APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Latihan Terlarang Bersama Instruktur Pengemudi

Latihan Terlarang Bersama Instruktur Pengemudi

Niat awal untuk sekadar belajar mengemudi berubah menjadi situasi menegangkan bagi seorang istri. Di dalam mobil latihan, ia terus kesulitan menginjak pedal kopling dengan benar. Pak Peter, sang instruktur mengemudi yang juga merupakan teman dekat suaminya, mengambil tindakan ekstrem dengan menyuruhnya duduk di pangkuannya. Situasi kian tak terkendali karena ia mengenakan rok pendek tanpa celana pengaman, sementara sang instruktur justru sengaja melakukan kontak fisik yang sangat intim dan terlarang di sana.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Pak, kumohon hentikan. Aku datang ke sini untuk belajar mengemudi, bukan untuk berselingkuh!”

Di dalam mobil latihan, karena aku selalu tak bisa menginjak kopling dengan benar. Pak Peter yang merupakan instruktur, sekaligus teman suamiku menyuruhku duduk di pangkuannya.

Namun, aku mengenakan rok pendek hari ini dan tidak memakai celana pengaman di dalamnya!

Yang lebih parah lagi, dia malah mengeluarkan benda miliknya dan menempelkannya langsung ke arahku.

Namaku Wenny. Baru-baru ini, perusahaan menugaskanku untuk melakukan perjalanan dinas, jadi aku memutuskan untuk membuat SIM.

Kebetulan teman suamiku, Peter adalah seorang instruktur mengemudi dan dia tak memungut biaya dariku.

Pada hari latihan, suamiku menyarankan agar aku berpakaian menarik.

Bagaimanapun, istri adalah wajah suaminya di luar.

Aku pun berpikir sejenak, lalu mengenakan rok pendek ketat yang dibelikan suamiku, yang membentuk jelas bokongku yang besar dan bulat. Sementara bagian dada yang penuh bergoyang setiap kali aku melangkah, seperti riak air.

Mata suamiku langsung terpaku, dia memujiku tanpa henti.

“Bagus! Kamu cantik sekali pakai ini! Temanku pasti iri setengah mati!”

Aku mendengus kesal sambil berkata, “Kamu nggak takut istrimu dilirik pria lain?”

Setelah mengenakan stoking, aku pun berangkat ke lembaga kursus mengemudi.

Sesampainya di depan mobil Peter, aku membungkuk dan mengetuk kaca jendela.

“Pak Peter, aku datang untuk belajar mengemudi.”

Peter menurunkan kaca jendela dan tatapan matanya langsung tertuju padaku.

Aku menunduk dan baru menyadari bahwa saat membungkuk tadi, pakaianku terbuka dan memperlihatkan bagian putih yang cukup luas.

Aku buru-buru menutupinya dengan tangan.

“Kau Wenny, ya? Ayo, cepat naik. Suamimu itu teman baikku, aku pasti akan mengajarmu dengan sungguh-sungguh. Aku jamin sekali tes akan langsung lulus.”

Setelah duduk di kursi penumpang depan, dia menepuk pahaku.

“Perhatikan baik-baik. Kaki kiri injak di sini, kaki kanan dilepas, mobil akan mulai jalan. Saat mobil mulai bergetar, itu namanya setengah kopling.”

“Kamu coba sekarang.”

Saat aku menginjak kopling, karena tak bisa mengatur tenaga dengan baik, mesin mobil malah mati.

Aku mencoba beberapa kali, tapi mesin tetap saja mati.

Peter terlihat tidak sabar. Dia langsung meletakkan satu tangannya di pahaku.

Entah hanya perasaanku atau bukan, telapak tangannya yang lebar seolah sengaja menggesek pahaku yang dibalut stoking. Seketika, tubuhku langsung menegang.

“Aku akan mengajarmu cara mengatur tekanannya. Begitu tanganku memberi isyarat, kamu lepaskan rem.”

Kontak sedekat itu membuatku semakin gugup.

Dengan suara ragu, aku berkata, “Pak, sepertinya kurang pantas begini? Suamiku itu teman baikmu, tapi kamu malah menyentuh pahaku begini….”

