APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Istri Sudah Mati Rasa

Ketika Istri Sudah Mati Rasa

Kehancuran hidup Alexa bermula dari pengkhianatan sang suami dan sahabatnya. Setelah berhasil bangkit dari keterpurukan, ia bertekad membalas rasa sakit itu secara elegan. Namun, Sintya yang telah merebut Ryan belum puas dan terus berupaya merusak hidup Alexa, bahkan mengincar Anggia. Di tengah badai konflik ini, Razka hadir dan setia melindungi Alexa dari ancaman. Akankah Alexa sanggup membuka hatinya lagi setelah terluka begitu dalam?
Bab
Bagikan

Bab 2

Hati yang sakit tidak membuat aku lupa berpikir. Aku tersenyum sinis saat ide di kepala tiba-tiba muncul begitu saja. Aku meng_kloning isi ponselnya.

Ku pastikan ia masih terlelap, aku buru-buru mengeluarkan ponsel yang ada disaku baju tidurku. Meng_kloning serta menyalin nomor verifikasi dan berhasil. Aku lega karena aksiku berhasil sebelum manusia brengs*k dihadapanku ini terjaga dari tidurnya.

Aku tersenyum sinis, meletakkan kembali ponsel pintarnya dan meninggalkan kamar tamu dengan rasa yang campur aduk. Ku tutup pelan pintu kamar hingga tertutup rapat. Kembali ke kamarku dan melihat anakku masih tertidur pulas.

Sedih, tak kupungkiri itu yang kurasa saat melihat tubuh mungil anakku tertidur pulas. Tubuh kecil yang belum tahu apa-apa, harus menerima takdir yang begitu tak adil buatnya. Disaat anak-anak lain mendapatkan kasih sayang penuh dari sosok ayah. Anggia malah tak tersentuh sekalipun kasih sayang yang harusnya ia dapatkan. Dimana anak perempuan lebih dekat dengan sosok ayah yang menjadi cinta pertamanya. Sayangnya laki-laki bergelar suami sekaligus ayah itu kini sedang dibutakan oleh nikmat dunia yang salah arah.

Aku menarik napas panjang, meredam amarah dan mengendalikan emosi agar tak sampai merajai diri.

**

Namaku Alexa Wardana. Memilih menikah dengan pria pilihanku Ryan Gunawan. Cinta butaku padanya menuntunku menjadi istri yang penurut, entah karena aku terlalu cinta atau terlalu oon untuk mengetahui kebusukannya di belakangku.

Aku anak tunggal, orang tuaku merupakan pemilik salah satu perusahaan Kontraktor yang cukup ternama di kota kelahiran ku. Sepeninggal mereka karena suatu peristiwa kecelakaan tunggal membuatku menjadi yatim piatu. Di balik kesedihanku kala itu, rasa syukur juga ada karena saat itu aku sudah menikah dengan pria pilihanku Ryan Gunawan.

Matahari pagi masuk dari sela-sela gorden kamar. Pagi ini aku sudah mandi begitupun anakku Anggia. Mas Ryan suamiku, jangan ditanya. Sudah bangun atau belum, aku nggak mau tahu, karena dia tidur di kamar tamu.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan. Aku keluar dari kamar setelah memberi Anggia ASI. Anakku sangat baik lakunya. Setelah minum ASI ia kembali tertidur di ranjangnya.

Aku keluar kamar, menuju dapur membuat roti bakar dan susu pelancar ASI. Secangkir teh panas sudah lebih dulu aku letakkan di atas meja makan untuk suamiku. Karena bagaimanapun melayaninya masih tugasku sebagai istri.

Ku jatuhkan bobot tubuhku ke kursi makan. Menikmati sarapan pagi yang ku buat untuk diriku sendiri.

Mungkin kalian bertanya, kenapa nggak buatkan untuk suami juga?

Percuma, tidak akan ia sentuh dan hanya akan menjadi mubasir terbuang.

"Alexa! Kenapa tidak kau bangunkan aku, hah! Padahal pagi ini aku ada janji dengan klien. Dasar istri tidak berguna!" Pekiknya dengan tergesa-gesa keluar dari kamar tamu, suami pengkhianat ku sudah mengenakan pakaian kerja yang memang sudah ia angsur pindahkan dari kamar utama ke kamar tamu yang kini ia tempati.

