APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun

Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun

Setelah ditabrak mobil di hari ulang tahun cucunya, seorang wanita berusia 60 tahun justru pulang ke rumah hanya untuk menghadapi ketidakpedulian keluarganya. Alih-alih mengkhawatirkan lengannya yang terluka, suami, anak, dan menantunya hanya menuntut pekerjaan rumah tangga diselesaikan. Lelah dituduh malas dan tidak masuk akal saat mencari ketenangan, ia mengambil keputusan besar ketika suaminya meminta cerai demi seorang pengasuh. Ia memilih menyetujuinya demi melepaskan diri dari pengabdian tanpa pamrih.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari ulang tahun cucuku, aku ditabrak mobil saat dalam perjalanan mengambil hadiahnya.

Karena tidak terlalu parah, aku hanya pergi ke rumah sakit untuk membalut lukaku, lalu buru-buru pualng.

Setibanya di rumah, ternyata acara ulang tahun telah berakhir. Sementara itu, aku harus membereskan kekacauan yang ada.

Tidak ada yang peduli pada lenganku yang diperban. Yang ada di pikiran mereka hanya apakah baju sudah dicuci, apakah makanan sudah disiapkan?

Karena tidak enak badan, aku tidak membuatkan sarapan. Putraku dan menantuku pun mengataiku malas.

Aku pergi ke rumah sahabatku untuk menenangkan diri. Mereka malah bilang aku bersikap tidak masuk akal, padahal sudah tua.

Kemudian, suamiku ingin bercerai denganku demi seorang pengasuh ....

Cerai saja! Siapa juga yang mau mengerjakan pekerjaan rumah yang tak ada habisnya itu! Lagi pula, mereka tidak menyukaiku!

Sopir yang menabrakku menelepon orang rumahku berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban. Aku rasa, mereka seharusnya sedang sibuk. Sibuk merayakan ulang tahun cucuku.

Setelah aku diobati, sopir mengantarku pulang. Sebelum masuk, aku sudah mendengar tawa dari dalam. Sepertinya, ada aku atau tidak di rumah ini sama saja.

Untuk sesaat, aku agak linglung. Kunci di tanganku terjatuh. Orang-orang baru menyadari keberadaanku.

Aku mengira mereka akan merasa bersalah, tetapi mereka malah melihatku dengan ekspresi datar.

"Kenapa kamu baru pulang? Ngapain saja di luar? Kenapa nggak menghadiri acara ulang tahun cucu sendiri?" keluh suamiku.

Aku memaksakan senyuman sambil menatap cucuku. "Levin, Nenek membelikanmu ...." Kalung emas.

"Ibu, kita sudah siap makan. Kamu terlambat. Bantu kami bersihkan ya. Kamu lihat saja masih ada makanan apa di dapur." Sebelum aku selesai bicara, menantuku sudah menyelaku dan membawa anaknya pergi.

Putraku sibuk dengan ponselnya. Dia sama sekali tidak peduli pada ibunya.

Di sisi lain, suamiku membersihkan giginya dan bangkit dari kursi. "Sayap ayam ini sudah kumakan tadi. Rasanya nggak enak, kamu yang makan saja. Jangan lupa rapikan mejanya nanti."

Dalam waktu kurang dari satu menit, tawa di meja makan sontak sirna. Ternyata, kemunculanku mengganggu kebahagiaan mereka.

Aku menatap tumpukan tulang dan noda mentega di atas meja, juga sayap ayam yang sudah digigit itu .... Sungguh ironis.

Hatiku terasa getir. Aku menunduk menatap lenganku yang diperban, lalu tersenyum mencela. Lenganku jelas-jelas tergantung di depan dada, tetapi tidak ada yang melihatnya. Sejak aku masuk, tidak ada yang menanyakan apa yang terjadi padaku.

Aku duduk di kursi dan beristirahat sejenak. Kemudian, aku baru bangkit dan merapikan meja dengan satu tangan. Karena satu tanganku tidak bisa digerakkan, aku menghabiskan banyak waktu. Itu pun hanya menyapu ruang makan. Peralatan makan masih belum dicuci.

Pukul 12 malam lewat, suasana di rumah sunyi senyap. Semua orang sudah tidur. Aku melirik peralatan makan di wastafel, lalu menghela napas dan memutuskan untuk mencucinya besok.

Saat ini, kepalaku terasa berat. Aku sudah tua, jadi kesehatanku tentu kurang baik. Ditambah lagi hari ini aku mengalami kecelakaan. Tubuhku tentu tidak kuat.

Setelah masuk ke kamar, aku langsung tidur. Sebelum tidur, aku memberi tahu diriku untuk tidak lupa memberi Levin hadiahnya besok. Itu adalah hadiah ulang tahunnya.

