APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jangan Mencintaiku, Paman!

Jangan Mencintaiku, Paman!

Ayu terpaksa mengungsi ke kediaman pamannya, Hideki, demi menghindari mertua yang kejam. Namun, satu malam di ranjang yang sama menghancurkan rumah tangganya hingga ia diusir tanpa sempat menjelaskan apa pun pada suaminya. Kini, Ayu yang merasa terhina terpaksa menumpang pada Hideki. Sayangnya, sikap sang paman berubah dingin, tak lagi sehangat dulu saat merawatnya sejak kecil. Rahasia besar apa yang disembunyikan Hideki? Akankah Ayu kembali pada suaminya atau terjerat cinta terlarang?
Bab
Bagikan

Bab 3

Ayu menggelengkan kepala, kembali menunduk dan terisak. “Sungguh, Bibi. Aku tidak ingat apa yang terjadi. Aku hanya tidur biasa!”

Sejak tadi, Ayu mencoba mengingat apa yang sebenarnya terjadi malam kemarin, tapi ingatannya seolah berkabut tebal. Ayu hanya bisa mengingat sampai saat dia tertidur setelah meminum susu pemberian Karin.

“Hah! Terus saja menangis dan mencoba untuk menjadi terlihat menyedihkan! Air mata buaya!” Karin membalas tangisan itu dengan ucapan sinis.

“Apa sekarang kau sedang berpura-pura menjadi korban dan mencoba terlihat memelas? Itu lucu sekali, padahal sudah jelas aku yang menderita di sini!” Karin membentak sambil menarik tangan Ayu dari wajahnya.

Ayu mendongak dan menggelengkan kepalanya, menghapus air mata yang terus turun. “Aku tidak bermaksud begitu! Aku memang tidak ingat apa…”

“Aku tidak peduli kau ingat atau tidak! Aku akan mempercayai apa yang aku lihat tadi! Kau jelas adalah jalang karena sudah tidur dengan pamanmu sendiri!”

“Tidak!” Ayu memekik sambil menutup telinganya. Apa yang disebut Karin, adalah kenyataan yang sejak tadi tidak ingin didengar olehnya. Sejak tadi Ayu mencoba untuk mengalihkan pikiran dari hal itu. Mencoba untuk berpikir jika kejadian ini tidak mungkin seburuk itu.

Tapi apa yang dikatakan Karin bukan juga suatu kebohongan. Keadaannya saat terbangun tadi adalah bukti nyata. Kini Ayu mulai merasa jijik dengan dirinya sendiri, mual dan muak.

“Kau ingin menepis kenyataan itu? Jangan konyol, sudah jelas aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, kalian berdua telanjang!”

Bentakan yang sekali lagi menambah rasa bersalah dalam diri Ayu. Dia hanya bisa menggeleng dan terus menutup telinga, tidak ingin mendengar aib yang mengerikan itu.

“Apa sekarang kau menyuruhku percaya jika tidak ada yang terjadi di antara kalian? Kalian berdua manusia dewasa, berada dalam satu kamar semalaman, dalam keadaan telanjang dan bangun dalam keadaan letih! Apa ada penjelasan lain dari bukti yang aku sebutkan tadi?” Karin berkacak pinggang dan mendorong kepala Ayu dengan telunjuknya.

“Kau tunggu saja, aku akan mengatakan kepada Kaito jika memang istrinya menjijikkan dan ternyata wanita murahan.”

“Jangan! Aku mohon jangan!” pekik Ayu, sambil meraih lengan Karin. Jika seperti itu, maka hancurlah sudah nama baiknya yang saat ini sudah tidak lagi tersisa di mata keluarga Kaito.

“Aku juga akan mengatakan pada Kaede, selama ini tuduhannya benar jika menantunya adalah wanita sial!” Karin memberi ancaman lain sementara bibirnya menyeringai.

Ayu tentu saja semakin terlihat pucat. Dia terus menggeleng dan menarik tangan Karin. Memohon padanya untuk tidak melakukan hal itu. “Jangan mengatakan ini semua kepada mereka. Aku mohon, Bibi.”

“Kenapa tidak boleh? Aku ingin Kaede tahu jika memang menantunya tidak lebih dari wanita murahan penggoda pria!” Karin kembali menyeringai.

"Aku tidak menggoda. Aku tidak ingat apa yang terjadi!” Sekuat tenaga Ayu ingin meyakinkan bibinya jika ini semua bukanlah kesengajaan.

“Kau seharusnya malu masih mencoba untuk membantah! Kau sadar atau tidak, kau bukan hanya wanita murahan penggoda suami orang, tapi kau sudah melawan hukum alam sampai-sampai kau menggoda pamanmu sendiri!”

Tubuh Ayu terasa lemah dan lunglai saat mendengar itu. Tuduhan menggoda pamannya sendiri itu semakin menghancurkan hatinya. Ayu meraba tembok yang ada di sampingnya, mencari bantuan agar tubuhnya tetap bisa berdiri tegak.

"Aku tidak menggodanya." Ayu kali ini hanya mampu untuk bergumam, tidak tersisa lagi tenaga dalam tubuhnya.

“Kemarin kau mengatakan tidak ingin bercerai dari Kaito? Sekarang buka matamu, kau tidak lagi pantas untuk menjadi istrinya! Tinggalkan keluarga Nakamura! Kau hanya akan menjadi aib bagi mereka!”

Karin mengusulkan hal yang membuat tubuh Ayu terasa semakin berat dan limbung. Tanpa bantuan tembok, mungkin Ayu saat ini akan terpuruk di lantai.

“Aku tidak…”

“Kau tidak perlu berlebihan seperti itu!” Sahutan dengan nada tegas dan berat terdengar dari arah dalam. Terlihat Hide berjalan mendekati mereka. Keadaan tubuhnya sudah lebih rapi, rambutnya terlihat basah dengan air menetes.

“Berlebihan? Kau bilang aku bereaksi berlebihan? Aku baru saja melihat suamiku tidur bersama dengan keponakannya sendiri! Dan kau mengatakan berlebihan?!” Karin berteriak marah dengan suara terpecah kepada suaminya.

“Apa kau tidak punya hati sampai tega menegurku?” bentak Karin lagi.

Tapi Hide tidak menanggapi teriakan Karin. Matanya menyipit hampir menyerupai garis saat menatap Karin.

“Ceraikan aku sekarang juga! Dan beri aku uang untuk kompensasinya! Kau sudah menghancurkan rumah tangga kita!” Karin menuntut sambil melipat tangannya di depan tubuh.

Hide kembali menanggapi dingin, dan malah Ayu yang tersentak dan panik. Rasa bersalah baru menggelayut dalam hatinya. Dirinya yang menyebabkan rumah tangga antara Karin dan Hide diambang kehancuran.

“Untuk apa aku menuruti permintaanmu? Jangan bermimpi!” Hide mengernyit, merasa konyol mendengar permintaan Karin.

“Karena jika kau menolak, maka aku akan mengatakan apa yang kalian berdua lakukan kepada semua orang! Aku ingin melihat bagaimana reaksi orang, saat mendengar kalian berdua—keponakan dan paman tidur bersama! Terutama keluarga suaminya!” Karin menunjuk Ayu yang terlihat gemetar.

Ayu yang tadinya berharap Karin dan Hide tidak akan berpisah karena dirinya, kini menutup wajahnya. Panik.

Ayu sudah bisa membayangkan hinaan Kaede yang sangat pedas. Dan akibatnya bukan hanya itu. Jika Karin membuka mulut, maka rumah tangganya tidak akan terselamatkan.

Ini yang menakutkan bagi Ayu. Meskipun Kaede adalah ibu mertua yang berasal dari neraka, Ayu mencintai Kaito. Dan saat ini, Kaito adalah satu-satunya tempatnya bersandar.

"Aku mohon, jangan…” Ayu bergumam sambil meremas tangannya, tidak tahu harus melakukan apa.

Di satu sisi, Ayu tidak ingin pernikahan Karin dan pamannya berakhir, tapi di sisi lain, Ayu tidak ingin pernikahannya sendiri tamat.

Hide melirik sekilas ke arah Ayu, lalu maju mendekati Karin, dan membungkuk di samping telinganya.

“Sandiwaramu bagus sekali. Kau pikir aku tidak tahu apa yang kau lakukan? Kau lupa menyingkirkan bukti dari kamar.” Hide berbisik sangat lirih. Dan hanya Karin yang mendengar itu.

Wajah Karin seketika pucat. Ternyata dia melakukan kecerobohan. Karin kini sedang mengutuk dalam hati karena kurang berhati-hati, padahal dia tahu Hide sangat cermat. Setelah Ayu dan Karin keluar dari kamar, Hide memeriksa sekitar ruangan itu, dan menemukan dupa yang menjadi asal aroma harum menyengat yang membuat otaknya berkabut tadi malam.

Hide tidak tahu persis dupa itu terbuat dari apa, tapi yang jelas dupa itu yang mempengaruhinya. Hide yakin jika Karin pasti melakukan sesuatu kepada Ayu. Dia sudah mengenal Ayu selama bertahun-tahun, dan tahu jika Ayu tidak akan mungkin membuka bajunya dalam keadaan sadar.

“Aku tidak akan menceraikanmu!” Hide kali ini mengucapkannya dengan keras, dan isakan Ayu kembali.

"Jika kamu tidak menceraikanku, maka aku akan memberi tahu semua orang bahwa keponakanmu itu tidur denganmu. Kalian pasti akan hancur!" seru Karin.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Menolak untuk Kembali
8.0
Tiga tahun lamanya Belen bertahan dalam hubungan tanpa kepastian demi mendapatkan hati Lanny. Namun, impiannya pupus seketika saat Lanny memamerkan pacar barunya dan mengusir Belen dari hidupnya. Belen pun memilih pergi dan lenyap tanpa kabar. Kehilangan tersebut justru menyadarkan Lanny akan kesalahannya. Diliputi penyesalan besar, ia mencari Belen ke berbagai penjuru dunia hingga akhirnya bersujud memohon agar wanita itu mau kembali bersamanya.
Sampul Novel Istri Bayaran Yang Menyembuhkan Penyakitnya
9.0
Demi menyembunyikan kelemahannya, Valerian DeVere memutuskan menyewa seorang istri bayaran. Di luar dugaan, pernikahan kontrak ini justru membawa kesembuhan bagi penyakit kronis yang dideritanya. Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan bisnis tersebut berkembang menjadi ikatan yang rumit dan berbahaya. Kini, Valerian dihadapkan pada keraguan besar: apakah dirinya benar-benar telah sembuh, atau justru sedang terjebak dalam pusaran konspirasi gelap yang mengancam jiwanya?
Sampul Novel Kesempatan Kedua: Cinta Fatal dan Balas Dendam
9.4
Danielle sangat menyesali masa lalu yang menghancurkan keluarganya akibat salah memercayai orang. Kini, setelah terlahir kembali, ia bertekad memakai kecerdasan serta pesonanya untuk membalas dendam. Tak diduga, ia menjelma jadi sosok berpengaruh berkat identitas rahasia, hingga dilindungi empat keluarga besar dan kelompok pembunuh. Di puncak kejayaannya, sang suami tampan yang dulu ia abaikan kini kembali untuk mengklaim cintanya di hadapan dunia.
Sampul Novel Mantra Cinta
8.7
Tiga hari menjelang pernikahan, dunia Tasya runtuh karena perselingkuhan Ravi, sang tunangan. Setelah sebulan tenggelam dalam kesedihan, ia tak sengaja menemukan akun Twitter misterius @yourwitch yang menawarkan kutukan. Iseng, Tasya meminta agar mantan kekasihnya itu menjadi impoten. Tak diduga, Ravi tiba-tiba mendatangi apartemennya dengan ketakutan. Sambil bersimpuh memohon maaf, ia mengaku kehilangan kejantanannya akibat karma instan yang aneh.
Sampul Novel Merah Hitam Cinta #bukuke-1 womenpowerseries
7.8
Kanaya Prameswari sangat terpukul saat memergoki perselingkuhan suaminya, Ghifari, dengan sahabatnya sendiri. Padahal, saat itu ia hendak memberikan kabar gembira tentang kehamilannya. Kecewa berat, Kanaya memutuskan pergi membawa calon bayinya ke perkebunan kopi milik keluarga Safa. Di tempat baru ini, ia justru dihadapkan pada sikap dingin Haikal Baihaqi, kakak Safa. Di tengah keraguan bahwa cinta mampu menjamin kesetiaan, sanggupkah Kanaya mengobati lukanya dan kembali membuka hati?
Sampul Novel Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui
7.9
Setelah suaminya menyewa seorang pengasuh pria, sang protagonis merasa terus diawasi secara sembunyi-sembunyi. Rasa waspada menyelimutinya, namun kondisi bengkak ASI sebagai ibu menyusui memaksanya untuk meminta bantuan pria tersebut. Awalnya, sang pengasuh bersikap sangat sopan dan profesional, meredakan ketakutan akan tindakan tak senonoh. Namun, situasi perlahan berubah mencurigakan. Sentuhan tangan dan mulutnya mulai melampaui batas, hingga akhirnya ia menyibakkan gaun tidurnya tanpa peringatan.