APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pernikahan tiga tahun Shinta Ranadi hancur saat Raka Winata melamar cinta pertamanya di depan teman-teman mereka dengan dalih permainan belaka. Puncak pengkhianatan terjadi ketika Raka mendorong Shinta hingga keguguran demi wanita tersebut. Sadar bahwa lima kesempatan yang ia berikan telah sia-sia, Shinta akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri hubungan mereka dan menuntut perceraian dari sang miliarder demi menyelamatkan dirinya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 5

Raka memiliki banyak properti, tetapi hanya satu yang tercatat atas nama Shinta.

Rumah itu terletak di kompleks sebelah, itu adalah hadiah yang diberikan oleh keluarga Raka setelah mereka mengetahui bahwa Shinta hamil.

Kini, Shinta akan bercerai dengan Raka. Dia ingin mencari ketenangan selama beberapa hari.

Entah itu Nadine atau Raka, dia tidak ingin melihat wajah mereka.

Oleh karena itu, Shinta mengusulkan, "Kita ada rumah di kompleks sebelah, 'kan? Bagaimana kalau Nona Nadine tinggal di sana saja. Itu akan lebih praktis."

"Itu rumahmu," ucap Raka.

Raka mengerutkan kening, dia berpikir mengapa Shinta bisa begitu dermawan.

"Kalau Nona Nadine butuh, biarkan dia tinggal di sana saja," ucap Shinta.

Shinta melangkah dan hendak naik ke lantai atas.

Raka bertanya, "Nggak mau minum bubur?"

"Nggak," jawab Shinta.

Shinta benci makanan laut, terutama bubur makanan laut.

Ketika Shinta turun lagi, ruang tamu sudah kosong, hanya tersisa pelayan yang sedang membereskan meja makan.

"Bu, Pak Raka dan Nona Nadine pergi ke kompleks sebelah," ucap pelayan.

"Ya," jawab Shinta.

Pelayan berkata demikian, tetapi Shinta tidak menunjukkan reaksi apa-apa.

Tak lama kemudian, telepon Raka masuk.

"Aku nggak akan pulang malam ini. Nadine takut gelap, jadi aku akan menemani dia di sini," ucap Raka.

"Baik," jawab Shinta.

Raka terkejut mendengar jawabannya yang begitu tenang, nada bicaranya berubah menjadi ada rasa bersalah.

"Maaf, Shinta. Nadine masih kecil, dia sering bertingkah seperti anak kecil. Dia takut gelap dan takut hantu, aku nggak bisa meninggalkannya sendirian. Besok ulang tahunmu, aku akan pulang untuk menemanimu, ya?" ucap Raka.

Shinta hanya menjawab, "Ya,"

Shinta tidak banyak berkata-kata, dia hanya menjawab singkat dan mengakhiri telepon.

Dia memandangi sekeliling rumah itu.

Di dinding, terdapat banyak gambar anak-anak. Itu adalah foto anak-anak yang ditempel oleh ibu Raka supaya Shinta cepat hamil.

Dia juga membawa banyak obat tradisional untuk Shinta. Shinta bukan tipe yang mudah hamil, dia akhirnya berhasil hamil setelah meminum obat tersebut dalam waktu lama.

Sekarang anak itu sudah tidak ada, dia juga akan bercerai dengan Raka. Semua gambar di dinding itu kini tidak lagi diperlukan.

Shinta bangkit, lalu memanjat untuk merobek gambar-gambar di dinding satu per satu.

Pelayan terkejut dan segera berkata, "Bu, kenapa kamu memanjat setinggi itu? Hati-hati dengan bayi di perutmu."

"Nggak apa-apa," ucap Shinta.

Shinta merobek semua gambar itu dan memasukkannya ke dalam kantong sampah, kemudian memerintahkan pelayan untuk membuangnya.

Setelah itu, dia menelepon seorang pengacara dan mengatur jadwal untuk bertemu besok hari.

Pengacara itu menyiapkan kontrak sesuai dengan permintaannya.

"Nona Shinta, apa kamu yakin kamu nggak mau apa-apa?" tanya Tori, si pengacara.

"Ya, aku nggak mau apa-apa," jawab Shinta.

Shinta tidak ingin berurusan dengan Raka lagi. Dia tidak butuh semua rumah, mobil dan harta itu.

Shinta bukan tidak punya uang, dia hanya tidak butuh uang Raka.

"Baiklah. Kalau begitu, silakan kamu periksa terlebih dahulu. Kalau nggak ada masalah, aku akan cetak sekarang," ucap Tori.

"Terima kasih. Setelah dicetak, tolong beri tahu untuk tanda tangan di kantor, ya. Oh ya, tolong jangan beri tahu Raka tentang perceraian ini dulu," kata Shinta.

"Baik, Bu Shinta. Aku pamit dulu," kata Tori.

Pengacara itu ingin bertanya sesuatu, tetapi akhirnya memilih untuk tidak bertanya.

