APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kumpulan Cerita Dewasa Untuk 21+++

Kumpulan Cerita Dewasa Untuk 21+++

Buku ini menghadirkan rangkaian kisah cinta modern yang dikurasi khusus untuk pembaca dewasa. Menyajikan narasi berani dan eksplisit, antologi ini berfokus pada eksplorasi hubungan intim serta momen penuh gairah yang sangat intens. Karena kontennya yang sensual, karya ini sangat tidak dianjurkan bagi mereka yang masih di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca kumpulan cerita yang ditujukan khusus bagi audiens berusia 21 tahun ke atas ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sementara itu, aku membantu Dimas menyelesaikan pekerjaannya dan mulai menyelesaikan masalah-masalah yang selalu membuatnya bingung di sekolah.

Aku merasa terobsesi dengan pikiran'a aneh yang tidak semestinya hingga suatu ketika aku pulang ke rumah dan menemukan Dimas sedang menunggu di kamarku. Dia merasa sedih dan mengatakan bahwa dia merasa ada sesuatu yang salah dengan dia dan karena itu dia memerlukan bantuanku.

"Apa yang terjadi, Dimas? Apa yang membuatmu merasa sedih?" tanyaku sambil mengelus lengan Dimas dengan lembut.

"Ibu dan ayah akan bercerai, Kak Sandra. Aku merasa sangat kesepian dan tidak tahu harus bagaimana," jawab Dimas dengan suara parau.

Aku merasa terkejut mendengarnya. Dimas adalah Adik iparku, dan adik kandung Andre. Dalam hal ini, berarti mertuaku akan bercerai?

Aku merasa sedih mendengar berita itu. Aku bisa merasakan betapa sulitnya itu bagi Dimas dan keluarganya. Aku memeluknya erat dan memberikan dukungan yang dia butuhkan.

"Jangan khawatir, adikku. Aku selalu di sini untukmu. Kami akan membantumu melewati masa-masa sulit ini," kataku dengan suara yang lembut.

Dimas mengangguk dan tersenyum melemaskan. Saat itulah, aku memutuskan untuk membantunya sebisa mungkin. Aku mendengar kabar bahwa orang tua Dimas sudah mengajukan permintaan cerai di pengadilan. Ini menjadi kabar besar yang menyebar ke seluruh keluarga kami.

Aku terus menenangkan Dimas, dan aku juga meyakinkannya. Jika ayah dan ibunya benar-benar berpisah, aku dan Andre akan merawat Dimas. Dan membiarkannya untuk terus hidup bersama kami.

Beberapa minggu kemudian, kabar buruk itu terjadi dan perceraian orang tua Dimas benar-benar terjadi. Dimas sangat sedih dan aku bergabung untuk menemani dia sepanjang waktu agar tidak merasa kesepian.

Aku dan Andre merasa bertanggung jawab untuk merawat Dimas sambil memberikan dukungan yang dibutuhkannya. Kami ingin membantunya bertahan selama masa-masa sulit ini ketika semuanya terasa buruk di dalam hidupnya.

Dimas terus mengucapkan terimakasih padaku dan Andre. Karena kami mau mengambil tanggung jawab untuk merawatnya.

Aku tidak tahu pasti yang dipikirkan Dimas, tapi kali ini dia sering membantuku menyelesaikan pekerjaan rumah. Apalagi saat Andre tidak ada di rumah, Dimas yang selalu membantuku menyelesaikan segala pekerjaan rumah.

Beberapa bulan berlalu sejak kedua orang tua Dimas berpisah, dan suasana di rumah mereka masih terasa sedih. Kedua orang tua Dimas saling berbicara dengan pandangan sinis dan mereka bahkan tidak pernah berbicara satu sama lain kecuali melalui pengacara mereka. Dimas sendiri terus merasa kesepian dan terombang-ambing antara rumah ayah atau rumah ibu.

Aku merasa iba pada Dimas, dan aku ingin membuatnya merasa lebih baik dan merasa seperti keluarga nyata. Sementara itu, aku masih merasa terobsesi pada pikiranku yang aneh-aneh.

***

Malam itu, aku sedang duduk di sofa dan membaca novel di platform online. Tiba-tiba Dimas datang dan langsung duduk di sebelahku.

"Malam Kak Sandra!" ucap Dimas semangat.

Aku bukannya menjawab, malah menarik nafas dalam dan menutup kedua mataku. Untuk menghirup bau harum dari tubuh adik Iparku ini.

Saat aku membukakan mataku kembali, aku melihat Dimas menatapku dengan tatapan yang intens. Aku merasa sedikit terkejut dan tersentak, tapi aku kemudian melepaskan diri dari tatapannya dan menyapa kembali.

"Malam, Dimas. Kamu baik-baik saja?" tanyaku.

"Ya, Kak Sandra. Aku hanya merasa sedih karena aku belum merasa seperti punya keluarga nyata yang bisa membantuku," jawab Dimas.

Aku merasa iba pada Dimas dan mencoba memberikan dukungan yang dia butuhkan. "Kamu tahu kan bahwa kami semua di sini untukmu, adikku. Kami selalu mendukungmu dan merawatmu sebaik mungkin," kataku dengan suara yang lembut.

Dimas mengangguk dan tersenyum, tapi aku masih merasakan ketegangan di antara kami. Aku merasa seperti ada yang salah dalam pikiranku dan aku tidak tahu harus bagaimana.

Berikutnya, kami hanya duduk di sofa dan melihat TV bersama. Saat kami menonton film, aku terus menatap layar TV, tapi tidak bisa sepenuhnya memfokuskan diri pada film yang sedang diputar. Pikiranku malah melayang ke masa lalu, saat aku melihat tubuh Dimas dikamar mandi.

Aku segera menepis pikiran aneh itu dari kepalaku. Itu hanya pikiran yang tidak semestinya dan tidak boleh dijadikan acuan. Aku harus fokus pada tugasku untuk membantu Dimas melalui masa-masa sulit ini.

Tapi sejak itu, pikiran aneh tentang Dimas terus menghantuiku. Aku mencoba mengabaikannya, tetapi semakin lama semakin sulit untuk melupakan pikiran itu. Aku merasa bersalah karena berpikiran seperti itu pada adik iparku sendiri.

***

Beberapa hari kemudian, Dimas memintaku untuk membantunya mengambil beberapa barang dari rumah bekasnya bersama ibunya. Aku setuju dan kami menuju ke rumah bekas Dimas.

Kami sampai di depan rumah, dan aku melihat bahwa rumah itu sudah sangat berbeda dari ingatan terakhirku. Semua benda dan dekorasi sudah diambil oleh ibu Dimas, dan rumah itu terlihat kosong dan suram.

Kami masuk ke dalam rumah, dan aku bisa merasakan atmosfer yang tegang di dalamnya. Ada beberapa kotak yang harus diambil, dan Dimas dan aku pergi ke ruang tamu untuk mengambil kotak-kotak itu.

Setelah membawa semua kotak-kotak itu ke dalam mobil. Kami segera berangkat dengan mobil. Namun, perjalanan pulang tidak berjalan mulus. Mobil kami tiba-tiba berhenti di tengah jalan yang sepi dan tidak ada tanda-tanda ada orang yang bisa membantu kami.

Dimas dan aku melihat ke bawah kap mesin, mencoba mencari tahu apa yang salah. Namun, kami sama-sama tidak tahu harus bagaimana untuk memperbaikinya.

"Apa yang harus kita lakukan, Kak Sandra?" tanya Dimas, terlihat sedikit panik.

Aku berusaha menenangkan Dimas, "Jangan khawatir, adikku. Aku akan mengambil handphoneku dan mencoba menghubungi Andre atau seseorang yang bisa membantu kita."

Namun, ketika aku mencoba mengambil handphoneku, aku menyadari bahwa aku lupa membawanya. Aku merasa gugup dan panik, tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Tanpa pikir panjang, aku mulai mencari bantuan. Ketika saya membuka pintu mobil, saya melihat beberapa orang datang dari arah yang berbeda.

Mereka datang untuk membantu kami dengan mobil yang rusak dan membawanya ke bengkel terdekat. Ketika kami berjalan di sepanjang jalan menuju bengkel, saya merasa bersyukur bahwa ada orang baik di dunia ini yang siap membantu orang yang tidak dikenal.

Di bengkel, kami menunggu mobil diperbaiki sambil minum kopi di warung dekat sana. Saat menunggu, saya melihat Dimas terus menatap ke arahku, dan itu membuat saya merasa tidak nyaman. Saya berusaha mengabaikan perasaan itu dan fokus pada situasi saat ini.

Tapi bau parfum dari tubuh Dimas benar-benar mengganggu pikiranku. Aku tidak ingin menghadapi fakta bahwa aku jatuh cinta padanya. Aku selalu menganggapnya sebagai adikku yang lucu dan imut, tetapi sejak kami mulai bersama beberapa hari yang lalu, dia mulai terlihat berbeda di mataku.

Ketika mobil kami telah diperbaiki dan kami harus melanjutkan perjalanan, Dimas menyadari keteganganku dan bertanya, "Kak Sandra, apakah kamu baik-baik saja? Kelihatannya kamu cemas."

Aku mencoba tersenyum, "Iya, adikku. Aku baik-baik saja. Cuma sedikit terkejut dengan mobil yang mogok di tengah jalan."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, gadis berusia 25 tahun, dijebak oleh Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Rencana jahat itu membawanya masuk ke kamar Raka Mirza Bramantyo, seorang CEO tampan berumur 27 tahun yang terkenal playboy. Kejadian tak terduga di malam itu memaksa Raisa menghadapi konsekuensi pahit dari perbuatan mereka. Apakah peristiwa memalukan ini akan menghancurkan hidup Raisa, atau justru menjadi babak baru dalam hubungannya dengan Raka?
Sampul Novel "Gita Cinta dari Gadjah Mada"
8.1
Kisah cinta membara hadir di Universitas Gadjah Mada antara Gita, seorang mahasiswi berbakat, dan Mada yang penuh ambisi. Di tengah dinamika dunia perkuliahan yang padat, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai tantangan nyata. Pembaca akan dibawa merasakan perjuangan emosional sepasang kekasih ini dalam mempertahankan hubungan mereka. Sebuah potret romansa masa muda yang berjuang bertahan melewati kerasnya rintangan di lingkungan akademis kampus.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Kehidupan Abia berubah total setelah ia tidak sengaja merusak mobil mewah milik bosnya. Arya, seorang CEO duda beranak satu yang terkenal sangat dingin, memberikan pilihan sulit. Abia harus membayar ganti rugi yang sangat besar atau bersedia menjadi istrinya. Karena tidak memiliki uang, ia terpaksa menyetujui pernikahan tersebut. Kini, Abia harus tinggal satu atap dengan pria galak yang selalu ia hindari di tempat kerja demi melunasi seluruh utangnya.
Sampul Novel Kabut Cinta Riana
9.2
Harapan Riana yang jelita hancur berkeping-keping setelah kekasihnya memilih wanita lain. Pengkhianatan pahit itu meninggalkan luka mendalam, hingga mengubah hatinya yang hangat menjadi sedingin es. Di tengah kesendirian, Riana tetap berjuang dengan ketabahan dan pengorbanan yang luar biasa. Akankah ketulusan hati yang ia miliki mampu menyibak kabut duka, lalu menuntunnya menemukan cinta sejati yang dinantikan?
Sampul Novel Potret Sederhana
8.6
Kehancuran pernikahan orang tuanya membuat dunia Agni runtuh dan kehilangan harapan. Namun, kehadiran si kembar Bayu dan Banyu membawa titik balik yang membantunya bangkit dari keterpurukan. Di saat Agni mulai menata kembali masa depannya, ia justru dihadapkan pada pilihan sulit di persimpangan jalan kehidupan. Kini, ia harus memilih antara mengikuti cahaya yang menuntun jalannya atau mengepakkan sayap untuk terbang bebas meraih impiannya.
Sampul Novel Si Beta Mencampakkanku, Lalu Aku Merebut Rajanya.
9.5
Bram, seorang Beta, tega mencampakkanku di altar demi serigala liar bernama Marina. Pengkhianatan setelah enam tahun bersama ini mempermalukanku di depan Raja Alfa dan seluruh benua. Di tengah keputusasaan di sebuah bar, aku menawarkan diri kepada sang Raja Alfa yang juga paman Bram. Siapa sangka, takdir mengungkap bahwa sang Raja adalah pasangan sejatiku. Kini, peluang emas terbuka lebar bagiku untuk membalas rasa sakit hati atas pengkhianatan Bram.