APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehancuran Yang Direncanakan

Kehancuran Yang Direncanakan

Nayla kehilangan segalanya dalam semalam ketika memergoki pengkhianatan tunangan dan sepupunya, tepat saat orang tuanya tewas dibunuh secara sadis. Kini nyawanya terancam sebagai saksi kunci yang paling dicari. Dalam pelariannya, ia nyaris ditabrak oleh Reza, seorang pria asing yang kemudian menjadi tempatnya berlindung. Nayla terpaksa memalsukan identitasnya demi keselamatan diri, tanpa menyadari bahwa sosok penyelamatnya itu juga menyembunyikan sebuah rahasia gelap yang mematikan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nayla menggenggam erat kotak kecil berisi jam tangan yang telah lama diidamkan Ardi, tunangannya. Senyumnya merekah membayangkan betapa bahagianya pria itu menerima hadiah ulang tahun darinya. Malam ini, ia sengaja pulang lebih awal dari pekerjaannya di perusahaan keluarga agar bisa memberikan kejutan spesial.

Langkah kakinya ringan saat memasuki rumah Ardi. Ia sudah bersekongkol dengan asisten rumah tangga untuk membiarkannya masuk tanpa memberi tahu siapa pun. Namun, begitu kakinya menginjak lantai marmer kamar pria itu, tubuhnya seketika membeku.

Di atas ranjang yang biasa menjadi tempat mereka berbincang dan merajut masa depan, Ardi tengah bercumbu dengan seorang wanita. Bukan wanita asing. Melainkan Nadine-sepupu yang sudah Nayla anggap sebagai saudara kandungnya sendiri.

Darahnya seakan berhenti mengalir. Jantungnya mencelos saat mendengar suara tawa kecil Nadine, disusul dengan bisikan manja, "Bagaimana jika Nayla tahu?"

Ardi justru terkekeh tanpa rasa bersalah sedikit pun. "Dia terlalu bodoh untuk menyadari ini. Lagipula, aku hanya bertunangan dengannya demi perusahaannya."

Sesuatu dalam diri Nayla hancur seketika. Tangannya yang masih menggenggam kotak hadiah mulai gemetar. Ia ingin marah, ingin berteriak, tapi suaranya tercekat. Kotak kecil itu jatuh ke lantai, menciptakan suara yang akhirnya membuat pasangan pengkhianat itu tersentak.

"Nayla..." Ardi tergagap, matanya melebar saat menyadari kehadiran tunangannya di ambang pintu.

Namun, Nayla tak ingin mendengar alasan atau kebohongan lain. Dengan tatapan kosong, ia berbalik dan berlari keluar. Hujan turun deras saat ia berlari menuju mobilnya, air mata bercampur dengan air hujan, tetapi hatinya terlalu hancur untuk peduli.

Saat ia menginjak pedal gas, pikirannya dipenuhi dengan satu hal: aku harus pulang... ke rumah.

Namun, saat ia tiba, pemandangan yang menyambutnya justru jauh lebih buruk dari yang ia bayangkan.

Rumah keluarganya yang besar dan megah kini dipenuhi cahaya lampu merah-biru polisi. Orang-orang berkerumun di depan pagar, wajah mereka penuh ketakutan dan bisik-bisik ngeri terdengar di antara gemuruh hujan.

Nayla bergegas keluar dari mobil dan menerobos masuk. Namun, langkahnya terhenti saat melihat kedua orang tuanya-terbaring tak bernyawa di lantai ruang tamu, tubuh mereka berlumuran darah.

Dunia Nayla yang sudah retak kini benar-benar runtuh.

Ia tidak tahu bagaimana ia bisa melarikan diri malam itu. Yang ia ingat hanyalah suara polisi yang berusaha menenangkannya, wajah-wajah asing yang menatapnya dengan kasihan, dan suara seorang detektif yang berkata, "Hanya dia satu-satunya saksi."

Namun, Nayla tahu lebih baik. Jika seseorang telah membunuh orang tuanya, maka mereka juga akan memburunya. Dan ketakutannya menjadi kenyataan saat, keesokan harinya, sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya:

"Kau seharusnya mati bersama mereka."

Nayla tidak berpikir dua kali. Ia mengambil tasnya, mengambil semua uang tunai yang ia miliki, dan berlari tanpa tujuan.

Selama tiga hari, ia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, menghindari setiap wajah asing yang tampak mencurigakan. Namun, pada akhirnya, tubuhnya menyerah. Lelah, lapar, dan syok yang belum reda membuatnya kehilangan fokus.

Ia bahkan tidak melihat mobil hitam yang melaju kencang ke arahnya.

Ketika ia membuka mata, tubuhnya terasa berat, kepalanya pening. Ruangan asing menyambutnya, dengan aroma kayu dan parfum maskulin yang samar-samar tercium.

Seseorang duduk di kursi dekat ranjangnya-seorang pria dengan rambut hitam yang sedikit berantakan, tatapan tajam yang menusuk, dan ekspresi dingin yang tak bisa dibaca.

"Siapa namamu?" Suaranya berat dan datar.

Panik mulai menyelinap di dada Nayla. Ia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya. Jika orang yang membunuh orang tuanya masih mencarinya, maka ia tidak boleh mempercayai siapa pun.

Maka, dengan suara lemah, ia berbohong.

"Namaku... Dinda."

Pria itu menyipitkan matanya, seolah tahu ia sedang berbohong. Namun, ia tidak berkata apa-apa.

Ia hanya menatap Nayla-atau Dinda, seperti yang baru saja ia katakan-dengan cara yang membuat bulu kuduknya meremang.

Dan tanpa ia sadari, pertemuan ini akan mengubah hidupnya selamanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hasrat Liar Istri Salihah
8.1
Lima tahun menikah, seorang istri salihah rupanya menyimpan rahasia besar. Di balik status pernikahan yang sudah berjalan lama, ia ternyata masih mempertahankan kesucian dirinya. Apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan intim mereka? Kisah romansa dewasa ini mengupas tuntas gejolak hasrat yang terpendam, serta alasan mengejutkan di balik dinginnya hubungan suami istri yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun.
Sampul Novel Little Wife
9.0
Di usia 18 tahun, Elsa Putri harus menjalani pernikahan dini dengan pria yang terpaut sembilan tahun lebih tua. Belum paham arti cinta sejati, ia justru didera cemburu karena suaminya tampak dimiliki wanita lain. Konflik batinnya kian rumit saat sebuah kenyataan besar datang mengubah segalanya. Kini, dalam segala kebingungan emosi yang ada, Elsa harus menerima kenyataan bahwa dirinya tengah berbadan dua di usia yang masih sangat muda.
Sampul Novel Pengantin Pengganti
9.6
Pernikahan sempat menyembuhkan luka masa lalu Ainayya Hikari Salvina, namun kebahagiaan itu sirna akibat pengkhianatan yang memaksanya pergi dari rumah. Kini, penyesalan mendalam menghantui Albara Demian Dominic atas kehancuran rumah tangga yang ia perbuat sendiri. Albara pun harus berjuang keras demi menebus kesalahan besar dan mengobati luka hati sang istri. Akankah perjuangan panjangnya berhasil merebut kembali cinta berharga yang pernah ia sia-siakan?
Sampul Novel Sedingin Es
7.8
Sejak sang ayah pergi demi wanita lain, Tisa menutup rapat hatinya dan memandang cinta sebagai sumber penderitaan. Trauma mendalam ini membuatnya dikenal sangat dingin dan tidak tersentuh. Namun, sikap apatis tersebut justru memicu rasa penasaran Langga, seorang playboy kampus yang terbiasa mendapatkan apa saja. Meski terus diabaikan oleh Tisa, Langga pantang menyerah. Akankah kegigihan cowok itu mampu meruntuhkan tembok pertahanan Tisa?
Sampul Novel Tapal Batas
8.6
Effendik, pemuda desa yang didera takdir pahit sejak kecil, berjuang menemukan jati dirinya. Sepuluh tahun ia terpuruk akibat kegagalan cinta pertama, hingga akhirnya bertemu Chusnul yang dikira sebagai jawaban atas doa. Namun, kenyataan pahit kembali menerpa saat ia mengetahui bahwa Chusnul adalah sepupu jauhnya yang telah mendambakan pria lain. Ikuti kisah pilu perjuangan Effendik menghadapi patah hati yang teramat dalam di romansa penuh liku ini.
Sampul Novel Terpaksa Menjadi GIGOLO
9.3
Rendi Satria, pria tampan berusia 28 tahun berpostur ideal, sangat mencintai kekasihnya, Lisna. Namun, ketiadaan pekerjaan tetap membuat hubungan mereka terhalang restu orang tua Lisna. Demi membuktikan kelayakannya dan demi bisa menikahi sang pujaan hati, Rendi terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran tidak terduga dari sang tante untuk bekerja sebagai gigolo. Akankah pilihan ekstrem di dunia malam ini menuntunnya bersanding dengan Lisna di pelaminan?