Saat dia keluar, Raka baru saja kembali.

Pengacara itu sering menangani urusan perusahaan mereka, jadi Raka agak bingung saat melihatnya di rumah.

"Pak Tori, kenapa kamu datang ke rumahku?" tanya Raka.

"Oh, Bu Shinta yang memintaku datang ke sini," jawab Tori.

Setelah menjawab, dia buru-buru pergi dari sini.

Tori bertanya pada Shinta, "Kenapa kamu memanggil pengacara?"

"Nggak apa-apa," jawab Shinta.

Shinta meliriknya sekilas, matanya tampak lelah dan ada kantung hitam di bawah mata.

Tampak jelas bahwa Raka tidak tidur semalaman.

Shinta bertanya, "Semalam nggak tidur, ya?"

"Oh, itu karena Nadine memaksaku menemaninya nonton film horor. Dia itu penakut, nggak berani nonton tapi tetap mau nonton," jawab Raka.

Raka berkata sambil tertawa, "Akhirnya kami nonton seharian, capek sekali."

Mungkin Raka sendiri pun tidak sadar betapa senangnya dia saat menyebut nama Nadine.

Senyum itu sudah lama tidak Shinta lihat.

Terakhir kali Shinta melihatnya, mungkin saat Raka pertama kali tahu bahwa dia hamil.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN
9.8
Aruna terpaksa mengasuh Maira, anak bosnya yang bernama Brahmana, demi menolong sang ayah dari ibu tirinya. Namun, bekerja di rumah CEO itu justru menjebak Aruna dalam konflik batin antara luka lama dan perasaan cinta yang baru tumbuh. Walau ia berusaha menjauh, ketulusan sang bocah dan kejujuran Brahmana terus menahannya. Kini, Aruna bimbang untuk terus menyimpan dendam demi ayahnya atau luluh dalam pelukan sang sultan.
Sampul Novel DIKEJAR CINTA CEO PREMAN
8.8
Hubungan Khanza Azzahra dan Erlangga Yudistira terpaksa berakhir karena ayah Zahra menolak Erlangga yang dianggap preman tanpa masa depan. Untuk membuktikan cintanya, Erlangga kembali ke identitas aslinya dan bertransformasi menjadi CEO yang berwibawa. Namun, perjuangan Erlangga menemui jalan buntu saat Zahra justru dijodohkan dengan pria bernama Andi. Mampukah Erlangga meyakinkan ayah Zahra dan merebut kembali hati sang kekasih?
Sampul Novel Istri Kedua Sang Penguasa
8.7
Demi melunasi utang judi sang ayah tiri, Aurora Safitri terpaksa menyetujui pernikahan sebagai istri kedua Alvaro Ricolas. Alvaro sendiri merupakan miliarder menawan yang kesepian lantaran istri pertamanya lebih fokus mengejar karier di luar negeri. Di balik kekayaannya, ia sangat mendambakan kehadiran seorang pendamping. Kini, Aurora harus menjalani kehidupan baru di sisi pria berkuasa tersebut. Akankah pernikahan ini menumbuhkan cinta, atau justru membawa kepedihan?
Sampul Novel Istri Sang CEO yang Melarikan Diri
8.8
Jenessa mengabdi sebagai sekretaris sekaligus istri rahasia bagi CEO bernama Ryan. Namun, impian manisnya saat mengandung runtuh seketika karena Ryan lebih memilih fokus pada cinta pertamanya. Merasa dikhianati, Jenessa pun memilih pergi menjauh dan menghilang. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, Ryan terkejut melihat kondisi perut Jenessa dan menuntut penjelasan. Dengan berani, Jenessa menegaskan bahwa mantan suaminya itu tidak lagi memiliki hak atas kehidupannya.
Sampul Novel Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
8.7
Becky didepak Rory Arsenio setelah tiga tahun pernikahan hambar akibat fitnah keguguran Berline. Menolak mengemis maaf, Becky mantap bercerai. Keluarga Arsenio gempar saat menyadari Becky sebenarnya pewaris kaya, bukan pemburu harta. Rory yang telanjur terpikat kini berbalik mengejar mantan istrinya. Namun, Becky telah bertransformasi menjadi wanita mandiri yang sulit didekati. Akankah hati Becky melunak pada penyesalan Rory, atau ia akan berpaling ke pria lain?
Sampul Novel Kei's Three Children
8.8
Keina diusir akibat tuduhan palsu mengkhianati kekasih saudara tirinya. Di tengah kemalangan, ia hamil dan harus membesarkan tiga anak jenius—Anna, Alice, dan Andre—dalam keterbatasan ekonomi. Nasibnya berubah saat Andre mulai berakting. Keina dipertemukan dengan Jeremy, seorang CEO industri perfilman yang ternyata adalah ayah kandung anak-anaknya. Pertemuan tak terduga ini membalikkan jalan hidup Keina sepenuhnya.