Dia malah tertawa lepas, “Takut apa? Justru karena kamu istri temanku, aku ingin benar-benar mengajarimu. Aku bukan sengaja bermacam-macam. Murid lain bahkan belum tentu dapat penjelasan sedetail ini.”

Aku pun merasa lebih tenang dan kembali menginjak kopling di bawah arahannya.

Mobil mulai bergetar perlahan. Tiba-tiba telapak tangannya menekan lebih kuat, mencengkeram pahaku.

“Jangan gerakan kaki dulu. Di titik ini, lalu pelan-pelan lepaskan rem.”

Seumur hidupku, ini pertama kalinya pahaku disentuh pria lain selain suamiku. Bahkan melalui stoking pun, aku bisa merasakan hangat telapak tangannya, memunculkan getaran aneh di dalam hati.

Karena gugup, aku melepas rem terlalu cepat dan mobil langsung melesat maju.

Peter tiba-tiba menginjak rem di kursi penumpang depan dengan kuat, membuat seluruh tubuhku terdorong ke depan karena dorongan yang kuat.

Tangannya tepat menyentuh bagian bawah rokku! Seketika, seluruh tubuhku seperti tersengat listrik, terasa geli.

Ini benar-benar memalukan!

Peter pun segera menarik tangannya dan menatapku.

“Kaki harus dilepas pelan-pelan. Jangan gugup, coba lagi.”

Aku menarik napas dalam-dalam beberapa kali dan akhirnya mobil bisa berjalan.

Berikutnya adalah latihan parkir mundur.

Ini benar-benar menyulitkanku. Aku sudah mencoba berkali-kali, tapi tetap tidak bisa masuk.

Kalau tidak melindas garis, posisinya miring. Tidak ada satu pun yang berhasil.

Peter melihatnya sambil menggelengkan kepala, “Dengan kemampuan seperti ini, sepertinya sepuluh tahun pun belum tentu bisa.”

Mendengar itu, aku jadi panik.

“Lalu bagaimana? Aku sudah mulai sering dinas keluar kota bulan depan, nggak bisa menyetir jelas nggak mungkin.”

Peter mengusap dagunya, lalu menatapku dengan sorot mata yang menggoda.”

“Ada caranya. Kamu duduk di pangkuanku, aku mengajarkanmu langsung. Dijamin cepat bisa.”

Aku terkejut. Duduk di pangkuannya rasanya terlalu intim. Kalau sampai suamiku tahu, dia pasti akan berpikiran aneh-aneh.

“Sepertinya… kurang pantas. Duduk di pangkuanmu, nggak terasa terlalu dekat? Sepertinya suamiku nggak akan setuju.

Melihat reaksiku, Peter langsung mengeluarkan ponselnya dan langsung menelepon suamiku.

“Halo, John. Istrimu sudah belajar tiga jam, tapi masih belum bisa juga. Aku mau menyuruhnya duduk di pangkuanku supaya aku bisa mengajarinya langsung. Kamu setuju, nggak?”

Tak disangka, suamiku langsung menyetujuinya tanpa ragu.

“Aku percaya caramu. Selama dia bisa menyetir, duduk di pangkuan itu bukan masalah.”

Usai bicara, Peter langsung menutup teleponnya.

Terasa seperti ada api yang menyala di hatiku. Kok suamiku bisa sebegitu santainya? Istrinya duduk di pangkuan pria lain, dia pun tidak peduli?

Kalau begitu, aku juga tak perlu begitu menjaga diri.

Dengan perasaan ingin membalas suamiku, aku pun duduk di pangkuan Peter.

Aku sengaja menggeser pinggul ke belakang, hingga bisa merasakan sesuatu yang keras menekanku.

Seketika, wajahku langsung memerah. Peter benar-benar luar biasa, rasanya sangat keras.

Tidak seperti suamiku yang lemas, sudah lama tidak memberiku kebahagiaan sebagai seorang wanita.

Kedua tanganku memegang setir dan Peter langsung memegang tanganku untuk mengajari cara memutar setir.

Dia menyalakan mobil dan sengaja menahannya di setengah kopling, sehingga mobil bergetar dengan hebat.

