APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kurelakan Cintaku untuk Adikku

Kurelakan Cintaku untuk Adikku

Terlahir kembali membuat protagonis memilih merelakan Hans untuk adiknya. Belajar dari masa lalu saat suami dan putranya meminta perceraian demi sang adik, ia kini mendaftarkan nama adiknya di formulir pernikahan dan membiarkan mereka pergi ke Kota Barga. Ia sendiri memilih pergi ke Selatan untuk kuliah di Kota Sarna. Di kehidupan baru ini, ia hanya ingin fokus meraih kesuksesan dan hidup mandiri untuk dirinya sendiri tanpa memedulikan percintaan lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku sudah lama tidak melihat Hans bersikap lembut padaku.

"Nggak usah, aku sudah makan di luar."

"Bagaimana mungkin? Bukannya kamu nggak rela menghabiskan uang?"

Perkatannya ini menusuk hatiku.

Dulu, aku tidak rela menghabiskan uang, hidup hemat dan menghabiskan sebagian besar gajiku untuk membelikannya barang.

Sekarang, aku akan segera kuliah dan memiliki banyak pengeluaran. Aku harus mengatur keuanganku dengan cermat.

Aku menatapnya sambil berkata dengan tenang, "Seingatku, beberapa hari lalu, kukasih 100 ribu untuk membeli kebutuhan pernikahan. Sepertinya kamu nggak beli, kembalikan padaku."

Dia tertegun, lalu menjelaskan dengan canggung, "Uang itu ... kubelikan sepatu untuk Helen."

Aku mengerutkan bibirku. Membosankan sekali, lagi-lagi seperti ini.

"Ya sudah, aku akan mengunci pintu dan tidur."

"Besok, kukembalikan ke kamu."

Nada bicaranya diselimuti amarah. "Kita ini suami istri, apa perlu begitu perhitungan?"

Aku mendengus dingin. "Jadi, kamu membelikan barang untuk orang lain dengan uang hasil jerih payahku, aku harus terima begitu saja?"

Dia mengetahui dirinya salah, tetapi dia tetap bergumam dengan kesal, "Nggak masuk akal."

Aku malas berdebat dengannya dan langsung menutup pintu.

Beberapa hari berikutnya, aku menjual sebagian barang tidak berharga yang penuh dengan kenangan masa lalu. Kini, sepertinya barang-barang itu hanyalah sampah yang tidak berharga.

Aku mengemas semuanya, lalu menjualnya kepada pemulung barang bekas dengan harga rendah dan memperoleh sedikit uang.

Sore hari, aku lanjut mengemas koperku dan Hans muncul di hadapanku.

Dia memegang uang 100 ribu sambil berkata dengan tegas, "Ini uangmu."

Aku mengambil uang itu sambil menganggukan kepala.

"Terima kasih."

Dia menatapku dengan tatapan rumit. Pandangannya tertuju pada koper yang sedang kukemas.

"Aku berencana membawa Helen menemaniku bertugas di Kota Barga, kamu nggak usah berkemas."

Aku tidak menghentikan aksiku dan hanya menganggukkan kepala.

Sepertinya dia tidak terbiasa dengan sikapku dan agak gelisah.

"Belakangan ini, ada apa denganmu? Kamu berubah drastis."

Aku menoleh dengan kesal, tetapi aku tidak ingin menimbulkan masalah.

Meskipun Hans tidak mencintaiku, kalau dia mengetahui nama Helen yang tertera di formulir pendaftaran, dia mungkin akan mendaftarkan ulang pernikahan kami demi Helen.

Aku tidak ingin berhubungan dengan pasangan berengsek ini lagi.

"Nggak apa-apa, aku cuma mau mengemasi barang-barangku. Setelah kamu pergi ke Kota Barga, aku bisa pindah ke desa."

Dia mengembuskkan napas lega, lalu menjelaskan, "Bukannya aku nggak mau membawamu sebagai pendampingku, tapi Helen nggak pernah pergi ke Kota Barga, dia ingin jalan-jalan. Beberapa bulan lagi, kujemput kamu pergi ke sana."

Aku mengangguk dengan acuh tak acuh.

Di kehidupan sebelumnya, dia tidak datang menjemputku selama delapan tahun.

Setelah Helen menikah dengan seorang komandan militer keturunan pejabat, dia baru membawaku pergi ke Kota Barga.

Dia menatapku dengan heran. Biasanya, setiap kami berduaan, aku akan mengoceh tanpa henti. Sekarang, aku menjadi sangat pendiam, dia malah tidak tenang.

"Bukannya kamu mau punya foto pernikahan? Bagaimana kalau besok kita pergi ke studio foto?"

Tidak boleh, besok aku harus pergi membeli kebutuhan kuliah.

Ketika aku ingin mencari alasan, Helen masuk. Dia merangkul lengan Hans dengan mesra.

"Kak Hans, studio apa? Helen juga mau foto."

Hans mengusap kepala Helen sambil tersenyum. "Oke, besok kita pergi bersama."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan
8.1
Setelah mengalami kecelakaan saat ingin melihat putranya memenangkan kompetisi piano, seorang istri justru dikhianati. Sang anak memberikan medalinya kepada cinta pertama ayahnya, sementara sang suami malah mencaci penampilannya yang kotor dan melarangnya hadir di pesta perayaan. Setelah dikunci di luar rumah dalam kondisi terluka dan kehujanan sepanjang malam, ia akhirnya menyerah. Di pagi hari, ia memutuskan untuk mengirim pesan cerai dan berjanji tidak akan pernah mengganggu kehidupan mereka lagi.
Sampul Novel BERONDONG PERKASA
9.8
Lewat teropongnya, Danny Sasmita kerap mengamati Camelia, sang tetangga baru. Saat Camelia histeris akibat kecoak, Danny datang menolong. Sialnya, aksi itu memicu salah paham warga hingga memaksa mereka menikah meski beda usia jauh. Di tengah tekanan itu, mantan tunangan Camelia mendadak muncul setelah dua tahun berpisah. Kini, Camelia pun bimbang memilih sang suami berondong atau pria dari masa lalunya.
Sampul Novel Dua Pria, Satu Permaisuri
9.6
Meskipun kehilangan penglihatannya sejak kecil, Wulan berhasil tumbuh menjadi terapis pijat terkenal berkat bimbingan ibu asuhnya. Namun, rutinitasnya di tempat kerja mendadak berubah drastis saat seorang pelanggan penting dan berpengaruh datang berkunjung. Pria misterius yang menginginkan sensasi berbeda tersebut secara mengejutkan menarik pakaian Wulan, lalu menuangkan minyak pijat ke dadanya demi mendapatkan layanan yang tidak biasa.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira hidupnya tak bisa lebih buruk lagi, sampai sang ibu terjerat utang pada Max, rentenir yang dikenal sangat kejam. Akibatnya, Hera disandera sebagai jaminan pelunasan utang tersebut. Batas waktu yang terus berjalan membuat posisinya kian terdesak. Jika ibunya gagal melunasi kewajiban itu tepat waktu, nasib mengerikan telah menanti Hera. Mampukah ia bertahan hidup dalam cengkeraman kekuasaan penuh Max yang dingin?
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani pekerjaan unik di ranah digital dengan menyediakan layanan khusus bagi pria tanpa melanggar batas kesuciannya. Walau jasanya sangat diminati hingga para pelanggan rela membayar tinggi, ia memegang aturan kerja yang amat ketat. Serafhine hanya bersedia menemani satu klien untuk satu kali pertemuan saja. Ia selalu menolak keras permintaan pesanan berulang dari siapa pun, terlepas dari seberapa besar tawaran uang yang diajukan kepadanya.
Sampul Novel Pelabuhan Akhir Sang Pewaris
7.8
Sebagai pewaris tunggal Grup William, Sean Axel dikenal sangat tegas dalam bisnis. Meski banyak selebriti wanita mendekatinya demi harta, ia merasa muak dengan kepalsuan mereka. Hidup sang miliarder berubah total setelah bertemu seorang wanita unik yang berhasil memikat hatinya. Kini, Sean justru berjuang keras mengejar cinta perempuan tersebut, berharap dapat menjadikannya sebagai pelabuhan terakhir dalam perjalanan hidupnya.