APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan

Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan

Selama tiga tahun, Claire Nolan merawat suaminya, Julian Westwood, yang lumpuh. Bukannya dihargai, Julian malah membencinya hingga tega mengunci Claire di luar rumah selama 99 hari. Saat bisa berjalan lagi, Julian justru langsung menjemput cinta pertamanya di bandara. Sadar kasih sayangnya tak dihargai, Claire memutuskan mengakhiri kontrak dan meminta cerai. Kepergian Claire akhirnya meninggalkan penyesalan mendalam bagi Julian yang terlambat menyadari segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Julian menggandeng tangan Amber, lalu berjalan ke arah Lorraine dengan wajah penuh semangat. "Bu, Amber sudah kembali!"

Lorraine memandang Amber dengan dahi mengernyit. "Kalau kamu sudah menikah, kenapa kembali ke negara ini?"

Amber tampak tersentak, bibirnya mengerucut menahan tangis dan air mata langsung mengalir di pipinya. "Tante, dulu semua salahku. Aku minta maaf ...."

Mendengar ucapannya, hati Julian langsung merasa tersayat. Dia segera merangkul Amber ke dalam pelukannya. "Bu, Amber sudah bercerai. Suaminya itu bajingan yang suka mukul istri!"

"Masa lalu biarlah berlalu. Aku nggak peduli. Jadi Ibu jangan bersikap begitu pada Amber."

Meski Lorraine tahu betul bahwa putranya tidak pernah melupakan Amber, tetap saja dia merasa kesal saat disinggung dan dipermalukan langsung di depan umum oleh putranya sendiri. Dia mengibaskan tangan dan pergi dengan jengkel.

Julian dan Amber lalu menoleh, tatapan mereka kini tertuju pada Claire.

Julian tidak merasa perlu memberi penjelasan apa pun. Dengan nada datar dan penuh perintah, dia berkata, "Amber baru saja kembali ke negara ini, belum ada tempat tinggal. Kamu pulang dulu dan bersihkan kamar."

Suaranya penuh otoritas seperti biasa. Claire sempat tercengang. "Dia mau tinggal di rumah pernikahan kita?"

Julian menaikkan alisnya. "Tentu saja. Kalau bukan di sana, dia harus tinggal di mana lagi?"

Dari samping, Patricia tidak bisa menahan tawa. "Rumah pernikahan? Kamu kira kamu benaran Nyonya Keluarga Westwood?"

Terdengar suara tawa dari sekitarnya, membuat hati Claire terasa dingin.

Tiga tahun lalu, setelah mengalami kecelakaan mobil, Julian jatuh dalam keputusasaan. Dia mabuk-mabukan setiap hari hingga tak sadarkan diri. Suatu hari, rumah tempatnya tinggal terbakar. Claire yang nekat menerobos kobaran api dan menggendongnya keluar dengan sekuat tenaga.

Namun, dirinya sendiri tertimpa lampu gantung yang patah dan mengalami cedera di kepala. Dia terbaring di rumah sakit selama sebulan. Saat sadar, Julian duduk di samping ranjangnya dan melamarnya.

Julian kemudian membeli kembali rumah itu untuk dijadikan rumah pernikahan mereka dan berjanji bahwa tempat itu akan menjadi rumah masa depan mereka. Namun kini begitu Amber kembali, dia langsung masuk dan tinggal di rumah pernikahan itu.

Saat Claire terdiam, Amber sudah lebih dulu menatap Julian dengan wajah penuh kepiluan. "Julian, Bu Claire nggak setuju aku tinggal di rumah kalian, ya? Kalau begitu, aku menginap di hotel saja. Jangan sampai membuatnya nggak senang."

"Mana bisa!" Julian langsung menolak dengan tegas. "Hotel itu nggak aman!" Dia lalu menatap Claire dan berkata, "Claire, Amber cuma tinggal sementara. Jangan terlalu perhitungan."

Claire tiba-tiba tersenyum. "Kamu benar, aku memang nggak seharusnya sekecil hati itu. Aku akan kembali dan membereskan kamar. Kalian silakan saja."

Claire berbalik dengan tegas dan meninggalkan ruang pesta yang kini terasa penuh ejekan dan penghinaan.

Lagi pula, hanya sebuah rumah, apa yang perlu dipedulikan? Cepat atau lambat, rumah itu juga akan menjadi milik Amber.

Begitu tiba di rumah yang kini terasa kosong, Claire segera mengosongkan kamar tidurnya. Dia selalu hidup hemat dan Julian juga tidak pernah memberinya hadiah apa pun. Jadi, setelah tiga tahun tinggal di sana, barang-barangnya bahkan tidak sampai memenuhi satu koper.

Namun, mungkin itu bagus juga. Dia bisa pergi tanpa beban.

Saat semua sudah dibereskan, ponselnya tiba-tiba berdering. Seseorang mengunggah sebuah video ke linimasa. Video itu memperlihatkan Julian dan Amber berdiri di samping menara sampanye dan bersulang dengan gelas yang saling berangkulan.

Tatapan mereka penuh kasih dan mesra, seperti sepasang kekasih yang serasi dan tak terpisahkan.

Suara latar dalam video itu bahkan terdengar seseorang berseru, "Cium dong!"

Claire tidak sanggup melihat lebih jauh, dia segera menutup video tersebut.

Tak lama kemudian, Julian kembali bersama Amber. Keduanya pulang dalam keadaan mabuk dan tercium bau alkohol menyengat dari tubuh mereka. Saat melihat Claire secara sukarela menyerahkan kamar tidurnya kepada Amber, Julian tampak sangat puas.

Setelah Amber naik ke atas untuk mandi, Julian yang jarang bersikap lembut, duduk di samping Claire dan mengulurkan tangan hendak mengelus kepalanya.

"Claire, aku tahu kamu memang paling pengertian."

Claire mundur selangkah menghindari sentuhan itu. Tangan Julian menggantung kaku di udara dan sorot matanya pun perlahan menjadi redup. "Sudahlah, aku 'kan sudah bilang, Amber cuma tinggal sementara."

"Mm, nggak apa-apa. Nona Amber mau tinggal selama apa pun juga nggak masalah." Claire mengambil setumpuk dokumen dan menyerahkannya pada Julian. "Rumah sakit lama dulu pernah meminta sejumlah bantuan alat medis. Coba lihat, bisa nggak diberikan atas nama Grup Westwood?"

Julian menerima dokumen itu dan tersenyum samar. "Kamu pintar negosiasi juga, ya."

Claire tidak menanggapi, dia hanya menatap dokumen itu dengan sedikit gugup.

Julian menganggap ini sebagai kompensasi atas Amber yang tinggal di rumah pernikahan mereka, jadi dia menandatangani semuanya tanpa membaca isinya. Dia tentu tidak sadar, di tumpukan paling bawah, tersembunyi selembar surat perjanjian cerai.

Saat kembali ke kamar dan melihat surat cerai yang telah ditandatangani Julian, Claire tidak tahu harus menangis atau tertawa.

Menangis ... karena tiga tahun pengorbanannya ternyata memang tidak membuahkan hasil. Tertawa ... karena akhirnya dia akan pergi dari semua ini dan memulai hidup yang baru.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
8.9
Pamela harus menelan kepahitan saat cintanya ditolak dan dihina oleh Zero, sahabatnya yang posesif. Setelah berhasil bangkit dan menemukan kebahagiaan baru bersama Tirta, masa lalunya kembali mengusik. Menjelang pernikahan mereka, Zero tiba-tiba hadir untuk merusak segalanya. Meski bayang-bayang mantan kekasih Tirta ikut mengintai, ancaman terbesar tetaplah Zero. Dengan kekuasaan dan obsesi gilanya, putra konglomerat itu bertekad merebut kembali Pamela.
Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha kerap dikhianati akibat genophobia yang dideritanya. Sang sahabat yang ingin ia sembuh akhirnya mendaftarkan Zeline ke situs kencan global. Lewat platform itu, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang jenuh dengan wanita materialistis. Walau terpisah jarak Indonesia-New York, keunikan Zeline sukses memikat Ricardo. Kini, keduanya harus menghadapi trauma masa lalu dan bentangan jarak demi membuktikan kekuatan takdir cinta mereka.
Sampul Novel Hari-hari Dimanjakan Paman
8.7
Demi menghindari kencan buta yang buruk, Pamela nekat mencium pria asing tampan yang lebih tua bernama Agam. Tindakan ini membuat Agam menuntut pertanggungjawaban penuh. Pamela mencoba mengelabui Agam agar memejamkan mata lalu melarikan diri, tetapi rencananya gagal. Agam justru menangkap dan memanjakannya siang malam. Ketika Pamela kembali mencoba kabur, sang paman terus mengejarnya dan memastikan bahwa gadis itu tidak akan pernah bisa lolos dari genggamannya.
Sampul Novel Ketika Suami Mulai Bosan
8.7
Dalam pernikahan, cinta tidak selalu berjalan mulus. Kejenuhan kerap hadir dan mengikis kehangatan hubungan hingga menyisakan kehampaan. Saat dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan atau berpisah, perjuangan mengembalikan rasa yang hilang menjadi ujian yang sangat berat. Melalui doa dan usaha tanpa henti untuk merajut kembali kasih sayang yang pudar, mereka berharap mukjizat Tuhan dapat menyatukan kembali hati mereka sebelum semuanya terlambat.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Suami Rahasia Sang Bintang
9.2
Karier menyanyi Anastasia Noire hancur akibat fitnah keji. Saat terpuruk, ia menyelamatkan nyawa seorang pria dan mengklaimnya sebagai suami demi keselamatan. Publik pun mencelanya. Namun, mereka tidak tahu bahwa lelaki misterius itu adalah Maximilian Kingsley, seorang miliarder rahasia. Di tengah kepungan pengkhianatan, Anastasia kini harus mencari tahu apakah Maximilian adalah penyelamat sejati atau justru ancaman baru bagi hidupnya.