APKDock Logo
Sampul Novel Kembalinya Mantan Terindah

Kembalinya Mantan Terindah

8.3 / 10.0
Tujuh tahun berlalu sejak kepergian Adimas Sagala yang menghancurkan hidup Anissa. Kini, secara tak terduga, pria itu muncul kembali di reuni SMA untuk menyatakan cinta dan langsung mengajaknya menikah. Anissa pun bimbang untuk membuka hati setelah luka mendalam yang ia rasakan. Di tengah keraguan tersebut, Adimas harus berjuang keras membuktikan janjinya demi menyatukan lagi kepingan hati yang dulu sempat ia patahkan.

Kembalinya Mantan Terindah Bab 1

“Pak, turunin saya di sini aja. Ini ongkosnya, Pak!” ujar wanita muda beriris cokelat itu pada sang sopir, sambil menyerahkan selembar uang kertas biru sesuai argo, setelah taksi berwarna biru langit dengan lambang burung biru itu pun berhenti di lobi masuk Shinning Hotel.

Setelah menarik dan membuang napas sejenak, wanita muda itu turun. Ia tampak anggun dengan Tunik Asimetris berwarna putih dengan corak mawar maroon kecil yang senada dengan warna jahitan pakaiannya yang mengerucut di bagian bawah. Sneakers dan tas kecil di tangannya juga dipadukan warna seperti pakaiannya hari ini—putih.

Rambut lurusnya yang terurai bebas ditambah dengan riasan simple khas anak muda di wajahnya yang cantik, membuat siapa saja yang memandangnya bak melihat setangkai mawar putih dengan sedikit corak maroon, sederhana tapi selalu anggun.

“Kamu Annisa? Ya, ampun… Kamu datang juga? Akhirnya…” ucap heran seorang wanita muda seumurannya saat melihat sosoknya ada di sana juga.

Annisa Lesmana, wanita muda berusia 24 tahun itu mengangguk sambil tersenyum sebelum menjawab dan bertanya balik, “Hmm, aku datang. Pak Rangkuti udah di dalam?”

“Belum. Kami juga lagi nungguin Pak Rangkuti sama anak-anak lain. Kamu masuk aja dulu ke dalam. Pasti semuanya kaget lihat kamu datang, Nis!”

Annisa menangguk lagi, “Ya udah, aku masuk dulu,”

Hari ini adalah reuni SMA Tunas Murni yang ke-18. Kali ini sekolah terkenal di kota Bandung itu mengadakannya di Shinning Hotel dan Annisa yang merupakan alumni sekolah itu turut datang.

Setelah tujuh tahun menamatkan sekolah menengah atasnya itu, baru kali ini Annisa mengikuti acara reuni. Tapi kehadirannya hari ini pun disebabkan karena sang guru kesayangan—Pak Rangkuti memanggilnya secara langsung karena ia akan berpamitan untuk menetap di Brunai Darussalam bersama anak dan menantunya.

Adapun alasan Annisa enggan menghadiri acara tahunan sekolahnya itu karena terdapat luka menganga yang bahkan belum bisa tertutup selama tujuh tahun terakhir. Annisa berharap orang itu tidak ada di sana.

Aula tempat reuni dibuka olehnya dan pemandangan keramaian teman seangkatannya langsung membuat Annisa canggung karena setiap mata tertuju padanya.

“Apa kabar semuanya?” sapanya dengan ramah.

“Annisa? Kamu datang juga? Sini-sini!”

“Kode alam, nih! Gue harus pasang nomer!”

“Gila! Si Annisa masih cantik kayak dulu aja. Resepnya apaan sih itu anak?”

Mendengar banyak tanggapan dari setiap pemilik mata yang heran memandangnya, Annisa hanya bisa memberikan senyuman. Karena memang sejak sekolah dulu, dia hanya akrab dengan beberapa orang saja.

“Hai, Nis. Akhirnya kamu datang juga. Udah lama banget nggak ketemu kamu. Kamu apa kabar?” sapa seorang pria muda yang dulunya merupakan ketua kelas di kelas Annisa—Azmi.

“Kabarnya baik, Mi. Makanya aku di sini,” jawabnya sambil mengalihkan pandangannya ke sekeliling, “Pak Rangkuti belum datang, ya?”

“Barusan aja Pak Rangkuti telepon aku. Bentar lagi sampai sini. Dia kena macet di lampu merah ujung jalan sebelum hotel. Ya udah, cari tempat duduk, gih!”

Annisa mengangguk setuju dan mencari tempat yang agak sepi untuk duduk. Meskipun ini adalah acara reuni seangkatannya, tapi Annisa memang tidak terlalu akrab, itu hanya sebatas menyapa dan mengenal.

‘Semuanya berubah banget, ya? Makin cantik, makin bergaya. Udah pasti mereka jadi orang sukses,’ gumamnya dalam hati sambil melengkungkan senyuman miris.

Gumamannya bukan tanpa arti saat melihat para teman sejawatnya. Itu karena SMA Tunas Murni merupakan sekolah elite di kota Bandung, dan rata-rata anak yang bersekolah di sana merupakan anak orang berada. Sudah dipastikan masa depan mereka yang tamat dari sana terjamin sukses.

Tapi Annisa tidak menyadari satu hal. Setiap mata para seangkatannya itu juga memiliki pandangan yang sama pada Annisa, kalau siswi teladan yang dikenal jenius itu juga semakin berkilau sekalipun ia melepaskan kesempatan emas yang diberikan sekolah sebagai imbalan prestasinya.

Dulu, Annisa ditawari untuk masuk ke Universitas bergengsi di ibukota tanpa biaya sepeserpun hingga tamat asalkan nilainya tetap di atas. Tapi Annisa menolak dan malah melanjutkan study di sekolah perawat.

Jika para temannya kini sudah menjadi kepala kantor, manajer, ataupun jabatan tinggi lainnya di kota besar mereka, tapi Annisa hanya menjadi perawat magang di sebuah rumah sakit swasta di kota Bandung—RSUS Grand Healthy.

Namun, Annisa tidak minder sedikit pun. Mungkin kehidupan teman seangkatannya sukses dan baik, tapi hidupnya juga tidak begitu buruk.

Sekarang Annisa sudah hidup mandiri. Dia juga sudah bisa menyicil sebuah rumah KPR bersama kekasihnya—Zaky dan tinggal bersama. Zaky adalah seorang dokter magang bagian pengobatan mata di rumah sakit yang sama dengannya.

Jadi, sekalipun tidak kaya, Annisa merasa hidupnya baik-baik saja. Hidup dengan tenang dengan masa depan yang baik bersama Zaky.

Annisa jatuh dalam lamunannya sejenak sebelum dikagetkan oleh tepukan di pundaknya dari belakang.

“Woi, anak perawan nggak boleh melamun. Jodoh Lo jauh!”

Annisa merasa lega karena yang mengagetkannya adalah sahabatnya sendiri—Novellin.

“Kalau jantung gue lompat gimana? Jantung Lo yang gue cabut terus gue tempel di sini, ya!” Annisa langsung mengomel. Bersama sobat karibnya kini Annisa jauh lebih santai.

“Siapa yang suruh Elo ingkar janji? Elo bilang mau nungguin gue di depan, tapi nggak taunya Elo masuk duluan!” Novellin juga langsung membalas.

“Gue tadi udah mau nungguin Elo. Tapi kata mereka yang di depan, anak-anak udah pada di dalam. Gue kira Elo juga udah di sini. Ya, gue masuk aja!” jawabnya riang dan sikapnya yang bocor seperti ini hanya ditunjukkan pada Novellin.

Novellin Sugiarto, 24 tahun. Seorang wanita yang energiknya sama dengan Annisa. Novellin kini bekerja sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangan domestik dan mancanegara. Novellin adalah satu-satunya sahabat dekat Annisa sejak SMA dan sampai saat ini masih terus berhubungan baik dengannya.

Bersama Novellin tidak ada sapaan ‘aku-kamu’ karena itu terasa canggung dan mengartikan kalau mereka tidak dekat sama sekali. Sapaan ‘Elo-Gue’ lebih menunjukkan kalau mereka sahabat sejati.

“Kok Elo di sini? Katanya mau terbang ke Kalimantan?”

“Gue kedapetan pesawat malam. Tadi udah gue roker sama temen gue yang berangkat pagi. Ini, kan, acara sekali setahun, masa iya gue nggak dateng buat ngelihatin alumni mana yang cantiknya hampir ngimbangin gue?” jawabnya sombong sambil mengibaskan rambutnya ke belakang.

“Songong banget, Lo! Iya, deh. Novellin Sugiarto yang paling cantik se-antero SMA Tunas Murni!” cibir Annisa seketika dan mereka pun tertawa bersama.

“Eh, Pak Dokter Elo mana? Nggak diajak? Sekali-sekalinya dateng malah sendirian. Itu laki gunanya apaan, sih?” Novellin bertanya setelah menyadari kalau Annisa datang sendiri.

Annisa menggeleng, “Zaky ada operasi pagi. Nggak mungkin gue ajakin ke sini, kan?”

“Oke, gue ngerti,” jawabnya singkat, “Kalian benaran jadi nikah? Elo udah pikirin bener-bener, Nis?” sambungnya bertanya. Kali ini suasana lebih tenang di antara keduanya.

Mengingat sahabatnya itu tidak memiliki perasaan yang sebenarnya pada Zaky. Lebih dari siapa pun, Novellin tahu kalau di hati Annisa akan selalu ada orang itu.

Benar saja, wajah Annisa langsung tertekuk dan menunduk. Membahas soal perasaannya pada Zaky, Annisa menjadi muram tidak berdaya.

“Memangnya gue punya pilihan? Gue sama Zaky udah kenal lama. Kita juga udah tinggal serumah. Walaupun kamar kita dipisah, tapi Zaky itu baik banget sama gue. Dia nggak pernah nuntut lebih,”

“Apa baik aja udah cukup buat Lo? Elo sendiri nggak cinta sama dia, kan? Yakin Lo mau nikah sama dia? Terus gimana sama si…“

“Ngapain disebutin lagi, sih?” Annisa langsung memotong ucapan Novellin dan raut wajahnya semakin sedih, “Dia yang ninggalin gue tujuh tahun lalu. Apa lagi yang harus gue tungguin dari dia sampai sekarang? Gue sama dia udah putus, Lin, jangan bahas dia lagi,”

Sebelum Novellin menjawab kalimat sedih Annisa, suara gaduh dari teman seangkatan mereka di ruangan tersebut membuat perhatian dua sahabat itu tergugah. Mau tidak mau Annisa dan Novellin juga ikut menoleh ke sumber keributan.

“I-itu? D-dia dateng juga?” seperti ekspresi semua teman seangkatannya, Novellin juga terperangah melihat sosok laki-laki yang tidak pernah menghadiri reuni setiap tahunnya, tapi kini malah datang bersama Pak Rangkuti.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kembalinya Mantan Terindah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tidak Akan Memaafkanmu
9.1
Sejak kecil, Alea dibesarkan oleh pasangan kaya, Reynald dan Marina. Namun saat beranjak dewasa, ketenteraman hidupnya hancur ketika ayah angkatnya, Reynald, mulai terobsesi dan menyimpan rasa cinta terlarang padanya. Di sisi lain, Marina yang sibuk dengan terapinya sama sekali tidak menyadari situasi ini. Konflik memuncak saat sebuah rekaman rahasia terbongkar dan mengancam kehancuran keluarga mereka. Kini, Alea terjebak dalam dilema antara mengungkap kebenaran atau bungkam demi balas budi.
Sampul Novel Bukan Istri Bayaran
9.8
Demi keluar dari situasi pelik yang menjepit hidupnya, seorang wanita nekat menjalin kesepakatan dengan Alister Bagaskara. Pria dewasa tersebut menjadi satu-satunya sosok yang mampu menolongnya. Sebagai ganti atas bantuan itu, ia menawarkan diri untuk dinikahi. Pernikahan tanpa cinta ini pun terpaksa dijalani demi bertahan hidup. Kini, ia harus mengarungi bahtera rumah tangga dan berbagi hari bersama Alister, pria asing yang kini resmi menjadi suaminya.
Sampul Novel Gairah Ana Dalam Perjalanan Waktu
9.3
Usai bersusah payah merampungkan skripsinya, Nuna justru terlempar ke masa lampau dan terlahir kembali sebagai bayi di dimensi gaib yang misterius. Di dunia baru ini, ia tidak hanya harus berhadapan dengan sosok raja iblis yang menakutkan, tetapi juga dikelilingi deretan pria rupawan yang memikat. Nuna kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjalani takdir penuh cinta dan petualangan mendebarkan, atau mencari cara kembali ke tempat asalnya.
Sampul Novel Istri Yang Tak Diinginkan
8.5
Bagi Aleeya, pernikahan bukanlah akhir yang bahagia. Kepergian sang ibu justru menyeretnya ke dalam ikatan paksa dengan Richo, pria yang sejak awal menolak keras dirinya. Kini, kehidupan Aleeya berubah drastis menjadi penuh penderitaan. Di bawah atap yang sama, suaminya sendiri sama sekali enggan mengakui keberadaannya. Aleeya pun harus bertahan menjalani hari-hari yang dingin, berjuang sendirian menghadapi kepedihan dan pengabaian di dalam rumah tangga yang hampa tanpa cinta.
Sampul Novel The Hot Personal Trainer
9.7
Penyesalan mendalam menghantui Beyonce Linch setelah mendatangi kediaman sahabatnya, Aldrich Jonas. Akibat pengaruh alkohol, Beyonce nekat mengejek pemilik gym itu sebagai gay dan menantangnya. Tersinggung dengan ucapan tersebut, Aldrich hilang kendali dan tega merenggut paksa kehormatan Beyonce. Padahal, dua hari lagi Beyonce akan melangsungkan pernikahan dengan tunangannya, Zack. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit atas peristiwa kelam itu.
Sampul Novel The Marriage
9.1
Demi memegang teguh wasiat orang tua dan melindungi warisan melimpah dari keluarga Rotschild, Aoi yang tomboi terpaksa menikahi Makoto. Sosok suami pilihan ini adalah pria berdarah Jepang yang terkenal sangat dingin sekaligus pelit. Menghadapi perbedaan karakter yang begitu kontras, mampukah rasa cinta tumbuh di hati mereka? Akankah rasa benci Aoi perlahan sirna, atau justru pesona Makoto yang sanggup melunakkan kerasnya hati sang istri?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan