APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lama-lama Jadi Cinta

Lama-lama Jadi Cinta

Akibat perjodohan mendadak oleh orang tuanya, Rini Zaskia Putri terpaksa membina rumah tangga bersama Muhammad Andre. Di sisi lain, hatinya masih terpikat pada Bagaskara Agam, mantan kekasih yang dahulu terhalang restu keluarga. Kini Rini berada di persimpangan jalan, bimbang antara menjalankan bakti sebagai istri Andre atau terus memikirkan masa lalunya. Akankah ia berhasil melupakan Agam demi membuka hati untuk suaminya, ataukah perasaan lamanya justru takkan pernah pudar?
Bab
Bagikan

Bab 2

Tanpa rasa bersalah sama sekali, Andre malah terkekeh pelan. Ia masih cemberut dan tidak ingin mendengar apa pun lagi. Baginya, hanya Agam yang selalu ada di dalam hati.

"Dek, bener kan, gantengan aku daripada mantanmu itu?" bisik Andre lagi di telinga Rini.

"Kamu bisa diam gak?" suruh Rini. "Dari tadi nyerocos aja."

Rini tidak bisa terlalu banyak protes karena di depannya sedang banyak tamu undangan. Kedua orang tuanya sedang mengobrol dengan orang tuanya Andre. Mereka tampak terlihat penuh bahagia hari ini, tapi tidak dengan dirinya. Menikah dengan laki-laki yang tidak ia cintai, ternyata sangat menyakitkan. Rasa bersalahnya masih memuncak di dalam hati. Ia masih saja teringat dengan sosok sang mantan kekasih yang telah ditinggalkannya. Ternyata, akhir cinta mereka berdua harus kandas di tengah jalan.

Tak disangka ia malah menikah dengan laki-laki pilihan kedua orang tuanya. Ia tidak bisa membantah keinginan mereka. Walaupun perasaan ini sangat tersiksa, tapi setidaknya, Rini melakukan hal ini demi berbakti pada orang tua.

"Dek," panggil Andre lagi.

"Apa sih?"

Rini sangat tidak suka dipanggil-panggil oleh Andre. Ia mendengkus kasar dan memalingkan wajah. Pokoknya, ia tidak mau bertatapan dengan mata sang suami. Suasana hatinya saat ini benar-benar buruk. Andai saja tamu undangan ini semuanya pulang, mungkin Rini akan mengamuk untuk mengeluarkan amarah yang sedari tadi dipendamnya.

"Jangan marah gitu dong, Dek."

Saat Andre menjulurkan tangan untuk membelai sebelah pipinya, tiba-tiba Rini menangkisnya. Ia tidak suka disentuh tanpa izin, walaupun oleh suaminya sendiri.

"Jangan macam-macam, ya!" Rini tengah melototkan kedua matanya di hadapan sang suami.

"Loh?" Andre pun jadi kaget seperti ini.

Untung saja, orang tuanya tidak melihat tindakannya barusan, kalau iya, maka mereka akan marah besar padanya. Para tamu undangan juga tengah asyik dengan kesibukan mereka sendiri, sehingga tidak melihat tindakannya tadi. Andre langsung terdiam di tempat dan tak bicara apa pun lagi. Mungkin, laki-laki di sebelahnya takut padanya.

***

Saat sudah masuk ke dalam kamar pengantin, Rini langsung mengalami tremor. Tangan serta kakinya bergetar hebat. Kini, ia dan Andre telah berada dalam satu kamar yang sama. Rasa gugup serta takut menjadi satu. Ia lalu duduk perlahan-lahan di atas ranjang pengantin yang berhiaskan dengan taburan bunga mawar merah yang wangi. Ia menatap sekeliling kamar dengan perasaan takut.

"Dek," panggil Andre padanya.

Ia mendongakkan wajah sejenak ke arah Andre, lalu berpaling ke lain arah. Apakah ia harus melakukannya malam ini? Ia harus menuruti permintaan Andre? Menyerahkan kesuciannya pada sang suami yang tidak ia cintai?

