APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

Merayakan tujuh tahun pernikahan dengan Lionel, sang bos mafia, sang istri awalnya berniat membagikan kabar kehamilannya. Namun, kemesraan mereka hancur saat ia mendengar obrolan rahasia Lionel dan anak buahnya dalam bahasa Iltan mengenai wanita lain bernama Sofia. Tanpa mereka sadari, sang istri memahami bahasa tersebut karena asal-usul neneknya. Menahan rasa sakit hati dan amarah di balik senyum palsunya, ia diam-diam mengambil keputusan besar. Melalui ponselnya, ia menerima tawaran proyek riset medis internasional, bersiap untuk pergi dan melenyapkan dirinya dari kehidupan sang suami dalam waktu tiga hari.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada ulang tahun pernikahan kami yang ke-7, aku menindih tubuh Lionel, suamiku yang adalah seorang mafia, dan menciumnya dengan penuh hasrat.

Di tengah keintiman yang membara, aku merogoh saku gaun sutra mahalku dan mengenggam test pack yang aku sembunyikan di sana.

Aku berencana untuk memberitahunya kabar kehamilanku tengah malam nanti.

Maryos, tangan kanan Lionel, menatapnya sambil tersenyum menggoda dan bertanya kepadanya dalam bahasa Iltan, "Bos, bidadari kecil barumu itu ... si Sofia .... Gimana rasanya?"

Seketika itu juga, Lionel tertawa dengan begitu kencang, membuat bulu kudukku meremang.

Lionel pun menjawab, tentunya dalam bahasa Iltan, "Rasanya seperti ... seperti buah persik yang belum matang. Segar dan lembut."

Tangannya masih mengelus pinggangku dengan lembut, tetapi tatapannya tidak tertuju padaku.

"Ingat, ini rahasia kita. Kalau istriku sampai tahu, habislah aku."

Para anak buahnya tertawa. Mereka bersulang, berjanji untuk tidak membocorkan apa-apa.

Kesabaranku perlahan menipis, digantikan dengan darahku yang mulai mendidih.

Mereka semua tidak tahu bahwa nenekku berasal dari Pulau Sagara. Aku memahami semua isi pembicaraan mereka.

Aku berusaha menahan emosi, mempertahankan senyum sempurna seorang istri pemimpin keluarga mafia. Meski begitu, aku tetap tak bisa membuat tanganku yang memegang gelas sampanye berhenti gemetar.

Emosiku bisa meledak kapan saja dan aku tidak mau membuat kegaduhan. Jadi, untuk mengalihkan pikiranku, aku menyalakan ponsel, membuka undangan proyek riset medis internasional pribadi beberapa hari lalu, lalu menekan tombol "Terima".

Dalam tiga hari, aku akan menghilang dari dunia Lionel, selamanya.

Pada ulang tahun pernikahan kami yang ke-7, aku menindih tubuh Lionel, suamiku yang adalah seorang mafia, dan menciumnya dengan penuh hasrat.

Di tengah keintiman yang membara, aku merogoh saku gaun sutra mahalku dan mengenggam test pack yang aku sembunyikan di sana.

Aku berencana untuk memberitahunya kabar kehamilanku tengah malam nanti.

Maryos, tangan kanan Lionel, menatapnya sambil tersenyum menggoda dan bertanya kepadanya dalam bahasa Iltan, "Bos, bidadari kecil barumu itu ... si Sofia .... Gimana rasanya?"

Seketika itu juga, Lionel tertawa dengan begitu kencang, membuat bulu kudukku meremang.

Lionel pun menjawab, tentunya dalam bahasa Iltan, "Rasanya seperti ... seperti buah persik yang belum matang. Segar dan lembut."

Tangannya masih mengelus pinggangku dengan lembut, tetapi tatapannya tidak tertuju padaku.

"Ingat, ini rahasia kita. Kalau istriku sampai tahu, habislah aku."

Para anak buahnya tertawa. Mereka bersulang, berjanji untuk tidak membocorkan apa-apa.

Kesabaranku perlahan menipis, digantikan dengan darahku yang mulai mendidih.

Mereka semua tidak tahu bahwa nenekku berasal dari Pulau Sagara. Aku memahami semua isi pembicaraan mereka.

Aku berusaha menahan emosi, mempertahankan senyum sempurna seorang istri pemimpin keluarga mafia. Meski begitu, aku tetap tak bisa membuat tanganku yang memegang gelas sampanye berhenti gemetar.

Emosiku bisa meledak kapan saja dan aku tidak mau membuat kegaduhan. Jadi, untuk mengalihkan pikiranku, aku menyalakan ponsel, membuka undangan proyek riset medis internasional pribadi beberapa hari lalu, lalu menekan tombol "Terima".

Dalam tiga hari, aku akan menghilang dari dunia Lionel, selamanya.

