APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Setelah melahirkan prematur akibat syok mendengar suami dan ibu mertuanya tewas jatuh ke jurang, kehidupan seorang wanita hancur total. Setahun kemudian, saat sekarat akibat keracunan herbisida, kebenaran pahit terungkap di depan matanya. Suami dan mertuanya yang dikira tewas ternyata masih hidup dan sengaja memalsukan kematian demi menyingkirkannya. Mereka kembali bersama Jane, anak tetangga yang kini menjadi istri baru, siap merebut uang ganti rugi lahan secara sah.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di kehidupan sebelumnya, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing saat memetik jamur di gunung.

Aku yang sedang hamil besar mendengar kabar buruk itu langsung pingsan.

Karena tak bisa menerima kenyataan, aku melahirkan bayi secara prematur.

Setelah beberapa hari koma,

seorang tetangga memberitahuku bahwa bayiku kemungkinan tidak selamat dan memintaku untuk melihatnya untuk terakhir kali.

Jenazah suami dan ibu mertuaku juga tak ditemukan.

Setahun kemudian, keluarga mertuaku mendapat ganti rugi dari proyek pembebasan lahan.

Namun, aku yang makan sayuran liar, malah keracunan herbisida dan mendekati ajal.

Di saat-saat terakhirku, aku melihat ibu mertua dan suamiku muncul di hadapanku.

"Akhirnya kami berhasil menyingkirkanmu. Sekarang menantu dan cucuku bisa masuk ke rumah ini dengan sah."

Jane, anak tetangga kami berdiri di sebelah ibu mertuaku, dengan seorang anak laki-laki kecil.

Setelah keracunan herbisida, rasa sakitnya seperti ada yang mencabik-cabik seluruh organ tubuhku.

Saat ini, aku menatap mereka sekeluarga dengan penuh kebencian.

Rasa sakit yang luar biasa membuatku tidak bisa bangkit sama sekali.

"Haha, ibu, lihat dia! Sepertinya wanita ini sudah mau mati."

Anak Jane menunjuk ke arahku sambil tertawa keras. Sementara itu, Josua mengelus kepala anak itu dengan penuh kasih sayang, sambil berkata,

"Benar sekali, nak. Wanita ini memang pantas mati. Dia orang jahat yang merebut rumah kita dan nggak mau pergi."

Anak mereka kemudian mengambil batu dari lantai dan mulai melemparkannya ke arahku dengan penuh tenaga.

Bahkan ada bata merah yang menghantam kepalaku.

"Perempuan jahat! Perempuan jahat! Mati kamu!"

Aku berguling-guling kesakitan di lantai. Kepalaku sudah berlumuran darah, tubuhku perlahan hancur oleh racun yang menyebar.

Darah segar keluar dari mulutku tanpa henti.

Namun, mereka sekeluarga hanya berdiri di sana, tertawa sambil menikmati penderitaanku.

Jane bahkan dengan lembut membersihkan darah di tangan anaknya.

"Nak, pakai ini saja untuk menusuk dia. Ini saat yang tepat untuk melatih keberanianmu. Kalau nggak, kamu malah ditindas orang di luar sana. Ayo, semangat nak!"

Usai bicara, Jane memberikan sekotak jatum kecil kepada anaknya.

Aku yang sudah lemah tak bisa melawan.

Jari-jariku ditusuk satu per satu dengan jarum, lalu berlanjut ke jari-jari kakiku. Rasa sakitnya begitu parah hingga aku pingsan, tetapi rasa sakit itu juga yang membangunkanku kembali.

Mereka terus menyiksaku berulang kali. Aku merasa lebih baik mati saja. Semakin aku menangis dan memohon, semakin puas mereka. Hingga akhirnya, aku berhenti bernapas.

Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana suami dan ibu mertuaku pergi ke gunung untuk memetik jamur.

"Mina, kami sudah berusaha semampu kami. Kami sudah menyisir ke tebing bawah, tapi nggak menemukan jasad mereka. Mungkin mereka sudah dimakan serigala. Hanya ini yang tersisa."

Saat kejadian itu, Junanti, tetangga kami membawa beberapa orang untuk mencari di dasar tebing.

Yang ditemukan hanya dua jaket berlumuran darah.

Jane dengan ekspresi penuh kepalsuannya, menggenggam tanganku dan berkata dengan penuh perhatian,

"Orang yang sudah mati nggak bisa hidup kembali. Kamu sedang hamil besar, jadi harus jaga kesehatanmu."

Di kehidupan sebelumnya, aku terbuai oleh kebaikan palsu Jane, bahkan memercayai kata-katanya. Aku terlalu sedih hingga pingsan.

Pada akhirnya, anakku tidak selamat. Siapa sangka, itu adalah hasil dari rencana yang diinginkannya.

