APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sebuah petaka menimpa Yolanda di hari ulang tahunnya sendiri. Sang ayah yang murka menuduhnya telah mendorong sepupunya yang belajar balet hingga mengalami cedera kaki. Tanpa ampun, sang ayah memukuli kaki Yolanda dengan tongkat hingga ia tak berdaya dan tidak sanggup berteriak. Demi memberi pelajaran, tubuh Yolanda yang sekarat dilempar ke dalam ruang bawah tanah yang gelap. Namun, saat pintu itu akhirnya dibuka kembali, sang ayah hanya mendapati jasad putrinya telah hancur dan membusuk.
Bab
Bagikan

Bab 2

Saat usiaku tujuh tahun, Ayah membawa pulang Kiara.

Hanya karena Kiara berkata dia suka kamarku, aku diusir ke kamar tamu.

Setiap hari, Ayah sendiri yang mengantarnya berangkat dan pulang dari sekolah.

Bahkan saat pertemuan orang tua, dia memilih untuk pergi ke kelas Kiara.

Aku pun menjadi anak terlantar tanpa orang tua di mata teman-teman.

Tante Sandra juga mengeluh tentang hal itu. Dia bilang, seharusnya Ayah tidak begitu pilih kasih.

Namun, dengan santai Ayah berkata.

"Kiara yang kecil ini sudah kehilangan orang tuanya, kasihan sekali dia. Bukankah seharusnya aku lebih memperhatikannya?"

Namun, sepertinya dia lupa, aku juga kehilangan ibu saat masih kecil.

Sedangkan Kiara, adalah anak yang penurut dan pengertian menurutnya.

Namun, pada hari ulang tahunku itu, Kiara datang ke kamarku dan mencuri kalung peninggalan ibuku.

Aku mengejarnya ke lantai dua, dan melihat dia mengangkat kalung itu dengan muka jahat.

"Yolanda, apa kamu mau kalung ini?"

Aku mengepalkan tanganku sambil menahan marah dan bertanya.

"Apa sebenarnya yang kamu inginkan?"

Namun, dia hanya tersenyum sinis dan tiba-tiba menarik kalung itu sampai putus.

"Jangan!"

Aku berlari seperti orang gila ke arahnya, tetapi tidak bisa menyentuhnya sama sekali.

Dia malah terjatuh ke belakang dan berguling menuruni tangga.

Melihat senyumnya yang puas, aku baru menyadari bahwa aku terjebak dalam rencananya.

Seperti yang aku duga, tanpa bertanya sepatah kata pun, Ayah langsung memukulku.

Kemudian, tanpa melihatku sedikit pun, dia langsung menggendong Kiara dengan panik dan membawanya ke rumah sakit.

Melihat semua ini, aku menutup wajahku yang seperti mati rasa dan tersenyum pahit.

Sebenarnya, Kiara tidak perlu melakukan semua itu.

Melihat betapa Ayah memanjakannya, aku jelas tidak akan menjadi ancaman baginya.

Akan tetapi, baru ketika aku dihajar hingga hatiku hancur dan tulang rusukku patah, aku menyadari bahwa dia hanya ingin membuktikan seberapa jauh Ayah bisa bersikap kejam padaku.

Sama seperti saat dia merobek surat yang aku tulis untuk Ayah ketika dia berusia dua belas tahun, dan dia berkata.

"Om Teddy itu milikku seorang. Dia membencimu, kamu nggak akan bisa merebutnya!"

Semua orang sedang bersenang-senang merayakan ulang tahun Kiara.

Sebelum pergi, Tante Sandra tidak bisa menahan diri dan berkata pelan kepada Ayah.

"Jangan-jangan terjadi sesuatu pada Yolanda? Sebaiknya kamu cari tahu!"

Ayah terdiam sejenak. Sepertinya dia ragu, tetapi dia segera berbicara lagi dengan tenang.

"Apa yang mungkin terjadi padanya? Aku lebih suka melihatnya mati di luar sana! Supaya aku nggak perlu jengkel melihatnya!"

Bibir Tante Sandra bergetar sejenak, dia menghela napas, lalu berbalik pergi.

Aku mencoba untuk pergi, juga mencoba kembali ke ruang bawah tanah, tetapi entah bagaimana tidak bisa.

Sepertinya aku terjebak di samping Ayah.

Malam itu, Kiara datang dengan membawa segelas teh dan mengetuk pintu kamar Ayah.

"Om Teddy, besok aku ada dua kompetisi balet, apa Om punya waktu untuk menontonnya?"

Dia meletakkan teh di atas meja kerja Ayah dan bertanya dengan agak ragu.

