APKDock Logo
Sampul Novel Kakak Beradik 

Kakak Beradik 

8.0 / 10.0
Kematian tragis sang protagonis terjadi tepat di hari ulang tahunnya bersama saudara kembarannya. Di tengah duka yang palsu, sang kembaran justru menangis dalam pelukan kekasih protagonis. Sementara itu, kemarahan keluarga memuncak; sang ibu terus menelepon tanpa henti, sang ayah mencaci maki dirinya sebagai anak tidak tahu berterima kasih, dan kembarannya mengirim pesan kejam yang menuduhnya egois. Namun, di balik semua tuduhan dan kebencian tersebut, rasa sakit di dada sang protagonis akhirnya benar-benar lenyap untuk selamanya.

Kakak Beradik  Bab 1

Pada hari kematianku, itu juga adalah ulang tahunku bersama kakak kembarku. Dia menangis tersedu-sedu sambil dipeluk erat oleh pacarku. Sementara itu, ibuku yang sangat marah terus meneleponku tanpa henti. Kakakku malah lebih keterlaluan, dia mengirim pesan yang berisi [Orang sepertimu ini memang egois, tidak bisa melihat orang lain bahagia]. Bahkan ayahku yang biasanya pendiam juga marah besar padaku, [Dia sungguh anak yang tidak tahu berterima kasih]. Mendengar kata-kata itu, aku langsung memegang dadaku. Untungnya, hatiku sudah tidak sakit lagi ....

Sejak kecil, Nenek sering memberitahuku bahwa ibu adalah orang yang paling baik di dunia ini.

Namun, aku merasa Nenek selalu menipuku.

Di saat aku berusia delapan tahun, barulah Ibu bersedia untuk menjemputku.

Sesampainya di rumah, aku melihat ibuku sedang menghibur kakak kembarku, Sofia Kistanti.

Aku memang sangat mirip dengan Sofia, tetapi aku memiliki tahi lalat di bawah sudut mata kiriku yang tidak dimiliki olehnya.

"Bu, siapa dia?"

"Dia adalah adik kembarmu yang baru pindah dari pedesaan, Ellen."

Mendengar pertanyaan penuh ketidakpuasan serta jawaban yang acuh tak acuh itu, hatiku seketika menjadi tidak tenang.

Kata "pedesaan" pun bisa menjadi sebutan bagiku. Sejak saat itu, jarak kami seketika menjadi jauh.

Kakakku, Vando Kistanti malah menatapku dengan penuh kebencian, Seakan-akan aku adalah penjajah di rumah ini.

Di saat itu pula, aku sangat ingin bertanya pada Nenek, apa yang baik dari ibuku?

Namun, sekarang ....

Di pesta ulang tahun kami atau lebih tepatnya pesta pertunangan Sofia, ibuku yang selesai melayani tamu langsung mengambil ponsel dan bersembunyi di area tangga, kemudian dia terus meneleponku tanpa henti.

Pada panggilan kelima, ponselku tiba-tiba dimatikan.

Ibuku sangat marah hingga berteriak, "Ellen, kamu kurang ajar sekali. Aku ini ibumu!"

Mendengar suara teriakan dari Ibu, Vando langsung berjalan kemari. Dia memapah lengannya sambil berkata, "Bu, jangan biarkan orang seperti dia merusak suasana pesta ini. Itu hanya akan membawa sial."

"Hari ini adalah pesta pertunangan Sofia, jadi tidak ada hubungannya dengan orang itu."

"Hanya Sofia yang berbaik hati, dia selalu memikirkan adik kembarnya yang tinggal jauh di pedesaan. Tapi, sekarang malah harus menderita karena masalah seperti ini."

Begitu mendengar nama "Sofia", senyuman bahagia langsung terlukis di bibir ibuku.

Ibuku pun menghela napas dan menepuk tangan Vando. "Untungnya, Sofia adalah anak yang perhatian. Sama-sama anakku, tapi kenapa perbedaannya begitu besar?"

"Dulu, saat melahirkan mereka berdua, aku hampir kehilangan nyawaku karena mengalami pendarahan."

"Apalagi, Sofia sudah kekurangan gizi sejak dalam kandungan. Dia sangat lemas dan sering kali sakit setelah lahir, bahkan hampir kehilangan nyawanya."

"Bahkan dokter pun bilang hidupnya adalah sebuah keajaiban."

Rasa sedih langsung menyelimuti hatiku. Aku sudah mendengar beberapa perkataan itu berkali-kali sejak dijemput pulang.

Kalau bukan karena bantuan Nenek, aku pasti sudah dibuang begitu saja.

Vando menghibur ibuku lagi. "Ellen tumbuh besar di pedesaan, dia tidak pantas tampil di depan umum."

"Demi kebahagiaan Sofia, aku harus menjemputnya ke sini hari ini."

Setelah itu, ibuku pun mengangguk dan berjalan ke dalam aula bersama Vando. "Sofia sangat kasihan karena harus menanggung semua ini."

Namun, aku tidak merasa kasihan padanya. Andai saja Sofia benar-benar baik padaku, kenapa dia tega mengunciku di ruang bawah tanah ....

Begitu terbang ke ruang rias, aku akhirnya bertemu dengan Sofia.

Sofia menangis tersedu-sedu. Dia mengerucutkan bibirnya sambil bersandar di pelukan Witson Winarta.

Riasan yang indah membuatnya terlihat sangat menyedihkan.

"Betapa bodohnya aku! Padahal aku bisa rayakan ulang tahunku saja, tapi buat apa harus bertunangan hari ini."

"Ellen tidak datang ke sini, apa karena dia masih marah padaku?"

"Lagian, kamu dulu adalah pacarnya. Dia juga begitu mencintaimu."

Mata Witson penuh rasa kasih sayang. Dia mengusap punggungnya dengan lembut.

Begitu mendengar namaku, Witson langsung berkata dengan ekspresi menghina. "Orang seperti dia seharusnya tidak dilahirkan pada hari yang sama denganmu."

"Hanya bayangin cintanya saja sudah membuatku muak."

"Urusan pertunangan sama sekali tidak ada hubungan dengannya."

Setelah Witson menyelesaikan kata-katanya, aku pun tersenyum sinis. Sofia sengaja bertunangan hari ini, bukankah karena ingin mempermalukanku?

"Tapi, Ellen adalah adik kembarku. Aku sangat harap bisa mendapatkan restunya," ujar Sofia dengan sedih.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kakak Beradik 

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
8.1
Setelah disiksa hingga tewas oleh penculik demi melindungi ayahnya, seorang gadis malang harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya. Panggilan telepon terakhirnya diabaikan dengan penuh kebencian. Keesokan harinya, jenazahnya ditemukan di depan kantor polisi dalam kondisi mengenaskan. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli forensik memimpin langsung proses otopsi jasad putrinya sendiri tanpa menyadari identitas korban yang sangat ia benci.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama tidak punya pilihan selain menjadi istri kedua dari miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalunya. Hidup yatim piatu ini kian pelik saat ia menyadari perannya dalam pernikahan tersebut hanyalah untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses. Tanpa status sosial yang jelas, Kayla harus bertahan menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar alat tanpa posisi nyata di mata sang suami.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, Amber Lim, sosialita bereputasi buruk yang ingin bertobat, nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Sialnya, ia dirampok dan terdampar di hutan beku. Kini, satu-satunya harapan hidup Amber bergantung pada Tuan Dingin, seorang duda misterius pembenci wanita yang dicap kanibal oleh warga. Akankah Amber berhasil meluluhkan hati pria itu, atau justru menjadi korban kebenciannya?
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan