APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Pernikahan tiga tahun Calista Lisano diwarnai kebencian dari suaminya, Kayden Farista. Begitu Nadia Farista kembali, Kayden berencana memalsukan kematiannya demi melepas status pewaris dan kawin lari. Setelah tidak sengaja mendengar rencana tersebut di ruang operasi, Calista mengambil keputusan besar. Ia segera menghubungi pengacara untuk mengurus perceraian dan bersiap menyusul kakaknya ke luar negeri. Calista akhirnya menyerah mempertahankan hubungan sepihak ini demi kedamaian hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Hanya sepatah kata itu saja langsung membuat darah di sekujur tubuh Calista terasa seperti sudah membeku.

Hari ini, yang bertanding adalah petinju profesional. Demi menghibur orang, para petinju pun melayangkan serangan mematikan. Makin banyak darah, makin bersemangat pula mereka.

Jika Calista dinaikkan ke ring, kesampingkan dulu dirinya akan berakhir menjadi lelucon, bahkan bertahan hidup saja juga merupakan masalah. Namun, demi membantu Nadia balas dendam, Kayden malah tega berbuat sekejam ini. Dia pun tertawa hingga berlinang air mata.

“Calista, kamu sudah mencuri, juga memukul orang. Bukannya kamu seharusnya minta maaf? Apa hakmu untuk nangis?”

Ada sedikit kejengkelan yang terpancar dari mata Kayden.

Melihat pengawal yang hendak menahannya, hati Calista pun dipenuhi dengan keputusasaan. Dia mengatupkan bibirnya erat-erat, lalu mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mendorong pengawal yang mendekatinya. Kemudian, dia menerjang ke hadapan Kayden dan menamparnya dengan kuat.

Calista mengerahkan seluruh tenaganya dalam tamparan ini. Suara tamparan yang nyaring pun bergema di ruangan yang hening.

“Aku nggak mencuri! Jadi, aku nggak akan minta maaf!” Air mata Calista mengalir dengan tak terkendalikan. Dia berusaha menahan isakannya dan berseru, “Kenapa aku menendangnya? Karena dia memfitnahku, lalu mau tanggalkan pakaianku tanpa bukti! Kalau aku nggak mendorongnya, masa aku harus biarkan dia menelanjangiku di depan umum?”

“Apa pun yang dikatakan Nadia, kamu akan selalu percaya. Kayden, siapa sebenarnya aku di matamu? Kamu anggap aku ini apa!”

Mata Calista berkaca-kaca, sedangkan suaranya yang tercekat penuh dengan rasa putus asa. Selama ini, dia adalah orang yang tenang. Ini adalah pertama kalinya dia kehilangan kendali.

Melihat wajah Calista yang dibasahi air mata, Kayden tertegun sejenak. Hatinya tiba-tiba terasa sesak. Pada saat ini, Nadia berjalan mendekat.

“Sudahlah. Calista juga pasti bukan sengaja. Para pengawal yang salah paham sama maksudku. Kalungnya sudah ketemu, aku juga nggak akan perpanjang masalah ini lagi.”

Ekspresi Nadia tiba-tiba berubah. Dia menyunggingkan seulas senyum palsu dan membawa datang segelas anggur. Selanjutnya, dia membuka mulut dan berkata tanpa suara, “Tamatlah riwayatmu.”

Pada detik selanjutnya, ketika berjalan mendekat, Nadia tiba-tiba menumpahkan anggur merah itu pada dirinya.

“Prang!” Gelas kaca itu pun jatuh ke lantai.

Pada detik berikutnya, Nadia melangkah mundur dengan terhuyung-huyung dan mata memerah. Kebetulan, dia tersandung gelas itu dan kehilangan keseimbangan. Setelah terdesak mundur beberapa langkah, dia pun jatuh ke pelukan Kayden.

“Calista, aku tulus mau berteman denganmu. Kenapa kamu ....” Nadia meringis kesakitan, lalu menyingkap gaunnya untuk memperlihatkan sebuah goresan halus.

“Duh, sakit banget ....”

Suara kecaman terus berlanjut.

“Dia itu memang anak yatim yang nggak punya didikan orang tua. Sudah mencuri, dia juga berani main tangan, padahal Bu Nadia sudah kasih dia jalan keluar. Apa namanya ini kalau bukan merasa gelisah karena berbuat salah?”

“Leluhur Keluarga Lisano yang ada di alam baka mungkin nggak akan bisa tenang karena punya keturunan seperti ini!”

Setelah mendengar ucapan orang di sekeliling, Kayden berseru dengan kesal, “Calista!”

Begitu melihat keangkuhan di mata Nadia, Calista tahu bahwa ini adalah salah satu tipu muslihatnya. Dia pun mencibir dalam hati. Setelah menyeka air mata, dia melangkah maju, mengambil gelas kaca itu, lalu membantingnya ke samping kaki Nadia.

