APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

Merayakan tujuh tahun pernikahan dengan Lionel, sang bos mafia, sang istri awalnya berniat membagikan kabar kehamilannya. Namun, kemesraan mereka hancur saat ia mendengar obrolan rahasia Lionel dan anak buahnya dalam bahasa Iltan mengenai wanita lain bernama Sofia. Tanpa mereka sadari, sang istri memahami bahasa tersebut karena asal-usul neneknya. Menahan rasa sakit hati dan amarah di balik senyum palsunya, ia diam-diam mengambil keputusan besar. Melalui ponselnya, ia menerima tawaran proyek riset medis internasional, bersiap untuk pergi dan melenyapkan dirinya dari kehidupan sang suami dalam waktu tiga hari.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku sontak berbalik, menatap mata berwarna hijau tua milik Lionel. Dia menatapku curiga, dan aku pun merekahkan senyum lembutku seperti biasa.

"Oh, ini .... Aku barusan ngobrol sama temanku tentang salah satu keluarga di wilayah Lunaris. Kepala keluarganya ketahuan berselingkuh dan sekarang istrinya mengajukan perceraian serta meminta pembagian harta gono-gini."

Jika Lionel sangat gemar berakting, aku akan dengan senang hati memainkan peranku juga.

Lionel menatap wajahku lama, matanya menyipit, berusaha mencari petunjuk dari ekspresiku.

Setelah memastikan bahwa tidak ada yang aneh, barulah ketegangan di dalam hatinya perlahan memudar.

Tangannya yang besar dan penuh bekas luka itu merangkul pinggangku. Dia menunduk dan mengecup pelipisku.

"Bodoh sekali dia. Mengkhianati istrinya sama saja dengan mengkhianati takhtanya sendiri."

"Ratuku, hal yang seperti itu nggak akan pernah terjadi di keluarga kita."

Aku menatap matanya yang dalam seperti jurang, lalu tersenyum tipis.

"Tapi bagaimana kalau ternyata kejadian?"

"Misalnya ...."

"Ersa, nggak ada kata 'kalau'."

Lionel langsung menyela, "Aku, Lionel Mandala, sebagai keturunan Keluarga Mandala yang terhormat, bersumpah nggak akan pernah mengkhianatimu."

"Aku tahu kok. Tadi itu aku cuma berandai-andai saja."

Lionel berdiri diam sejenak, lalu dia memelukku dan menggesekkan dagunya yang agak kasar ke pipiku.

Sungguh ajaib.

Betapa beraninya dia berselingkuh dengan adikku di belakangku, sementara di hadapanku, dia masih menunjukkan sikap posesifnya yang begitu kuat, seolah tidak pernah terjadi apa-apa.

"Kalau itu sampai terjadi, biarlah perpisahan kita yang menjadi hukumanku."

"Tapi, Ersa .... Kau itu adalah hidupku. Kalau nggak ada kau, lebih baik aku mati saja."

Aku tidak merespons, hanya menarik lepas tangannya dari tubuhku.

Tiga hari dari sekarang, aku tak lagi akan merasakan dekapan ini, dekapan yang dulu sangat aku sukai.

Lionel, kata-katamu itu .... Hukumanmu itu akan segera menjadi kenyataan.

Lionel membuka mulutnya, hendak mengucapkan sesuatu ketika sebuah suara terdengar.

"Bos, semuanya sudah siap."

Lionel mengangguk, senyum misterius merekah di wajahnya saat dia meraih tanganku dan memanduku ke ujung teras.

Dia mengangkat tangan dan menutupi mataku, lalu berbisik di telingaku, "Sayangku, aku punya hadiah spesial untukmu."

"Lima, empat, tiga ...."

Saat hitungan mundur itu selesai, dia menarik kembali tangannya.

Pemandangan di hadapanku begitu memukau.

Lionel sudah menyewa seluruh pelabuhan. Aku menengadah, memandangi ratusan drone yang menari di tengah langit malam.

Drone-drone yang berkelip itu akhirnya bergerak membentuk sebuah formasi ... membentuk namaku.

"Ersa."

Lionel merangkulku dari belakang, suaranya begitu lembut saat mengucapkan kalimat selanjutnya.

"Cintaku, kita sudah menikah selama tujuh tahun. Hari-hari yang kita lalui bersama terasa sama sempurnanya seperti hari pertama kita bertemu."

Mataku tidak pernah terlepas dari pemandangan di langit malam di hadapanku. Saat itu, aku merasa seakan aku berada di kehidupan yang berbeda.

Ya ... tujuh tahun.

Dari seorang putri Keluarga Vernata menjadi seorang nyonya dari Keluarga Mandala.

Tujuh tahun telah banyak mengubahku.

Cukup untuk mengubah cinta yang mendalam menjadi pengkhianatan, mengubah sumpah menjadi kebohongan.

Lionel membalikkan tubuhku untuk menghadapnya. Dia menatapku lekat dengan sepasang mata berwarna hijau pekat miliknya, begitu lekat hingga rasanya dia bisa melelehkanku dengan tatapan itu.

"Tujuh tahun kita bersama, Sayang. Aku ingin memberikanmu yang terbaik setiap tahunnya."

Lalu, dia perlahan mendekatkan wajahnya, hendak menciumku.

Harus kuakui, dia memang pantas memenangkan piala Oscar untuk sandiwaranya ini. Kalau saja aku tidak mendengar desahannya dan Sofia di kantor kemarin, mungkin aku akan termakan tipu dayanya sampai aku mati.

Tepat ketika bibirnya hampir menyentuh bibirku, ponselnya bergetar.

Aku paham betul ekspresi itu, ekspresi kesal yang selalu dia tunjukkan ketika ada yang mencoba mengganggunya.

Bagus. Dengan begini, aku tidak perlu memikirkan cara untuk menghindar darinya.

"Cih. Padahal sudah jelas-jelas kuperintahkan mereka untuk nggak mengganggu kita malam ini. Aku mau lihat siapa orang bodoh yang berani melanggar perintahku."

Dengan kening bertaut, dia mengeluarkan ponsel. Namun, ketika dia melihat nama peneleponnya, seketika ekspresinya berubah.

Aku melirik ke layar ponselnya dan melihat kata [Bidadari Kecilku].

Aku tahu itu adalah Sofia.

Lionel berdeham, lalu memiringkan ponselnya sedikit saat jari panjangnya menyapu layar.

Aku bisa melihat ekspresi paniknya, jelas sekali dia ingin menjawab panggilan itu.

Dan benar saja, saat dia berbalik menatapku, dia menampakkan ekspresi bersalah yang penuh kepalsuan.

"Ada apa?" tanyaku santai sambil mengepalkan tanganku dengan kuat di kedua sisi.

Betapa bodohnya aku masih berharap kalau Lionel akan memilihku kali ini.

"Ada urusan keluarga penting yang mendesak." Dia menyimpan ponselnya, lalu menatapku dengan penuh rasa bersalah. "Sayang, aku mungkin harus pergi sebentar."

"Sekarang juga?"

"Maaf. Aku tahu ini malam penting untuk kita, tapi ini memang nggak bisa ditunda."

Setelah mengatakan itu, dia mengecup dahiku.

"Masuklah ke kamar dan istirahat. Aku akan segera kembali begitu urusannya selesai."

"Oke. Cepat kau urusi urusan pentingmu itu."

Aku mengangguk, memainkan peran seorang istri penurut di hadapannya.

Begitu melihat aku tidak mencurigai apa pun, Lionel tampak lega.

Dia memelukku sekali lagi sebelum akhirnya berbalik dan berlari menjauh.

Aku masih berdiri di teras, memandangi deretan mobil yang meluncur keluar dari pintu gerbang rumah.

Begitu lampu mobil-mobil itu sudah tidak lagi terlihat, aku berbalik dan berjalan ke arah garasi.

Berhubung dia ada "urusan mendesak" yang harus segera ditangani, aku memutuskan untuk melihat sendiri seberapa mendesaknya urusan itu.

Aku menyalakan mesin dan mengikuti konvoi mobilnya dengan hati-hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Kehidupan mewah Nasyira sebagai anak konglomerat seketika sirna saat keluarganya jatuh miskin. Sang papa mengalami kebangkrutan total akibat dikhianati secara kejam oleh adik kandungnya sendiri. Kini, Nasyira harus menerima kenyataan pahit bahwa sosok terdekat dalam keluarganyalah yang telah menghancurkan seluruh harta dan kejayaan mereka tanpa sisa.
Sampul Novel Bukan Seorang Pengganti
7.9
Vonis medis yang mengerikan menghancurkan hidup Dira. Di masa kritis ini, ia harus berjuang sendirian tanpa dukungan dari suaminya, yang ternyata hanya menganggap dirinya sebagai sosok pengganti yang tak berharga. Didera penderitaan fisik dan batin, Dira kini dihadapkan pada keputusan besar dalam hidupnya. Apakah ketulusan cintanya mampu menyadarkan sang suami, atau ia ditakdirkan selamanya menjadi bayangan orang lain yang selalu dipandang sebelah mata?
Sampul Novel Dendam Cinta dan wanita
8.3
Zheyya, seorang gadis biasa, dipertemukan dengan Kanha yang berjiwa playboy. Walau kehidupan mereka bertolak belakang, rasa benci di dada perlahan terkikis oleh tumbuhnya benih-benih asmara. Lewat pergolakan antara obsesi egois dan keikhlasan hati, keduanya dipaksa memahami kapan harus berjuang atau merelakan. Hubungan ini membawa gejolak emosi bagai tetesan air di padang gersang. Akankah takdir menyatukan cinta mereka pada akhirnya?
Sampul Novel Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi
8.2
Dalam novel romantis modern ini, seorang dosen wanita menawan berjuang melawan kecanduan seks yang mengancam hubungan dengan tunangannya. Demi kesembuhan, sang tunangan merujuknya ke sebuah klinik terapi khusus. Namun, situasi menjadi rumit saat ia mendapati bahwa terapis yang bertugas adalah mahasiswanya sendiri. Di balik penampilan tenangnya, sang mahasiswa menerapkan metode pengobatan yang sangat intim dan tidak biasa, menguji batas profesionalisme dan hasrat sang dosen.
Sampul Novel I Love My Mother's Ex Lover
8.0
Song Dasom tak pernah menyangka cintanya selama tujuh belas tahun pada aktor Yoo Junsu akan berbalas. Namun, di balik hubungan manis mereka, Junsu menyimpan motif terselubung. Ia mendekati Dasom hanya karena wajahnya sangat mirip dengan sang mantan kekasih, yang rupanya adalah ibu kandung Dasom. Begitu rahasia kelam ini terbongkar, Junsu harus bersujud memohon maaf atas kesalahannya. Kini, di tengah rasa sakit hati, keduanya mencoba bertahan dan menyembuhkan luka bersama.
Sampul Novel My Soulmate From My Heart (Series 2)
9.5
Demi menghindari perjodohan dengan Cheryl yang sudah dianggapnya adik sendiri, Arland nekat menjalin hubungan palsu dengan Kiran. Rencana yang semula hanya sandiwara ini perlahan berubah menjadi cinta yang sungguh-sungguh. Namun, saat Arland mulai benar-benar menyayangi Kiran, hubungan mereka justru dihadapkan pada ujian berat. Sang mama menentang keras kedekatan mereka dan menolak memberikan restu.