APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel JENUH

JENUH

Rumah tangga Lisa dan Toni bergelimang harta dan jauh dari pertikaian. Namun, kesempurnaan hidup bersama suaminya yang tampan serta royal itu justru membuat Lisa didera rasa bosan yang luar biasa. Di tengah kehampaan tersebut, muncul sosok pria lajang yang memikat hatinya hingga menyeret Lisa ke dalam jurang perselingkuhan. Apakah aksi serong ini akan menghancurkan pernikahannya, atau malah menjadi jawaban atas kejenuhan yang ia rasakan?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Mbak, jilbab pengantinnya berantakan. Itu, diminta sama tukang foto buat benerin."

Suara wanita yang berasal dari luar kamar pengantin itu membuat Lisa menoleh seketika. Lisa yang tengah merapikan alat make-upnya bersama asistennya langsung berhenti dan menatap pada wanita itu.

"Oh iya, sebentar." Lisa menatap asistennya-Tutik, lalu menggerakkan dagunya sebagai isyarat kalau Tutiklah yang membetulkan jilbab pengantin itu.

"Tak tinggal dulu, Mbak." Tutik pergi meninggalkan kamar pengantin itu lalu menuju ke pelaminan. Lisa lalu melanjutkan kegiatannya yang sedang merapikan alat make-upnya itu.

Lisa tinggal di kampung, salah satu kampung yang ada di Tulang Bawang Barat, Lampung. Sejak menikah dengan Toni, Lisa menekuni hobinya yang suka merias wajah. Toni membiayai kursus istrinya itu yang bercita-cita sebagai MUA.

Tak butuh waktu lama, setahun setelah menikah, Lisa langsung membuka jasa rias pengantin di kampungnya. Toni sendiri merupakan anak dari salah satu orang kaya di kampung Lisa. Orangtua Toni memiliki kebun karet dan kebun singkong hingga puluhan hektar.

Semenjak menikah dengan Toni, kehidupan Lisa sangat terjamin. Wanita yang memiliki rambut panjang lurus dan berwarna pirang itu tak pernah merasa kekurangan. Dulunya Lisa hanyalah anak dari keluarga sederhana, ia hanya lulusan SMA dan bekerja di salah satu salon kecil yang gajinya tak seberapa. Hingga Toni datang dan meminangnya, kehidupan Lisa berubah dan membuatnya tampil lebih cantik.

"Mbak, dicariin sama Mas Rio," ucap Tutik yang usianya 2 tahun lebih muda dari Lisa. Ia baru saja masuk ke kamar pengantin setelah membetulkan jilbab pengantin yang berantakan.

Lisa berkerut, ia mendengarkan Tutik sambil menghitung kotak bulu mata palsu yang ada di tangannya. "Rio siapa?"

"Itu loh, tukang foto yang kerja sama Mas Arif. Tukang foto baru, katanya salam buat Mbak Lisa." Tutik bercerita sambil membantu bosnya itu merapikan alat make-up.

Lisa mengangguk, "biarin aja." Lisa tak ingin menanggapi hal yang dianggapnya tak penting. Rio adalah fotografer yang bekerja di salah satu studio foto paling terkenal di Tulang Bawang Barat. Usianya setahun lebih muda dari Lisa, 28 tahun. Ia baru saja bekerja di Arifin Digital sekitar 3 bulan.

Sejak pertemuannya dengan Lisa 1 bulan lalu, Rio memiliki perasaan untuk Lisa. Rio sendiri adalah tipe pemuda yang lebih memandang fisik pada lawan jenis. Sementara Lisa adalah wanita mapan yang cantik dan tubuh Lisa bak gitar Spanyol untuk ukuran ibu muda. Itu sebabnya Rio begitu terobsesi pada Lisa.

Ya, Rio tahu pasti kalau Lisa adalah istri Toni dan ibu dari Ashila. Namun Rio seperti tak peduli, ia bahkan berniat merebut Lisa dari Toni.

