APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kasih Sayang Yang Datang Terlambat

Kasih Sayang Yang Datang Terlambat

Sebuah hukuman kejam berujung maut. Akibat anak dari wanita idaman ayahnya pingsan karena dehidrasi, sang protagonis dituduh bersalah dan dikurung di dalam bagasi mobil yang gelap. Sang ayah yang murka mengabaikan tangisannya dan melarang siapa pun membebaskannya. Terjebak di garasi sunyi tanpa ada yang mendengar jeritannya, ia perlahan meregang nyawa. Ketika sang ayah akhirnya kembali setelah tujuh hari untuk melepaskannya, ia tidak menyadari bahwa putrinya telah tewas dalam kesendirian.
Bab
Bagikan

Bab 1

Karena anak dari wanita yang dia cintai terkurung di dalam mobil hingga dehirasi dan pingsan, dengan penuh amarah, ayah langsung mengikatku dan mengurungku di dalam bagasi mobil.

Dengan wajah penuh kebencian, dia menatapku dengan tajam dan berkata, "Aku nggak punya anak sekejam kamu. Renungkan baik-baik kesalahanmu di sini."

Aku memohon ampun dan mengakui kesalahan, hanya berharap ayah bisa melepaskanku. Namun, yang kudapatkan hanyalah perintah dinginnya.

"Kecuali dia mati, nggak ada seorang pun yang boleh membebaskannya."

Mobil itu terparkir di garasi. Tak peduli seberapa keras aku berteriak meminta tolong, tak seorang pun bisa mendengarnya.

Tujuh hari kemudian, barulah dia teringat bahwa dirinya masih punya seorang putri. Ayah pun memutuskan untuk membebaskanku.

Namun, dia tak tahu bahwa diriku sudah meninggal di dalam bagasi itu dan tak akan pernah bisa sadarkan diri lagi.

"Bagaimana dengan anak pemberontak itu? Dia sudah minta ampun?"

Terdengar kata-kata ayah di dalam vila megah seperti petir yang menggema di siang bolong.

Kepala pelayan menjawab dengan suara gemetar, "Pak Guswan, nona masih belum keluar."

Jari ayah yang memegang cerutu terhenti sejenak, lalu kembali tenang. "Aku terlalu memanjakannya selama ini, makanya dia jadi begitu kurang ajar, berani-beraninya mengurung Rona di dalam mobil! Biar saja dia, biar tahu rasa!"

Kepala pelayan yang merasa iba mencoba membujuk, "Tapi suhu di luar lebih dari empat puluh derajat sekarang. Mobil itu pasti sangat panas, mungkinkah nona ... "

"Cih, panas? Memang sengaja biar dia tahu apa itu panas. Lihat dia masih berani memperlakukan Rona seperti itu lagi, nggak?! Kalau dia nggak merasakan sendiri panasnya, dia nggak akan jera dan terus melakukan ha-hal semacam ini."

Suara ayah terdengar dingin, seolah dia benar-benar lupa bahwa aku telah terkunci di bagasi selama tujuh hari.

Kepala pelayan masih ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi dia segera dipotong dengan nada kesal, "Cukup, kamu pikir nggak ada orang yang diam-diam memberinya makan? Dia sangat baik di sana, nggak akan mati."

Mendengar kata-kata itu, aku tak bisa menahan tawa, tapi tak ada yang bisa mendengar suaraku.

Karena ... aku sudah mati.

Tepatnya, aku sudah mati empat hari yang lalu.

Sejak saat itu, rohku terus mengikuti ayah.

"Jangan marah lagi, Om Guswan. Lepaskan saja Aurel, dia pasti sangat menderita, apalagi di luar begitu panas."

Di lantai dua, seorang gadis bernama Rona keluar dari kamar yang dulunya milikku dan mengenakan gaun tidur putih yang bersih. Saat melihatnya, tatapan ayah langsung berubah lembut, memancarkan kasih sayang yang belum pernah kuterima.

Rona turun ke ruang tamu dan duduk di samping ayah, seperti setangkai melati putih yang polos.

"Nggak perlu pedulikan dia. Kamu ini terlalu baik, dia bahkan sudah mengurungmu di mobil sampai kamu pingsan karena dehidrasi. Dia memang pantas dihukum."

Saat menyebutku, tatapan ayah tampak asing, seolah diriku adalah musuh bebuyutannya.

Tapi kenapa? Bukankah aku anaknya?

Di dalam vila, kepala pelayan berjalan ke dapur sambil menggerutu pelan, "Anak sendiri nggak dipedulikan, malah begitu sayang anak orang lain."

"Kamu baik sekali, Om Guswan. Andai saja kamu ini ayah kandungku," ujar Rona dengan suara serak, lalu bersandar di bahu ayah.

"Gadis bodoh, asal kamu mau, aku bisa menjadi ayahmu."

"Rona, kamu sudah besar, kenapa masih begitu manja?"

Terdengar suara seorang wanita. Itu adalah Paula, wanita yang paling dicintai ayah.

Sebelum kehadirannya, aku selalu mengira wanita yang paling dicintai ayah adalah ibuku.

Namun, semuanya berubah setelah ibu pergi.

Tepat hari ini, aku malah merasa bersyukur. Setidaknya ibu meninggal karena sakit dan tidak sempat menyaksikan betapa kejamnya pria yang dia cintai sepanjang hidupnya ini.

Sepertinya aku akan segera menyusul ibu. Di kehidupan berikutnya, meski harus menjadi seekor anjing atau kucing, aku tak ingin lagi menjadi anaknya.

"Kak Guswan, sekedar menghukumnya saja sudah cukup. Aurel tetaplah putrimu."

Sepasang ibu dan anak itu terus berakting seolah mereka adalah orang baik. Tapi jika mereka benar-benar baik, mereka tidak akan tega melihatku terkunci di bagasi selama tujuh hari tujuh malam.

Yang lebih ironis, mobil itu adalah hadiah ulang tahun dari ayah untukku.

Dan kini, mobil itu menjadi tempatku terkubur.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lima Belas Tahun
8.3
Lima belas tahun menjalani hubungan penuh kebahagiaan bersama Bagas Saputra tidak menjamin akhir yang indah. Kehadiran sosok wanita lain mengubah sikap Bagas menjadi asing, hingga ia tega mendesak sang istri untuk bercerai. Meski batinnya terluka sangat dalam, sang istri sempat memilih bertahan dengan harapan suaminya akan kembali seperti dulu. Namun, kenyataan pahit akhirnya menyadarkannya bahwa perjuangan itu sia-sia dan kisah cinta mereka memang telah mencapai titik akhir.
Sampul Novel Intermezzo ( Antologi Cerpen )
9.0
Antologi cerita pendek ini mengisahkan bagaimana cinta dapat tumbuh dari situasi yang tak pernah disangka. Tanpa aba-aba dan tak mengenal waktu, perasaan kasih sayang bisa hadir mengetuk hati siapa saja. Lewat untaian kisah romansa modern, buku ini memperlihatkan keunikan momen saat dua insan saling jatuh hati, menegaskan bahwa cinta sejati kerap kali menampakkan dirinya di sela-sela keseharian yang tampak biasa saja.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
8.1
Setelah disiksa hingga tewas oleh penculik demi melindungi ayahnya, seorang gadis malang harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya. Panggilan telepon terakhirnya diabaikan dengan penuh kebencian. Keesokan harinya, jenazahnya ditemukan di depan kantor polisi dalam kondisi mengenaskan. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli forensik memimpin langsung proses otopsi jasad putrinya sendiri tanpa menyadari identitas korban yang sangat ia benci.
Sampul Novel Kobaran Masa Lalu
7.8
Kehadiran wanita asing merusak rumah tangga sang protagonis dalam novel Kobaran Masa Lalu. Suami dan putranya justru membela wanita manipulatif itu hingga memicu perceraian. Di hari perpisahan, sang istri dikunci di kamar yang sengaja diledakkan dengan tabung gas. Tragisnya, sang suami yang bekerja sebagai pemadam kebakaran memilih menyelamatkan wanita lain karena mengira istrinya telah tewas. Ketika mereka bertemu kembali, tuduhan kejam justru kembali dilayangkan kepadanya.
Sampul Novel Pelakor XXL
9.7
Reya Yasmitha merasa tidak menarik secara fisik dan berpikir hanya Juniar Adi Pranaja, pria mapan berumur 42 tahun, yang tulus mencintainya. Reya pun rela menjadi selingkuhan Juniar demi menikmati segala kemewahan. Namun kini, ia ingin mandiri dan bertekad lepas dari status wanita simpanan. Saat Reya berusaha mengubah arah hidupnya, Juniar justru merasa terganggu. Bisakah ia benar-benar bebas dari lingkaran hubungan terlarang tersebut?
Sampul Novel Proposal Cinta Sang Miliarder
7.9
Farhan, seorang miliarder muda yang taat beragama, jatuh hati pada kesederhanaan Aisyah, aktivis dakwah yang kerap ia temui setiap hari Jumat. Sadar bahwa Aisyah lebih menghargai keimanan daripada kekayaan, Farhan memutuskan menyembunyikan status aslinya demi mendekatinya secara Islami. Namun, jalannya tidak mudah karena ia harus melewati ujian berat dari keluarga Aisyah. Mampukah hubungan mereka bertahan di tengah rahasia besar dan tantangan ini?