APKDock Logo
Sampul Novel KUTANG GANTUNG

KUTANG GANTUNG

9.4 / 10.0
Dara, gadis 18 tahun, hancur setelah kehormatannya direnggut paksa oleh Herman, ayah kandungnya, serta Ardi, kakak lakilakinya. Kejadian keji ini tidak hanya merusak masa depan Dara, tetapi juga merenggut nyawa sang ibu. Terpuruk dalam trauma dan pengkhianatan orang terdekat, Dara kini berada di titik terendah hidupnya. Mampukah ia bangkit menyembuhkan luka batin yang begitu dalam, sekaligus menuntut balas atas semua penderitaan yang telah mereka timpakan kepadanya?

KUTANG GANTUNG Bab 1

“Den … lo tahu nggak kenapa kutang itu digantung? Nggak dilipat?”

“Sebab kalau dilipat bukan kutang namanya, dan masangnya juga digantung di badan.”

“Lo salah. Kalau dilipat bukan kutang namanya. Makanya nggak ada orang yang bilang LIPAT KUTANG, pasti mereka bilang GANTUNG KUTANG.”

Deno yang sejak tadi meladeni pelesetan kosong yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan percakapan mereka sekarang ini.

“Lo masih waras kan, Ra? Kok, lo ngomongnya ngelantur gini sih? Bukanya sekarang lo mau curhat ama gua? Lo udah janji loh di sekolah tadi. Makanya gua izinin lo nginap di Kos gua.”

“Itulah yang akan gua omongin, Den. Hidup gua kayak kutang itu … GANTUNG. Semua terlihat tak pasti, nggak jelas. Dibilang anak baik-baik … bukan. Disebut pelacur … juga bukan. Pagi sepulang sekolah gua harus melayani kakak gua. Malamnya gua harus melayani ayah tiri gua. Miris kan? Itulah kenapa gua bilang hidup gua persis seperti kutang gantung itu.”

“Serius lo, Ra? Terus lo diam aja gitu? Kenapa lo nggak cerita ke nyokap lo?” Deno menatap heran dan kejut ke arah Dara yang duduk di sampingnya.

“Gua diancam, Den. Baik kak Ardi maupun ayah gua, mereka ngancem gua bakalan bunuh ibu gua kalau gua buka mulut.”

“Astaga, Dara! Mereka ngancem lo kalau buka mulut. Lah mereka sendiri, enak-enakkan buka mulut bawah lo, gila! Terus hubungannya dengan kutang yang digantung apa? Lo nggak bisa disamain dengan kutang, Ra. Lo itu ibarat kata, tanaman anggrek yang cantik, berharga.”

“Lo lupa ya?  Pernah lihat bentuk kutang nggak sih lo? Dua gelembung yang menonjol itu begitu menggoda. Dan gua yakin sejuta persen, setiap mata yang melihat dua gelembung itu langsung menerbitkan pikiran kotor alias mesum. Terlepas dari, tuh kutang terbuat dari sutera kek, sifon kek, atau apalah. Yang jelas bukan bahannya yang menggiurkan tetapi tonjolan yang dua itu yang menggiurkan. Nah … gua ibarat kata seperti itu. Gua ini dua tonjolan yang menggiurkan buat kakak dan ayah tiri gua. Terlepas gua ini anak atau saudara mereka.”

“Jadi … lo mau curhat ke gua soal lo sama dengan kutang itu yang nasibnya digantung ama ayah dan kakak tiri lo itu, Ra? Okay … gua kasih lo solusi. Dan hanya ini yang tercetus di dalam otak jenius gua.”

“Apa?”

“Turun, jangan mau digantung lagi. Lo harus dipakai sampai kiamat. Artinya, mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka. Dan kuncinya adalah di diri lo, ngerti?!” unggah Deno dengan nada suara yang sumbang.

Malam ini Dara memaksa menginap di kos-kosan milik Deno. Lelaki ganteng dan humoris. Bersama Deno, Dara merasa bahagia menjalani hari-hari sekolahnya meski di tengah impitan ekonomi keluarga. Lelaki itu kerap memberinya semangat dan tidak tanggung-tanggung memberinya bantuan. Deno termasuk pelindung bagi Dara. Siapapun yang mengganggu Dara, Deno akan memasang badan melindungi gadis itu. Tapi satu kelemahan lelaki itu … dia tulalit alias Oon.

Dara memutuskan untuk menginap di Kos-kosan Deno setelah melakukan banyak pertimbangan. Dia lelah, lelah digilir terus oleh kakak dan ayahnya. Teringat bagaimana Dara pertama kali ditiduri oleh Ardi, membuat gadis itu tak elak sering menitikkan air mata.