***

Pesta pernikahan di kampung Lisa tak seperti pesta pernikahan di kota-kota besar. Di kampung Lisa, pesta pernikahan akan diadakan sejak pagi hingga malam tiba.

Pengantin akan menikmati 3 kali ganti baju, atau sesuai dengan kesepakatan antara pengantin dan pihak wedding organizer. Lisa memang tak hanya menyediakan jasa make-up saja. Mulai dari dekorasi pelaminan, grown, catering dan keperluan pesta lainnya ia tawarkan dengan berbagai jenis dan harga yang bervariasi.

Seperti biasa, jika sudah jam 8 malam, Lisa akan meminta pengantin turun dari pelaminan. Lisa membantu sang pengantin turun dari pelaminan dengan memegangi ekor grown yang menjuntai hingga beberapa meter panjangnya.

Saat itu, Rio-sang fotografer baru itu mendekati Lisa dan mencoba membantu Lisa. Tutik yang hendak membantu Lisa memilih mundur karena Rio lebih dulu menyerobot.

"Mbak, sombong amat sih." Rio mencoba mengajak Lisa berbicara.

"Aku nggak sombong," ucap Lisa dengan senyumnya yang tampak manis. Lisa dan Rio akhirnya sampai di kamar pengantin, Rio melepas ekor grown itu dan memandangi Lisa dengan takjub. Bahkan ketika malam tiba, wajah Lisa masih saja cantik di mata Rio.

"Kenapa nggak keluar seharian? Biasanya Mbak minta foto buat jadi testi."

"Aku capek aja, kebetulan kamu di sini, tolong kirim ya beberapa foto ke WA aku." Lisa menatap Rio, masih dengan tersenyum.

"Aku kirim ke nomor siapa nih?" tanya Rio.

"Ke nomor aku dong, Rio. Masak kamu nggak tahu nomor MUA paling terkenal di Tulang Bawang Barat."

"Tahu, tapi aku nggak tahu nomor pribadinya. Setahu aku itu nomor kan buat bisnis." Rio mengeluarkan ponselnya dari saku celananya.

"Sama aja, Yo. Nomorku satu untuk semua, nanti kirimin ya. Udah ya, tuh pengantinnya udah gerah."

"Yang ini kan nomornya, Mbak?" tanya Rio sambil menyodorkan ponselnya ke hadapan Lisa.

"Iya." Lisa menjawab singkat dan langsung menutup pintu kamar pengantin.

Rio pergi dengan perasaan kecewa. Ia masih berharap kalau sikap Lisa akan berubah dan menjadi semakin akrab dengannya.

***

Lisa tiba di rumahnya tepat jam 10 malam. Ashila, sang buah hati sudah terlelap tidur. Jika Lisa bekerja, Ashila akan ikut ayahnya atau ikut kakek dan neneknya. Alisha sudah terbiasa ditinggal sang ibu sejak masih bayi. Toni sendiri tak pernah mempermasalahkan itu dan selalu mendukung apa yang Lisa lakukan.

"Shila udah tidur, Mas?" tanya Lisa sambil mencium punggung tangan suaminya.

"Assalamualaikum dulu dong, Sayang." Toni mencubit hidung Lisa dengan manja.

"Assalamualaikum, Mas. Shila udah tidur?"

"Waalaikumsalam, udah, dari jam 8 tadi. Udah sana, mandi." Toni memegangi pundak sang istri lalu mendorongnya menuju ke kamar mandi, "aku bisa sendiri, Mas."

Ketika Lisa tengah mandi, ponsel Lisa terus-menerus bergetar. Toni melirik ponsel istrinya yang tergeletak di ranjang dan lalu mengeceknya. Ternyata Rio mengirim banyak sekali foto pengantin yang dirias Lisa hari ini. Namun foto terakhir yang Rio kirim membuat Toni mengernyitkan dahinya.

Di dalam foto itu, tampak Rio yang tengah duduk di sebuah kamar dengan bertelanjang dada. Dada Rio yang bidang serta perutnya yang bak roti sobek itu terlihat begitu maskulin. Tangan kanan Rio tampak mengarah ke kamera, ibu jari dan jari telunjuknya membentuk simbol hati.

