APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah

Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah

Di hari jadi pernikahan kelima, Diah memergoki Bara berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Fathia. Bara bahkan menghina Diah sebagai istri yang menjemukan, tanpa menyadari istrinya itu tengah mengandung anaknya. Kecewa berat atas pengkhianatan ini, Diah memilih merahasiakan kehamilannya. Ia pun bersandiwara menjadi istri penurut selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya pergi selamanya demi memulai lembaran hidup baru tanpa Bara.
Bab
Bagikan

Bab 3

Diah (POV):

Senyumku, sebuah topeng sempurna yang kusulam dari serpihan kehancuran, membuat Bara terpana sesaat. Dia mendekat, tangannya refleks merengkuh pinggangku, menarikku mendekat. Aku membiarkannya, seperti boneka yang patuh.

"Kau terlihat sangat cantik, sayang," bisiknya di telingaku, suaranya sarat akan hasrat. "Ada apa dengan senyum itu? Kau membuatku gugup."

"Bara, kau ini," kataku, nada suaraku terdengar manja, bahkan aku sendiri terkejut dengan kemampuan aktingku. "Aku hanya berpikir, betapa beruntungnya aku memilikimu. Kau selalu tahu bagaimana membuatku merasa istimewa."

Aku harus memainkan peran ini dengan sempurna. Setiap sentuhan, setiap kata, harus meyakinkannya. Ini adalah pertunjukan terakhir Diah Darwis, sang istri sempurna.

Dia menatapku, matanya mencari kebenaran. Aku membiarkannya mencari. Tidak ada yang akan dia temukan kecuali apa yang ingin kutunjukkan padanya.

"Tentu saja," katanya, tatapannya melembut. "Kau wanitaku. Selalu." Dia mencium keningku, lalu turun ke bibir. Aku memejamkan mata, mencoba membayangkan bahwa bibir ini bukan bibir yang baru saja mencium Fathia.

"Aku tidak akan pernah melakukan apa pun yang bisa menyakitimu, Diah," bisiknya di antara ciuman. "Kau bisa percaya padaku."

Kata-kata itu terasa seperti pisau panas yang dihujamkan ke jantungku. Sebuah kebohongan yang begitu telanjang, begitu kejam.

"Aku tahu," kataku, menarik napas dalam, membalas ciumannya singkat. "Aku tidak pernah meragukanmu."

Bara tersenyum puas. Dia percaya. Dia benar-benar percaya bahwa dia telah memanipulasiku sepenuhnya, bahwa aku adalah miliknya, sebuah properti yang akan selalu ada di sana, tanpa pertanyaan.

"Bara, aku penasaran," kataku, memecah keheningan. "Bagaimana jika suatu hari, ada orang lain yang datang, dan dia bilang dia hamil anakmu? Apa yang akan kau lakukan?"

Dia menarik diri, ekspresinya berubah. Ada sedikit kekhawatiran di matanya, tapi cepat hilang, tergantikan oleh seringai angkuh.

"Diah, kau ini bicara apa? Tentu saja itu tidak mungkin. Aku tidak pernah tidur dengan wanita lain selain dirimu," katanya, suaranya tegas, terlalu tegas. "Kau adalah satu-satunya wanita di hidupku."

"Benarkah?" tanyaku, nadaku terdengar ragu.

"Dengar, Diah," katanya, memegang kedua tanganku, matanya menatap intens ke mataku. "Aku bersumpah. Demi nama baik keluargaku, demi semua yang kita miliki, aku tidak akan pernah mengkhianatimu. Kau adalah duniaku. Kau adalah ratu di istanaku."

Sumpahnya terdengar begitu kosong, begitu hampa. Dia tidak tahu bahwa aku telah mendengar Fathia terisak di telepon, mengaku hamil anaknya.

Aku menghela napas panjang, pura-pura lega. "Aku percaya padamu, Bara."

Dia tersenyum lagi, senyum kemenangan. Dia menarikku kembali ke pelukannya, memelukku erat, tangannya mengunci pinggangku. Aku bisa merasakan detak jantungnya yang cepat.

Dia terlalu yakin aku tidak akan pernah pergi. Terlalu yakin aku adalah miliknya.

'Kau tidak pernah tahu, Bara, betapa kejamnya takdir yang akan menanti orang-orang yang terlalu yakin,' pikirku.

Dia mencium leherku, mendesah. "Kau tahu, Diah. Aku tidak bisa hidup tanpamu. Kau adalah napasku. Kau adalah segalanya bagiku."

Aku merasa jijik. Kata-kata itu, dulu begitu berarti, kini terasa seperti sampah. Aku berusaha keras untuk tidak mendorongnya menjauh. Aku hanya ingin semua ini berakhir.

"Aku juga tidak bisa hidup tanpamu, Bara," kataku lirih. Kata-kata yang keluar dari mulutku terasa seperti duri yang menusuk lidahku sendiri.

Aku merasakan sentuhan tangannya di punggungku, mencoba menyeretku lebih dekat. Aku menegang. Sebuah penolakan tak kasat mata.

"Aku akan menyiapkan makan malam spesial untuk kita nanti. Kau pasti suka," kataku, sedikit mendorongnya. "Aku butuh waktu sebentar sendiri."

Dia melepaskan pelukannya, sedikit kecewa, tapi mengangguk. "Baiklah, sayang. Tapi jangan terlalu lama, ya. Aku merindukanmu."

Aku mengangguk, lalu berbalik, berjalan menuju pintu. Aku bisa merasakan tatapannya di punggungku. Terakhir kali. Mungkin ini yang terakhir kalinya dia melihatku sebagai istrinya.

Di balik pintu, aku menarik napas dalam. Pertunjukan harus terus berjalan. Sampai tirai terakhir diturunkan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu
8.8
Setelah enam puluh enam kali melamar, Vincent akhirnya berhasil meluluhkan hati pasangannya di upaya ke-67. Di awal pernikahan mereka, sang istri menyiapkan enam puluh enam kartu maaf yang bisa digunakan Vincent setiap kali ia berbuat salah. Namun selama enam tahun berumah tangga, Vincent terus-menerus memicu kemarahan istrinya demi membela teman masa kecilnya, hingga kartu-kartu itu perlahan habis dihapus. Saat kartu ke-64 digunakan, Vincent baru menyadari ada perubahan dingin yang tidak biasa.
Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Pernikahan Airra, seorang yatim piatu, dengan miliarder bernama Arief hancur akibat fitnah kejam dari Garna dan Binar. Tanpa status yang jelas, ia diusir hingga terpaksa bekerja sebagai pembersih hotel demi menghidupi anak kembarnya. Tiga tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi fisik Airra sangat lemah. Pertemuan ini membangkitkan dendam membara di hati Airra akibat luka masa lalu. Akankah hubungan mereka bertahan di tengah badai yang belum usai?
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
8.8
Tepat sebelum hari pernikahan, penglihatan wanita ini mendadak pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan calon suaminya justru bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Menyadari perselingkuhan yang telah berlangsung lama di belakangnya, ia memutuskan untuk merahasiakan kesembuhannya. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni, lalu memilih untuk menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata.
Sampul Novel Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali
9.1
Dersik kembali ke Desa Mangpusu demi menuntaskan dendam masa lalu. Meski puluhan tahun berlalu, parasnya tetap awet muda dan memikat. Sunarni, sang mantan majikan yang didera rasa bersalah, kini tak berdaya saat keluarganya dihabisi satu demi satu. Di tengah teror Begu Ganjang yang mencekam, seorang dukun sakti bernama Surya curiga bahwa Dersik adalah mantan kekasihnya. Rumitnya, putra Sunarni malah jatuh hati pada sosok misterius yang berniat menghancurkan mereka.
Sampul Novel Ibu untuk Yana
8.8
Sibuk menikmati status duda dan memiliki satu anak yang begitu cantik, enggak ada angin serta badai, Mama tercinta justru menjodohkan dirinya dengan seorang gadis polos berumur delapan belas tahun. Akankah ia terima, atau menolaknya??
Sampul Novel Merengkuh Cinta Ilahi
8.0
Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawa suaminya, Prajana, akibat benturan kasta, Siti Halimah terpaksa menikahi Lukman, sang penabrak. Pernikahan tanpa landasan cinta ini justru menyingkap tabir kelam. Laura, mantan kakak ipar Siti, rupanya istri pertama Lukman yang kehilangan rahimnya. Teka-teki medis ini kian rumit karena ibu tiri Lukman mengalami kondisi serupa. Mampukah para wanita ini mengungkap misteri dan menemukan kebahagiaan sejati mereka?