Lionel menoleh ke arahku dan melihat aku belum menyentuh jeruk yang dikupasnya sama sekali. Dia mengangkat tangannya, lalu menyeka dengan lembut bekas anggur di sudut mulutku dengan ibu jarinya.

"Sayang, kenapa? Nggak enak badan?"

Aku menengadah, mataku menatap matanya yang memancarkan kehangatan. Namun, alih-alih senang, yang bisa aku rasakan hanya rasa jijik.

Sebelumnya, dia bisa dengan gamblangnya membahas hal-hal tidak senonoh tentang adikku bersama para cecunguknya. Dan lihatlah sekarang. Dia bertingkah seperti suami teladan yang sangat mencintai istrinya.

Mau sampai kapan dia mempertahankan sandiwaranya ini?

"Nggak kok. Aku cuma penasaran .... Kalian sedang ngomongin apa?"

Lionel mencubit pipiku dengan gemas, lalu tertawa kecil.

"Kami lagi ngomongin soal transaksi senjata. Aku tahu kau pasti nggak suka topik yang kayak begitu, makanya kami ngomongnya pakai bahasa Iltan."

Dia pasti sudah terlalu tenggelam dalam kehidupan liarnya belakangan ini sampai lupa kalau nenekku dari Pulau Sagara dan aku bisa memahami bahasa Iltan sejak kecil.

Bau asap rokok dan alkohol bercampur di udara, membuat dadaku terasa sesak. Aku mendorong Lionel menjauh.

"Lanjutkan saja. Aku mau keluar cari udara segar dulu."

Tanpa menunggu tanggapan Lionel, aku berdiri dan berjalan ke arah teras.

Saat aku berjalan melewati orang-orang, para istri yang lainnya memandangku dengan tatapan iri.

"Lihatlah Nyonya kita, begitu beruntung. Sang bos mengadakan pesta untuknya setiap tahun."

"Ya. Namanya juga ratu Keluarga Mandala. Bikin iri saja."

Kalau dulu, aku pasti akan senang dan bangga mendengar pujian itu.

Saat itu, aku berpikir bahwa aku sudah menemukan suami terbaik di dunia.

Namun sekarang, aku sudah tersadar, dan hatiku sudah tidak lagi tergerak.

Mereka tidak tahu permainan kotor apa yang sudah dilakukan oleh pria yang mereka kira mencintaiku setengah mati di belakangku.

Kemarin, aku diam-diam masuk ke ruang kerja Lionel, berniat untuk meninggalkan hadiah ulang tahun pernikahan yang sudah aku siapkan di sana.

Lionel melarang siapa pun masuk ke sana, tempat di mana banyak rahasia Keluarga Mandala tersimpan, tempat yang bahkan aku sendiri pun jarang bisa masuki.

Namun, saat itu, aku bisa mencium aroma parfum yang biasa dipakai Sofia di sana.

Aku mengendus dan mendapati bahwa aroma parfum menyengat yang bercampur di udara itu berasal dari sofa kulit dan jas milik Lionel.

Dan di saat aku melangkahkan kaki keluar dari ruang kerjanya, satu hal tertanam jelas di hatiku: inilah titik balik kehancuran rumah tanggaku dan Lionel.

Drrr ... drrr .... Suara getar ponselku memecahkan lamunanku.

"Ersa, aku lihat di sistem kalau kau menerima tawaran proyek. Dulu kau rela meninggalkan kariermu demi menikahi pria dari Keluarga Mandala selama bertahun-tahun. Aku senang sekali bisa melihatmu kembali."

"Aku akan suruh seseorang untuk menjemputmu tiga hari lagi."

"Kau gunakan waktu yang ada untuk berpamitan dengan keluargamu."

Begitu mendengar kata "keluargamu", aku tanpa sadar mengencangkan genggaman di ponselku.

Semenjak orang tuaku dibunuh dalam pertikaian berdarah lima tahun lalu, Lionel menjadi satu-satunya keluarga yang kumiliki.

Namun, setelah mengetahui pengkhianatannya sekarang, dia sudah tak kuanggap sebagai keluarga lagi.

"Profesor, aku nggak perlu berpamitan. Tolong bantu ajukan keamanan tingkat tertinggi untukku dan hapus semua cacatan publik tentangku."

Mentorku pun membalas, suaranya terdengar heran dari ujung telepon.

"Kenapa? Kalau semuanya dihapus, itu sama saja dengan melenyapkan Ersa Vernata dari muka bumi. Lionel bakal gila karena dia nggak bisa menemukanmu."

Aku tertawa getir. "Nggak akan kok. Lagian, dia sudah mengkhianatiku."

Mataku mulai berair setelah mengatakan itu.

Setelah meninggalkan sekolah kedokteran, satu-satunya praktik medis yang kujalani adalah merawat luka-luka Lionel setelah bertarung.