"Kenapa? Kamu takut, ya?" Kerlingan mata Andre begitu mengajak ke arah yang lebih 'sesuatu' di antara mereka.

Akan tetapi, ia malah memilih untuk berdiam diri dan tak menjawab ucapan sang suami. Kemudian, Andre duduk di sebelahnya serta menampilkan senyuman manis. Terdengar embusan napas yang ke luar dari mulut Andre sebelum mengeluarkan kata demi kata.

"Bismillah ...." Ada jeda beberapa detik sebelum Andre melanjutkan ucapannya. "Aku gak akan nyentuh kamu malam ini, Dek, tanpa izin dari kamu."

Rini langsung planga-plongo, seakan tidak percaya dengan ucapan Andre barusan. Laki-laki itu bisa menahan nafsunya? Ataukah ini hanya kamuflase belaka?

"Ka–kamu serius?" tanya Rini.

"Iya, aku serius, Dek. Kalau kamu gak mengizinkan, gak apa-apa. Kalau perlu, aku tidur di sofa luar aja, kamu yang di sini. Biar kita gak sekamar dulu," balas Andre sambil tersenyum manis di sampingnya.

'Kenapa Andre bisa seperti ini?'

Apakah ia terlalu jahat pada Andre, sampai-sampai harus begini? Akan tetapi, ia masih belum siap untuk melakukan malam pertama. Ia tidak bisa menyerahkan kesuciannya pada laki-laki yang tidak dicintai, meskipun sudah menjadi pasangan yang sah di mata hukum dan agama. Hatinya masih tertambat pada Agam. Apakah dirinya jahat? Rini rasa tidak.

"Ya sudah, mending kamu ganti pakaian dulu, abis itu istirahat. Kita berdua udah capek kan hari ini karena banyak banget yang datang?"

Rini mengangguk pelan ke arah Andre. Sang suami pun berdiri dari atas kasur dan menuju ke lemari pakaian. Setelah itu, Andre terlihat mengeluarkan selimut tebal dari lemari. Kemudian, mengambil satu bantal dari tempat tidur dan akan menaruhnya di sofa ruang tamu. Rini yang melihat hal itu tampak kasihan.

'Hmm ... ngapain juga aku harus kasihan. Dia juga kan yang mau nikah sama aku, padahal udah jelas-jelas aku gak cinta sama dia!'

"Kamu atau aku duluan yang ganti pakaian?" tanya Andre.

"Kamu!" sahut Rini dengan ketus.

"Oke, Dek, sekalian aku mau mandi." Andre melangkahkan sepasang kakinya menuju ke dalam kamar mandi sambil membawa handuk yang sudah ada di tangan.

Ia memperhatikan sang suami sampai pintu kamar mandi benar-benar tertutup. Ia pun menunggu beberapa saat. Lagi-lagi, dirinya memikirkan keadaan Agam di sana. Rini ingin sekali menghubungi mantan kekasihnya itu melalui telepon. Sampai detik ini, dirinya masih menyimpan nomor telepon sang mantan.

"Aku mau menghubungi Mas Agam ah ...." Ia mengambil ponselnya yang tersimpan di dalam laci sejak tadi.

Mumpung Andre masih berada di dalam kamar mandi, ia bisa menghubungi Agam. Rona di wajahnya tampak cerah ketika mendengar suara Agam dari sambungan telepon. Ia sangat rindu mendengar suara laki-laki yang dicintainya.

"Mas Agam," panggilnya dengan nada lembut.

"Rini? Ada apa, Rin?" tanya Agam.

"Aku kangen sama kamu, Mas."

"Hmm ... suami kamu di mana? Malam ini kan ma-"

Rini langsung menghentikan ucapan Agam. Ia tidak mau mendengar ada kata malam pertama saat ini. Ia tidak bisa menyerahkan kesuciannya pada laki-laki yang tidak dicintainya, walaupun itu suaminya sendiri.

"Aku gak bisa, Mas. Aku cintanya cuman sama kamu aja," ujar Rini.

"Tapi, kamu udah menikah dengan laki-laki lain. Apa yang harus aku lakukan? Gak ada."

Saking asyiknya berteleponan dengan Agam, sampai Rini tidak melihat dengan kehadiran Andre yang sudah ke luar dari dalam kamar mandi. Sang suami hanya melihat hal tersebut tanpa ingin menegur. Kemudian, Rini terlonjak kaget karena melihat suaminya sudah berada di depan kedua matanya.

"Se-sejak kapan kamu ada di situ?" Rini bertanya pada Andre.

"Baru aja kok," sahut Andre yang berlemah lembut.

Rini hanya mengucapkan kata 'oh' saja sebagai jawaban. Ia tidak peduli sudah seberapa lama Andre ada di dekatnya. Lama-lama ia tertegun sendiri saat melihat 'roti sobek' sang suami terpampang nyata di hadapannya. Laki-laki itu mengenakan handuk saja dan rambutnya yang basah, semakin menambah keseksian Andre saat ini. Tiba-tiba, Andre menarik sebelah tangannya.

"Aaaa ...!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel Hasrat Terlarang Sang Ipar
9.2
Saat Wilona pergi, Flo langsung memanfaatkan kesempatan untuk mendekati Aris, pria yang selama ini diam-diam ia cintai. Di tengah derasnya hujan, keduanya larut dalam gairah yang tak terbendung. Namun, hubungan intim ini adalah sebuah dosa besar karena Aris merupakan kakak ipar Flo sendiri. Meski sadar perselingkuhan panas ini penuh risiko dan merupakan pengkhianatan besar, Flo tetap nekat demi bisa merebut serta memiliki suami saudaranya itu seutuhnya.
Sampul Novel Pernikahannya, Makam Rahasianya
8.1
Maya Prameswari menjalani pernikahan toxic dengan miliarder Bima Wijaya, yang menuduhnya sebagai wanita matre tanpa sadar bahwa Maya adalah penyelamat hidupnya. Kebencian Bima kian memuncak akibat hasutan jahat Sarah Hartono. Demi menuntut keadilan bagi sang ibu dan melindungi Bima dari ancaman musuh rahasia, Maya nekat memalsukan kematiannya. Namun, kepergian Maya justru mendatangkan duka mendalam serta bahaya baru bagi Bima yang masih tertipu kebohongan.
Sampul Novel Senja di Kaki Gunung Arjuna
9.8
Sindy memulai petualangan baru saat mengikuti pelatihan KSR PMI di lereng Gunung Arjuna. Selama tiga hari empat malam di sana, ia justru terjebak dalam pusaran asmara yang membingungkan. Meski kerap ditekan oleh ketegasan Imam selaku seniornya, Sindy tidak bisa membohongi debaran di hatinya. Di waktu yang sama, perhatian hangat dari Yudha dan Fuad terus hadir menemaninya. Di tengah dinginnya gunung, ia harus memilih sosok yang tepat untuk hatinya.
Sampul Novel Song For Luna
8.9
Berawal dari perjumpaan singkat di Bandung, takdir mempertemukan Luna dan Alvino. Hubungan mereka yang bermula dari saling bertukar nomor telepon dan tawaran menjadi pemandu wisata ternyata membawa perubahan drastis dalam hidup Luna. Kehadiran Vino menghadirkan pasang surut emosi yang luar biasa. Kini, di tengah badai masalah yang terus datang silih berganti, Luna dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah pada keadaan atau tetap bertahan memperjuangkan segalanya.
Sampul Novel STRANGE DESTINY
8.7
Sebuah kecelakaan tragis mengubah sosok Alexa secara drastis, memicu dilema moral dalam diri Adrian saat perasaan terlarang mulai tumbuh di luar batas persaudaraan. Sementara itu, peristiwa mematikan menyeret Kaylee, pengawal profesional berumur 30 tahun, ke dalam situasi tidak masuk akal yang mempertemukannya dengan Adrian. Bagaimana jalinan nasib akan mempertautkan mereka? Sebuah takdir asing menanti untuk membongkar misteri terdalam dari jiwa mereka.