Aku tak lagi terkejut bila ia berteriak seperti itu. Aku sudah kebal dengan mulutnya kini, hingga teriakannya tidak terlalu ku anggap. Dengan santai aku tetap melahap sarapan di meja makan. Menikmatinya hingga habis dan perutku terasa kenyang.

"Kau budeg, ya!" matanya nyalang melihat ke arahku.

"Maaf, Mas. Aku juga baru terbangun," ucapku bohong dan tak memperlihatkan rasa bersalah.

"Kau...."

Ucapannya terpotong karena nada dari pesan WhatsApp dari ponselnya berdering berkali-kali.

Perhatiannya teralih pada ponsel pintar di tangannya. Wajahnya yang tadi tanpak kesal padaku, berubah melunak setelah pandangan terfokus pada layar ponsel yang sedang ia lihat.

Bibirku terangkat sebelah keatas, memutar bola mataku malas.

"Pasti gundiknya yang mengirim pesan." umpat ku dalam diam.

Tanpa menyentuh teh panas yang sudah kubuatkan untuknya, suamiku itu berlalu begitu saja. Meninggalkan ku seolah tidak menganggap ku ada.

Suara deru mesin mobil terdengar meninggalkan halaman rumahku. Memastikan laki-laki itu sudah menjauh, aku mengeluarkan ponsel pintar dari saku celana. Ku usap layarnya menuju aplikasi WhatsApp yang ku cloning.

"Mas, kok lama sih. Katanya mau jemput aku." Isi pesan gundiknya.

"Iya sayang, nih Mas udah mau jalan. Tunggu ya." Jawaban dari si bajing*n itu.

"Ku tunggu ya, aku dah dandan cantik nih! Sekalian kita cari sarapan pagi di tempat biasa ya, see you."

Sumpah, aku merasa jijik. Ku buka semua pesan yang sudah terbaca. Menunjukkan fakta yang mengejutkanku. Selain tergiur akan harta yang kupunya, ternyata bentuk dan bobot tubuhku lah yang menjadi alasan untuknya berselingkuh.

Suami tampan yang ku angkat derajatnya selain bermain api di belakangku, menduakan cintaku dan berusaha merebut semua warisan peninggalan orang tuaku.

Ternyata! Dia tak sendiri. Dibantu sekretaris yang tak lain juga selingkuhannya, sahabat karibku. Mereka bermain dengan keuangan perusahaan, selain sahabatku menjadi duri dalam daging di tengah rumah tanggaku, wanita itu juga musuh dalam selimut di hidupku. Entah siapa yang mulai lebih dahulu, namun yang pasti, namanya pengkhianat dan sampah bagaimanapun baunya akan tercium juga.

Pesan mesra mereka, ku screenshot untuk bukti dimeja hijau saat mengajukan perceraian nanti. Permainannya yang memanipulasi data keuangan juga akan ku jadikan bukti untuk menjebloskannya ke dalam bui. Sementara Sintya, akan ku depak dia dari perusahaan ku agar kembali menjadi gembel, akan ku buat namanya masuk daftar hitam, agar tidak bisa diterima diperusahaan manapun.

Tanpa pikir panjang, ku hubungi orang kepercayaan Papa. Tanpa sepengetahuan Ryan, aku meminta Om Wijaya yang merupakan tangan kanan orangtuaku hingga saat ini, memindahkan kembali nama hak kuasa kepemilikan perusahaan kembali menjadi namaku Alexa Wardana. Anak tunggal dari Tio Wardana yang merupakan pemilik perusahaan yang sebenarnya.

Setelah sedikit berbasa basi, aku utarakan tujuanku menghubunginya.

"Satu lagi Om, tolong carikan dua Asisten Rumah Tangga dan Baby Sister, kirim segera kerumah," pintaku pada Om Wijaya.

"Baik. Akan Om urus semuanya. Kapan mau beraksi," tanyanya lagi.

"Aku butuh waktu tiga Minggu, masih ada yang ingin ku kerjakan Om. Sementara itu, Om persiapkan semuanya. Jangan sampai ada yang tahu. Aku ingin memberi kedua pengkhianat itu mendapat kejutan dariku."

Sambungan telepon seluler pun putus.

Tidak sampai setengah hari, tiga orang yang ku pinta, sudah diantarkan supir Om Wijaya ke rumahku. Satu khusus membersihkan rumah, yang satunya khusus di dapur dan satu lagi sebagai baby sister tambahan untuk Anggia yang mulai aktif.

Aku tersenyum puas dengan mata menyipit.

"Kau lupa siapa aku, Mas?"

Asisten rumah tangga dan Baby Sister sudah menjalankan tugasnya masing-masing sesuai bidangnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Durhaka Dibutakan Nafsu
8.4
Saat ibu mertuanya sekarat akibat kecelakaan, sang istri berulang kali menghubungi suaminya yang berprofesi sebagai pengacara. Namun, pria itu menolak membantu dan menuduhnya berbohong demi uang, karena sibuk mengurusi mantan kekasihnya. Setelah sang ibu meninggal, sang suami justru menjadi pembela yang membebaskan pelaku tabrak lari tersebut di pengadilan, tanpa menyadari korban tewas adalah ibunya sendiri. Kecewa berat, sang istri langsung melayangkan gugatan cerai.
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Kehidupan profesional Grace, seorang sekretaris berdedikasi, berubah total sejak kakak atasannya gencar mendekat. Walau awalnya dingin, sebuah malam tak terduga membuat Grace sulit mengabaikan daya tarik pria itu. Kini ia menghadapi dilema berat antara mempertahankan karier profesional atau menyerah pada perasaan cintanya. Di tengah dunia elite yang penuh rahasia, Grace harus menentukan pilihan hidupnya dalam jalinan asmara yang kian rumit.
Sampul Novel Hati Suamiku Milik Sepupuku
8.5
Kirana berjuang keras memikat hati Revan dalam pernikahan hasil perjodohan mereka. Sayangnya, perjuangan itu sia-sia setelah ia mengetahui kenyataan pahit bahwa suaminya justru mencintai Sekar, sepupunya sendiri. Terbongkarnya pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka yang semula dingin. Saat Kirana terpuruk dalam kepedihan mendalam, Bara Mahendra, sosok dari masa lalunya, tiba-tiba muncul kembali dan membawa secercah harapan baru di hidupnya.
Sampul Novel Janda Buruk Rupa Kesayangan Idol Tampan
8.5
Nasib malang menimpa Jelita Laurenza. Setelah diceraikan Romi, janda muda berwajah buruk rupa ini harus menerima kenyataan pahit bahwa mantan suaminya bertunangan dengan sang manajer. Di tengah gunjingan tetangga dan rasa terpuruk, takdir mempertemukannya dengan Affandra, seorang idol tampan yang sangat terkenal. Hubungan satu malam yang tidak terduga pun terjadi di antara mereka. Akankah momen ini menjadi awal transformasi Jelita untuk meraih cinta sejati bersama sang bintang?
Sampul Novel Menikahi Pria Angkuh
8.3
Akibat pengaruh obat di sebuah pesta, CEO dingin Steve Willson melewati malam intim dengan wanita misterius yang gagal ia kenali. Di tengah pencariannya yang obsesif, sang ibu mendesak Steve untuk lekas membina rumah tangga. Guna menghindari tekanan keluarga, ia pun menawarkan pernikahan kontrak kepada Zira, gadis miskin yang sedang dikejar utang. Akankah kedok Zira sebagai wanita di malam itu terungkap, atau Steve akan terus memburu bayangan masa lalu?
Sampul Novel Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
8.4
Tujuh tahun Clara bertahan menghadapi dinginnya Edward demi cinta. Namun, hatinya hancur saat sang suami berpaling ke wanita lain dan mengabaikannya di hari ulang tahun. Kecewa, Clara memilih menyerahkan hak asuh anak, melayangkan gugatan cerai, dan pergi membangun karier bisnisnya hingga sukses besar. Di saat ia telah mandiri, proses perceraian justru dihambat oleh Edward. Pria yang dulunya acuh tak acuh itu kini mendadak sering pulang dan menolak keras untuk berpisah darinya.