APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Tujuh tahun dinanti, kehamilan pertama sang istri justru disambut tuduhan perselingkuhan oleh suaminya sendiri. Terbakar api cemburu akibat bukti foto pakaian dalam yang misterius di rumah temannya, sang suami melakukan tindakan kekerasan fatal hingga menyebabkan keguguran dan melukai ibu mertuanya. Ketika hasil tes DNA akhirnya keluar dan membuktikan kesetiaan sang istri, penyesalan mendalam pun datang terlambat. Kisah tragis penuh misteri dan pengkhianatan ini kini tersedia di platform novel web.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku dan suamiku akhirnya dikaruniai anak pertama di tahun ketujuh pernikahan kami.

Suamiku curiga bahwa bayi yang ada di dalam perutku bukanlah anaknya.

Aku sangat marah sehingga aku melakukan tes DNA.

Sebelum hasilnya keluar, suamiku muncul di depan pintu rumah orang tuaku.

Dia sedang memegang sebuah foto.

Foto itu menunjukkan pakaian dalamku yang entah kenapa bisa muncul di rumah temannya.

"Dasar jalang, beraninya kamu mengkhianatiku dan memintaku untuk membesarkan anak orang lain. Mati saja sana!"

Dia menggunakan cambuk untuk mencambuk ibuku yang berusaha melindungiku. Ibuku sampai pingsan, tetapi dia tetap memukulku sampai aku mengalami keguguran.

Setelah hasil tesnya keluar, dia baru mengetahui kebenarannya. Dia pun berlutut dan memohon agar anak yang sudah dia hilangkan itu bisa kembali.

Pada tahun ketujuh pernikahan kami, Ravel Yanuar, suamiku dan aku akhirnya dikaruniai anak pertama kami.

Ketika aku memberi tahu tes kehamilan dengan senang hati padanya, dia mengerutkan kening sambil bertanya kepadaku ....

"Anak siapa ini?"

Aku menjawab sambil tertegun, "Tentu saja anakmu."

"Kita sudah menikah selama tujuh tahun dan belum dikaruniai anak juga. Saat aku bekerja ke luar kota selama dua bulan, kamu tiba-tiba hamil. Kamu pasti bohong, 'kan?"

Saat aku mendengar kalimat ini, hatiku langsung terkesiap.

Anak ini sudah berumur dua bulan. Bagaimana mungkin tidak sesuai dengan waktunya?

Ibu mertuaku tertawa sinis di sebelah sambil menyahut, "Aku bertanya-tanya kenapa kamu sering keluar malam. Ternyata kamu pergi mencari pria lain."

Aku sering keluar pada malam hari karena aku bekerja lembur.

Aku pun dibuat menangis karena kesal oleh pasangan ibu dan anak itu.

Akhirnya aku menyahut keras, "Kalau kamu nggak percaya, kita lakukan tes DNA saja!"

Tanpa diduga, Ravel langsung menyetujui hal tersebut.

Aku merasa sangat kecewa padanya. Hari itu setelah melakukan pemeriksaan, aku kembali ke rumah orang tuaku.

Hasilnya baru akan keluar setelah tiga hari.

Ravel dan aku setuju untuk pergi ke rumah sakit bersama saat waktunya tiba.

Jika anak ini adalah anaknya, dia akan berlutut dan meminta maaf kepadaku.

Jika bukan anaknya, dia akan menceraikanku dan aku harus meninggalkan rumah tanpa membawa apa-apa.

Selama tiga hari terakhir, Ravel sama sekali tidak menghubungiku.

Aku merasa marah dan sedih. Aku memberi tahu ibuku jika hasilnya keluar, aku akan menggugurkan anakku dan menceraikannya.

Ibuku menyarankanku untuk memberinya kesempatan.

"Ravel sangat mencintaimu. Kalian sudah menikah selama ini tapi belum dikaruniai anak, dia juga nggak mengatakan apa-apa. Wajar kalau dia merasa curiga kalau tiba-tiba punya anak."

"Kamu tunggu saja. Besok saat hasilnya keluar, Ravel pasti akan menampar dirinya sendiri."

Kalimat ini benar. Meskipun biasanya Ravel memiliki kepribadian agak mudah marah, dia sangat mencintaiku.

Aku memutuskan untuk mendengarkan saran ibuku dan memberi Ravel kesempatan lagi.

Saat hari di mana hasil itu keluar, aku tertidur.

Saat aku bersiap untuk keluar, bel pintu berbunyi.

Begitu aku membuka pintu, aku melihat Ravel sedang berdiri di luar.

Aku pikir setelah dia selesai melihat hasilnya, dia berinisiatif datang untuk meminta maaf dan menjemputku.

"Ravel, kamu sudah melihat hasilnya, 'kan? Aku sama sekali nggak ...."

Aku belum menyelesaikan ucapanku.

Namun, Ravel langsung menamparku.

Kekuatannya sangat besar.

Tamparan itu membuat penglihatanku menjadi gelap, sudut mulutku mulai berdarah dan telingaku berdengung.

Aku mengangkat kepalaku seraya menatapnya dengan tidak percaya.

"Ravel, kamu sudah gila, ya!"

"Plak!"

Ravel kembali menamparku.

Aku mundur beberapa langkah, kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lantai.

Seluruh tubuhku menabrak meja.

"Brak, prang!"

Barang-barang di atas meja langsung berjatuhan ke lantai.

Suara gaduh ini menarik perhatian ibuku yang berada di kamar tidur. Dia berlari keluar sambil berteriak, lalu segera membantuku berdiri.

"Ravel, kenapa kamu memukulnya?"

"Dia pantas dipukuli," sahut Ravel dengan mata yang memerah. Dia mengambil kotak tisu di atas meja kopi, lalu melemparkannya ke arahku sambil berseru, "Clara, kamu ternyata sudah membohongiku. Hari ini, aku akan menghabisimu sampai mati!"

Melihat kotak tisu yang melayang itu, aku sontak menarik ibuku ke samping untuk menghindar.

Apa maksud Ravel?

Apakah hasil tes DNA menunjukkan bahwa anak tersebut bukan anaknya?

Aku segera berkata, "Aku nggak pernah berhubungan dengan pria lain. Ini pasti ada salah paham!"

"Salah paham?" ulang Ravel seraya menggertakkan giginya. Pria itu mengeluarkan ponselnya, menunjukkan layar ponsel, lalu melemparkannya ke arahku sambil berkata, "Buktinya sangat kuat. Salah paham apanya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Nyawa penyanyi pop terkenal, Venus Harristian, terancam setelah ia melihat sebuah kejahatan besar. Polisi bernama Dion Elang Juliandra pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya demi menjaga keselamatan Venus hingga persidangan tiba. Namun, interaksi yang intens justru memicu getaran asmara di antara keduanya. Situasi menjadi rumit karena Venus dan Dion sama-sama telah bertunangan. Di bawah bayang-bayang teror, mereka kini terjebak dilema antara komitmen dan gairah yang membara.
Sampul Novel Gairah Tanpa Akhir
8.8
Kehangatan menyelimuti ruang tamu sederhana saat Renata mendesah pasrah di bawah kecupan mesra Eka pada lehernya. Di atas sofa tua yang bergoyang, hasrat muda mereka meledak. Jemari nakal Eka menyusup ke balik kaos oblong Renata, meremas tubuhnya dan mengalirkan getaran hebat di ruangan sempit itu. Dalam dekapan erat sang kekasih, Renata hanya mampu mendesah memanggil nama Eka seiring sentuhan intens yang memilin seluruh raganya.
Sampul Novel HOT DUDA
9.6
Demi menyokong karier musik Kejora yang viral di YouTube, Taran, sang pengusaha sukses, merekrut Resti sebagai manajer adiknya. Sikap Resti yang dinilai terlalu mencampuri urusan sempat memicu ketegangan di antara mereka. Namun, berkat perantara Kejora, hubungan keduanya justru mencair. Walau Ben terus berupaya merintangi, kedekatan Taran dan Resti justru semakin erat dan benih asmara pun mulai bersemi saat mereka bersama di Bali.
Sampul Novel Jejak Masa Lalu
9.4
Nindi mengira empat tahun pernikahannya dengan Dika sangat harmonis walau belum memiliki anak. Siapa sangka, Dika justru berniat menikahi Rose Evelin, mantan pacarnya yang kini jadi model sukses. Konflik makin rumit saat seorang pria dari masa lalu Nindi tiba-tiba datang lagi. Kini, komitmen dan kesetiaan mereka benar-benar diuji di tengah bayang-bayang masa lalu yang mengancam rumah tangga tersebut.
Sampul Novel KAMINI (Wanita Penuh Kasih Sayang)
9.4
Pasca melahirkan anak untuk Dirandra Ekadanta dan istri pertamanya, Kamini Citra Kirana diusir begitu saja. Meski dibuang dengan uang kompensasi agar tidak kembali, ia pergi membawa sebuah rahasia besar yang memicunya untuk bangkit. Lima tahun berselang, takdir justru menyeret Kamini kembali ke hadapan masa lalu dan keluarga yang dahulu mencampakkannya. Mampukah ia menghadapi situasi rumit ini? Akankah rahasia yang ia simpan rapat selama ini mengubah segalanya saat mereka bertemu lagi?
Sampul Novel Pasangan Rahasia
8.1
Demi menyelamatkan kariernya, Erin terpaksa menyembunyikan status pernikahan dari publik. Situasi kian rumit karena suaminya sendiri merupakan pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah lingkungan kantor, keduanya harus bersandiwara dan menjaga rapat hubungan rahasia mereka dari kecurigaan rekan kerja. Akankah pernikahan rahasia ini bertahan demi target mereka, ataukah tekanan dunia kerja yang berat justru akan mengungkap kebenaran sebelum waktunya?