APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lebih Baik Kejam daripada Penuh Kasih Sayang

Lebih Baik Kejam daripada Penuh Kasih Sayang

Shanon mengambil keputusan mengejutkan untuk mengaktifkan proses pelepasan program sistem demi bisa pulang dalam waktu setengah bulan. Meskipun sistem mempertanyakan alasannya pergi meninggalkan suami yang menyayanginya serta putra yang selalu membelanya, Shanon tetap bergeming. Kisah fantasi modern ini menyoroti keraguan Shanon saat menatap televisi ketika kata keluarga diucapkan, mengungkap konflik batin mendalam di balik kehidupan domestik yang terlihat sempurna.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dalam lima tahun terakhir, Andy sudah memberinya banyak perhiasan. Shanon bisa langsung membedakan bahwa gelang ini seharusnya satu set dengan kalung yang dihadiahka padannya tadi malam.

Shanon mencibir tipis, "Nona Rainie, sepertinya keluargamu sangat menyayangimu." Andy dan Shane memecah satu set perhiasaan itu menjadi dua bagian, separuh untuknya, separuh untuk Rainie. Seperti hati mereka, yang juga bisa dibelah menjadi dua. Rainie tersenyum dengan bahagia. "Iya, mereka selalu bilang paling sayang padaku, memperlakukan aku seperti anak kecil yang dimanja."

Mungkin khawatir dia curiga, sepanjang jalan Andy dan Shane terus memperhatikan keadaannya. Saat dia sedikit batuk, Andy langsung melepas jaketnya untuk menyampirkan di bahunya dengan penuh iba, lalu menuangkan air hangat dari termos dan menyuguhkan sampai ke bibirnya dengan penuh perhatian. Shane juga melepaskan syal dan memakaikan pada lehernya seperti orang dewasa dan menasihati agar dia tetap hangat. Tapi Shanon tidak mau mengotori dirinya dengan barang-barang yang beraroma parfum itu. Dia hanya bilang ingin kembali ke hotel untuk istirahat lalu langsung pergi. Andy dan Shane saling bertukar pandang, serentak memutuskan untuk ikut menemaninya pulang ke hotel. Hingga sore hari, ponsel Andy berdering. Dengan cepat dia mematikan nada dering, lalu menoleh ke arah tempat tidur, untungnya Shanon tidak bergeming, barulah dia lega. Nama Rainie terus muncul di layar, dan Shane menarik lengan Andy, berkata dengan suara kecil. "Papa, aku ingin ketemu Kak Rainie."

Andy buru-buru memberi isyarat untuk tenang, keduanya saling berpandangan, lalu keluar kamar dengan langkah pelan. Begitu pintu tertutup, Shanon membuka mata, mengenakan pakaiannya dan mengikuti mereka. Andy dan Shane berjalan cepat, sampai akhirnya tiba di depan pintu kamar Rainie.

Begitu pintu dibuka, Rainie langsung melompat ke pelukan Andy, suaranya penuh kesedihan.

"Andy, akhirnya kalian datang. Hari ini aku sendirian di hotel, aku sangat takut."

"Aku nggak minta kalian selalu ada 24 jam di sisiku, cukup luangkan dua jam setiap hari untukku saja."

Sambil bicara, Rainie menatap Andy dengan mata basah. Andy paling tidak tahan melihat air matanya, melihat itu hatinya langsung luluh, lalu buru-buru memeluknya dengan penuh rasa sayang sambil menghibur.

"Dua jam mana cukup, malam ini aku dan Shane akan menemanimu sepanjang malam." Shane juga ikut menjelaskan. "Kak Rainie, begitu Mama tertidur kami langsung datang, kami juga ingin bersama Kakak."

Rainie terlihat tersentuh, tetapi tiba-tiba ekspresinya meredup seperti teringat sesuatu. "Sebenarnya hari ini aku juga kedinginan, tapi di mata kalian cuma ada Nyonya Shanon, bahkan syal dan termos yang kubuat khusus untuk kalian..."

Shane khawatir Rainie sedih, cepat-cepat meraih tangannya. "Kak Rainie jangan sedih, itu salahku dan salah Papa. Aku akan menghangatkanmu, tanganku lebih hangat daripada syal."

Andy juga mengusap ujung hidungnya dengan manja. "Masa sih cemburu karena hal sepele begitu saja? Tahu kau belum puas main ski di Swiss, aku sengaja pilih tempat ini, nggak cukup kah?"

Mendengar itu Rainie menengadah, dan mencium di sudut bibirnya. "Terima kasih, Pak Andy." Tatapan Andy seketika mendalam, dia menahan kepala Rainie, bibir mereka bersentuhan dan berciuman dengan penuh gairah. Shane menutup matanya dan berlari menuju kamar.

