APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pernikahan tiga tahun Shinta Ranadi hancur saat Raka Winata melamar cinta pertamanya di depan teman-teman mereka dengan dalih permainan belaka. Puncak pengkhianatan terjadi ketika Raka mendorong Shinta hingga keguguran demi wanita tersebut. Sadar bahwa lima kesempatan yang ia berikan telah sia-sia, Shinta akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri hubungan mereka dan menuntut perceraian dari sang miliarder demi menyelamatkan dirinya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari ulang tahun pernikahan ketiga mereka, Raka Winata mengundang semua teman untuk merayakan.

Namun, saat Shinta Ranadi tiba di lokasi, dia melihat Raka berlutut dan melamar cinta pertamanya.

Shinta bertanya dengan suara dingin, tetapi Raka hanya berkata dengan tidak sabar bahwa itu hanyalah sebuah game Kejujuran atau Tantangan.

Hingga suatu hari, Raka mendorong Shinta dari tangga dan menyebabkan dia keguguran demi cinta pertamanya, barulah Shinta sadar.

Shinta pernah memberinya lima kesempatan, tetapi sekarang lima kesempatan itu telah habis.

Raka, kita cerai saja!

Pada hari peringatan tiga tahun pernikahan Shinta Ranadi dan Raka Winata. Raka mengundang semua teman mereka untuk merayakan bersama.

Namun, ketika Shinta tiba di ruangan pesta, dia malah melihat Raka berlutut dengan satu kaki untuk melamar cinta lamanya.

Di tengah ruangan mewah itu, semua orang berteriak, "Terima! Terima!"

"Cium! Cium! Ayo, Raka, jangan sia-siain kesempatan ini. Semua orang juga tahu kamu masih cinta sama Nadine meski sudah menikah!" ucap salah satu pria di ruangan.

"Jangan gitu, Kak Shinta bisa marah kalau dia lihat ini," ucap Nadine.

Dia menundukkan kepalanya dengan malu, lalu melanjutkan, "Kak Shinta lagi hamil, harus dijaga emosinya."

"Raka, kamu nggak boleh mundur! Kamu kalah di tantangan tadi, ini kesempatan emas, harus dicium dong!" kata pria lain.

Teman-teman terus bersorak, dan Raka terpaku menatap wanita di hadapannya. Perlahan-lahan dia mendekat dan hendak menciumnya.

Ketika dia hampir mencium Nadine, tiba-tiba terdengar suara Shinta di depan pintu, "Lagi ngapain kalian?"

Semua orang tersentak. Saat melihat Shinta berdiri di sana, mereka buru-buru mencari alasan untuk Raka.

"Nggak ngapa-ngapain kok, Kak Shinta! Kami cuma main-main aja!" kata mereka.

"Main-main? Sudah hampir ciuman, masih bilang main-main?" ucap Nadine.

Wajah Nadine datar. Melihat dia marah, teman-teman Raka buru-buru pamit.

"Aku masih ada janji lain, aku pamit dulu, ya."

"Aku juga. Oh ya, Raka selamat ulang tahun pernikahan, ya."

Begitu Shinta datang, teman-teman Raka pun bubar. Raka mengerutkan alis, terlihat kesal, lalu berkata, "Sudahlah, kami cuma main Kejujuran atau Tantangan. Aku kalah, makanya harus melakukan tantangan. Untuk apa kamu marah?"

Shinta menyentuh perutnya yang membesar dan memandangi suaminya dengan ekspresi kecewa yang dalam.

Dia sudah hamil tiga bulan. Awalnya dia sangat menanti pesta ini karena dia mengira Raka akan menyiapkan kejutan besar untuknya setelah tahu dia sedang hamil.

Namun, tak disangka kejutan hari ini sungguh luar biasa.

"Kak Raka, jangan marah. Kak Shinta pasti cuma salah paham," ucap Nadine.

Nadine melangkah pelan sambil membawa segelas air, lalu menyodorkannya kepada Shinta sambil berkata, "Kak Shinta, jangan salah paham. Itu benar-benar cuma permainan. Kakak jangan percaya kalau mereka bilang Kak Raka masih suka aku. Aku minta maaf pada kakak."

Nadine sengaja mengulang kembali kata-kata itu seolah khawatir Shinta tidak mendengarnya tadi.

Melihat gelas yang disodorkan Nadine, Shinta refleks melindungi perutnya dengan tangan. Tiba-tiba dia mendengar teriakan Nadine.

"Ah! Sakit sekali!" rintih Nadine.

Nadine tiba-tiba jatuh terduduk ke lantai, air panas menyiram tangannya, dan kulitnya pun memerah akibat panas.

Raka langsung panik. Dia berlari mendekat dan mengangkat Nadine ke dalam pelukannya. "Nadine! Kamu nggak apa-apa?" tanya Raka dengan panik.

"Aku nggak apa-apa, Kak Raka. Jangan salahkan Kak Shinta, dia nggak sengaja," jawab Nadine.

Melihat wajah Nadine yang pura-pura lemah itu, Shinta nyaris tertawa.

Sungguh hebat aktingnya! Shinta bahkan tidak menyentuhnya sama sekali barusan.

"Shinta, kamu sadar nggak apa yang kamu lakukan? Marah ke aku nggak masalah, tapi jangan sakiti Nadine! Kita sudah punya anak, kenapa kamu masih melakukan hal buruk seperti ini? Kamu nggak takut anak kita kena karma?" ucap Raka.

Demi membela Nadine, Raka bahkan tega mengutuk anaknya sendiri.

Usai berkata begitu, Raka pun menggendong Nadine dan melangkah pergi.

Shinta mengikuti mereka ke lantai bawah. Dia menarik tangan Raka dan bertanya, "Kamu mau ke mana? Raka, ini ulang tahun pernikahan kita. Kamu mau gendong wanita lain dan pergi begitu saja?"

"Lepaskan tanganmu! Shinta, kalau Nadine kenapa-kenapa, aku nggak akan pernah maafin kamu!" ucap Raka.

"Kenapa-kenapa? Tangannya cuma kena air panas sedikit. Aku bahkan nggak menyentuhnya, dia jatuh sendiri!" kata Shinta.

Shinta sangat marah. Dia tidak menyentuh Nadine, tetapi Raka lebih percaya Nadine daripada istrinya sendiri.

Baik tiga tahun yang lalu, maupun tiga tahun kemudian, Raka tetap sama.

Hatinya selalu berpihak pada Nadine.

"Kamu masih ngeles? Minggir!" tegur Raka.

Raka mendorong Shinta dengan kuat. Shinta yang tidak berdiri stabil pun terpeleset jatuh dari tangga.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Kehidupan rumah tanggaku hancur dalam sekejap setelah menyaksikan suamiku bermesraan dengan seorang wanita asing. Perempuan berambut panjang nan jelita itu merangkul lengannya begitu erat. Keduanya saling melempar tawa bahagia, layaknya pengantin baru yang sedang kasmaran. Siapa sebenarnya sosok wanita misterius tersebut? Rahasia besar apa yang mereka sembunyikan dariku? Inilah kisah penuh misteri tentang kepedihan dan pengkhianatan cinta.
Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel BERKAH SECANTING BERAS
9.6
Kehidupan serbasulit tak membuat Mira, seorang ibu rumah tangga, kehilangan ketulusannya. Di tengah himpitan ekonomi, ia tetap berbaik hati membantu sesama, khususnya Abah Karjo, lansia yang hidup sebatang kara. Kisah ini mengikuti perjuangan Mira yang penuh kasih dan keteguhan hati. Akankah keikhlasan tulusnya mampu membawa jalan keluar di tengah berbagai rintangan hidup dan takdir yang menghadang? Simak kisah perjuangan yang menyentuh hati ini.
Sampul Novel Jejak Masa Lalu
9.4
Nindi mengira empat tahun pernikahannya dengan Dika sangat harmonis walau belum memiliki anak. Siapa sangka, Dika justru berniat menikahi Rose Evelin, mantan pacarnya yang kini jadi model sukses. Konflik makin rumit saat seorang pria dari masa lalu Nindi tiba-tiba datang lagi. Kini, komitmen dan kesetiaan mereka benar-benar diuji di tengah bayang-bayang masa lalu yang mengancam rumah tangga tersebut.
Sampul Novel Mengandung Bayi Bos
8.8
Nasib Marimar, pegawai hotel biasa, berubah drastis setelah malam tak terduga bersama pria mabuk tak dikenal membuatnya mengandung. Ketika melacak sosok tersebut demi meminta pertanggungjawaban, ia justru mendapati kenyataan pahit bahwa lelaki itu telah beristri. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: memberi tahu sang ayah kandung tentang bayinya atau menggugurkan kandungannya demi menyongsong masa depan yang penuh ketidakpastian.
Sampul Novel Selamat Tinggal, Haris Gunawan
8.3
Aku tewas mengenaskan di tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Lea memanipulasi Haris untuk membedah perutku demi merebut bayi kami, lalu memfitnahku agar Haris berhenti mencariku. Setelah mengetahui kebenaran mengerikan bahwa jasad yang ia bedah adalah aku, Haris didera penyesalan. Namun, ia tetap menikahi Lea. Di hari pernikahan, Haris membongkar semua dosa Lea, lalu melompat bersamanya dari gedung. Lea tewas seketika, sementara Haris menjadi vegetatif seumur hidup.