APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kutukar Hidupku untuk Kalian

Kutukar Hidupku untuk Kalian

Menderita gagal ginjal stadium akhir, harapan hidupku pupus saat suami memberikan ginjal yang cocok kepada adikku. Alih-alih bertahan di rumah sakit, aku memilih pulang dan menyerahkan seluruh harta demi mendapatkan senyuman orang tua yang selama ini kurindukan. Aku bahkan membiarkan suamiku merawat adikku dan mengizinkan anakku memanggilnya "ibu". Namun, setelah semua keinginan mereka kupenuhi dan aku merelakan segalanya, mengapa mereka kini justru didera penyesalan mendalam?
Bab
Bagikan

Bab 2

"James... menurutmu, apakah adikku marah padaku, karena sampai sekarang dia belum juga menelepon?"

Zara bersandar di pelukan James dan bertanya dengan berpura-pura lemah.

"Mana mungkin? Dia itu adikmu, lagi pula kamu sedang sakit parah. Ini satu-satunya keinginanmu. Adikmu bukan orang yang nggak masuk akal. Paling-paling nanti kita tinggal beri dia kompensasi lebih."

James menghibur dengan suara lembut.

Zara mengangguk, lalu menarik James dan orang tua kami untuk pergi makan malam dengan riang.

Makan malam hidangan laut yang seharga puluhan juta membuat kedua orang tuaku sangat menyesal menghabiskan uang sebanyak itu.

Namun, Zara merasa semua itu sudah sepantasnya.

Setelah makan malam, aku mengikuti mereka kembali ke hotel.

James menolak godaan Zara yang mengenakan baju tidur seksi, lalu berjalan sendirian ke balkon sambil merokok dengan tatapan kosong. Entah apa yang sedang dia pikirkan.

Aku pun berbalik dan melayang ke kamar orang tuaku. Mereka juga belum tidur, kemungkinan masih menggerutu tentang mahalnya makan malam tadi.

Keduanya duduk di atas ranjang, terus menggeleng dan menghela napas.

Ibuku mengeluarkan ponsel dan mencoba meneleponku, tapi dia mendapati ponselku tidak aktif.

Wajah mereka langsung tampak makin muram.

Bagi mereka, setiap kali ada konflik, cukup kasih hukuman lalu beri hadiah, maka semuanya akan kembali normal.

Selama mereka yang lebih dulu menelepon, itu tandanya aku harus mengalah dan semua masalah dianggap selesai. Begitulah cara mereka selama ini.

Namun, kali ini, tidak akan ada lagi yang mengangkat telepon itu.

"Luke, menurutku Zara itu terlalu boros dan nggak bisa menabung. Saat tua nanti, sepertinya kita harus mengandalkan Katie. Tapi, tadi dia nggak mengangkat telepon kita, apa dia marah sama kita?"

Ibu menatap ayah dengan wajah penuh kekhawatiran.

Ayah mengisap rokok dan mendengus dingin, lalu berkata dengan nada keras.

"Kita yang melahirkannya, kita ini orang tuanya. Lagi pula, kakaknya sedang sakit, sudah sepantasnya dia mengalah. Dia pikir dia siapa, berani-beraninya marah?"

Aku terdiam di sudut ruangan dan menatap mereka tanpa ekspresi, sementara hatiku dipenuhi cemoohan.

Pada saat itu, aku bahkan merasa sedikit bersyukur karena aku telah mati.

Setengah bulan kemudian, mereka pulang ke rumah setelah menyelesaikan bulan madu yang penuh kebahagiaan.

Zara mengenakan baju tidurku, tanpa rasa malu dia merebahkan diri di atas ranjang pernikahan yang seharusnya menjadi milikku. Dia benar-benar seperti nyonya rumah yang sesungguhnya.

James memandangi sekeliling kamar, seolah sedang mencari keberadaanku.

Namun, setelah melihat ke setiap sudut, barulah dia tersadar bahwa rumah ini sama sekali tidak menyisakan jejak keberadaanku.

James berdiri di depan pintu ruang kerja tempat aku biasa menghabiskan waktu, dia terpaku diam.

"James, sekarang aku ini istrimu. Aku nggak mau ada barang milik wanita lain di rumah ini."

Ujar Zara manja sambil menyandarkan lengannya yang putih mulus ke dada James. "Kebetulan sekali, bajuku ada banyak. Bagaimana kalau ruang kerja ini dijadikan ruang ganti pakaian saja?"