Namun, belum sempat Ayah menjawab, dia langsung menggelengkan kepala dengan wajah kecewa.

"Lupakan saja, Om Teddy pasti sangat sibuk, seharusnya aku nggak perlu menanyakan ini."

Dia memang sangat pandai berpura-pura.

Tentu saja, Ayah langsung berdiri dan tersenyum.

"Tentu aku harus pergi menonton kompetisimu, Kiara!"

Dia tidak pernah tega menolak permintaan Kiara.

Namun, terhadap permintaanku, dia selalu merasa aku hanya mengada-ada.

Saat aku patah tangan di sekolah, guru meminta dia datang menjemputku.

Hanya sekali itu aku meneleponnya, dan hanya suara kemarahannya yang terdengar.

"Yolanda, ini hanya luka sedikit saja, kenapa berpura-pura? Sudah kubilang, aku sangat sibuk, jangan ganggu aku dengan hal-hal sepele!"

Suara yang penuh kejengkelan dan tidak sabar terdengar di seluruh ruang perawatan.

Aku terdiam di sana, tidak tahu bagaimana merespons tatapan penuh simpati dari para guru.

Hanya kelopak mataku yang bergetar sedikit, berusaha keras agar air mata kesedihan tidak jatuh.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.7
Dituduh sebagai penyebab kematian Charlene, cinta sejati suaminya, seorang istri tewas mengenaskan setelah diracuni dan ditikam oleh suaminya sendiri yang berprofesi sebagai dokter. Namun, ia mendapat kesempatan kedua dan terbangun di masa lalu, tepat di hari ia menderita pankreatitis akut demi suaminya. Kali ini, sang suami memilih mengabaikannya dan berlari menyelamatkan Charlene. Saat sang istri memutuskan untuk melepaskannya, pria itu justru berlutut memohon agar ia kembali.
Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Sejak virus misterius mengubah makhluk hidup menjadi mutan pada 2028, Bumi hancur. Memasuki tahun 2036, faksi Government dan Black Beast saling bertikai memperebutkan kekuasaan di atas puing peradaban. Di tengah kekacauan ini, Dr. Plague, profesor bermasa lalu kelam, bertekad menebus dosa dengan mengembalikan kedamaian. Ia harus bertahan dari radiasi dan perang saudara sembari membongkar konspirasi besar di balik wabah mematikan tersebut.
Sampul Novel Ghost Boyfriend
8.0
Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawanya, Arka terjebak menjadi arwah penasaran. Demi menuntaskan urusan yang tersisa sebelum benar-benar pergi, ia bekerja sama dengan seorang pengangguran bernama Zulfi. Arka bertekad memastikan kebahagiaan sang kekasih, Ziva, yang telah ditinggalkannya. Namun, melihat kedekatan yang mulai terjalin antara Zulfi dan Ziva, sanggupkah Arka pergi dengan tenang? Bisakah ia juga membenahi hidup Zulfi di sisa waktu yang ada?
Sampul Novel I'm The Beast
9.0
Rodolfo Silas, mantan pembunuh bayaran, kini berjuang melindungi desa dari teror misterius setiap bulan purnama. Dengan keahlian tempurnya yang hebat, ia menjadi tameng tunggal melawan kawanan serigala yang gemar menculik warga. Namun, takdir menyeretnya ke dalam nestapa saat sekelompok elite werewolf menangkap dan mengubah wujudnya menjadi monster mengerikan. Rodolfo kini harus bertahan hidup sebagai bagian dari makhluk buas yang selama ini ia musuhi.
Sampul Novel Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku
9.6
Saat ajal menjemput akibat mutilasi yang kejam, korban berusaha menghubungi kakaknya demi meminta pertolongan terakhir. Namun, panggilan telepon darurat itu justru disambut dengan kemarahan dan ancaman karena sang kakak lebih mementingkan pesta ulang tahun orang lain. Tanpa sempat menjelaskan situasi mengerikan yang sedang dihadapi, komunikasi diputus sepihak. Kisah tragis dalam novel horor modern ini menyajikan misteri memilukan tentang penyesalan yang terlambat setelah kematian menjemput.
Sampul Novel Kuakhiri Dendam Ini
9.0
Kebahagiaan Anisa menyambut kepulangan Barry dari luar negeri sirna seketika. Saat membuka koper sang suami, ia justru menemukan sesosok mayat wanita cantik yang tak bernyawa. Penemuan mengerikan ini seketika merusak ketenangan hidupnya dan memicu kekacauan besar di rumah mereka. Kini, Anisa terperangkap dalam pusaran misteri gelap yang mengancam keselamatan jiwanya.