Namun kali ini, aku tetap tenang. Aku menatap tebing di mana mereka jatuh, lalu melihat tiga pria yang membantu pencarian. Semuanya adalah kerabat Junanti.

Wajah mereka dipenuhi ekspresi sedih yang palsu.

Aku tersenyum dingin di dalam hati. Akting mereka benar-benar luar biasa.

"Halo, aku mau melapor, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing ... iya, mereka belum ditemukan."

"Mina, apa yang kamu lakukan?"

Junanti segera mendekat, mencoba menghentikanku, tapi aku sudah menutup teleponnya.

"Hidup atau mati, aku tetap harus menemui jasad mereka. Mungkin tempat yang kalian cari belum tepat."

"Mana mungkin? Kami sudah mencarinya. Meski polisi datang, itu hanya akan sia-sia."

Nada suara Jane terdengar tidak senang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku
8.7
Pertemuan tak terduga terjadi di rumah sakit saat Intan Arselina, seorang perawat, kembali dipertemukan dengan Abian Dirgantara. Fitnah dari ibu Dirga empat tahun lalu yang sempat memisahkan mereka kini menyisakan luka mendalam bagi Intan. Pasca kecelakaan yang menimpanya, Dirga berupaya keras mendapatkan kembali hati sang mantan kekasih. Namun, rintangan berat menghadang akibat kebencian mendalam keluarga Intan serta kehadiran Zidan. Dirga pun bertekad menebus masa lalunya demi cinta sejati.
Sampul Novel Gairah Nikmat Perselingkuhan
9.1
Di tengah keheningan, aku memberanikan diri mendekap Wiwik dengan lembut. Walau sempat mempertanyakan kehadiranku, ia perlahan luluh dan mulai menikmati kehangatan pelukan itu. Suasana kian membara ketika Wiwik membalas dekapanku dengan sangat erat. Kecupan hangat yang mendarat di pipi hingga bibirnya pun disambut penuh gairah. Desahan lirih yang lolos dari bibirnya menjadi bukti nyata bahwa ia telah sepenuhnya hanyut dalam kemesraan yang kami ciptakan.
Sampul Novel Pembawa Dendam Masa Lalu
9.6
Detektif Rama mendedikasikan hidupnya demi menguak dalang di balik kematian tragis sang adik. Namun, misi balas dendamnya kini goyah sejak Joana hadir di tengah penyelidikan misterius tersebut. Perasaan cinta yang tak terduga mulai tumbuh di hati Rama, mengacaukan fokus serta konsentrasinya. Kini, ia terjebak dalam pergulatan batin yang rumit antara menuntaskan dendam masa lalu atau mengikuti ketertarikan romansa barunya bersama Joana.
Sampul Novel Rapat Penting Itu Hanya Dusta
7.9
Saat nyawaku terancam dalam kecelakaan tragis, Roni mengabaikan tangisanku demi rapat yang ternyata bohong. Suamiku itu justru sibuk mengantar Chika, sekretarisnya, ke dokter hewan. Sakit hatiku kian mendalam ketika ia meremehkan hidupku dan menyerahkan proyek impianku pada wanita itu. Tepat di hari pernikahan kami yang kesepuluh, aku memilih menyerah. Walau Roni menertawakan gugatan ceraiku, aku bertekad bulat untuk pergi dan tidak akan pernah berbalik arah lagi.
Sampul Novel Terperangkap Cinta Tuan Muda
9.7
Malam Natal Hanako Rin Sudo berubah menjadi mimpi buruk. Setelah diputuskan pacarnya, ia diseret oleh Ryoma Otsuka untuk membayar utang Tomohiro Yamashita Sudo, kakaknya. Ryoma, bos kosmetik Tokyo yang sombong dan misterius, menawarkan sebuah solusi: semua utang tersebut akan dianggap lunas jika Hanako mau menikahinya. Namun, Ryoma tidak pernah menyangka bahwa kesepakatan pernikahan ini justru akan menyeret hidupnya ke dalam bahaya dan masalah yang sangat rumit.
Sampul Novel Tumbal Mahasiswa KKN
7.8
Kegiatan KKN Laras dan teman-temannya berubah menjadi mimpi buruk saat mereka terjebak di sebuah desa misterius. Kepala desa setempat rupanya memimpin sekte pemuja iblis demi mempertahankan kecantikan abadi, dengan mengincar mahasiswi perawan sebagai tumbal ritual. Di tengah ancaman maut menjelang bulan purnama, hadir sosok misterius bernama Arjanta yang berusaha melindungi Laras. Namun, aksi penyelamatan ini memicu konflik dengan Fabian, kekasih Laras. Demi menyelamatkan nyawa Laras, Arjanta nekat mengambil keputusan ekstrem.