APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan

Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Bab
Bagikan

Bab 2

Zoey tersenyum kepadaku dan berkata, "Cherish, aku sudah tanya master. Katanya, asalkan hamsterku mengadakan acara pemakaman di sini, dia bisa bereinkarnasi jadi manusia. Ini adalah perbuatan baik lho."

Diego berujar dengan lembut, "Zoey, kamu memang baik hati. Tenang saja, hamstermu pasti bisa merasakan kebaikanmu."

Zoey menatap guci abu di tanganku. "Diego, guci di tangan Cherish sangat cantik. Andai saja abu hamsterku bisa ditaruh di sana."

Aku memelotot dengan galak sambil memeluk guci abu Nenek. "Kalau kalian berani menyentuh guci abu nenekku, jangan salahkan aku bertindak lancang pada kalian!"

Diego berkata dengan tidak percaya, "Cherish, nenekmu sangat menyayangimu. Kamu malah terus mengutuknya mati dan membuat aula berkabung palsu begini. Kamu nggak merasa tindakanmu ini bisa membuat nenekmu sial?"

Aku memelotot sambil menyahut, "Nenekku sudah meninggal. Dia meninggal di pesta nikah kemarin. Kalau kamu nggak percaya, tanya saja pada dokter di rumah sakit. Mereka bisa bersaksi untukmu!"

Zoey berucap dengan lembut, "Cherish, abu di guci putih itu pasti palsu. Hamsterku sudah mati. Dia kasihan sekali. Ayolah, kasih aku guci itu."

Diego menatapku dengan tidak sabar. "Aku masih harus mengadakan pemakaman untuk hamster. Cepat berikan guci itu. Aku nggak punya waktu melihat sandiwaramu."

"Jangan mimpi!" pekikku dengan wajah pucat pasi.

Diego menyuruh pengawal mengambil guci abu dari tanganku. Aku ingin melawan, tetapi kedua pengawal itu menahanku dengan erat. Aku hanya bisa berteriak, "Kembalikan guci abu nenekku!"

Namun, tidak peduli bagaimana aku berteriak, pengawal tetap membuang abu di dalam layaknya membuang sampah.

Aku murka hingga sekujur tubuhku gemetaran. Aku ingin sekali menikam dan mencabik-cabik Diego!

Zoey maju dan menginjak abu nenekku. "Cherish, aku mewakili hamsterku berterima kasih padamu."

Ketika melihat Zoey menginjak abu Nenek, aku hampir menggila. Aku berteriak histeris, "Singkirkan kakimu itu!"

Aku mengerahkan seluruh tenagaku dan akhirnya berhasil melepaskan diri dari kedua pengawal itu. Kemudian, aku langsung menyerbu ke arah Zoey dan mendorongnya.

Setelah itu, aku berlutut dan memungut abu nenekku sambil bergumam dengan panik, "Nenek, maafkan aku. Aku gagal melindungi guci abumu."

Zoey yang terjatuh pun menjulurkan tangan untuk menyentuh dahinya. Ketika melihat tangannya dipenuhi darah, dia memekik, "Diego, aku berdarah!"

Diego segera menghampiri untuk melihat darah di dahi Zoey. Seketika, ekspresinya berubah drastis. "Cherish, kamu harus melakukan transfusi darah untuk Zoey! Sekarang juga!"

Begitu mendengar kata transfusi darah, tubuhku sontak menegang. Aku tanpa sadar memegang perutku dan menggeleng. "Aku hamil, nggak boleh donor darah."

Dulu setiap kali Zoey membutuhkan darah, aku akan selalu mendonorkan darahku.

Diego termangu sesaat. "Kamu hamil?"

Aku khawatir Diego tidak percaya dan akan melakukan sesuatu yang bisa melukai anakku. Jadi, aku mengeluarkan hasil pemeriksaan kandunganku kepadanya.

"Diego, aku benaran hamil. Aku nggak bisa donor darah." Aku telah kehilangan nenekku, jadi tidak ingin kehilangan anakku.

Zoey menangis sesenggukan. "Aku tahu kamu membenciku dan nggak ingin menolongku. Tapi, nggak usah menipu kami pakai hasil pemeriksaan palsu. Biarkan aku mati saja."

Ekspresi Zoey terlihat sangat menyedihkan, ditambah lagi luka di dahinya. Seketika, Diego langsung memercayainya dan menatapku dengan dingin.

"Cherish, kukira kamu baik hati dan lembut. Tapi, ternyata kamu licik dan busuk. Kamu sampai membuat laporan palsu begini. Aku sudah salah menilaimu selama ini. Kamu harus donor darah untuk Zoey!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aldrich Delano And His Wound
8.0
Kebahagiaan Aldrich begitu membuncah saat mengetahui kehamilan Ara. Langkah besar ini ia ambil sebagai bentuk penebusan atas dosa-dosa masa lalunya. Ara yang selalu setia mendampingi keputusan Aldrich mulai menyadari bahwa masa sulit mereka belum usai. Alih-alih membawa kedamaian, kehamilan Ara justru menjadi titik awal dari babak baru yang penuh ujian. Badai konflik yang jauh lebih besar kini siap menguji ketahanan hubungan mereka berdua.
Sampul Novel Ambillah , dik !
8.3
Demi mengambil spesialis kandungan di Jepang, Dokter Charlotte Swift Sterling memegang janji Kylen Brown untuk menikahinya saat pulang. Sayang, impian itu runtuh ketika Jessamine, adiknya sendiri, mengaku hamil anak Kylen akibat hubungan gelap mereka. Terjebak dalam pengkhianatan pahit ini, Charlotte kini dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah ia tetap bersanding dengan sang tunangan, atau justru melepaskannya demi masa depan adik kandung tercinta?
Sampul Novel Beautiful Pain
9.2
Cinta Audrey kepada Xander begitu kuat, meski pria dingin itu terus mengabaikan dan menolaknya dengan kejam. Tanpa lelah, ia selalu berjuang demi perasaannya. Namun, pertahanan Audrey akhirnya hancur saat mengetahui fakta bahwa ada wanita lain yang dicintai Xander. Di tengah rasa sakit hati dan kekecewaan yang teramat sangat, ia kini berada di titik terendah dalam hidupnya. Sanggupkah Audrey bertahan menghadapi hubungan yang penuh kepedihan ini?
Sampul Novel Bingkisan Daster Bekas Mertua
8.6
Kehidupan rumah tangga sepasang suami istri berada di ujung tanduk akibat campur tangan ibu mertua yang menguasai seluruh aspek keuangan. Sang suami tidak berdaya dan dituntut selalu patuh pada setiap titah ibunya. Di bawah dominasi keluarga yang begitu kuat serta hilangnya hak mandiri dalam pernikahan, mampukah cinta mereka bertahan? Ikuti perjuangan mempertahankan ikatan pernikahan di tengah bayang-bayang kendali sang mertua.
Sampul Novel Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah
9.2
Kehadiran sistem misterius 'Kamu Hebat, Kamu Maju' menantang siapa saja untuk membuktikan diri lebih baik dari orang lain demi imbalan besar. Di bawah aturan ini, seorang ibu dikhianati oleh ibu kandung, suami, dan putranya sendiri. Mereka menyeretnya ke pengadilan sistem demi merebut posisinya dan mengincar bonus puluhan miliar. Jika kalah, ia akan musnah dan menjadi budak mereka selamanya. Namun, alih-alih hancur, sang protagonis justru berhasil membalikkan keadaan dan meraup keuntungan hingga 60 miliar.
Sampul Novel Obat Posesif Untuk Ratu Es
8.4
Sebagai Ratu Es, aku memendam rahasia kelainan PGAD yang menyiksa. Ketika menghadiri gathering di Puncak tanpa membawa obat penekan hormon, aku justru terjebak dalam kamar sempit bersama bosku yang kaku, Dhimas Pakpahan. Di tengah gairahku yang mendadak tak terkendali, Dhimas hadir memberikan sentuhan intim serta menghajar rekan mesum yang nyaris melecehkanku. Namun kini, ketakutan baru melandaku saat Dhimas dengan posesif mengklaim bahwa hanya dirinyalah satu-satunya obat bagi tubuhku.