Seiring dengan getaran mobil, benda itu terus-menerus menekan tubuhku dengan kuat.

Sensasinya sungguh memicu adrenalin. Wajahku memerah sampai ke telinga, seluruh tubuhku terasa panas, seolah-olah ada semut yang merayap di dalam.

Aku tidak tahan lagi dan mengeluarkan rintihan pelan yang tertahan.

“Uh… hm….”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balada Cinta Cassanova Impoten
7.9
Bramono, seorang playboy sombong yang gemar mempermainkan wanita cantik, mendadak hancur setelah dijebak sang mantan kekasih. Akibatnya, ia terpaksa tidur dengan Mala, gadis biasa yang paling ia benci. Alih-alih menyesal, Bramono malah mencaci Mala hingga gadis itu pergi terluka. Sialnya, Bramono kemudian menderita impotensi. Kini, satu-satunya cara untuk sembuh adalah dengan menemukan kembali Mala yang dulu ia zalimi. Mampukah ia mendapatkannya kembali?
Sampul Novel Dikhianati Sahabat Kecil, Aku Menikahi CEO Mandul
8.9
Setelah tewas mengenaskan akibat dikhianati oleh kakaknya sendiri dan ditinggalkan oleh pria yang ia cintai, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia terbangun di hari penentuan pernikahan mereka kembali. Alih-alih memperebutkan Zony yang ternyata diam-diam mencintai kakaknya, ia memutuskan untuk mengambil langkah berbeda. Tanpa ragu, ia menerima lamaran Gunawan, seorang CEO yang dikenal tidak bisa memiliki keturunan. Keputusan ini mengubah segalanya, hingga membuat mantan kekasihnya bersujud memohon penyesalan.
Sampul Novel Dua Sisi
8.1
Kegagalan asmara yang bertubi-tubi, mulai dari menyukai gurunya sendiri hingga terpikat kekasih orang, membuat CEO ADITAMA Group, Revan Aditama Perkasa, mati rasa terhadap cinta dan pernikahan. Di tengah apatismenya, sang ayah justru menuntutnya menikahi seorang wanita dari Suku Anak Dalam. Revan menentang keras rencana itu. Baginya, menikahi perempuan yang dianggap primitif tersebut sangat tidak masuk akal dan bertolak belakang dengan kehidupan modernnya yang serbaintelektual.
Sampul Novel Istri yang Tidak Disentuh
8.1
Kehidupan miskin mulanya sirna saat takdir mempertemukanku dengan suami kaya raya yang mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama. Di balik sosoknya yang tampan, setia, dan tanpa cela, tersimpan keanehan yang mengusik jiwa. Sikap dinginnya yang tak wajar membuatku terus bertanya-tanya tentang jati diri pria yang kunikahi ini. Mengapa ia begitu berjarak? Aku bertekad mengungkap rahasia besar yang selama ini sengaja ia sembunyikan dariku.
Sampul Novel Menikahi Suster Cantik
8.3
Dokter Brian Carlos Pratama kerap dianggap dingin karena ekspresi wajahnya, padahal ia sosok yang ramah saat bertugas di Korea Selatan. Di tempat kerja yang sama, ada Fayyana Bethani, perawat anggun yang menjadi idaman banyak lelaki. Walau mengetahui Betha telah merencanakan pernikahan dengan pria lain, Brian tidak peduli dan tetap bertekad merebut hatinya. Demi mendapatkan cinta sang perawat, sang dokter siap menanggung risiko dicap sebagai perusak hubungan orang. Berhasilkah perjuangannya?
Sampul Novel Wanita Penakluk Direktur Muda
8.0
Demi memulihkan harga dirinya, Raellyn nekat mengancam Arnav, direktur hiburan ternama, memakai pisau lipat. Ia menuntut pertanggungjawaban atas pengkhianatan adik Arnav, Arsene, yang membatalkan janji pernikahan mereka. Namun, Arnav tidak mudah diintimidasi. Melihat peluang untuk memenuhi tuntutan mencari istri, ia justru menawarkan pernikahan kepada Raellyn. Meski motifnya uang, Arnav bertekad mendapat kompensasi setimpal dari wanita itu.