APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ku Lepas Kau Dengan Doa

Ku Lepas Kau Dengan Doa

Dalam sunyinya malam, Rianti merawat bayinya melewati masa nifas tanpa keluhan. Ketabahan menjadi pilihannya demi menutupi kesedihan dan kerinduan di balik tawa palsu. Namun, kesetiaan Rianti diuji berat ketika kepercayaannya dikhianati dan harapan manis berubah menjadi bualan belaka. Luka mendalam yang ia rasakan sendirian di tengah keheningan malam yang dingin membuatnya sadar bahwa janji suci pernikahan tak akan pernah terulang kembali.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Apa yang masih kau harapkan dari judi ini Bayu?" Ucap Danto.

"Lima tahun bukan waktu yang sebentar."

"Apa belum cukup lima tahun memberi pelajaran hidup mu?"

"Sudahlah Bayu, kasihan dengan hidup mu!"

Bayu mencerna apa yang diucapkan Danto.

Dia pura-pura tidur saja.

Danto dulu tetangga kontrakan, tetapi sekarang Bayu tak mampu lagi membayar bulanan.

Walaupun Bayu seperti tidur, tetapi dia tetap mendengar.

Suara Danto sudah tidak Asing lagi di telinga Bayu.

Cuma Danto yang selama ini peduli dengan hidup Bayu.

Danto seorang penjual bakmi dan nasi goreng, sekitar jam lima sore sudah mulai buka.

Danto kasihan melihat Bayu hanya tidur beralaskan koran.

"Kalau ingin berubah tidak ada kata terlambat yang penting kamu mau in sya Alloh selalu ada jalan."

"Kalau belum dapat kerja, sementara boleh bantu di sini dulu nyuci piring."

Setelah Terdengar telapak kaki berjalan selangkah, Bayu membuka pelan matanya.

Pertama kali yang di lihat adalah lowongan pekerjaan, iklan di koran dibutuhkan sopir pribadi.

Bayu mengucek matanya beberapa kali, untuk melihat benar atau sudah tidak berlaku.

Koran itu ternyata baru terbit dua hari yang lalu. Bayu masih punya harapan untuk melamar.

Bayu keluarkan dompet dan cek duitnya masih ada, senyum sedikit kelihatan giginya.

Termenung sejenak Bayu bingung duit itu buat beli celana dan baju lengan panjang atau buat transport besuk pagi.

Bayu putuskan untuk beli baju dan celana buat melamar besuk pagi.

"Untuk transport besuk pagi coba cari pinjaman dulu sama Banto." Ucap Bayu dalam hati.

Hari belum terlalu malam Bayu pergi ke toko pakaian.

Sejak meninggalkan rumah dan pamit ke kota ingin kuliah ternyata sampai di kota sama sekali tidak pernah kuliah.

Memang dari awal Bayu hanya membohongi istrinya biar mendapatkan uang.

Suami macam Bayu ini tidak punya rasa tanggung jawab menipu dengan cara berdalih ingin melanjutkan kuliah demi masa depan.

Tetapi apa nyatanya dia hanya ingin mengejar kebebasan hawa nafsu untuk bisa hidup foya-foya bebas apa yang seperti dia mau.

Pagi ini adalah babak baru kehidupan Bayu, setelah sekian tahun hidup ga jelas arah dan tujuan.

"Danto, bisa pinjami aku dulu uang untuk transport."

Danto tidak percaya kalau yang di hadapan dirinya adalah Bayu.

Sosok yang kemarin di ingatkan adalah sosok seorang laki-laki kumal bau dan dekil.

Kini sudah berubah menjadi laki-laki yang gagah bersih dan wangi, tidak seperti kemarin.

"Wuuuiis ... apa aku ga salah lihat? Bayu kamu ternyata ganteng, berapa yang kamu butuhkan?"

"Yang penting cukup buat PP dan makan siang nanti."

Danto mengambil uang di dompet, dua lembaran warna merah di berikan ke Bayu.

"Terima kasih Danto, hanya kamu yang peduli sama aku."

"Wis tak doakan dapat kerja an ora mung klumbrak klumbruk koyo kumbahan.

Bayu sampai alamat yang di tuju, dan satpam menanyakan kepentingan Bayu sesaat kemudian di persilakan masuk.

Suami sampah macam Bayu ini lagi berusaha merubah nasibnya, yang di perbuat sendiri.

Hampir semua kenakalan sudah dia lakukan molimo.

"Selamat pagi, betul ibu yang membutuhkan sopir pribadi? Masih ada kesempatan untuk saya buk."

Perempuan dengan paras cantik putih berkaca mata itu menatap tajam kepada Bayu.

Metamorfosa yang di lakukan Bayu membuat orang yang melihat cukup berkesan.

Sebenarnya Bayu secara fisik termasuk laki-laki yang proposional.

Dengan badan tegap tinggi dan dada bidang, potongan rambut baru menambah kesan rapi.

Tetapi berkelakuan yang kurang baik.

"Silahkan duduk mas, siapa namanya?" Bu Lira mengawali interview ringan.

"Bayu Dewanto, buk." Nampak Bayu sedikit gugup.

Lira membuka CV Bayu yang hanya beberapa lembar saja.

"Mas Bayu serius ingin menjadi sopir pribadi? Karena aku mencari sopir yang bisa tinggal di sini."

Bayu berhasil membuat Bu Lira interes dengan penampilan Bayu.

Mendengar permintaan untuk tinggal di dalam, Bayu menyimpan kebahagiaan yang tak mau terlihat oleh Bu Lira. Karena ini sebenarnya yang di inginkan Bayu. Karena sudah tidak sanggup membayar uang kontrakan.

"Ya ... sanggup buk." Bayu menganggukkan kepala.

"Lumayan juga buat di pajang di rumah, tidak terlalu memalukan bahkan bisa buat pendamping kalau ada acara." Ucap Lira dalam hati.

"Sesekali duduk depan juga tidak masalah buatku." Ucap Lira dalam hati tuk yang ke dua.

Lira seorang ibu dengan dua anak perempuan yang sudah belasan tahun, sebagai orang tua tunggal.

Lira janda yang di tinggal pergi suaminya, Sampai sekarang tidak ada lagi kabar entah dimana.

Kehadiran seorang laki-laki di rumah sudah di inginkan sejak kesibukan yang semakin banyak tiga tahun terakhir.

"Bagaimana dengan lamaran saya bu?" Ucap Bayu mengagetkan Lira dari lamunan.

"Oh ... Iya, kalau sanggup kamu bisa tanda tangan disini."

Surat pernyataan bahwa bersedia tidur di rumah majikan dan siap sewaktu waktu dipekerjakan.

Surat itu di baca Bayu sesaat kemudian ditanda tangani.

"Alhamdulillah resmi hari ini dapat kerja sekaligus tempat tinggal." Ucap Bayu dalam hati.

Kalau tidak di tawarin tidur di dalam, mungkin Bayu juga berusaha menawarkan diri.

"Terima kasih bu, kapan saya bisa mulai kerja?"

"Terserah, kalau bisa besuk pagi, hari ini kamu bisa pulang dulu untuk menyiapkan semua."

"Kalau begitu saya mohon pamit dan besuk siap kerja."

"Apa yang harus aku siapkan, baju yang pantas juga cuma ini." Ucap Bayu dalam hati.

Sore harinya dengan sinar wajah yang berseri seri Bayu menemui Danto.

Tak banyak bicara Bayu langsung ikut membantu cuci piring gelas tanpa harus di minta oleh Danto.

Bayu merasa terima kasih orang yang selalu mengingatkan dirinya dan tidak pernah bosan.

Bertahun tahun Bayu hidup dalam ketidak jelasan, makan dan tempat tinggal berpindah pindah.

Akibat perbuatannya selama ini yang sudah mendholimi istri dan anaknya.

Di sela-sela melayani pembeli Danto menegur Bayu.

"Tidak usah nanti basah kamu!"

"Ga papa sekali kali." Bayu nekat melanjutkan nyucinya.

Jam sebelas malam sudah sepi pembeli Danto dan Bayu masih asyik bercerita.

Bayu tidak hanya satu kali mengucapkan terima kasih telah menyadarkan dirinya.

"Aku berharap kamu tidak kambuh lagi penyakit sosialmu yang suka hidup tidak menentu."

Perjalanan hidup seseorang tidak pernah tahu akan hari esok. Terkadang sifat dan karakter bisa berubah setiap saat.

Sebagian orang ada yang berkarakter tidak bisa hidup normal, yang dia inginkan hidup di jalan bebas tanpa beban.

Walau terkadang di jalanan justru membuat dirinya seperti sampah.

Sifat dan karakter itu ada pada Bayu. Terkadang bagi istri yang setia Tidak pantas memberikan perhatian dan kesetiaan kepada suami yang hanya mementingkan diri sendiri.

.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku (Bukan) Anak Mafia
8.5
Kehidupan damai Rehan Putra Narendra lenyap setelah tragedi mengubahnya menjadi sosok emosional. Di usia tujuh belas tahun, pelajar SMA ini dipaksa memimpin klan mafia milik ayahnya. Beban beratnya kian bertambah saat ia harus menikahi musuh bebuyutannya di kelas. Kini, Rehan terjebak di tengah kerasnya dunia kriminal dan konflik benci jadi cinta bersama sang istri.
Sampul Novel Diuber Janda
8.8
Amin, seorang montir, mendambakan cinta dari gadis perawan. Namun, takdir justru membawanya ke situasi kocak yang tak terduga. Bukannya mendapatkan wanita impian, ia malah menjadi target buruan para janda di lingkungannya. Mereka bersaing ketat demi memikat hatinya, membuat perjalanan asmara sang montir menjadi sangat rumit dan penuh dengan rintangan jenaka.
Sampul Novel Jadi Istri Duda
8.1
Demi menghindari desakan kencan buta dari sang ibu, Juwita Anggari Hidayat mengambil langkah nekat dengan menikahi Jamal Antonio Ruhan, duda yang dulu pernah menolongnya. Juwita pun memulai kehidupan baru sebagai istri sekaligus ibu tiri bagi seorang remaja pendiam berumur lima belas tahun. Walau sempat takut kesibukannya di butik terganggu, ia malah menikmati peran tersebut. Namun, rahasia masa lalu Jamal perlahan terkuak. Sanggupkah Juwita bertahan setelah mengetahui sisi lain suaminya?
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Kematian tragis Fero demi menyelamatkannya dari kecelakaan membuat Lania Herbert begitu terpukul. Di tengah keputusasaan, ia mencoba bunuh diri dengan menabrakkan diri ke mobil. Bukannya tewas, Lania justru terlempar ke dimensi asing yang mengerikan, tempat monster-monster ganas keluar dari Dungeon dan menghancurkan peradaban modern. Demi bertahan hidup di dunia baru yang kacau ini, ia terpaksa menjalani peran tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO yang sangat kuat.
Sampul Novel Kupu-Kupu Kertas
8.9
Kehamilan di masa remaja merenggut masa depan Mayang setelah Mahesa pergi. Demi menyembunyikan lukanya, ia menolak Sena dengan kejam lalu terjerumus ke dunia malam Jakarta. Sembilan tahun berselang, takdir mempertemukan mereka lagi. Sena kini telah menjadi miliarder sukses yang dipenuhi rasa benci, sedangkan Mayang berusaha menata ulang hidupnya. Meski Sena terus merendahkan dan berniat membeli harga dirinya, Mayang pantang menyerah demi mempertahankan jalan pertobatannya.
Sampul Novel Reuni & Perselingkuhan Liar
8.4
Acara reuni sekolah membawa babak baru dalam hidup Selina saat ia bersua kembali dengan Duke, mantan pacarnya. Pertemuan itu menyalakan lagi percik asmara masa lalu yang berisiko. Walau Selina berusaha menepisnya, Duke gencar mendekat dan merayunya. Duke bahkan tanpa ragu memintanya menceraikan sang suami agar mereka bisa membina rumah tangga bersama. Selina pun kini berada di persimpangan jalan, bimbang antara menjaga janji suci pernikahan atau menyerah pada hasrat lama.