“Awas kalau lo berani mengadu sama ibu, gua akan bunuh ibu lo atau gua akan fitnah lo kalau lo yang pertama kali menggoda gua. Lo belum tahu, ya? Bokap gua sangat percaya dan sayang sama gua. Lo mau bokap gua nyakitin ibu lo,” ancaman Ardi setelah selesai meniduri Dara pada pagi menjelang siang itu.

Saat itu, tidak ada satu orang pun yang berada di rumah. Kecuali Dara dan Ardi. Mirna, ibu kandung Dara sedang bekerja di kantor. Herman, ayah tiri Dara bekerja di  perusahaan milik Mirna pasca menikahi perempuan itu.

Suasana sepi itu akhirnya dimanfaatkan oleh Ardi untuk menggauli Dara. Pasalnya sejak ibu kandung Dara memperkenalkan mereka waktu itu, saat itulah Ardi memiliki ketertarikan yang lain terhadap Dara. Dan sejak saat itu, Ardi mencari-cari kesempatan agar bisa menyetubuhi gadis itu.

“Kak Ardi! Lepas! Lepaskan Dara, Kak!”

“Ngengkang! Ngengkang gua bilang!” Ardi terus berusaha membukan dua kaki milik Dara yang sudah bergelatah. Kecepatan tangan Ardi beradu cepat dengan gerakan pemberontakan tubuh Dara.

Pakaian Dara sudah tidak serapi beberapa saat lalu. Sedang Ardi yang sudah mengapit tubuh Dara bergerak cepat melepaskan pakaian miliknya.

“Agh, dasar cewek bandel!” geramnya kembali pada Dara. Tidak ingin kehilangan mangsa, Ardi tak mengubris sisa baju yang sudah setengah berantakan di tubuh Dara.

Serangan fokusnya tertuju pada benda yang sudah menampakkan diri di balik rok Dara. Tidak mengulur waktu, Ardi mendaratkan serangannya. Suara erangan yang tertahan pun mulai melengking dari Dara.

“Awas kalau lo teriak!” ancamnya lagi.

Ardi cepat-cepat menyelesaikan kegiatannya pada Dara. Jam sudah menunjukkan pukul satu siang. Sebentar lagi Mirna akan pulang dari pasar. Dara meringkuk sambil memeluki tubuh polosnya itu. Senyum sinis menyumbang dari bibir Ardi karena lelaki itu sudah merasa puas mendapatkan tubuh Dara.

Warna bercak merak itu menempel begitu saja di atas seperai. Ardi mengusap puncak kepala Dara dan mengecupnya.

“Besok lagi, Dara sayang. Mmmuahh!” seperti tidak melakukan sebuah kesalahan, Ardi meninggalkan kamar Dara begitu saja dengan tawa senangnya.

Dara segera berlari ke dalam kamar mandi. Ia menenggelamkan diri dan merendam diri di bawah guyuran air shower. Ia berharap air-air itu bisa membersihkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh Ardi pada permukaan kulitnya. Jijik, kotor, hina, malu, dan sedih bercampur menyelimuti perasaan Dara.

“Ihh! Ih! Ih!” jerit Dara mengusap kasar tubuhnya. Tak lama tangisnya menumpah lagi dalam guyuran air shower.

Dara masih tenggelam dalam ratapan hatinya. Bahkan tidak menyadari kepulangan sang ibu. Hingga suara wanita itu sudah menderu di balik pintu kamar mandi.

“Dara dara! Kamu di dalam, Nak?!” pekik Mirna mengetuk pintu kamar mandi. Dara terkesiap. Buru-buru ia membersihkan diri sembari menyahuti panggilan sang ibu.

“Eh, iya bu! Bentar! Bentar lagi Dara selesai!”  sahut Dara.

“Ya sudah. buruan mandi. Ibu belikan soto lamongan buat kamu.”

Soto lamongan, makanan kesukaan Dara dan selalu dibawakan Mirna apabila wanita itu pulang dari pasar. Tetapi sekarang, makanan itu tidak menggiurkan hati Dara. Hanya tangisan dan isakan bercampur dengan nada kebencian.

Mirna membersihkan diri di dalam kamarnya. seperti yang biasa ia lakoni. Setelah itu ia harus berjibaku di dapur untuk menyiapkan menu makan malam bagi sang suami barunya, Herman yang tak lain ayah kandung Ardi.

“Kamu kenapa lesu gitu, Ra?” suara Mirna menyapa sang putri yang berjalan ke arah meja makan untuk menyantap soto lamongan yang sudah dibelikannya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi KUTANG GANTUNG

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi kesembuhan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang rela menjadi donor sumsum tulang belakang. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun sepakat dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka harus dirahasiakan rapat-rapat dari publik. Kini, Alicia menjalani hari-harinya sebagai istri yang tersembunyi layaknya seorang simpanan. Akankah pernikahan kontrak ini menumbuhkan cinta tulus, atau justru berujung luka mendalam bagi mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan