APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Setelah mengetahui tunangannya menjalin hubungan dengan cinta pertamanya, seorang wanita diam-diam menggugurkan kandungan yang belum genap tiga bulan. Penderitaannya memuncak saat sang tunangan memaksanya mengosongkan kamar utama demi wanita lain itu. Bahkan, pesta pertunangan mereka diubah menjadi acara penyambutan sang cinta pertama hingga dirinya dipermalukan di depan umum. Enggan bertahan dalam pengkhianatan, ia merobek gaunnya dan memilih menikahi pria dari kencan buta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku menggugurkan bayiku yang usianya belum genap tiga bulan tanpa sepengetahuan tunanganku. Dia sedang menjalin hubungan penuh gairah dengan cinta pertamanya.

Agar cinta pertamanya itu merasa betah, dia langsung menyuruhku mengosongkan kamar tidur utamaku untuk cinta pertamanya. Dia bahkan mengubah pesta pertunangan kami menjadi pesta penyambutan untuk cinta pertamanya, juga membiarkanku menjadi bahan tertawaan semua orang.

Aku pun berbalik, memotong gaun pertunanganku, dan setuju untuk menikahi pasangan kencan butaku.

Kakak perempuanku mengirimkan foto pasangan kencan butaku. Aku hanya meliriknya sekilas, lalu menutupnya dan membalas pesan kakakku.

[ Aku setuju. Kamu bantu saja aku mengaturnya. Tapi, aku butuh tiga hari untuk selesaikan segala sesuatu di sini. ]

Tiga hari sudah cukup bagiku untuk mengucapkan selamat tinggal pada segala sesuatu di sini.

Pesta pertunanganku telah diubah menjadi pesta penyambutan untuk Sonia. Lanjut tinggal di sini hanya akan membuatku menjadi bahan tertawaan. Aku membuang gaunku yang sobek dan bersiap-siap untuk pulang.

Namun, seseorang malah sengaja tidak ingin melepaskanku.

"Kak Anna, maaf pertunanganmu jadi tertunda. Sam bersikeras adakan pesta penyambutan untukku hari ini. Berhubung dia terlalu antusias, aku nggak bisa menolak. Jangan marah, ya."

Sonia menghampiriku dengan dagu terangkat dan tersenyum, seolah-olah takut aku tidak melihat bekas ciuman yang jelas di lehernya. Dia dengan berani memamerkannya dengan harapan ingin melihat bagaimana aku akan menggila saking cemburunya. Sayangnya, keinginannya kali ini tidak terpenuhi. Sebab, aku sudah tidak peduli lagi.

"Emm, aku nggak keberatan," jawabku dengan acuh tak acuh.

Semua kata-kata yang sudah disiapkannya pun tercekat di tenggorokannya.

Aku meraih tasku dan langsung pulang. Begitu sampai di rumah, wajahku memucat karena kesakitan. Ternyata, aku memang belum pulih total.

Seminggu yang lalu, tanpa peduli pada penolakanku, Samuel Darmanto bersikeras membawa Sonia pulang untuk tinggal bersama kami. Aku mengancam akan pindah keluar, tetapi Sonia akhirnya tetap tinggal di rumah kami.

Pada saat itu juga, aku tahu bahwa tidak ada seorang pun yang bisa menandingi posisi Sonia di hatinya. Keesokan harinya, aku langsung pergi ke rumah sakit untuk aborsi.

Aku menahan rasa sakit dan mencari obat pereda nyeri. Tepat setelah aku selesai minum obat, Samuel tiba-tiba kembali.

Melihatku terkulai di sofa, dia dengan santainya melempar jasnya kepadaku dan berkata, "Aku sudah pulang."

Setiap kali dia pulang dulu, aku akan dengan senang hati mengambil jasnya dan menggantungnya. Sekarang, melihat aku bahkan tidak repot-repot bergerak, dia pun kehilangan kesabarannya.

"Aku tahu kamu nggak senang karena perubahan pesta dadakan malam ini, tapi kamu juga nggak perlu bersikap begitu kentara, 'kan? Kamu pergi sebelum pestanya selesai, gimana dengan harga diri Nia?"

Namun, dia yang jelas-jelas telah menunda pesta pertunangan kami. Kenapa dia tidak peduli pada harga diriku?

Melihatku tidak berkata apa-apa, Samuel menghampiriku dan mencoba menarik lenganku. Alhasil, begitu berjalan mendekat, dia melihatku yang pucat pasi dan memegangi perutku. Dia pun terkejut. "Kamu kenapa?"

"Sakit maag," jawabku dengan asal.

Dia mengerutkan kening, lalu meletakkan kantong yang dipegangnya di atas meja. "Berhubung kamu lagi nggak enak badan, lupakan saja. Ini makanan yang kubawa khusus untukmu. Anggap saja ini kompensasiku atas pergantian acara pesta yang mendadak. Panaskan dan makanlah."

Melihat kantong di atas meja, aku tahu itu caranya membujukku. Setiap kali kami bertengkar, dia akan membelikanku sesuatu yang lezat untuk menghiburku. Seiring berjalannya waktu, itu sudah menjadi kebiasaan.

Aku membawa kantong itu ke dapur karena memang lapar setelah sibuk seharian. Namun, setelah membukanya, aku baru menyadari kantong itu penuh dengan sisa makanan dari pesta tadi. Bahkan ada beberapa pita dari pesta penyambutan yang tercampur dengan makanan. Aku langsung membuang seluruh kantong itu ke tempat sampah.

Ketika aku keluar, Samuel sedang menonton video di ponselnya sambil tertawa terbahak-bahak. Itu adalah video dari pesta hari ini, di mana dia dan Sonia berpelukan mesra dengan disoraki semua orang.

