melepaskan.
Sampul Novel Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal
9.4
Michael mengabaikan telepon tangisan putranya yang mengabarkan bahwa sang ibu tidak lagi bergerak di ranjang. Menuduh istrinya hanya malas-malasan, Michael menutup telepon demi bermesraan dengan sekretarisnya. Dia tidak menyadari bahwa sang istri telah tiada untuk selamanya. Saat kebenaran bahwa wanita itu telah meninggal terungkap, kepedihan dan penyesalan terlambat menghantam Michael. Kini, ia hanya bisa menangis tersedu-sedu memeluk foto mendiang istrinya, memohon agar dia kembali.
Sampul Novel Wanita Incaran Sang Billionaire
9.2
Kehidupan Dylan Cassanova, miliarder berumur 27 tahun, selalu bergelimang kemewahan dan dikelilingi banyak wanita. Meski piawai memikat lawan jenis, hatinya tetap tak tersentuh oleh siapa pun. Segalanya berubah saat Serena Tanaya hadir. Serena tidak peduli pada kekayaan melimpah milik Dylan. Wanita ini justru mendambakan ketulusan di balik ambisi besar sang pria. Akankah Serena berhasil meluluhkan dinginnya hati Dylan yang selama ini membentenginya?