APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kakak Iparku Ratu Iblis

Kakak Iparku Ratu Iblis

Demi menyelamatkan keponakannya yang mengidap leukimia akut, seorang wanita yang tengah hamil enam bulan rela pulang ke tanah air untuk menjalani tes kecocokan transplantasi. Nahas, niat baiknya berujung petaka saat sang kakak ipar salah paham dan menuduhnya sebagai selingkuhan suaminya sendiri. Di tengah amarah buta, kakak iparnya tega menyekap dan menyiksa fisiknya tanpa peduli pada janin di kandungannya. Kebenaran tragis baru terungkap saat hasil tes kecocokan yang sukses akhirnya tiba.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebuah kain lap yang kotor dan bau langsung disumpalkan ke mulutku. Aku menatap Hera dengan bingung.

Namun, wajahku malah kembali ditampar. Aku merasa wajahku seperti bergeser dari posisinya karena tamparan ini.

Salah seorang teman Hera yang berada di belakang Hera menatapku dengan tatapan mengejek. "Kamu adiknya Pak Yogi? Apa kamu pantas untuk itu? Adiknya Pak Yogi itu istri CEO perusahaan publik. Lihatlah dirimu!"

Aku memang tidak memakai perhiasan. Bahkan, tidak ada logo apa pun di pakaianku. Itu semua karena aku sedang hamil.

Apakah harus mengenakan merek terkenal di seluruh tubuh untuk menunjukkan siapa dirimu?

Hera menatapku dengan tatapan mengejek. "Adik suamiku selama ini tinggal di luar negeri. Aku nggak pernah dengar Yogi mengatakan adiknya akan kembali ke negara ini. Adik apaan kamu?"

"Kamu nggak akan bilang kalau kamu itu pacar gelap suamiku, 'kan? Dasar wanita kurang ajar!"

Tatapan tajam Hera hampir mencabik-cabik diriku.

Namun, segera saja, aku tidak lagi peduli pada pakaianku yang compang-camping dan rasa sakit yang membakar di wajahku.

Itu semua karena aku melihat Hera menatap tajam pada perutku.

Aku berteriak dalam hati.

Ini adalah anak yang aku dan suamiku harapkan dengan susah payah. Ini juga satu-satunya harapan Dodo. Aku benar-benar berharap Hera tidak akan melakukan sesuatu yang bodoh.

Aku berharap Hera masih memiliki sedikit hati nurani dan tidak akan menyakiti anakku.

Namun, detik berikutnya, seember air dingin diguyurkan di atas kepalaku.

Air yang sedingin es itu membuatku menggigil dan tatapan mata Hera dipenuhi dengan kebencian.

"Kenapa kamu ikut campur dalam pernikahan yang kupertahankan dengan susah payah ini?"

"Kenapa putraku terbaring di ranjang rumah sakit dalam kondisi kritis, sementara anakmu akan segera lahir?"

"Benar. Bunuh saja anak haram itu!"

"Jangan lepaskan mereka!"

Teman-teman di belakang Hera membuat keributan.

Hera mengambil tongkat pel yang terbuat dari kayu dan memukulkannya ke kepalaku dengan keras.

Aku bisa merasakan darah mengalir di dahiku, bercampur dengan air mataku.

Kain lap di mulutku membuatku tidak bisa menjerit kesakitan dan hanya bisa mengeluarkan isak tangis tertahan.

Aku berteriak dalam hati.

Jangan, jangan sakiti aku lagi!

Jangan sakiti bayiku!

Aku berusaha sekuat tenaga untuk bangun. Aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk mendorong dua wanita yang memegangiku. Aku harus melarikan diri.

Aku harus melindungi anakku.

Aku bergegas menuju pintu toilet. Namun, saat aku hampir meraih gagang pintu, salah seorang wanita mendorongku dengan keras.

Perutku membentur wastafel di sampingku.

Rasa sakit yang luar biasa di perut membuatku merasa putus asa. Aku memeluk perutku dengan panik dan air mataku tidak bisa berhenti mengalir.

Jelas-jelas ini adalah rumah sakit. Pada jarak satu pintu, pasti sudah ada dokter di sana. Namun, aku tidak punya kekuatan sedikit pun untuk keluar.

Kakiku gemetar karena kesakitan. Beberapa kali aku mencoba untuk bangun. Akan tetapi, pada akhirnya, aku hanya bisa terjatuh ke lantai dengan keras.

Aku tidak berdaya, layaknya ikan yang sekarat.

Aku menarik kain lap dari mulutku dan menatap Hera. "Tolong, selamatkan bayiku."

Aku merasakan cairan hangat keluar dari bagian bawah tubuhku. Aku tidak berani melihat ke bawah.

Rasa panik, kecewa, dan ketakutan menyelimuti diriku.

Seseorang di belakang Hera menjadi panik. "Kak Hera, darah. Banyak sekali darahnya."

Mereka mundur selangkah. Hera menatapku. Kedua matanya tampak sedingin es dan menakutkan.