Toni tak mengerti kenapa Rio mengirim fotonya beserta dengan foto-foto pengantin itu.

"Siapa, Mas?" tanya Lisa yang baru saja keluar dari kamar mandi.

"Rio," jawab Toni jujur setelah membaca nama kontak yang tertera.

"Oh, dia kirim foto pengantin, ya?" tanya Lisa yang kini sudah duduk di depan meja riasnya. Lisa selalu rutin merawat wajahnya, karena baginya wajahnya adalah aset darinya yang paling berharga.

"Iya, tapi ini dia juga kirim foto dia sendiri, nggak pake baju lagi. Apa mungkin dia salah kirim, ya?" tanya Toni tanpa curiga berlebih.

"Mungkin salah kirim, Mas." Lisa mencoba menjawab santai. Namun di benaknya tengah memikirkan apa benar Rio hanya salah kirim. Sejak pertemuan pertama mereka hingga tadi, sikap Rio menunjukkan kalau Rio seperti memiliki perasaan padanya. Lisa lalu mengembuskan nafas panjang, ia tak ingin memikirkan Rio lagi. Karena baginya, Toni merupakan paket lengkap, tampan, baik dan kaya raya.

Bersambung...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset peninggalan ibunya dari kebangkrutan akibat utang besar, Alexa terpaksa menerima syarat gila Damian. Pria arogan yang membencinya itu bersedia membantu keuangan asalkan Alexa memberinya seorang anak. Meski diliputi kebencian, Damian tak mampu menahan obsesi gelap pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala terjebak dalam hubungan penuh gairah dengan pria temperamental tersebut. Akankah pernikahan paksa ini berjalan sesuai rencana mereka?
Sampul Novel Beautiful Secret
8.0
Liam Andreas Ville, miliarder berusia 30 tahun, terperangkap dalam pernikahan dingin bersama Rose yang materialistis. Di sisi lain, Emily Alexandra harus bekerja keras secara rahasia demi uang, kontras dengan sifat manja sang kakak. Suatu malam, rahasia pekerjaan yang Emily sembunyikan selama dua tahun akhirnya diketahui oleh Liam. Demi menjaga reputasi dari Rose dan keluarganya yang penuh tuntutan, Emily terpaksa menyetujui kesepakatan rahasia dengan kakak iparnya itu.
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Demi membalas penderitaan ibunya dahulu, Andara nekat mengadu nasib ke kota besar. Saat bekerja sebagai petugas kebersihan, takdir mempertemukannya dengan sang CEO tampan yang menjadi bosnya. Ketulusan Andara perlahan memikat hati sang atasan hingga cinta merebak di antara mereka, meski terhalang jurang status sosial. Namun, saat ikatan mereka kian erat, ujian berat mulai berdatangan mengancam keteguhan cinta mereka.
Sampul Novel Cinta Segitiga Yang Rumit
9.6
Alana Putri Pratama menjalani pernikahan dingin bersama Raihan Wijaya. Bagi Raihan, Alana hanyalah alat untuk memicu kecemburuan mantan kekasihnya. Saat sang cinta pertama kembali hadir, Alana diabaikan sepenuhnya dalam kehampaan. Di masa sulit ini, muncullah Daniel Sanjaya, seorang CEO tampan yang mulai mendekati Alana. Akankah Raihan tersadar sebelum istrinya berpaling, ataukah obsesi masa lalu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Dinodai Calon Kakak Ipar
8.1
Kesucianku direnggut oleh calon kakak ipar menjelang pernikahan. Tragisnya, aku malah dituduh menggoda dirinya hingga diusir keluarga. Demi bertahan hidup, aku terpaksa menjajakan diri pada pria kaya. Bertahun-tahun kemudian, pria brengsek yang menghancurkan hidupku itu mendadak kembali menjadi pelangganku. Ia bahkan menyewaku secara eksklusif selama satu bulan penuh. Rencana jahat apa lagi yang sedang ia persiapkan untukku?
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?