APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jangan Ada Dusta di Antara Kita

Jangan Ada Dusta di Antara Kita

Demi menghilang tanpa jejak, Gina mengambil langkah ekstrem dengan mengajukan penghapusan seluruh informasi identitas pribadinya. Meski keputusan ini mengejutkan sang operator, Gina tetap teguh pada pendiriannya agar tidak ada satu orang pun yang dapat melacak keberadaannya di masa depan. Proses penghapusan data ini membutuhkan waktu selama dua minggu, memulai babak baru yang penuh misteri dalam hidup Gina yang bertekad untuk mengubur masa lalunya rapat-rapat.
Bab
Bagikan

Bab 5

Vina terdiam, dia ingin mengakhiri drama ini.

"Sudah malam, aku pulang dulu."

Henry juga ingin ikut Vina pulang, tetapi dihalangi oleh teman-temannya.

"Kakak ipar butuh istirahat. Kamu sudah lama nggak kumpul bersama kami, jangan pulang dulu!"

"Benar, biarkan Kakak Ipar pulang istirahat, kamu temani kami bersenang-senang di sini."

Vina melepaskan genggaman dari tangan Henry sambil berkata, "Sopir yang akan mengantarku pulang, kamu tetap di sini saja."

Setelah mengatakan itu, Vina langsung pergi.

Dia buru-buru pergi hingga Henry tidak sempat menghalanginya.

Ketika belum pergi terlalu jauh, Vina menemukan ponsel yang bukan miliknya di jas.

Ponsel itu milik Henry.

Vina mengernyit, dia menyuruh sopir kembali.

Sesampainya di depan bar, Vina melihat Maira baru saja turun dari taksi.

Maira terus-menerus membenahi riasan wajahnya. Dia terus berjalan ke arah ruang privat tanpa memperhatikan sekitar.

Vina tanpa sadar memegang ponsel dengan erat sambil mengikuti Maira.

Ternyata Maira berhenti di depan ruang privat Henry dan teman-temannya.

Begitu masuk, Maira berpelukan dengan Henry.

Henry memeluk pinggang Maira, kemudian berkata sambil mengelus kepala Maira dengan penuh cinta, "Kenapa kamu datang begitu cepat?"

Maira menyandarkan kepala di bahu Henry. Dengan tersenyum manja, Maira berkata, "Aku merindukanmu! Begitu menerima teleponmu, aku buru-buru kemari."

Henry tersenyum. "Sini, kuberi hadiah."

Sambil berbicara, Henry mencium bibir Maira. Setelah itu, mereka berciuman dengan penuh gairah.

"Cukup, cukup, jangan bermesraan di sini."

Teman-teman Henry tidak terlihat terkejut, sebaliknya mereka malah menggoda mereka berdua.

Vina menyaksikan semuanya dari celah pintu, tubuhnya menjadi gemetar.

Ternyata semua teman Henry mengetahui perselingkuhan antara Henry dengan Maira.

Mereka juga bersandiwara di depan Vina.

"Henry, sekarang Maira sudah datang. Selanjutnya, kita boleh melakukan permainan lain, 'kan?"

Teman-temannya tertawa dan bertepuk tangan. Tidak lama kemudian, beberapa wanita muncul dari ruangan sebelah.

Setiap pria memeluk seorang wanita di samping.

Permainannya gampang. Putar botolnya, siapa pun yang ditunjuk oleh ujung botol harus memilih antara berkata jujur atau menjalani tantangan.

Botol berputar beberapa kali, lalu mengarah ke Henry.

Semua teman-temannya menjadi heboh dan suasana makin memanas.

"Henry, kapan terakhir kali kalian berhubungan?"

Ada seorang teman bertanya sambil tersenyum nakal, teman-teman lainnya mengerti maksudnya.

Henry mengangkat alis, dia menjawab dengan suara tenang, "Kemarin, di mobil."

Mendengar hal itu, teman-temannya langsung heboh.

"Gila, hebat kamu! Bagaimana rasanya?"

Maira tersipu malu dan membenamkan diri dalam pelukan Henry. Henry menjawab dengan menyunggingkan senyum, "Luar biasa, sangat menggairahkan."

"Hahaha. Sudah kubilang, wanita simpanan lebih menggairahkan daripada istrimu."

"Benar, Henry. Pria seperti kita, mana ada yang nggak punya wanita simpanan?"

"Selama kamu bisa menyembunyikan perselingkuhanmu, kamu akan hidup bahagia, Vina juga nggak akan mengetahuinya."

Sambil berbicara, teman-teman Henry mencium wanita di samping mereka dan meraba tubuh mereka.

Begitu mendengar nama Vina disebut, ekspresi Henry langsung membeku. Henry berkata dengan tegas, "Kalian jangan membuat masalah di depan Vina. Kalau nggak … rasakan akibatnya."

"Oke, oke! Kakak ipar nggak akan mengetahui rahasiamu."

Vina mendengar semua yang dikatakan mereka.

Suara tawa dari dalam terus terdengar. Vina merasa dingin di seluruh tubuhnya. Kakinya entah sejak kapan sudah mati rasa, dia berjalan keluar dengan tatapan kosong.

Melihat ada yang tidak beres pada diri Vina, sopirnya buru-buru menghampirinya. Ketika sopirnya mau masuk memberi tahu Henry, Vina langsung menghentikannya.

"Nggak perlu mengantarku, aku bisa pulang sendiri. Selain itu, jangan beri tahu Henry bahwa aku kembali ke sini."

Vina menyuruh sopirnya pulang, sedangkan dirinya berjalan sendirian di jalanan yang sepi.

Tiba-tiba turun hujan deras, tetapi Vina seperti tidak merasakan apa-apa.

Dinginnya hujan makin membuat Vina sadar.

Entah sudah berapa lama Vina berjalan.

Terasa sangat lama, jauh lebih lama daripada malam ketika Vina masih berusia 17 tahun. Waktu itu, Henry menggendongnya karena kakinya terkilir ….

Ternyata, ketulusan hati pria itu sudah berubah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brondong Bucin
8.3
Kehilangan suami membuat dunia Aira hancur. Sebagai ibu tunggal, ia sempat tenggelam dalam kesedihan hingga mengabaikan ketiga anaknya. Sadar harus bertahan hidup, Aira berjuang bangkit demi masa depan buah hatinya. Di tengah badai kehidupan tersebut, takdir mempertemukannya dengan seorang pemuda yang mencintainya dengan sangat ugal-ugalan. Namun, sanggupkah hubungan mereka bertahan ketika rintangan baru kembali datang menguji keteguhan hati Aira?
Sampul Novel Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin
8.5
Demi menghukum pasangannya atas insiden yang membuat Nelly, cinta pertamanya, terkunci di kantor, William Yuardi mengurung wanita itu di gudang pendingin tak terpakai dengan semangkuk air. Namun, mesin pembeku itu mendadak aktif setelah ia pergi. Korban berjuang meminta tolong hingga dindingnya dipenuhi bekas darah dari jarinya. Tujuh hari kemudian, saat William membuka pintu untuk menuntut permohonan maaf, ia hanya menemukan seonggok mayat yang telah membeku sepenuhnya.
Sampul Novel Goyangan Panas Ibu Mertua
9.6
Suatu malam, Rudi dikejutkan oleh sentuhan provokatif dari Nina, ibu mertuanya sendiri. Meski Nina beralasan hanya ingin minum, tindakan itu membuat Rudi tidak nyaman. Dengan tegas, ia mengingatkan Nina akan statusnya sebagai suami dari putri kandungnya. Namun, peringatan itu diabaikan. Nina yang sangat mendambakan perhatian justru semakin berambisi. Ia pun mulai merancang siasat licik demi memikat sang menantu malam ini, tanpa memedulikan segala risiko.
Sampul Novel Pernikahan Si Mungil
7.9
Hiram, seorang CEO tampan yang dingin, berencana menceraikan Rachel dalam waktu sebulan setelah dipaksa menjalani perjodohan kuno dari kakek mereka. Ia menganggap Rachel sebagai wanita yang kasar. Di sisi lain, Hiram memiliki masalah gairah terhadap lawan jenis, sementara Rachel selalu dituduh membawa kesialan bagi setiap pria dekatnya. Meski awalnya saling menolak karena perbedaan sifat yang kontras, takdir perlahan menyatukan mereka dalam pernikahan tak terduga.
Sampul Novel Putus Setelah Enam Tahun Berpacaran
8.8
Enam tahun mendampingi Soren, bos mafia Meksiko, hubungan ini berakhir sia-sia. Janji pernikahan di hari jadi mereka terlupakan karena Soren terlalu sibuk dengan wakil barunya, Thea. Puncaknya terjadi saat pesta Natal, ketika Soren memesan kue kacang kesukaan Thea, mengabaikan alergi parah pasangannya. Insiden gurauan teman-teman Soren membuat kue tersebut mengenai wajahnya hingga pingsan. Setelah tersadar, keputusan bulat diambil; ia menolak menikah dengan Soren dan memilih pulang bersama ibunya.
Sampul Novel Suamiku Karakter Game
8.3
Kehidupan monoton Arabella, gadis dua puluh tahun yang hanya mengenal cinta lewat gim simulasi, mendadak berubah drastis. Karakter pria dambaannya tiba-tiba terwujud di dunia nyata dengan sosok yang begitu sempurna. Ara sangat terkejut saat pria fiksi tersebut menyapanya sebagai istri. Di tengah kebingungan antara ilusi kesepian atau keajaiban nyata, Ara kini hanya berharap agar lelaki impiannya itu terus bertahan di sisinya dan tidak pernah kembali ke dunia gim.