APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KETUA GENG MOTOR VS BADGIRL

KETUA GENG MOTOR VS BADGIRL

Qiandra Putri menjalani peran ganda sebagai Ketua OSIS yang disiplin sekaligus sosok badgirl. Sayangnya, ia selalu gagal mendapatkan pacar baru setelah putus dari Exal Jevon Danendra. Rupanya, sang mantan yang memimpin geng motor EXALTO itu diam-diam mengancam setiap lelaki yang mencoba mendekati Qiandra. Di bawah bayang-bayang masa lalu dan obsesi kuat sang mantan kekasih, akankah hubungan mereka kembali terajut atau justru berakhir semakin renggang?
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang gadis cantik, dengan pelipis yang mulai berkeringat, terus saja mencoba memberi arahan, pada murid-murid untuk berbaris rapi.

Sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

Seperti biasa, setiap pagi Qiandra akan mengecek para murid dan melaporkan murid-murid yang tidak berpakaian rapi pada guru yang nantinya akan menghukum mereka.

Beberapa anggota osis lain pun ikut membantu sang ketua OSIS untuk mengarahkan murid-murid yang sulit sekali diatur.

Suara deru mesin motor sport yang begitu melengking terdengar sangat keras di telinga Qiandra.

Gadis itu menoleh ke arah gerbang sekolah.

Melihat ke arah segerombolan orang-orang yang baru saja datang terlambat.

Qiandra menghela nafas nya.

Dia tidak perlu mencari tahu siapa orang yang baru saja datang itu.

Dia adalah ketua geng motor EXALTO bersama anggotanya.

EXALTO yang terdiri dari tiga nama cowok paling terpopuler di sekolah yang bergabung menjadi sebuah geng motor terbesar disekolah begitupun di luar.

Siapa lagi jika bukan Exal Jevon Danendra.

Panggil saja dia Exal atau Jevon ketua di geng EXALTO.

Tampan, kejam tak tersentuh.

Sedangkan orang yang berada di samping Exal adalah Aldo Mahesa, wakil ketua di geng EXALTO.

Aldo sering tebar pesona pada setiap Gadis-gadis.

Dan orang yang ada di samping Aldo bernama Tomy Winata orang nya agak lumayan kalem.

Mereka bertiga adalah pria idaman para gadis-gadis.

lihat lah baru saja datang, mereka sudah membuat para gadis-gadis di SMA high school klepek-klepek pada mereka.

Qiandra melangkah maju ke arah parkiran untuk menghampiri gerombolan murid-murid yang baru saja turun dari atas motor sport nya.

"Buka jaket." titah Qiandra dengan nada ketus.

Exal, hanya memasang wajah datar menatap Gadis di depannya sekilas.

"Buka jaketnya." Qiandra lagi-lagi berucap menyuruh Exal untuk membuka jaket nya dengan nada tinggi ia berucap kembali pada Exal.

Exal hanya memasang wajah datar dengan malas membuka jaketnya.

"Dasi!." Ucapnya Qiandra.

"Rumah," jawab Exal membalas ucapan Qiandra yang begitu singkat.

"Gue gak nanya rumah lo, Gue nanya dasi lo?" Ucap Qiandra dengan nada mulai kesal.

Exal, mendengus mendengar perkataan Qiandra.

Lalu menatap wajah cantik Qiandra dengan ekspresi datar

"Lo nanya dasi gue dimana? Ya, di rumah!" Ketus Exal.

Qiandra yang mendengar jawaban Exal, gadis itu merasa malu sendiri.

Apalagi banyak murid-murid yang mendengar percakapan mereka.

Walaupun murid itu adalah teman-temannya

Qiandra kembali menyelidiki Exal lalu kembali berucap dan mengabaikan perkataan sebelumnya.

" Mana, kaos kaki lo? Lo datang kesini niat sekolah atau mau jadi kuli bangunan. Gak ada rapi-rapi nya." Ucap Qiandra dengan begitu lantang.

"Banyak bacot lo jadi cewek." Ucap Exal yang mulai kesal dengan sikap Qiandra yang seperti ibu-ibu arisan.

Qiandra berdecak kesal karena ucapan Exal.

"Itu, lagi baju lo bukan nya di masukin."

" Ribet, banget lo jadi cewek. Apa susah nya masukin pake tangan lo."

Qiandra membelalakkan kedua matanya.

"Masukin sendiri." Titah Qiandra.

" Nggak!" Exal hendak pergi.

" Lo, mau kemana? Gue belum selesai, masukkan baju lo."

Exal berdecak kesal.

" Apa susah lo bantu gue masukin." Exal dengan senyum jahilnya, karena ia pikir Qiandra mana mungkin berani menyentuh dirinya atau memasukkan bajunya kedalam celananya.

Pikiran Exal melenceng jauh, ternyata Qiandra begitu berani memasukkan baju nya, kedalam celananya.

Qiandra hendak memasukkan baju seragam Exal yang sengaja dia dikeluarkan.

Kep!

Exal memegang tangan Qiandra dengan cepat lalu berkata.

"Mulai sekarang! kita jadian lagi, karena lo udah berani-beraninya nyentuh gue lagi." Qiandra mengernyit lalu melihat ke arah Exal yang tiba-tiba berkata seperti itu dan segera menepis tangannya.

" Gak jelas lo." Ucap Qiandra hendak pergi, tetapi tangan Exal kembali menarik tangan Qiandra. hingga Gadis itu tertarik ke arah dada bidangnya.

"Apa, lo lupa dengan perkataan gue waktu itu. Hubungan kita boleh putus, tapi jika lo berani nyentuh gue lagi maka lo milik gue lagi." Bisik Exal ditelinga Qiandra sambil tersenyum senang. Sedangkan tubuh Qiandra seketika menegang, mendengar bisikan Exal di telinga nya.

Suara Exal membuat darahnya berdesir, detak jantungnya kembali berdetak kencang seakan cinta itu kembali tumbuh. Namun sayang, rasa sakit hati di dalam dadanya, membuat Qiandra segera mendorong tubuh Exal.

" Sorry! gue lupa dengan perkataan lo itu, dan perkataan lo itu gak masuk akal sama sekali. Jika hubungan yang sudah berakhir, jangan harap bisa kembali." Setelah berkata seperti itu, Qiandra segera pergi dari hadapan Exal yang tersenyum tipis melihat Qiandra pergi begitu saja.

Qiandra memasang wajah marah, hatinya kembali sakit, mengingat hubungan yang dijalani nya selama bertahun-tahun, saat masih duduk di bangku SMP harus kandas saat mereka masuk ke kelas X SMA.

Qiandra benar-benar kecewa begitu dalam. Bahkan kini begitu membenci Exal yang mengkhianati kepercayaan nya, membuat hubungan mereka harus berakhir begitu saja.

Padahal hubungan mereka sudah sangat lama, kedua orang tua mereka begitu dekat sejak dulu.

Sejak kecil mereka selalu bersama-sama, di saat orang tua mereka berkumpul bersama.

Sampai akhirnya mereka berpacaran. Namun semua itu sudah berakhir.

"Qiandra, lo kenapa?" Tanya Ketty

" Gue gak apa-apa." Ucap Qiandra sambil menarik nafasnya dalam-dalam.

Bel sekolah mulai berbunyi, menandakan para siswa untuk segera masuk kedalam kelas nya.

"Qiandra..." Teriak Lani yang baru saja datang kedalam kelasnya dia adalah teman satu kelas Qiandra.

"Berisik banget, lo!" Ucap Ketty yang duduk sebangku dengan Qindra.

" Kalian berdua tau gak?" Kata Lani dengan begitu senang.

" Mana gue tau, totol. Kan lo belum kasih tau." Ketty berucap sambil menoyor kepala Lani.

" Anjing! Sakit tau." Umpat nya

"Lani, lo mau ngomong apaan?" Tanya Qiandra penasaran.

" Gue mau ngomong apa ya... Gara-gara si Ketty nih! Gue jadi amnesia gini." Lani mencoba mengingat apa yang akan ia katakan pada kedua temannya.

" Haha... Bukan amnesia tapi faktor umur." Ketty menertawakan Lani yang memang sering lupa.

"Sialan, lo... Udah ah! Gue balik keluar dulu. Kata orang tua dulu, kalo mau ingat sama kata-kata sebelum nya harus balik lagi ke tempat sebelumnya."

Lani segera pergi begitu saja tanpa memperdulikan Qiandra dan juga Ketty yang menertawakan tingkat Gadis itu.

Baru saja beberapa menit Lani sudah kembali lagi dengan berteriak.

" Gue tau… Sekarang gue tau.. " Teriak Lani membuat heboh satu kelas dengan ulah Lani yang mengejutkan satu kelas dengan tingkahnya.

" Gak jelas lo Lani." Teriak seorang cowok yang diiringi dengan tawa dari temannya yang lain.

" Apa sih lo… gue gak ada urusan sama kalian." ucap Lani dengan nada kesal. Lalu segera menghampiri Qiandra dan juga Ketty.

" Sekarang lo udah ingat?" tanya Qiandra.

" Iya, gue udah ingat sekarang. gue itu mau cerita kalau kelas kita bakalan kedatangan murid baru yang amat-amat tampan. Ini bisa jadi saingan Exal." Lani begitu senang dengan gosip terhangatnya.

Qiandra memutar bola matanya malas. ia kira ada apa, ternyata hanya kedatangan murid baru.

" Pagi anak-anak."

Suara seorang guru yang masuk kedalam kelas membuat obrolan Qiandra dan juga teman nya harus terhenti terlebih dulu.

" Ayo masuk." Ajak sang guru pada seseorang yang masih di luar kelas.

Seketika kelas yang hening saat murid baru itu masuk, membuat kelas kembali begitu ramai dengan bisikan mereka dengan kedatangan murid baru yang seperti oppa korea.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)
8.0
Claire terpaksa menikah kontrak dengan saudara kembar mantan calon suaminya demi menyelamatkan harga diri setelah ditinggal kawin. Saat ia mulai berusaha mencintai suami barunya, berbagai cobaan berat justru datang menguji. Claire tidak hanya harus menghadapi gangguan dari sang mantan tunangan yang telah berkhianat, tetapi juga harus melawan kehadiran mantan kekasih suaminya yang bertekad kuat merusak pernikahan mereka.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Ikuti Saja Mau-Nya
9.5
Manusia kerap menganggap takdir Ilahi tidak adil. Namun, kisah romansa modern ini mengulas sudut pandang berbeda dari seorang hamba yang menjalani garis hidupnya tanpa mengeluh. Berbekal keyakinan penuh, ia percaya waktu akan menunjukkan bahwa keputusan Sang Pencipta adalah yang terbaik. Lewat kepatuhan serta kesabaran dalam berserah diri, ia membuktikan bahwa rencana Tuhan selalu menyimpan hikmah yang sangat mendalam bagi umat-Nya.
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik
7.8
Kirana, seorang driver ojol, diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah mengira dirinya sebagai Chloe, sang musuh. Akibat kekeliruan ini, Kirana mengalami luka fisik yang keji. Meski salah paham terungkap, nestapa Kirana belum usai. Ia difitnah di rumah bordil tempatnya mencari uang demi melunasi utang. Rasta datang menolongnya, namun pria itu malah menodainya hingga hamil. Kirana pun kini menyimpan dendam yang sangat mendalam.
Sampul Novel Siapa Yang Menghamili Istriku?
8.4
Kisah romansa modern ini menyajikan misteri kelam dalam pernikahan yang penuh emosi dan pengkhianatan. Pembaca dewasa akan diajak menelusuri rahasia yang menghancurkan kepercayaan antar pasangan. Bersiaplah menghadapi alur penuh air mata saat kepingan teka-teki perlahan terungkap. Karakter utama pun dipaksa melihat kenyataan pahit yang tak terduga di tengah konflik hubungan yang sangat pelik.
Sampul Novel When Romeo meet Juliet
9.3
Sejak Juliet bekerja di kantornya, Romeo yang dikenal sebagai bos dingin dan angkuh mendadak berubah menjadi sangat perhatian. Keistimewaan yang diterima Juliet dalam seminggu memicu kecurigaan rekan kerja. Di tengah situasi itu, Romeo berhasil membongkar perselingkuhan pacar Juliet. Meski kini berjuang mendekati Juliet, Romeo harus menghadapi rintangan besar dari orang tuanya yang menuntut menantu dari kelas sosial yang setara.