Tiba-tiba, putraku membangunkanku. Begitu membuka mata, terlihat tatapannya yang kesal. "Ibu! Kenapa masih tidur? Kenapa nggak cuci piring semalam? Sarapan juga belum dibuat!"

Kepala dan tenggorokanku sakit. Aku ingin berbicara, tetapi tidak bisa. Pada akhirnya, putraku melambaikan tangannya dengan tidak sabar.

"Sudahlah, kami sudah terlambat. Kami pergi beli makan saja. Kamu ini nggak ngerti aku dan istriku capek. Tekanan kerja sekarang sangat besar. Kami capek-capek kerja, tapi kamu malah malas-malasan di rumah dan nggak bantu apa-apa," keluh putraku tanpa memberiku kesempatan untuk menjelaskan.

"Nggak masalah kalau kami beli makan di luar. Tapi, kamu tetap harus masak untuk Ayah. Levin juga harus pergi ke sekolah. Jangan lupa antar dia ke sekolah. Pakaianku dan Jesslyn ada di kamar. Jangan lupa dicuci juga."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Wajah yang serupa dengan sang kakak, Mariana, justru membawa petaka bagi Eveline. Demi menutupi aib keluarga akibat kehamilan rahasia Mariana, Eveline dipaksa berpura-pura menjadi pengantin di hari pernikahan. Rencananya sederhana: ia hanya perlu menyamar semalam dan membius Viktor, sang suami, dengan obat tidur. Namun, saat fajar tiba, janji Mariana untuk kembali bertukar peran tidak pernah terwujud. Keputusan ini justru menyeret Eveline ke dalam pusaran rahasia kelam keluarga yang mulai terkuak.
Sampul Novel (Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
9.4
Nasib membawa Serayu ke dalam pernikahan paksa dengan Abra, seorang dokter arogan yang juga pewaris takhta rumah sakit terkemuka. Hubungan yang awalnya hanya sekadar sandiwara tanpa rasa ini lambat laun berubah menjadi ikatan cinta yang tulus. Sayangnya, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Intervensi dari mertua serta kemunculan kembali mantan kekasih Abra menjadi ujian berat yang mengoyak keutuhan rumah tangga mereka. Kini, bertahan atau melepaskan sama-sama menorehkan luka mendalam bagi keduanya.
Sampul Novel Can You See Me?
8.6
Di balik statusnya sebagai siswi populer yang selalu ceria di SMA Grand Nusa, Rallin Natasha menyimpan kepedihan mendalam. Ia harus menanggung kebencian keluarganya atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan. Beban hidupnya kian berat karena kehilangan sosok yang sangat berharga serta perjuangan cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Di tengah penderitaan batin yang ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia luar, Rallin merasa sangat lelah dan mulai berharap bisa segera pulang ke pelukan Tuhan.
Sampul Novel Cinta Kita Sudah Punah
8.8
Saat gempa bumi melanda ketika sedang makan bersama adik angkat suaminya, seorang istri yang hamil lima bulan menaruh harapan pada suaminya yang berprofesi sebagai pemadam kebakaran. Namun, di tengah situasi kritis, sang suami memilih menyelamatkan adik angkatnya yang sakit-sakitan dan membiarkan istrinya tertimbun batu besar hingga kakinya patah. Meski sang istri memohon pertolongan, ia ditinggalkan hingga tewas. Penyesalan pun membuat sang suami kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap
9.5
Bara mendedikasikan enam tahun hidupnya untuk Isabella dan sang ibu mertua. Sialnya, pengorbanan itu dibalas pengkhianatan saat Isabella menyebut pernikahan mereka cuma utang budi. Usai ibunya wafat, Isabella berpaling ke mantan kekasihnya hingga hamil. Badai konflik berujung pada keguguran dan perceraian keduanya. Namun, saat Bara terancam ditabrak, Isabella justru tamengnya hingga tewas. Di akhir hayatnya, terungkap fakta pilu bahwa bayi yang gugur itu sejatinya anak kandung Bara.
Sampul Novel MY HUBBY, IS IDOL
8.2
Yuran terpaksa menikah dengan Kim Yanshi, bintang K-Pop papan atas, akibat perjodohan orang tua mereka. Tanpa rasa cinta, keduanya harus menjalani biduk rumah tangga rahasia di balik layar kaca. Mereka dituntut menyembunyikan pernikahan ini dengan rapat demi melindungi karier cemerlang sang idola. Di tengah tekanan besar, mampukah mereka menjaga rahasia ini selamanya, atau justru skandal pernikahan mereka akan terungkap dan menghancurkan segalanya?