APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Pernikahan tiga tahun Calista Lisano diwarnai kebencian dari suaminya, Kayden Farista. Begitu Nadia Farista kembali, Kayden berencana memalsukan kematiannya demi melepas status pewaris dan kawin lari. Setelah tidak sengaja mendengar rencana tersebut di ruang operasi, Calista mengambil keputusan besar. Ia segera menghubungi pengacara untuk mengurus perceraian dan bersiap menyusul kakaknya ke luar negeri. Calista akhirnya menyerah mempertahankan hubungan sepihak ini demi kedamaian hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 7

Mobil pun melaju.

Calista merasa benaknya sangat kacau dan kelelahan yang berlebihan membuatnya tidak dapat membuka mata. Setelah menemukan lingkungan yang tenang dengan susah payah dan hendak menenangkan diri, dia malah tiba-tiba mendengar suara mobil berdecit yang memekakkan telinga.

Saat Calista merasakan ada yang aneh dan membuka mata, segalanya sudah terlambat. Pada detik berikutnya, sopir menginjak pedal gas sampai kandas, lalu melaju dengan kecepatan tinggi.

Ketika bertemu pandang dengan tatapan suram sopir, Calista pun merasa terkejut dan bergumam dengan suara serak, “Kamu bukan sopirku. Siapa kamu sebenarnya!”

Sopir itu tersenyum bengis dan menjawab, “Aku ini iblis yang akan memberimu pelajaran.”

Mobil melaju sampai keluar dari jangkauan CCTV dan masuk ke sebuah pegunungan yang dalam. Setelah mobil berhenti, Calista membuka pintu mobil dan hendak melarikan diri. Namun, sopir malah menjambak rambutnya dan menyeretnya kembali, lalu menyumpal mulutnya dengan kain.

“Srek!”

Beling kaca menyayat kulitnya dan rasa sakit itu membuat kepalanya serasa mau pecah. Namun, semuanya masih belum berakhir. Selanjutnya, masih ada sayatan kedua, ketiga, dan seterusnya ....

Calista meronta sekuat tenaga, tetapi sopir itu menekannya ke lantai dengan kuat. Dia sama sekali tidak dapat melepaskan diri atau bahkan melontarkan pertanyaan. Dia hanya bisa menerima dirinya disayat sekali demi sekali.

Di hutan yang luas ini, yang tersisa hanyalah tangisan menyedihkan Calista. Sekujur tubuhnya berlumuran darah dan kesadarannya mulai kabur. Tepat ketika dia merasa dirinya akan segera mati, sopir itu akhirnya menghentikan aksinya dan melemparnya ke lantai.

Tiba-tiba, lampu depan mobil menyala, lalu mobil melaju secara perlahan.

Suara yang terdengar Calista hanya tinggal napasnya yang lemah. Ketika melihat mobil itu hendak menabraknya, pandangannya yang kabur tiba-tiba menangkap sosok seseorang yang berlari mendekat. Sebelum melihat jelas siapa orang itu, dia sudah sepenuhnya kehilangan kesadaran.

...

Ketika tersadar lagi, Calista menemukan dirinya tengah berbaring di rumah sakit. Sekujur tubuhnya dibungkus perban tebal dan terasa seperti bukan miliknya lagi. Hanya bergerak sedikit saja, dia langsung merasa kesakitan hingga kesulitan bernapas.

“Jangan bergerak. Lukamu terlalu parah. Kalau asal bergerak, lukamu akan terbuka. Aku pergi panggil dokter dulu. Kamu istirahat yang baik.”

Tidak lama setelah Kayden pergi, ponsel Calista yang ditaruh di meja samping tempat tidur pun bergetar pelan. Berhubung tidak dapat bergerak, dia hendak menunggu hingga Kayden kembali, lalu baru meminta Kayden menunjukkan ponsel itu kepadanya.

Tak disangka, orang yang menelepon begitu tidak sabar. Berhubung Calista tidak mengangkat, dia pun tidak berhenti menelepon. Calista yang terganggu hingga kepalanya sakit pun akhirnya mencari perawat.

Setelah mengangkat ponsel dan menyadari bahwa itu adalah telepon dari nomor tak dikenal, Calista pun mengernyit. Tiba-tiba, ada sebuah video yang ditampilkan di layar. Itu adalah rekaman ulang di lokasi pesta.

“Kak Nadia, jangan nangis. Kak Kayden pasti akan membalaskan dendammu! Kalau dia balik dan melihatmu menangis, dia pasti akan habisi aku!”

Nadia yang matanya merah menjawab dengan suara gemetar, “Aku sudah baik hati mau berdamai dengannya, tapi kenapa Calista malah bersikap begini terhadapku? Dia keterlaluan banget!”

Nadia menunduk dan lanjut menangis. Dia menutupi wajahnya dan memasang tampang yang sangat kasihan. Tidak ada seorang pun yang tahu harus bagaimana menghiburnya. Mereka juga tidak berani menyentuh Nadia karena khawatir Kayden akan memotong tangan mereka.

Tepat ketika semua orang sedang kewalahan, Kayden akhirnya kembali. Begitu dia kembali, Nadia langsung melemparkan diri ke pelukannya.

“Kayden, kamu harus balaskan dendamku! Lihat saja apa yang diperbuatnya! Tubuhku sudah dibasahi anggur merah, kakiku juga berdarah. Sakit banget! Sejak kecil, kamu selalu memanjakanku. Aku nggak tahan diperlakukan secara nggak adil seperti ini. Kamu harus balaskan dendamku. Kalau nggak, aku akan pergi ke luar negeri sekarang juga dan nggak kembali lagi!”

Kayden buru-buru menghibur, “Kamu mau gimana?”

Nadia pun terlihat bersemangat. Dia berjinjit dan berbisik di telinga Kayden, “Dia sudah membuatku tergores sekali. Aku ini bukan tipe orang yang terima dirugikan. Aku mau kamu menyayatnya 99 kali.”

Kayden terlihat serbasalah dan matanya dipenuhi dengan emosi campur aduk. Sebelum dia sempat menjawab, Nadia menunjukkan luka tipis di kakinya dan bermanja-manja lagi dengan tampang memelas.

Kayden pun menyetujuinya hampir secara refleks. “Oke. Aku akan balaskan dendammu.”

Di akhir video, Nadia meringkuk dalam pelukan Kayden. “Sakit banget.”

Kayden terlihat sangat sakit hati. Dia menangani luka Nadia dengan hati-hati, lalu mengelus kepalanya dengan emosi yang tertahan dan penuh kendali. Dia berkata dengan suara rendah dan serak, “Aku yang nggak melindungimu dengan baik. Ini salahku.”

Begitu melihat tampang mereka yang mesra, orang-orang di sekitar yang peka buru-buru menyanjung.

“Ckckck, mereka memang sekeluarga. Kejamnya sama! Ini salah Calista juga, siapa suruh dia begitu sial.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan
9.1
Dunia Alisha runtuh akibat perselingkuhan Rama, suaminya, dengan seorang aktris terkenal. Tanpa ada penyesalan dari Rama, Alisha memilih pergi dan bekerja sebagai pengasuh anak seorang CEO muda bernama Damar. Kelembutan hati Alisha perlahan memikat sang bos. Namun, saat hubungan mereka mulai dekat, Rama mendadak kembali dan memohon untuk rujuk. Alisha kini terjebak dalam dilema antara ketulusan Damar atau penyesalan mantan suaminya.
Sampul Novel Canda Cinta Kirana
8.2
Hidup teratur Kirana hancur seketika saat Zayn menyebut wanita lain sebagai belahan jiwanya di hari pernikahan mereka. Kisah ini membawa kita kembali ke masa sekolah, momen di mana Kirana yang pintar bertemu Zayn, si penerima beasiswa usil dengan luka batin mendalam. Di tengah canda dan rahasia, dua dunia mereka saling bertaut. Ketika perpisahan datang, mampukah kepercayaan kembali tumbuh, ataukah perbedaan besar akan memisahkan mereka selamanya dalam duka?
Sampul Novel Love Escape
8.4
Impian Ghena untuk dilamar di hari jadi mereka pupus seketika saat Bastian mengakhiri hubungan 15 tahun mereka demi menuruti perjodohan keluarga. Demi menata hidup baru, Ghena memilih pindah ke Singapura dan bekerja sebagai pemandu wisata. Namun, setahun berlalu, Bastian tiba-tiba hadir kembali bersama tunangannya dan menyatakan cinta pada Ghena. Kini, Ghena dihadapkan pada pilihan sulit: tetap kuat menolak mantan kekasihnya atau goyah dan menjadi orang ketiga.
Sampul Novel Membalas Perselingkuhan Suamiku
7.8
Dikhianati Mark karena masalah fisik dan keturunan, Leona hancur. Di tengah keputusasaan, West Taylor datang menawarkan bantuan untuk membalas dendam. Melalui transformasi fisik drastis dan identitas baru sebagai Tatiana Clark, rencana matang untuk menjatuhkan suaminya pun dimulai. Mark sama sekali tidak menyadari bahwa wanita mempesona di hadapannya adalah istri yang ia campakkan demi perempuan lain. Akankah pembalasan dendam ini berjalan tuntas?
Sampul Novel Mencintai dia
8.6
Mencari pasangan hidup sejati bukan sekadar tentang rupa yang menawan. Kisah romansa modern ini memberikan sudut pandang mendalam bahwa keindahan fisik tidak menjamin kebahagiaan sebuah keluarga di masa depan. Seorang pria dituntut menyadari bahwa anak-anaknya kelak membutuhkan figur ibu yang bijaksana, bukan sekadar cantik. Fokus utama dalam hubungan ini adalah menemukan sosok wanita yang mampu mendidik generasi penerus dengan limpahan kasih sayang tulus serta nilai moral yang kuat.
Sampul Novel Please, Jangan Panggil Ibu
9.5
Pernikahan masa lalu antara Tanika dan Faris berawal dari sebuah pertolongan saat Tanika masih mengajar di SMA. Walau berbeda usia sepuluh tahun, cinta sempat tumbuh sebelum akhirnya keadaan memaksa mereka berpisah. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka lagi dalam kondisi berbeda. Faris sangat terkejut saat mengetahui mantan istrinya itu kini telah bersuami. Akankah cinta lama mereka kembali membara, atau justru harus terkubur untuk selamanya?