Di bawah tatapan ngeri Nadia, Calista mendorongnya dengan kuat. Nadia pun membelalak kaget, lalu jatuh ke atas serpihan kaca itu.

“Ah! Kayden!” Kali ini, dia benar-benar menangis karena sakit.

“Nadia, sebaiknya jangan gunakan trik-trik itu terhadapku. Kalau nggak, aku akan membalasnya setiap kali kamu melakukannya.”

Calista menyeka bekas anggur merah di jarinya, lalu mendongak dan melihat Kayden yang menggendong Nadia dengan sakit hati. Ketika pandangan mereka bertemu, tatapan Kayden terlihat sangat mengerikan.

Calista percaya bahwa apabila Nadia terluka, Kayden pasti akan menghabisinya. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu menahan rasa malu dan berbalik untuk pergi. Baru saja dia meninggalkan aula, Kayden sudah mengejarnya.

“Berhenti! Segera minta maaf sama Nadia!”

Jari-jari Kayden yang ramping menahan pegangan pintu mobil supaya bisa menghentikan Calista untuk pergi. Calista meliriknya, lalu mendorongnya dan naik ke mobil.

Tepat ketika Calista menutup pintu, dia mendengar Kayden berujar dengan suara mengerikan, “Calista, jangan nyesal kamu!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Demi Damian, Aveline rela memendam bakat arsitekturnya selama tiga tahun pernikahan yang dingin. Namun, pengkhianatan sang suami di depan umum menjadi titik balik hidupnya. Aveline memutuskan bercerai lalu bangkit mendirikan firma de la Fontaine. Kini, ia terlahir kembali sebagai arsitek elite dunia yang sukses meruntuhkan dominasi bisnis Blackwood. Di tengah kesuksesan besar ini, mampukah ia membuka kembali pintu hatinya untuk cinta yang baru?
Sampul Novel CEO & Sekretaris
8.0
Dengan penuh keyakinan, Tasya mendatangi kantor pusat Adityaswara demi mengadu nasib. Sambil menepis rasa gugup, ia langsung bertanya ke resepsionis tentang peluang kerja yang ada di sana. Tasya sangat berharap dewi fortuna membantunya agar bisa bergabung dengan perusahaan ternama ini. Keputusan berani tersebut akan menjadi titik awal yang sangat menentukan kelanjutan karirnya di bawah arahan sang CEO yang terkenal sangat berpengaruh.
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Demi membalas penderitaan ibunya dahulu, Andara nekat mengadu nasib ke kota besar. Saat bekerja sebagai petugas kebersihan, takdir mempertemukannya dengan sang CEO tampan yang menjadi bosnya. Ketulusan Andara perlahan memikat hati sang atasan hingga cinta merebak di antara mereka, meski terhalang jurang status sosial. Namun, saat ikatan mereka kian erat, ujian berat mulai berdatangan mengancam keteguhan cinta mereka.
Sampul Novel FANTASI LIAR MR. DOMINAN
9.5
Jenny Wilson kini terjebak di antara dua pria berpengaruh. Setelah malam penuh gairah dengan bosnya, Ares Martin, batas profesional mereka pun runtuh. Di sisi lain, Liam Anderson hadir dengan sifat dominan yang ingin mewujudkan fantasi liarnya. Mantan sahabat Ares ini bertekad melatih sekaligus memenangkan hati Jenny. Di tengah persaingan yang kian memanas, Liam siap mempertaruhkan segalanya demi memiliki Jenny seutuhnya sebelum sang bos merebutnya.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Muda
9.2
Demi melunasi utang sang ayah, Syaqila Ayu Purnama terpaksa menjadi tunangan Aditya Garrett. Gadis remaja ini kini hidup bergelimang kemewahan dan bersekolah di tempat elit, meski ia membenci takdirnya. Di balik itu semua, Aditya yang berusia 23 tahun sengaja memanfaatkan situasi ini karena sudah lama memendam rasa pada Syaqila. Ia terus memanjakannya, namun usahanya diuji oleh kehadiran para pria muda lain yang lebih tampan. Akankah Aditya berhasil memikat hati Syaqila?
Sampul Novel Hamili saya, tuan !
8.3
Chereena Kayona Albern adalah putri kesayangan Bobby Albern yang tumbuh dalam pengawasan ketat sejak ibunya tiada. Meski hidupnya sangat dilindungi, ia berhasil menjadi gadis cerdas yang dikagumi banyak orang. Namun, sebuah langkah tak terduga diambil oleh Chereena. Tanpa diduga, ia justru mendekati seorang CEO asal Rusia bernama Chaiden Barnard dan memintanya untuk menghamilinya. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan nekat gadis pintar ini?