APKDock Logo
Sampul Novel Jodoh Terpilih

Jodoh Terpilih

8.4 / 10.0
Akibat perbuatan Bulan yang tertangkap basah bermesraan dengan Arjuna, Mentari yang berketerbatasan harus menanggung akibatnya. Demi mengejar karier, Bulan menolak menikah dan menjadikan Mentari sebagai pengantin pengganti, meski sebenarnya ia dan Arjuna saling mencintai. Mentari pun terpaksa menikahi pria asing tersebut. Di tengah ujian cinta Bulan dan Arjuna, mampukah Mentari menemukan kebahagiaannya sendiri?

Jodoh Terpilih Bab 1

"Saya terima nikah dan kawinnya Mentari Ayuningtyas binti Anshori Prasetyo dengan mas kawin tersebut dibayar tunai," ucap Pramudya dengan lantang dalam satu kali tarikan napas.

Setelah mendengar suara "Sah" yang di ucapkan serempak warga yang menyaksikan pernikahan spesial antara Pramudya dan Mentari, mereka berdua segera mengusap wajah dengan kedua telapak tangan sebagai tanda syukur.

Baik Mentari maupun Pramudya masih gugup dengan situasi ini. Mentari segera meraba-raba sampingnya seraya mencari tangan sang suami. Dia hendak mencium punggung tangan pria yang sudah menjadi suaminya.

Seakan mengerti dengan apa yang akan dilakukan sang istri, Pramudya meraih tangan wanita itu itu. Mentari sedikit terkejut merasakan tangannya ada yang memegang, dia mendongak ke arah Pramudya. Mentari tidak bisa melihat, dia mengikuti feeling saat tangannya di genggam. Segera dicium punggung tangan suaminya. Pramudya pun menyentuh bahu Mentari. Setelah itu dikecup puncak kepala istrinya sambil membacakan doa yang dia hafalkan secara mendadak tadi.

Pramudya sangat terpesona saat melihat mata coklat istrinya. Mata yang tidak bisa memandangnya, tapi Pramudya bisa melihat kecemasan dalam mata itu. Banyak pertanyaan yang ada di benaknya saat melihat Mentari. Apa hubungan dengan keluarganya baik-baik saja. Kenapa dia juga mau menjadi pengantin pengganti untuk saudaranya.

Saat ini Mentari tampak selayaknya seorang pengantin walau terlihat biasa. Dia mengenakan kebaya putih, kebaya sang ibu yang dulu digunakan untuk menikah dengan ayahnya. Dia juga dirias sang ibu dengan peralatan seadanya. Rambutnya pun di hair do sedemikian rupa. Walau serba dadakan dan apa adanya, gadis tuna netra itu tetap terlihat cantik. Apalagi sang suami yang tak berkedip melihatnya. Andai Mentari tahu bagaimana sang suami memandangnya, dia pasti tersipu malu.

Penampilan Pramudya pun sangat sederhana. Dia mengenakan kemeja putih polos dan celana bahan berwarna hitam, seperti out fit saat bekerja.

Tak berselang lama setelah ijab qobul, sepasang pengantin baru beserta keluarga pamit pulang. Mentari hanya datang dengan Pak Anshori, ayahnya. Sedangkan Pramudya datang dengan paman dan seorang supir pribadi keluarga Angkasa.

Saat hendak memasuki mobil masing-masing, Pak Anshori berhenti karena sang putri terus mengikutinya. Mentari berjalan sambil melamun karena pikirannya belum tenang. Dia belum bisa menerima kenyataan ini. Saat Pak Anshori berbalik, Mentari langsung menabrak ayahnya. Dengan sigap Pak Anshori meraih tangan putrinya dan menahannya agar tidak terjatuh.

"Tar, kenapa ikuti Papa? Sekarang kamu sudah menikah, sudah kewajiban seorang istri ikut suami kemanapun suaminya pergi," mata Pak Anshori berkaca-kaca saat mengatakan itu, tapi sayang Mentari tidak melihatnya.

Dalam benak gadis itu, ini adalah cara mengusirnya. Dia sadar selama ini hanya Mbok Jum yang sangat menyayanginya. Mungkin keluarganya sudah tidak menginginkan Mentari lagi. Mungkin Mentari selalu menyusahkan keluarga. Makanya mereka mengusirnya dengan cara halus yaitu menikahkan Mentari secara mendadak. Berkali-kali dia meminta penjelasan tentang pernikahannya, tapi tidak ada seorang pun yang menjelaskan. Tapi saat ijab qobul tadi, Mentari merasa kalau suaminya bukan orang jahat. Tapi kenapa suaminya mau menikahi wanita buta sepertinya.

Saat ijab qobul pernikahan putri sulungnya tadi, pintu hati Pak Anshori seperti ada yang membuka paksa. Dia menangis dalam diam saat menyerahkan Mentari, salah satu putrinya pada seorang pria lewat ikrar ijab qobul tadi. Dia baru menyadari betapa cantiknya sang putri yang selalu disia-siakan. Dia menyesal selalu menganaktirikan Mentari. Tapi semua sudah terlambat. Dia sudah tidak mempunyai hak lagi pada putrinya itu. Ada suaminya yang lebih berhak atas putrinya saat ini.

Pramudya berjalan mendekati sepasang ayah dan anak itu. Sebenarnya dia ingin mengajak Mentari berjalan-jalan terlebih dahulu. Supaya mereka bisa lebih kenal satu sama lain. Semakin mendekat terdengar suara isak tangis sang istri.

"Apa salah Tari, Pa? Andai bisa memilih, Tari juga tidak ingin buta. Tari juga ingin seperti Bulan yang bisa melihat," kata Mentari disertai isak tangis.

"Tari juga ingin diperhatikan Mama dan Papa. Tari …." Mentari tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Dia semakin tersedu-sedu. Dia jongkok sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Air mata Pak Anshori menetes. Beliau memalingkan wajahnya. Beliau ingin memeluk anaknya, menenangkan putrinya, tapi dia tidak bisa. Dia merasa tidak pantas karena terlalu banyak luka yang telah dia torehkan.

Pramudya ikut jongkok di samping Mentari. Dia memegang sebelah bahu istrinya. "Jangan menangis lagi. Aku berjanji akan membuatmu bahagia," ucapnya. "Sekarang kita partner dalam hidup. Kita akan lewati semua bersama. Jadi jangan pernah merasa sendiri lagi."

Mentari seketika menoleh ke sumber suara. Dia mengenal suara ini. Suara yang beberapa saat lalu mengucap ijab qobul untuknya.

Pramudya segera menghapus air mata yang membasahi pipi Mentari. "Kita bisa berbagi semua hal sekarang. Jangan menangis lagi ya!"

Suara Pramudya terdengar lembut dan menenangkan. Ada rasa hangat dalam hati Mentari. Tanpa sadar tangan Mentari terulur dan memeluk suaminya. Dia malah menangis lebih keras seperti menumpahkan segala rasa yang mengganjal di hatinya.

"Jangan menangis. Tersenyumlah untuk mengawali kehidupan baru kita," ucap Pramudya sambil mengelus lembut punggung mentari. Dibiarkan gadis itu menangis sebentar. Kemudian Pramudya meraih tangan sang istri dan membantunya berdiri.

Para orang tua yang menyaksikan kejadian itu juga merasakan kehangatan yang Mentari rasakan.

Pak Anshori mendekati anak dan menantunya. Ditepuk bahu Pramudya dengan pelan. Pramudya yang memunggungi Pak Anshori pun menoleh. Diraihnya tangan sang putri kemudian menyatukan dengan tangan Pramudya.

"Papa titip Tari, Nak. Mulai saat ini dia adalah tanggung jawabmu. Tolong bahagiakan dia. Jangan sakiti Tari seperti yang Papa lakukan. Jika kamu tidak menyukainya lagi, jangan sakiti hatinya. Kembalikan Tari pada papa. Papa akan berusaha untuk membuat dia bahagia."

"Baik, Pa. Saya akan berusaha membuat putri Papa bahagia. Jika menangis, saya pastikan dia menangis bahagia," janji Pramudya sambil mengeratkan genggaman tangan Mentari dan Pak Anshori.

Kini tatapan beralih ke Mentari. Ditarik salah satu tangannya dari genggaman Pramudya, kemudian menyentuh bahu putrinya. "Maafkan Papa, Tar, belum bisa membuatmu bahagia selama ini. Kami yakin suamimu bisa membuatmu bahagia. Jadilah istri yang patuh dan berbakti pada suami. Anggap mertua sebagai orang tua sendir. Nanti kamu bisa tanya suamimu alasan kalian menikah …," Pak Anshori tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

Beliau segera memeluk erat tubuh putrinya yang selama ini tidak pernah dia lakukan. Air matanya pun jatuh semakin deras. Mentari ikut menangis lagi. Dia sangat merindukan pelukan dari cinta pertamanya. Pelukan seorang ayah pada putrinya.