"Kenapa panik? Dia sendiri yang menabrak wastafel, apa hubungannya dengan kita?"

"Malah bagus anak haram itu mati. Anak Yogi harus dilahirkan olehku!" kata Hera dengan tegas.

"Itu benar. Semua anak simpanan memang harus mati!" timpal seseorang.

"Semua ini terjadi akibat kesalahan wanita murahan itu sendiri."

Darah terus mengalir keluar, mewarnai lantai dengan warna merah. Mereka menatapku dengan dingin, seakan-akan tengah melihat ikan yang sudah mati.

Mati, bayiku sudah mati.

Dodo juga tidak akan selamat.

Semuanya mati.

Maafkan aku, Kak.

Aku tidak bisa membantumu.

Maafkan aku, Sayang.

Aku tidak bisa melindungi anak kita.

Aku menatap Hera di depanku dan merasa begitu terhina. Hera sangat peduli pada anaknya. Akan tetapi, sekarang dia membunuh anakku dengan tangannya sendiri, sekaligus juga memadamkan satu-satunya harapan hidup bagi anaknya sendiri ….

"Kamu akan menyesal," kataku sambil menggertakkan gigi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B10037" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B10037
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku dan Cinta Pertamanya
9.2
Saat hamil sembilan bulan, seorang wanita disandera di atap gedung. Di kehidupan lalu, ia memohon suaminya yang merupakan kepala penyelamat untuk datang. Meski selamat, cinta pertama suaminya tewas terbakar, memicu dendam sang suami yang tega menusuknya dan bayi mereka hingga tewas saat melahirkan. Begitu terbangun kembali di hari penyanderaan maut tersebut, ia memilih tidak memohon bantuan lagi. Kali ini, ia membiarkan suaminya pergi menyelamatkan cinta pertamanya tanpa menahan mereka.
Sampul Novel Melepas Suamiku Demi Adikku
8.9
Pernikahan Anisa runtuh setelah skandal keji sang suami terbongkar. Pria yang sangat ia sayangi itu rupanya tega bermain api di belakangnya bersama Laura, adik tirinya sendiri. Rasa sakit hati Anisa kian mendalam saat mengetahui bahwa kini Laura sedang berbadan dua akibat perselingkuhan tersebut. Di tengah kepedihan yang luar biasa, Anisa akhirnya memilih mundur dan merelakan suaminya menikahi Laura demi bayi di kandungan adik tirinya itu.
Sampul Novel Suami Pengganti
8.1
Kepergian Rian akibat kecelakaan tragis demi melindunginya membuat dunia Tania runtuh. Di tengah duka mendalam, ia dihadapkan pada tuntutan orang tuanya untuk menikahi Andre, sahabat lamanya sendiri. Pernikahan ini harus terjadi demi memulihkan kondisi kesehatan sang ayah yang memburuk. Tania merasa dikhianati oleh kesediaan Andre menerima perjodohan sepihak ini. Tanpa landasan cinta, akankah rumah tangga paksaan ini berujung bahagia, atau justru membawa luka baru bagi mereka?
Sampul Novel Sugar Daddyku Kakak Iparku
9.1
Pasca kematian ayahnya, kehidupan Naira Avicena berubah drastis menjadi sangat menderita. Akibat perlakuan kejam ibu tirinya, ia terpaksa putus kuliah dan memilih jalan sebagai sugar baby demi bertahan hidup. Namun, takdir mempertemukannya dengan Rafael Adriano, kakak iparnya sendiri yang menjadi penyewa misteriusnya. Terjebak dalam perjanjian rahasia yang menyiksa batin, Naira harus menjalani kehidupan ganda yang penuh kepedihan. Di tengah badai emosi tersebut, cinta yang rumit justru perlahan tumbuh.
Sampul Novel Terikat Oleh Keinginan CEO
8.5
Hubungan rahasia antara Elin, seorang penasihat hukum, dan Richard, pengusaha kaya raya, kini di ambang kehancuran. Meski Richard telah merusak karier dan nama baik Elin, ia keras kepala menolak melepaskannya saat Elin ingin pergi. Diliputi rasa sakit hati, Elin kini hanya memandang Richard sebagai pemuas hasrat. Namun, sifat posesif Richard membuatnya terus mengeklaim Elin. Siapa yang akan menang dalam pertarungan rumit antara cinta dan benci ini?
Sampul Novel WEDDING TEARS
9.7
Relia Wijaya harus merelakan sang kekasih akibat perjodohan sepihak dari paman dan bibinya. Alih-alih mendapatkan kebahagiaan, ia justru terikat pernikahan dengan lelaki arogan bermuka dua yang penuh dendam. Kehidupan Relia hancur saat menyadari perasaannya sengaja dipermainkan. Di balik kepedihan dan air mata yang terus mengalir, ia akhirnya tahu bahwa dirinya hanyalah korban dari skenario keji sang suami yang bertekad merusak hidupnya.