Berhubung sofa sudah terisi, aku langsung mengambil ponselku dan masuk ke kamar. Kebetulan, kakakku menelepon.

"Anna, aku sudah bantu kamu atur semuanya. Akhirnya kamu sadar juga. Sudah kubilang Samuel itu nggak bisa diandalkan. Dulu, dia depresi dan hampir mati gara-gara cewek itu. Mana mungkin dia bisa memperlakukanmu dengan sepenuh hati?"

Benar. Sonia adalah cinta pertama Samuel. Mereka telah berpacaran selama tiga tahun dan hampir menikah. Sementara itu, aku hanyalah orang malang yang harus tinggal bersama Keluarga Darmanto setelah orang tuaku meninggal dalam kecelakaan mobil.

Jika bukan karena Sonia pergi ke luar negeri tanpa meninggalkan jejak, mana mungkin aku bisa jadi pasangan Samuel?

"Iya, makanya aku akan segera meninggalkannya," jawabku dengan acuh tak acuh.

Kakakku merasa kasihan padaku. "Anna, kamu bodoh sekali. Kesehatanmu pada dasarnya kurang baik, tapi kamu malah harus kehilangan anakmu gara-gara bajingan itu."

"Nggak apa-apa, Kak. Semuanya sudah berakhir." Aku mengganti topik pembicaraan. "Tapi, aku pernah aborsi. Apa pria itu nggak keberatan?"

Kakakku langsung bersemangat. "Jangan khawatir, dia sama sekali nggak keberatan. Tahu nggak ...."

Dia mulai bercerita panjang lebar tentang betapa baiknya pasangan kencan butaku itu.

"Orangnya kedengaran lumayan baik. Aku sudah mulai menantikan pernikahan ini."

Saat aku selesai bicara, suara Samuel tiba-tiba terdengar dari belakangku. "Pernikahan? Pernikahan apa?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Dendam & Penyesalan
8.3
Lima tahun pernikahan Sofia dipenuhi duri karena dendam Adrian pada keluarganya. Di tengah perjuangan melawan kanker, Sofia harus menghadapi pengkhianatan suaminya yang berpaling ke wanita lain. Ketika ayahnya jatuh koma dan kebenaran pahit terungkap, Sofia yang hancur memilih mengakhiri hidup demi melunasi masa lalu. Kematian tragis ini meninggalkan penyesalan mendalam bagi Adrian. Ia bersimpuh memohon ampun, tetapi semuanya sia-sia karena Sofia telah pergi selamanya dengan luka.
Sampul Novel Dicintai Raja Siluman Ular
9.4
Demi cinta dan harta, Alana nekat menikahi Cakra meski tanpa restu. Namun, pernikahan impian itu berubah jadi teror mengerikan. Alana kerap menemukan ular liar raksasa di ranjangnya akibat kegemaran aneh sang suami. Tak hanya itu, ia terus dihantui mimpi erotis bersama sosok asing yang tak dikenal. Saat mencoba menyelidikinya, Alana menemukan fakta kelam tentang hilangnya mantan istri Cakra secara misterius. Kecurigaan pun membuncah, siapa sebenarnya sosok suaminya itu?
Sampul Novel Duri Pernikahan
8.6
Setahun berpacaran membuat Sasy Mentari, mahasiswi 19 tahun, yakin menikahi Satya. Namun, kesempurnaan sang dosen sirna seketika usai akad nikah terucap. Satya yang dahulu begitu hangat tiba-tiba berubah menjadi sosok yang dingin serta kasar. Di tengah kepedihan yang terus menyiksa batinnya, Sasy bertekad mengungkap misteri perubahan drastis suaminya. Sanggupkah ia tetap bertahan ketika biduk rumah tangga yang ia jalani kini justru dipenuhi duri yang melukai?
Sampul Novel Gairah Liar Dibalik Jilbab
8.7
Sebelum bertolak ke Jakarta, Arman nekat menunjukkan hasrat terpendam kepada ibunya sendiri di atas ranjang. Sang ibu terkejut dan sempat menolak keras aksi putranya itu demi menghindari dosa besar hubungan sedarah. Namun, belaian lembut Arman justru menyalakan gairah baru yang tak pernah ia dapatkan dari sang suami. Perlahan, pertahanan sang ibu runtuh seiring dirinya yang mulai terhanyut dalam kenikmatan terlarang bersama anak kandungnya.
Sampul Novel Ipar adalah Maut Pernikahan
9.6
Dian terjebak dalam hubungan terlarang bersama Raihan, pria yang terkunci dalam pernikahan dingin. Walau terus dirongrong rasa bersalah pada suaminya, Galih, serta Laras yang merupakan sahabatnya, ia tak berdaya untuk lepas. Niat Dian untuk menjauh justru memicu obsesi Raihan yang makin menjadi. Keadaan kian genting saat Laras tiba-tiba mendatangi kamar Dian. Kini, rahasia kelam ini mengancam menghancurkan nama baik, persahabatan, dan seluruh masa depan Dian.
Sampul Novel Putri Yang Ditukar
8.8
Dibuang sejak kecil ke panti asuhan, Syaqilla harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya kembali. Alih-alih kasih sayang, kepulangan sang ibu justru membawa penderitaan baru. Dua tahun kemudian, ia bahkan tega menjual Syaqilla kepada rentenir demi melunasi tumpukan utangnya. Mengapa sang ibu begitu membencinya hingga merusak masa depannya? Kini, Syaqilla terjebak dalam dilema batin antara bakti anak dan kepedihan yang mendalam.