APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kenikmatan Bercinta

Kenikmatan Bercinta

Kisah romansa modern dewasa ini menyoroti kehidupan sopir tampan yang terjebak dalam hubungan intim tak terduga bersama majikan dan anaknya. Narasi penuh gairah ini menyajikan adegan panas eksplisit yang menuntut kebijakan pembaca. Konflik batin serta ketegangan fisik memuncak dalam persaingan ranjang yang memikat, di mana setiap momen membawa sensasi tak terduga bagi para tokohnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Melihat Imel merebahkan tubuhnya diatas sofa, Rey sudah tidak tahan lagi menahan nafsunya.

Rey langsung melucuti pakaian Imel, lalu menindih tubuhnya yang sangat menggoda.

Rey menjilati bibir tipisnya Imel dengan sangat agresif, sambil menggesekan rudalnya ke bagian intim Imel, hingga Imel semakin terangsang.

Cuuppss...Cuupps... Hhmmm... Suara itu yang terdengar saat Imel dan Rey sedang asyik berciuman.

Imel sangat bergairah saat bercinta dengan Rey, karena Imel sangat menyukai Rey.

Setelah merasa puas menjilati bibirnya, Rey menurunkan kepalanya, lalu menjilati payudara Imel, yang cukup mengkal dan besar.

Aarghh...Hhmmm... Aarghhh... Imel mulai mendesah saat Rey menjilati putingnya yang berwarna merah jambu, hingga matanya merem melek menahan rasa nikmat.

Rey terus memainkan lidahnya berputar-putar di sekitar putingnya Imel, yang berwarna merah jambu, hingga mata Imel merem melek menahan nikmat.

Setelah merasa puas di bagian itu, Rey menurunkan lagi kepalanya, lalu mendarat di atas lubang intimnya Imel.

Hhhm.. Uurghhh.. Imel tak henti-hentinya mendesah, saat Rey menjilati lubang intimnya, hingga tubuhnya sesekali bergetar menahan rasa nikmat.

Mendengar Imel terus mendesah, nafsu Rey semakin terbakar.

Rey memasukan jari tangannya ke dalam lubang intimnya, karena Rey ingin melihat Imel mencapai puncak kenikmatannya.

Sleep...Aarghhh... Hhmmm... Aarghhh... Imel terus mendesah merasakan kenikmatan di dalam tubuhnya, saat Rey mengobok-obok lubangnya, hingga mulutnya menganga menahan rasa nikmat.

Melihat wajah Imel terlihat sangat menikmatinya, Rey mempercepat kocokannya.

Clok...clok...clok... Aarghh.. Uurghhh... Hhmmm... Desahan Imel semakin keras, hingga tubuhnya sesekali mengejang menahan nikmat.

Beberapa saat kemudian, akhirnya Imel mencapai puncak kenikmatan nya.

"A_awas Rey... Crooottt.. Uurghhh.." Desah Imel karena sudah mencapai puncak kenikmatan nya.

Tubuhnya mengejang hebat hingga perutnya naik turun.

Haah..Huuhh..Haah..Huuh.. Nafas Imel ngos-ngosan.

"A_ayo Rey, cepat masukan rudal nya." Imel sudah tidak tahan lagi menahan nafsunya, sampai tubuhnya mulai berkeringat.

"Ia tante."

Rey langsung memasukan rudalnya ke dalam lubang intim nya Imel, hingga Imel kembali mendesah.

Bleess... Aarghhhhh...plok plok... Aarghhh...Hhmmm... Imel kembali mendesah, saat lubang nya terisi rudal Rey, hingga mulutnya menganga menahan rasa nikmat.

Melihat Imel sangat bergairah, nafsu Rey semakin terbakar, Rey mempercepat genjotan nya, hingga tubuh Imel kejang-kejang menahan rasa nikmat.

Plok..plok... Aarghhh...Aarghhh... Hhmmmm... Desahan Imel semakin keras, hingga kepalanya mendongak ke atas menahan rasa nikmat.

Beberapa saat kemudian, Rey merasa spermanya akan segera keluar.

Dengan cepat Rey menarik rudalnya, lalu mengocoknya, agar cairan nya tidak keluar di dalam.

"Masukan ke mulut aku Rey." Kata Imel lalu duduk diatas sofa.

Mendengar itu, Rey langsung memasukan kepala rudalnya, lalu mengocok batangnya, agar cairan kentalnya segera keluar.

Beberapa saat kemudian, akhirnya cairan kental pun keluar dari lubang jahanam itu.

"Aa_ku mau keluar tan_te... Aarghhh.. Crooot...croot..croot... Aarghhh.." Rey mendesah karena sudah mencapai puncaknya.

