APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Unggahan viral mengungkap pengkhianatan Bondan yang merayakan ulang tahun cinta sejatinya bersama putra mereka di hari jadi pernikahannya dengan Sofia Jayadi. Saat membereskan dekorasi yang sia-sia, Sofia menerima telepon suaminya yang mencoba mencari alasan. Namun, mendengar tawa sang anak yang ingin menginap di rumah wanita itu membuat Sofia tersadar. Tanpa kemarahan, Sofia memilih merelakan segalanya. Kali ini, dia memutuskan pergi dan meninggalkan suami serta anaknya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bahkan setiap hari jadi pernikahan, aku akan selalu mempersiapkan semuanya sejak tiga bulan sebelumnya. Aku akan memesan album foto khusus, merekam video, bahkan terbang ke kota tempat Bondan sedang dalam perjalanan dinas untuk menyiapkan kejutan.

Namun, sekarang kotak hadiah itu aku lemparkan begitu saja ke tempat sampah.

Aku berbalik masuk ke dalam kamar untuk mengambil tas, memakai sepatu, lalu bersiap untuk keluar.

Bondan yang merasa sedikit kesal, langsung menarik tanganku.

"Sofia, kamu mau pergi ke mana malam-malam begini? Anak kita sudah menunggumu untuk menidurkannya."

Aku menatapnya, merasa sedikit geli. "Kamu menarik sekali, Bondan."

"Dulu saat aku bertanya ke mana kamu akan pergi pada jam tiga pagi, kamu mengatakan kalau aku nggak mengerti batasan."

"Sekarang ketika aku nggak bertanya lagi, kamu malah menjadi makin marah, serta mulai menginterogasiku."

Setelah berkata demikian, aku langsung berjalan keluar.

Ketika pintu tertutup di belakangku, aku bisa mendengar teriakan marah Bondan yang tertahan.

"Kamu memang hanya bisa marah. Kalau malam ini kamu nggak kembali, kamu nggak perlu kembali lagi!"

Suara Bondan seakan dipenuhi dengan keyakinan bahwa aku akan kembali karena takut kehilangan dirinya.

Namun, langkahku sama sekali tidak berhenti, sementara mataku penuh dengan ejekan.

Di mata pria itu, aku mungkin selamanya adalah badut yang tidak bisa melepaskan dirinya.

Begitu hina, begitu bergantung, serta tanpa pilihan.

Namun, badut juga akan merasa bosan dengan topengnya.

Pernikahan ini terlalu menyesakkan.

Jadi, aku memilih untuk pergi.

Di karaoke.

Sepupuku mengangkat gelas anggur sambil menggodaku, "Aneh sekali! Istri yang selalu berbakti selama 24 jam ini ternyata nggak tinggal di rumah untuk melayani 'Kaisar' dan 'Pangeran Kecil'?"

"Apa yang terjadi?"

"Anak kecil jangan suka bergosip." Aku tertawa sembari mendorong bahunya. "Lain kali kalau kamu sedang bersenang-senang, jangan lupa untuk mengajakku."

Sepupuku mendengus. "Memangnya kamu bisa meninggalkan rumahmu? Apa kamu rela meninggalkan Kaisar dan Pangeran Kecil itu?"

Tidak heran sepupuku tidak menganggap kata-kataku serius. Selama menikah dengan Bondan bertahun-tahun ini, aku mengubah diriku menjadi seperti sebuah pulau terpencil.

Ketika teman-temanku memberikan undangan pesta, aku pasti akan selalu menolak.

Lukisan cat minyak yang belum selesai di atas kanvas tertutup dengan debu tebal.

Bahkan aku tidak pernah lagi mendatangi toko buku favoritku sejak itu.

Aku menghabiskan anggur di dalam gelas, lalu berkata, "Ya, aku rela."

Karena mereka rela meninggalkanku, jadi aku tentu saja juga akan rela meninggalkan mereka.

Pada pukul tiga pagi, aku pulang dengan bau alkohol di sekujur tubuhku.

Bondan tampak sedang duduk di ruang tamu dengan lingkaran hitam di bawah matanya.

Jasnya tampak kusut, dasinya miring ke satu sisi.

Selama lima tahun menikah dengannya, aku baru kali ini melihat penampilannya yang menyedihkan seperti ini.

Ketika melihatku pulang, dia menghela napas lega, lalu sudut bibirnya sedikit terangkat.

"Kamu sudah pulang. Aku tahu kalau kamu nggak bisa meninggalkanku dan Toby."

"Aku kira kamu benar-benar memiliki keberanian untuk kabur dari rumah, tapi ternyata kamu nggak bisa meninggalkanku. Kalau begitu, bersikaplah yang baik. Apa kamu mengerti?"

Aku berjalan mendekat untuk duduk di sebelahnya, lalu bersendawa karena alkohol.

Bondan mengerutkan kening.

"Sofia, apa kamu pergi minum-minum tengah malam? Dengan siapa?" tanya pria itu.

Tiba-tiba, aku teringat bahwa dulu Bondan sering pulang larut malam karena acara pertemuan bisnis.