Aku sudah mencurahkan semuanya, tetapi apa yang kudapat? Tidak ada.

Mentorku terdiam. Setelah beberapa saat, dia akhirnya menghela napas.

"Jujur, aku sempat berpikir kalau kau kenapa-kenapa waktu aku lihat kau menerima tawaran itu. Tapi aku nggak nyangka kalau ternyata ...."

"Ya sudah. Aku akan ajukan keamanan tingkat tertinggi untukmu. Tuntaskan urusanmu dalam waktu tiga hari ini."

Mendengar itu, aku akhirnya bisa menarik napas lega.

Dengan adanya bantuan keamanan dari pihak luar, aku bisa merasa lebih tenang dan tidak perlu lagi memusingkan cara untuk lepas dari Lionel.

"Terima kasih, Profesor."

Aku baru saja selesai mengucapkan itu ketika tiba-tiba aku dikagetkan dengan suara yang familier dari arah belakang.

"Sayang, siapa yang kau bilang sudah dikhianati?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bercinta dengan werewolf
8.3
Kecewa karena patah hati, Alexa meluapkan kesedihannya dengan minum hingga mabuk di sebuah bar. Di sana, ia bertemu Michael, seorang pemimpin mafia sekaligus werewolf yang menguasai tempat tersebut. Di bawah pengaruh alkohol, Alexa merayu Michael karena mengiranya seorang gigolo. Malam panas itu pun menjadi awal hubungan kasual yang terus terulang setiap kali mereka berjumpa. Akankah jalinan penuh gairah ini berkembang menjadi cinta yang sesungguhnya?
Sampul Novel Budak Seksi Tuan Cedric
8.2
Kehidupan Falisha Marbella hancur seketika saat kekasihnya, Ben Andrigo, tewas di dekatnya. Tragedi mahasiswi 19 tahun ini berbuntut panjang ketika ayah Ben, Cedric Andrigo, menuduhnya sebagai penyebab kematian sang putra. Sebagai miliarder kejam yang memimpin bisnis ilegal, Cedric bersumpah membuat hidup Falisha menderita. Didorong dendam, pria arogan itu memaksa Falisha menjadi budak pemuas nafsunya. Akankah Falisha sanggup membebaskan diri dari belenggu kekejaman Cedric?
Sampul Novel CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta
9.5
Pengkhianatan masa lalu mengubah William Ferdinand menjadi bos mafia berhati dingin yang menutup diri dari cinta. Namun, kehadiran kembali Shirley Smith, istri sah yang dinikahinya secara hukum saja, mulai meruntuhkan dinding pertahanannya. Kini, William berubah menjadi sosok yang sangat posesif dan protektif, melarang Shirley mendekati pria lain. Di sisi lain, Shirley yang tidak menyadari status pernikahan mereka merasa sangat kebingungan menghadapi perubahan sikap suaminya yang mendominasi.
Sampul Novel Jebakan Utang Mafia
8.8
Evelyn Rossi harus menanggung utang peninggalan sang kakek kepada bos Kartel La Sanguina yang kejam, Riccardo Valentini. Saat bekerja di kedai pizza kedok mafia, Evelyn justru memicu obsesi gelap Riccardo. Ia sempat melarikan diri dan dilindungi oleh kepala mafia Rusia, Nikolai Volkov, selama empat tahun. Namun, Riccardo berhasil menculiknya kembali. Kini, Evelyn terjebak di tengah perseteruan maut antara obsesi posesif Riccardo dan ketulusan cinta Nikolai.
Sampul Novel PANTHER & DEA
9.0
Sejak kecil menjadi pembunuh bayaran yang menghabisi orang tuanya sendiri, Panther jenuh dan ingin pensiun. Namun, hartanya dikuras habis oleh mafia Edward Elmund. Demi bertahan, ia menculik Natalia, putri Edward, tapi sang ayah enggan membayar tebusan. Di tengah pelarian, Sophie yang dicintainya malah berkhianat demi harta. Saat terpojok, Dea, informan lamanya, datang membantu meraih kebebasan. Layakkah Panther hidup normal setelah masa lalunya?
Sampul Novel Pengantin Bos Mafia
8.2
Dipilih sebagai tunangan Alexander sang pewaris mafia, Alana menghadapi kenyataan pahit saat Alexander terpikat oleh keliaran Kiara, putri pedagang senjata. Demi meredam pemberontakan Kiara yang menolak menjadi selir, Alexander meminta Alana menyerahkan gelar istrinya. Di tengah rusaknya gaun pengantin yang terkena darah, Alana mengambil keputusan ekstrem. Menolak tersingkir, ia bertekad merebut posisi yang lebih tinggi: jika tidak bisa menjadi istri sang pewaris, maka ia akan menjadi wanita dari sang Bos Mafia sendiri.