Suara manis Zara seperti kail kecil yang mengaduk-aduk hati James, membuatnya merasa gatal dan goyah.

Namun, James tetap menepis tangannya secara halus, menjaga jarak, dan ekspresinya tampak canggung.

"Zara, Katie tetap istriku. Aku hanya melakukan ini untuk memenuhi keinginan terakhirmu saja... Ruang kerja ini, bisakah..."

"Nggak boleh!" Zara langsung memotong ucapannya. Air mata sudah memenuhi matanya. Zara tampak manja, tapi keras kepala. "Aku sekarang istrimu yang sah! Hatimu nggak boleh memikirkan orang lain!"

Akhirnya, James menyerah. Dia menyetujui untuk mengubah ruang kerjaku menjadi ruang ganti pakaian Zara.

"Letakkan yang ini di sana!"

"Buang yang itu!"

"Ini juga buang!"

Di ruang kerja, Zara memberi perintah pada para pekerja untuk membongkar semua barangku satu per satu.

James hanya berdiri di samping dan menyaksikan semuanya dalam diam.

Padahal James jelas-jelas ingat, betapa sering aku mengungkapkan kepadanya bahwa sejak kecil, impian terbesarku adalah memiliki ruang kerja milikku sendiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Don Juan
8.9
Miliarder asal Italia, Don Juan, dikenal memiliki ketampanan dan kekayaan melimpah. Baginya, wanita tak lebih dari sekadar mainan sementara yang mudah dicampakkan. Namun, prinsip hidup sang playboy seketika runtuh setelah takdir mempertemukannya dengan sosok gadis misterius. Perempuan tak biasa ini berhasil meluluhkan hati dingin sang pria tampan hingga membuatnya bertekuk lutut. Siapakah sebenarnya wanita yang mampu mengubah jalan hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus
9.7
Mengetahui putra tetangganya sering mengintip secara rahasia, gadis ini sengaja memanggil namanya dalam sebuah aksi provokatif yang intim. Firasatnya terbukti saat ia memberikan les privat dan pemuda itu menahannya di dalam kamar. Namun, situasi yang sudah diantisipasi ini mendadak berubah di luar kendali ketika sang kakak justru menerobos masuk tanpa diduga, mengacaukan ketegangan yang tengah terbangun di antara mereka.
Sampul Novel Moonlight and Mr. CEO
8.2
CEO mebel ternama di Hong Kong, Nicholas Liu, kerap diterpa gosip miring soal asmaranya karena masih melajang. Ketenangan hidup Nic terusik ketika ia dititipkan kucing putih oleh sahabatnya, Hanna. Akibat enggan mengurusnya, ia menaruh hewan itu di teras. Namun, saat bulan purnama bersinar terang, kucing tersebut mendadak hilang. Secara ajaib, sosok wanita menawan tanpa busana muncul menggantikannya, membawa perubahan besar dalam takdir hidup Nic.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
7.8
Selama bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Owen harus menelan pil pahit berupa hinaan dan penolakan yang tiada henti. Kehidupannya berbalik seratus delapan puluh derajat setelah ikatan pernikahan itu resmi berakhir melalui perceraian. Alih-alih terpuruk, ia justru menerima warisan tak ternilai dari leluhur keluarganya. Kejadian tak terduga ini seketika mengubah nasib sang mantan menantu yang tertindas menjadi seorang penguasa baru yang sangat disegani, bergelimang harta melimpah, serta dikelilingi banyak wanita.
Sampul Novel Pernikahan kontrak dengan ayah kekasih
9.4
Demi mengatasi krisis keuangan, seorang gadis terpaksa mengambil keputusan ekstrem. Ia menerima tawaran dari seorang wanita sekarat untuk menikahi suaminya yang sangat berkuasa. Kejutan pahit menantinya saat mengetahui calon suaminya, pria kaya yang jauh lebih tua, merupakan ayah kandung dari kekasihnya sendiri. Demi uang, ia rela merelakan cintanya dan terjebak dalam pernikahan kontrak yang rumit serta penuh dilema moral.
Sampul Novel Surga Yang Direnggut Paksa
8.6
Hasna mengira menjadi istri kedua akan memberinya kebahagiaan sejati. Nyatanya, pilihan itu justru menghancurkan hidupnya. Kini ia didera penyesalan mendalam karena telah merusak pernikahan adik kandungnya sendiri. Hasna pun harus menanggung akibat fatal dari keputusannya yang telah menghancurkan hubungan darah demi mengejar cinta semu.