"Wah, aku nggak mau jadi pengganggu."

Beberapa lama kemudian Andy baru melepaskan, muka Rainie merah padam, dan memukul ringan dada Andy.

"Shane barusan juga di sini loh."

Andy meraih tangannya, menaruhnya di bibir lalu mencium.

"Nggak apa, dia juga sudah terbiasa."

Lalu merangkul pinggang Rainie, menggandeng Shane masuk kamar dan menutup pintu.

Di balik pilar, Shanon sudah menangis sampai air mata membasahi wajah. Walau sudah tahu pengkhianatan mereka sejak lama, melihat sendiri membuatnya merasakan sakit yang menembus tulang. Setiap kata berubah menjadi pedang tajam yang menusuk jantungnya hingga remuk. Yang katanya merayakan ulang tahunnya itu hanya untuk menutupi ketidakpuasan Rainie yang belum puas bermain.

Shanon berlutut menekan dadanya, ucapan Andy dan Shane semalam masih bergema di telinganya. Tidak akan membiarkannya pergi? Tapi Andy, Shane, aku sudah memutuskan untuk meninggalkan kalian.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antagonist Girl
8.2
Demi menjaga memorinya agar tidak memudar, Arlan nekat memenuhi seluruh sudut apartemen dengan foto seorang wanita. Ketakutan mendalam akan kehilangan ingatan menjadi alasan di balik tindakan obsesif tersebut. Di sisi lain, hadirlah Vellice, sosok dari dimensi berbeda yang justru sangat menikmati perannya sebagai karakter antagonis. Kisah ini menyoroti hubungan unik mereka yang terjalin di tengah benturan dunia fantasi dan realitas modern.
Sampul Novel Benih Sang Paranormal
8.6
Intan, desainer sukses berusia 30 tahun, begitu fokus pada karier hingga mengabaikan asmara. Status lajangnya memicu gunjingan tetangga dan tekanan dari ibunya, Sukma. Terbebani situasi ini, Intan mencurahkan isi hatinya kepada sang sahabat, Luna. Menyadari sikap dingin Intan pada pria, Luna curiga ada pengaruh sihir di baliknya dan menyarankan pengobatan alternatif. Benarkah ada kekuatan gaib yang selama ini menghalangi jodoh Intan?
Sampul Novel Dokter Iblis Yang Tak Tertandingi
9.4
Wasiat terakhir sang guru setelah wafat membuat Zhao Erhu terkejut. Ia diutus turun gunung untuk mencari tujuh kakak seperguruan dengan misi yang tidak biasa. Demi menyelamatkan nyawa mereka dari bahaya besar yang mengancam, Erhu harus meniduri ketujuh wanita tersebut. Meski instruksi aneh ini terdengar sangat membingungkan bagi semua orang, sang guru menegaskan bahwa hubungan intim itu adalah satu-satunya jalan keluar untuk bertahan hidup.
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris yang kental akan dunia persilatan dan mistis, Wisaka bertekad mengungkap misteri kematian tragis para pengantin baru. Para suami tewas setelah malam pertama, sedangkan para istri diperkosa hingga bungkam. Demi mencari kebenaran, Wisaka pun mempelajari ilmu kanuragan. Namun, ia harus menghadapi hadangan bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar sebagai manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel Kaum Terakhir (Pembalasan Dendam)
8.8
Demi kedamaian abadi, dunia menuntut pemusnahan total kaum kegelapan. Di tengah kerumunan yang haus darah, seorang gadis dirantai erat, menghadapi kebencian massa yang menginginkan kematiannya. Sorak amarah terus mendesak agar nyawanya segera dilenyapkan. Namun, saat eksekusi mati tampak tak terelakkan, sebuah teriakan tegas memecah keputusasaan. Sosok penyelamat tiba-tiba muncul membela sang ratu, mengubah takdir tragis yang semula sudah berada di depan mata.
Sampul Novel Rahasia di Balik Istana
9.5
Demi menyelamatkan keluarganya dari hukuman berat, seorang gadis terpaksa menggantikan saudara kembarannya yang melarikan diri bersama kekasihnya. Setelah meminum ramuan herbal rahasia untuk memicu produksi ASI, ia menyamar sebagai ibu susuan bagi putra mahkota kecil di istana. Namun, tugasnya ternyata jauh lebih rumit dari dugaan. Di balik dinding istana, ia tidak hanya harus menyusui sang bayi pangeran, melainkan juga Adipati Halinka, sang penguasa dewasa yang rupawan dan bertubuh kekar.