Tubuh Rey sampai bergetar, menahan rasa nikmat.

Imel langsung menelan spermanya yang lumayan cukup banyak.

Setelah sperma nya keluar, Rey langsung membantingkan tubuhnya diatas sofa, sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah.

Huh..hah..huh...hah.. nafas Rey ngos-ngosan.

Saat ini Rey dan Imel sudah mandi keringat, karena malam ini mereka berdua sangat bergairah.

Setelah nafasnya pulih, Rey pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sementara Imel masih terkapar lemah di atas sofa, sambil memulihkan kondisinya

Setelah merasa bersih, Rey kembali ke ruang tamu.

Setelah tiba di ruang tamu, Rey membantu Imel, membopong tubuhnya ke kamar, agar Imel bisa beristirahat.

Setelah di dalam kamar, Rey membaringkan tubuh Imel di atas kasur, karena Imel terlihat sangat kelelahan.

"Makasih ya Rey, malam ini aku sangat puas." Kata Imel sambil menatap wajah Rey yang tampan.

"Ia tante." Sahut Rey dengan sopan.

"Kamu tenang saja, walaupun kamu hanya seorang sopir, aku akan menggaji kamu sesuai yang kamu inginkan.... Kamu ingin digaji berapa?" Tanya Imel yang masih terbaring lemah, dalam keadaan telanjang.

"Soal itu, aku terserah tante saja." Jawab Rey singkat.

Sebenarnya, Rey tidak perlu bekerja, karena setiap bulan, Rey mendapatkan penghasilan dari anak buahnya.

Walau usia Rey masih sangat muda, namun kemampuan nya sangat luar biasa, bahkan di dunia bawah tanah, hampir semua orang mengenalnya.

Namun Rey selalu rendah hati, agar tidak terlihat menonjol.

Imel kembali bicara.

"50 juta cukup untuk gaji satu bulan?" Tanya Imel dengan santai, karena Imel tidak kekurangan uang, yang Imel inginkan hanya kebahagiaan dan kepuasan.

"Maaf tante, tidak mungkin gaji sopir bisa sebesar itu, saya minta disamakan saja dengan gaji sopir pada umumnya." Kata Rey menegaskan, karena Rey tidak gila dengan uang.

Mendengar perkataan Rey, Imel sangat kagum dengan pribadi Rey, bahkan Imel tidak percaya, di zaman sekarang, ada pemuda yang tidak berambisi mengejar uang.

"Aku salut sama kamu Rey, kamu tidak berambisi mengejar uang, karena yang aku tahu, di zaman sekarang, orang berlomba-lomba memperbanyak kekayaan, bahkan mereka menghalalkan berbagai macam cara, agar mereka bisa mendapatkan impian nya."

"Namanya juga hidup tante, kalau semua orang benar semua, nggak seru dong, karena hidup tempat kita belajar, aku juga masih belajar." Kata Rey menegaskan.

"Kamu benar Rey." Sahut Imel lalu tersenyum manis menatap Rey.

"Ya sudah, aku mau ke ruang tamu dulu ya tante, mau merokok dulu."

"Ya udah aku juga mau mandi dulu." Kata Imel lalu pergi ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya, sementara Rey pergi ke ruang tamu untuk bersantai.

Setelah merasa bersih, Imel kembali berpakaian, lalu pergi ke ruang tamu, menemui Rey.

Setibanya di ruang tamu, Imel duduk di sebelah Rey, lalu menyalakan sebatang rokok.

Saat Imel sedang asik mengobrol, tak lama ponselnya berdering.

Kring Kring Kring.. Suara panggilan masuk.

Saat Imel melihat kelayar ponselnya, ternyata anak kesayangan nya yang menelpon nya.

Dengan cepat Imel langsung mengklik tombol jawab.

"Ia sayang ada apa?" Tanya Imel merasa khawatir, karena tidak biasanya anaknya menelpon nya malam-malam.

"Mami dimana?" Tanya Frisca di ujung telpon.

"Mami lagi sama temen, kenapa sayang?" Tanya Imel penasaran.

"Mami pulang sekarang juga, Frisca takut disini hujan, terus disini mati lampu juga mi." Kata Frisca sangat ketakutan, sampai wajahnya terlihat pucat.

"Ya sudah mami pulang sekarang, kamu minta tolong Bi Minah dulu untuk nemenin kamu."

"Nggak mau, Frisca mau nya sama mami."

"Yaudah mami pulang sekarang juga, kamu tunggu sebentar ya." Kata Imel lalu menutup teleponnya.

"Rey, kita kerumah sekarang juga." Kata Imel lalu mengambil tas kecilnya.

"Ia tante." Sahut Rey dengan patuh.

Rey langsung bersiap-siap karena ia harus secepatnya mengantar Imel pulang ke rumahnya.

Setelah semuanya siap, Rey dan Imel pergi ke parkiran, lalu masuk kedalam mobilnya, setelah itu Rey langsung menancap gas mobilnya dengan kecepatan penuh, karena Imel ingin segera tiba di rumahnya.

"Sebenarnya ada apa tante?" Tanya Rey merasa khawatir, karena melihat wajah Imel terlihat sangat cemas, setelah mendengar anaknya menghubunginya.

"Barusan Frisca telpon, katanya di sana hujan, terus mati lampu juga." Jawab Imel dengan cemas.

"Frisca takut gelap gelap tante?" Tanya Rey sembari menyetir.

"Ia Rey, Frisca takut gelap dan hujan, apalagi saat ada petir, Frisca pasti sangat ketakutan."

"Hhmmm..." Hanya itu yang Rey katakan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Kehancuran bisnis dan pernikahan sang mantan membuat hidup Shiloh Jung terpuruk. Demi memulihkan diri, ayahnya mengirim Shiloh berlibur ke luar negeri. Di sanalah ia bertemu Edward Leung yang penuh misteri. Keduanya lalu sepakat menjelajahi Rusia sebagai sepasang kekasih tanpa membongkar identitas asli, dengan janji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, setahun berlalu, Edward justru berpura-pura tidak mengenalnya. Rahasia besar apa yang disembunyikan pria itu?
Sampul Novel Cerita Penggenjrotan
9.0
Kisah romansa modern ini menyajikan dinamika hubungan yang sangat intens dan eksplisit, khusus bagi pembaca dewasa berusia 18 tahun ke atas. Demi kenyamanan bersama, narasi di dalamnya mengandung konten sensitif sehingga anak di bawah umur sangat dilarang keras untuk mengakses atau membaca buku ini. Pastikan Anda telah memenuhi batasan usia yang ditentukan sebelum menikmati seluruh alur cerita yang disajikan dalam karya ini.
Sampul Novel Cinta satu malam terbaik
8.7
Ditinggal sang kekasih membuat Feyleria terpuruk hingga ia terbangun di sebelah pria asing lalu kabur. Namun, Alexander, pria misterius malam itu, justru terobsesi padanya. Melalui tekanan orang tua, Alex menjebak Fey dalam perjodohan rumit. Di kala perasaan cinta Fey untuk Alex mulai bersemi, Sani sang mantan kembali untuk merebut hatinya. Fey pun bimbang memilih bayang masa lalu atau masa depan bersama pria yang tulus memujanya.
Sampul Novel Invisible Rich Man
9.5
Demi mencari ketulusan cinta, Davin yang merupakan pewaris takhta bisnis global rela menyamar menjadi petugas kebersihan. Di Jakarta, takdir mempertemukannya dengan Vania, sosok wanita yang menerimanya tanpa peduli status sosial. Vania pun sukses membuktikan kesetiaannya melalui berbagai ujian dari Davin. Namun, hubungan mereka kini terancam hancur saat keluarga konglomerat Davin datang menentang keras dan mencoba memisahkan keduanya secara paksa.
Sampul Novel Jerat Janda Terhormat
8.2
Kehilangan suami memaksa Serena Aqulea Abraham berjuang mandiri demi putri kecil dan ibu kandungnya yang sakit. Di tengah impitan ekonomi dan pandangan miring masyarakat terhadap status jandanya, ia dituntut berubah dari wanita lemah menjadi sosok yang tangguh. Tanpa tempat bersandar, Serena bekerja keras menghadapi segala rintangan demi bertahan hidup. Mampukah ia terus bertahan melewati hinaan sekitar, ataukah takdir akan mempertemukannya dengan pria baru yang tulus?
Sampul Novel Maaf, Aku Tidak Pantas Buatmu
8.6
Irfan, pria tampan dan taat beragama, masih terluka karena penolakan Iffah yang merasa tidak sepadan dengannya. Padahal, kecerdasan dan kesalehan Irfan membuatnya menjadi sosok dambaan. Di saat alasan penolakan itu masih menyisakan tanya, hadirlah Rayhan, seorang lulusan Malaya University yang berupaya mendekati Iffah. Situasi ini membuat Iffah bimbang. Haruskah ia membuka hati untuk Rayhan, ataukah ia akan kembali merajut asa bersama Irfan, cinta lama yang masih tersimpan di hatinya?