Aku menunggunya pulang, mencium bau alkohol di sekujur tubuhnya. Dia selalu berkata dengan tidak sabaran padaku.

"Aku ada acara bisnis, bisakah kamu nggak menanyakannya terus?"

Namun, sekarang sepertinya semuanya terbalik. Bondan yang menanyaiku.

Anak kami terbangun karena suara pertengkaran. Dia berlari keluar dengan bertelanjang kaki.

Ketika mencium bau alkohol, Toby mengerutkan hidung, lalu mundur ke sisi Bondan.

"Ibu bau sekali! Bibi Olivia berbeda dengan Ibu. Dia selalu wangi, seperti seorang peri!"

"Bibi Olivia juga bisa membuat kue dan es krim untukku. Ibu hanya bisa marah-marah, hanya bisa menyuruhku mengerjakan tugas sekolah. Kamu nggak mengizinkanku makan banyak hal. Setiap hari kamu juga terlihat jelek. Hari ini kamu juga bau sekali!"

Aku menatap Ayah dan anak itu dengan tatapan yang lelah dan mati rasa.

Ini adalah anak yang aku lahirkan setelah hamil sembilan bulan. Selama lima tahun terakhir, aku begadang setiap malam hanya untuk memberinya ASI.

Memakan es krim akan membuat perutnya sakit. Akan mudah banginya terkena diare, menyebabkan demam menyerang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkitnya Istri yang Terbuang
8.2
Dian sangat terpukul saat Radit mengusirnya dengan kejam dan melempar koper bajunya. Sikap sang suami berubah drastis dan menyakitkan, terlebih dengan kehadiran wanita lain yang memandangnya penuh kebencian. Di tengah kondisi hamil delapan bulan, Dian harus menerima kenyataan pahit dicampakkan. Ia sempat memohon belas kasih demi bayi di kandungannya, tetapi Radit tetap tega mengusir sang istri tanpa peduli nasib calon anaknya.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO Arogan
9.3
Evely gemetar saat menolak dinikahi oleh Megantara, seorang CEO sombong yang selalu mendapatkan kemauannya. Penolakan dari gadis miskin itu membuat Megantara murka karena merasa direndahkan. Ia pun mencengkeram dagu Evely dan mengancamnya demi menunjukkan kekuasaan yang dimilikinya. Walau Evely berusaha berontak dan memohon kebebasan, Megantara terus mengintimidasi dengan senyuman sinis, menjebak gadis itu dalam situasi yang sangat menegangkan.
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus
8.7
Saat hipotermia dan penyakit jantungnya kambuh di puncak gunung, Chloe Winata diabaikan oleh dua teman masa kecilnya yang lebih memilih menyelamatkan Lucia. Setelah berhasil bertahan hidup dari maut tanpa kepedulian mereka yang malah asyik berpesta, Chloe menyadari persahabatan belasan tahun mereka telah sia-sia. Kecewa dan kehilangan harapan, Chloe akhirnya memutuskan untuk menyerah pada hubungan masa lalu tersebut. Ia pun menghubungi ayahnya dan menyatakan kesediaannya untuk menerima perjodohan dengan putra dari Keluarga Januar.
Sampul Novel Look At Me
8.7
Kehidupan SMA Maya Rehana hancur seketika setelah ia mengetahui dirinya tengah berbadan dua. Bukannya bertanggung jawab, Jordan yang merupakan pacarnya malah menuduh Maya tidak setia dan langsung mencampakkannya. Saat Maya didera ketakutan akan kemarahan orang tuanya namun tetap ingin mempertahankan kandungannya, Raka Pratama hadir. Sahabat sekaligus adik kelasnya ini bersedia menjadi sosok ayah bagi sang bayi. Maya pun kini bimbang antara memilih ketulusan Raka atau berharap Jordan kembali.
Sampul Novel Neraka dalam Pernikahanku
9.0
Pernikahan impian Diane berubah menjadi mimpi buruk yang menyiksa. Alexavier Caspian, sang suami, memperlakukannya dengan sangat kejam dan hanya memanfaatkannya demi pemuasan hasrat seksual semata. Saat berhubungan intim, Alex justru membayangkan perempuan lain dan menolak memiliki anak. Di tengah tangisan dan tekanan batin yang mendalam, Diane dipaksa melayani nafsu suaminya. Apa sebenarnya alasan di balik kekejaman Alex yang sengaja menghancurkan hidup istrinya?
Sampul Novel PANGERAN MALAYSIA MENIKAHI JANDA BIG SIZE ANAK 14
8.4
Zunara berjuang keras membesarkan 14 buah hatinya sendirian. Takdirnya berubah setelah Tengku Salman, seorang pangeran dari Malaysia, menyelamatkan putranya yang bernama Zafran dari bahaya maut. Walau fokus utama Zunara hanyalah kebahagiaan anak-anaknya, ia mulai terpikat oleh pesona sang pangeran. Salman yang kaku pun luluh oleh ketangguhan janda tersebut. Kini, sang bangsawan dihadapkan pada kebimbangan untuk mengejar cintanya melampaui perbedaan status sosial mereka.