Kemudian Pramudya menuntunnya mendekati mobil sang paman. Selang beberapa langkah, Mentari berhenti dan menoleh kebelakang. Berharap ayahnya akan mencegah kepergiannya. Tidak ada tanda-tanda ayahnya mendekat. Hanya terdengar suara ayahnya berkata "Sering-sering ya main kerumah. Mbok Jum pasti kangen," Pak Anshori mengatakan itu untuk menghibur putrinya.

Mentari tersenyum getir. Hanya Mbok Jum yang akan merasa kehilangan mentari. Mungkin memang benar kata suaminya tadi. Ini awal kehidupan baru untuknya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Jodoh Terpilih

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Hubungan Cinta Terlarang dengan Ibu Rina
8.7
Rina, guru sejarah berusia 30 tahun yang bercerai, menyembunyikan rasa naksir pada salah satu muridnya, Anto. Tubuhnya yang seksi dan aura hangat sering mengundang perhatian para siswa. Suatu Minggu sore, Rina sengaja memanggil Anto ke rumahnya untuk ujian susulan yang sebenarnya sudah diatur. Sengaja melepas bra dan memakai baju longgar, Rina menggoda muridnya yang masih polos itu"Anto, tolong bantu aku," bisiknya saat mereka duduk berdua di ruang tamu. Semakin dekat, ketegangan tak tertahankan menguasai keduanya. Sebuah hubungan terlarang yang penuh gairah dan rahasia mulai terungkap. Mau tahu bagaimana kelanjutannya? Baca gratis di ApkDock!
Sampul Novel Lelah ku mencintaimu
8.2
Sekian lama Maya mencintai Dimas secara sepihak dalam diam. Harapan indahnya seakan terkabul ketika sang ayah memutuskan untuk menjodohkannya dengan Dimas, anak dari temannya. Maya pun sangat gembira karena impiannya terwujud begitu saja. Sayangnya, kenyataan tidak seindah bayangan karena Dimas rupanya telah mempunyai pacar pilihan hatinya sendiri. Sanggupkah pernikahan rencana ini terus bertahan, dan dapatkah Maya merebut cinta Dimas agar mereka bisa hidup bersama?
Sampul Novel Mertuaku perusak hidupku
8.6
Impian pernikahan indah tokoh utama hancur saat ia dihadapkan pada dilema besar. Sosok ibu mertua yang masih muda memicu ketertarikan tak terduga yang sulit ia tepis. Terbawa oleh pesona dan rayuan konstan, sang menantu pun terperosok ke dalam godaan terlarang. Di tengah pusaran pengkhianatan yang menguji kesetiaan ini, sanggupkah ia menyelamatkan rumah tangganya yang kini di ambang kehancuran?
Sampul Novel Pewaris yang Mereka Khianati
9.5
Kehidupan sempurna Claire Harrington hancur seketika saat saudari penggantinya, Nina, menjadi korban penikaman tragis. Di saat-saat kritis tersebut, Claire harus menghadapi kenyataan pahit dikhianati oleh suaminya, Gavin, dan kakak kandungnya sendiri, Graham. Mereka justru memilih menyelamatkan pelaku penyerangan demi wanita lain bernama Marissa. Kasih sayang yang selama ini Claire terima ternyata palsu, meninggalkannya dalam kepedihan mendalam.
Sampul Novel RAHASIA DI BALIK KEBAHAGIAAN
9.3
Rumah tangga yang tampak sempurna ini seketika runtuh saat perselingkuhan sang suami dengan rekan kerjanya mulai terendus. Didorong rasa curiga, sang istri memutuskan untuk menyelidiki sendiri kebenaran tersebut. Namun, pencarian bukti itu justru membawanya pada penemuan konspirasi kelam yang jauh lebih mengerikan hingga mengancam keselamatan jiwanya. Kini, ia harus bertahan dan menghadapi kenyataan pahit di balik topeng kebahagiaan semu pernikahan mereka.
Sampul Novel Rekan Kerjaku Selingkuhan Suamiku
9.2
Sebuah penolakan sederhana berujung pada tragedi berdarah. Ketika aku menolak menggantikan shift malam Paula, rekan kerjaku itu nekat membolos hingga dipecat. Dendam membara membuatnya tega mendorongku yang sedang hamil tua dari tangga hingga aku dan bayiku tewas. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun kembali di hari Paula meminta bantuan shift tersebut. Kini aku menyadari kebenaran fatal: malam itu, Paula membolos demi menemui suamiku secara rahasia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan