APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

Kehadiran wanita asing merusak rumah tangga sang protagonis dalam novel Kobaran Masa Lalu. Suami dan putranya justru membela wanita manipulatif itu hingga memicu perceraian. Di hari perpisahan, sang istri dikunci di kamar yang sengaja diledakkan dengan tabung gas. Tragisnya, sang suami yang bekerja sebagai pemadam kebakaran memilih menyelamatkan wanita lain karena mengira istrinya telah tewas. Ketika mereka bertemu kembali, tuduhan kejam justru kembali dilayangkan kepadanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suami dan anakku sama sekali tidak menghargaiku. Mereka malah membawa wanita lain yang baru saja bercerai, pulang ke rumah kami.

Wanita itu licik dan penuh tipu muslihat. Dia terus mengadu dombaku dan suamiku, membuat kami jadi bertengkar.

Karena sudah tidak tahan lagi, aku pun mengusir wanita itu dari rumah.

Namun, suami dan anakku justru marah.

Suamiku menyebutku cemburu buta dan tidak punya belas kasihan. Dia bahkan menyebutku tidak sebanding dengan wanita itu. Dan kalaupun harus ada yang pergi, akulah yang harus pergi.

Bahkan anak yang sudah kukandung selama sembilan bulan pun lebih memihak wanita itu. Dia juga memaksaku minta maaf, kalau tidak, dia enggan menganggapku ibunya lagi.

Hatiku hancur melihat suami dan anakku lebih memihak wanita lain. Aku pun memutuskan untuk bercerai.

Wanita itu baru menunjukkan dirinya yang sebenarnya di hari aku dan suamiku mau bercerai. Dia sengaja mengunciku di kamar dan meledakkan tabung gas.

Ketika suamiku yang merupakan tim pemadam kebakaran tiba, dia malah sibuk menyelamatkan wanita itu karena menganggapku sudah mati terbakar.

Suami dan anakku sampai kaget ketika kami bertemu lagi, "Kamu bahkan sampai pura-pura mati demi membuat kami menderita ...."

Suami dan anakku sama sekali tidak menghargaiku. Mereka malah membawa wanita lain yang baru saja bercerai, pulang ke rumah kami.

Wanita itu licik dan penuh tipu muslihat. Dia terus mengadu dombaku dan suamiku, membuat kami jadi bertengkar.

Karena sudah tidak tahan lagi, aku pun mengusir wanita itu dari rumah.

Namun, suami dan anakku justru marah.

Suamiku menyebutku cemburu buta dan tidak punya belas kasihan. Dia bahkan menyebutku tidak sebanding dengan wanita itu. Dan kalaupun harus ada yang pergi, akulah yang harus pergi.

Bahkan anak yang sudah kukandung selama sembilan bulan pun lebih memihak wanita itu. Dia juga memaksaku minta maaf, kalau tidak, dia enggan menganggapku ibunya lagi.

Hatiku hancur melihat suami dan anakku lebih memihak wanita lain. Aku pun memutuskan untuk bercerai.

Wanita itu baru menunjukkan dirinya yang sebenarnya di hari aku dan suamiku mau bercerai. Dia sengaja mengunciku di kamar dan meledakkan tabung gas.

Ketika suamiku yang merupakan tim pemadam kebakaran tiba, dia malah sibuk menyelamatkan wanita itu karena menganggapku sudah mati terbakar.

Suami dan anakku sampai kaget ketika kami bertemu lagi, "Kamu bahkan sampai pura-pura mati demi membuat kami menderita ...."

....

Leon Chandra mencengkeram erat tanganku hingga nyaris mematahkan tulangku.

Dia menatapku tajam sambil berkata dengan nada membentak, "Kenapa kamu nggak pulang kalau masih hidup?"

"Apa kamu tahu bagaimana aku dan anak kita menjalani hidup selama tiga tahun ini?"

Leon berkata sambil mendorong Dimas Chandra ke depanku.

Dimas masih memandangiku dengan tatapan kaget. Tapi sedetik kemudian dia langsung memelukku sambil menangis tersedu, "Ibu, ternyata Ibu masih hidup! Syukurlah! Apa Ibu tahu betapa aku merindukanmu, Bu ...."

Jantungku berdebar kencang ketika melihat Dimas sudah tumbuh besar.

Aku ingat terakhir kali aku bertemu dengannya adalah sehari sebelum aku memutuskan untuk bercerai dengan Leon.

Aku bertanya pada anak itu, apakah dia mau ikut pergi bersamaku. Tapi dia mengernyitkan wajah dan malah mendorongku keras. Dia berteriak marah sambil menyuruhku pergi.

Dia bilang mau menjadikan Marinka Ruslan sebagai ibunya.

Dia bilang kalau Leon menyukai Marinka, dan aku sudah menjadi penghalang kebahagiaan keluarga kecil mereka ....

Aku terpaksa mendorong tubuh Dimas menjauh, sambil berusaha keras menarik tanganku dari genggaman Leon. Aku lalu menatap dingin wajah penuh harapan dari sepasang ayah dan anak itu, "Kalian salah orang."

Dimas segera menghapus air matanya, dia menatapku sambil mengerutkan kening, "Nggak mungkin, kamu pasti ibuku. Aku ingat ada tahi lalat di punggung tangan Ibuku. Sini, biar aku lihat punggung tanganmu!"

Dimas tidak memedulikan ucapanku dan langsung menarik tanganku. Tapi ketika dia melihat tidak ada tahi lalat dan malah ada bekas luka bakar yang memenuhi punggung tanganku, dia pun tertegun, "Ibu, kenapa tanganmu bisa terbakar begini?"

Aku mengikuti tatapannya ke bekas luka yang memenuhi punggung tanganku. Kulit tanganku sampai keriput dan warnanya tidak rata. Kemudian aku mengalihkan pandangan ke arah Leon.

Hari itu, saat aku sedang membereskan barang di kamar, tiba-tiba saja terdengar suara ledakan keras yang menggetarkan seluruh bangunan.

Aku pun berusaha lari keluar dalam keadaan panik, tapi pintunya malah terkunci dari luar.

Aku memukul-mukul pintu sekuat tenaga sambil menelepon panggilan darurat. Sayangnya, api di luar makin besar dan menjalar ke dalam kamar.

Kamar itu penuh dengan barang yang mudah terbakar. Begitu api mulai merambat masuk, kobaran api seketika memenuhi ruangan.

Aku yang ketakutan pun hanya bisa berjongkok dalam bak di kamar mandi, sambil menyaksikan api yang siap melahapku kapan saja. Aku terus berusaha mencoba menelepon Leon dengan tangan gemetaran, tapi teleponnya selalu saja sedang sibuk.

Kemudian, aku mendengar suara dari luar. Aku pun berjuang merangkak ke pintu sambil memukul-mukulnya dengan putus asa. Tapi yang kudengar malah suara Leon berkata, "Selamatkan Marinka! Apinya sangat besar, orang di dalam pasti nggak selamat ...."

Aku hanya bisa bersandar di pintu dengan putus asa karena mendengar suara langkah kaki di luar sana makin menjauh.

Lalu, tiba-tiba ada gelombang panas yang menerjang wajahku. Aku refleks mengangkat kedua tangan untuk melindungi diri, tapi tanganku yang harus terbakar parah hingga berdarah.

Aku berusaha merangkak kembali ke kamar mandi sambil menahan rasa sakit. Tapi balok kayu yang terbakar tiba-tiba saja terjatuh menimpa kakiku.

Kaki kananku pun patah, dan hangus terbakar balok yang dilahap api ....

Tubuhku sampai gemetar saat mengingat kejadian itu lagi. Rasa sakit dari masa lalu seolah-olah kembali menyelimuti tubuhku.

Aku mengepalkan tanganku dan menariknya keras, sambil terus menyangkal, "Sudah kubilang, kalian salah orang."

Leon mengerutkan kening dan menatapku tajam, "Jangan menyangkal lagi. Kamu memang Shiren Raharjo."

"Aku janji nggak akan mempermasalahkan kejadian tiga tahun lalu, di mana kamu pura-pura mati setelah membakar rumah karena cemburu pada Marinka. Tapi kamu harus pulang bersama kami."

"Kamu juga harus menerima kenyataan bahwa Marinka tetap akan tinggal bersama kita. Dia depresi berat karena kematianmu, jadi kita harus merawatnya."

Aku muak melihat bagaimana Leon bicara seenaknya. Sambil tersenyum menyeringai, aku pun mengangkat cincin berlian yang melingkari jariku, "Aku sudah menikah dengan orang lain."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Sang Mafia
9.3
Satu malam bersama Wilson Zavierson, bos mafia Dragon, mengubah hidup Viyone Florencia hingga ia hamil. Namun, Viyone justru menikah dengan Jeff. Nasib malang menimpa putra mereka, Chris, yang kerap disiksa Jeff sampai nyaris tewas. Di tengah kehancuran Viyone akibat dikhianati Jeff, Wilson hadir menyelamatkannya dari jeruji besi. Viyone pun syok saat tahu siapa penolongnya. Mampukah Wilson melindungi mereka dan menyatukan kembali putra kembar mereka yang terpisah?
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel Harta Tahta Obsesi Gila
8.8
Paras menawan tidak menjamin kebahagiaan Arleta. Demi menghindari obsesi keji sang paman, Joshua, ia terpaksa hidup dalam kepedihan dan membangun benteng pertahanan diri yang kokoh. Trauma masa lalu membuatnya yakin bahwa cinta hanya kelemahan yang sia-sia. Kini, seorang fotografer bernama Arkana Sadewa harus berjuang ekstra keras demi meruntuhkan tembok perlindungan tersebut dan menyembuhkan luka di hati Arleta.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Benua Arkandaria terancam kiamat oleh kehadiran Naga Langit, sesuai ramalan kuno yang beredar. Harapan satu-satunya ada pada Ksatria Naga Phoenix yang legendaris. Zhu Fei, anak Panglima Zhu Lei, diprediksi sebagai sosok penyelamat tersebut. Sejak berumur lima tahun, ia dikirim ke Pulau Pek Long untuk menjalani pelatihan demi takdir besar ini. Mampukah Zhu Fei menghentikan bencana besar itu, ataukah semua ini hanya akan berakhir sebagai mitos belaka?
Sampul Novel My Devil Bodyguard
8.1
Vello, seorang mahasiswi yang sering dirundung, mengira hidupnya akan aman saat Dexter datang sebagai pengawalnya. Namun, sang pelindung justru berubah menjadi sosok kejam yang menjebloskannya ke dalam siksaan dan penderitaan batin. Anehnya, meski terjebak dalam neraka yang diciptakan oleh Dexter, Vello enggan pergi. Walaupun peluang untuk meloloskan diri selalu terbuka lebar, ia secara sadar memilih bertahan dan tidak mau selangkah pun menjauh dari sisi sang bodyguard.
Sampul Novel Obsesi saya
9.1
Impian seorang wanita menjadi model ukuran plus sirna setelah diculik oleh sindikat pasar gelap. Di masa kelam itu, ia malah menarik perhatian seorang pria posesif yang sangat terobsesi padanya. Pria tersebut bertekad melakukan apa saja demi menjadikannya sebagai istri. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir baru yang mengekang atau mempertaruhkan segalanya demi bisa kabur dari jeratan pria berbahaya itu.