APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Yang Tak Diinginkan

Istri Yang Tak Diinginkan

Bagi Aleeya, pernikahan bukanlah akhir yang bahagia. Kepergian sang ibu justru menyeretnya ke dalam ikatan paksa dengan Richo, pria yang sejak awal menolak keras dirinya. Kini, kehidupan Aleeya berubah drastis menjadi penuh penderitaan. Di bawah atap yang sama, suaminya sendiri sama sekali enggan mengakui keberadaannya. Aleeya pun harus bertahan menjalani hari-hari yang dingin, berjuang sendirian menghadapi kepedihan dan pengabaian di dalam rumah tangga yang hampa tanpa cinta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kecelakaan beberapa tahun yang lalu telah merenggut nyawa ayah nya, dan kini dirinya duduk di samping ranjang rumah sakit menemani ibunya yang terbaring lemas.

Dirinya begitu merasa sedih seakan kali ini ibunya juga akan meninggalkannya .

Ibunya sudah mengidap penyakit parah yang mengerikan itu sudah lama, bahkan kan sebelum ayahnya pergi meninggalkan mereka untuk selamanya.

Namun, wanita yang berumur 50 tahun itu berusaha tegar demi menghidupi putrinya yang sekarang masih duduk di bangku SMA .

Penyakit ganas itu terus menggerogoti tubuhnya.

Dia makin melemah dan sudah tidak bisa lagi bertahan lebih lama. Ia terus memikirkan nasib anaknya jika akhirnya dia harus pergi.

Aleeya Titania, nama lengkap gadis itu. Gadis yang baru berumur 18 tahun.

Saat ini aleeya sedang menempuh ujian akhir sekolah,karena keadaan ibunya yang mulai kritis membuat dirinya tidak mengikuti nya.

Raditya Suhardi George mendengar kabar tentang ibu Lidya yang masuk rumah sakit dan kondisinya terus memburuk. Raditya pun memutuskan untuk menjenguk nya, Raditya mengajak istrinya Amanda untuk pergi bersama.

"Dimana kamar ibu Lidya susanti?" tanya pak Raditya . Terlihat wajah cemas dan khawatir yang mendalam pak Raditya .

Bagaimana tidak ,ibu Lidya adalah mantan tunangan pak Raditya dulu. Sebelum pada akhirnya pak Raditya menikahi istrinya yang sekarang ibu Amanda.

Bu Lidya memutuskan hubungannya dengan pak Raditya karena mereka memang tidak cocok lagi.

Mereka sudah menjalin hubungan sangat lama bahkan mereka sudah menentukan tanggal pernikahannya.

NAmun, takdir Tuhan berkata lain Bu Lidya dengan mantap mengakhiri hubungannya dengan pak Raditya.

Karena setelah beberapa tahun belakangan mereka sering bertengkar hebat dan bahkan sempat putus nyambung.

Meskipun keputusan meninggalkan pak Raditya adalah keputusan yang sulit tapi, Bu Lidya mantap dengan keputusannya itu.

Setelah beberapa tahun kemudian mereka sama-sama menikah dengan orang lain.

Seperti itulah jodoh kadang bertahun-tahun di habiskan untuk jagain jodoh orang sungguh terdengar sangat menyedihkan.

Meskipun mereka berdua sudah tidak ada hubungan apa-apa tapi mereka berdua tidak saling membenci, bahkan setelah menikah mereka sering bertemu dengan membawa pasangan masing-masing .

Masa lalu telah mereka kubur dalam-dalam.

Bu Lidya dan ibu Amanda malah menjadi sangat dekat begitu juga dengan pak Raditya dan pak Ferdi suami buk Lidya.

Mengingat hubungan yang pernah terjalin di antara mereka, pak Raditya dan Bu Lidya bersikap tidak berlebihan demi menjaga perasaan pasangan masing-masing.

Sesampainya di kamar Bu Lidya pak Raditya melihat wajah yang dulu cantik kini telah berubah menjadi wajah yang sangat kurus dan seperti bukan Lidya yang dirinya kenal.

Sudah sangat lama dirinya tidak pernah melihat wanita yang dulu pernah mengisi ruang hatinya meskipun cinta nya kini milik istrinya tapi rasa sayang nya kepada mantan tunangan nya itu tidak pernah hilang.

Bu Amanda yang berhati baik itu sangat memahami perasaan suaminya .

Dirinya sama sekali tidak cemburu karena baginya itu hanyalah masa lalu suaminya. Perasaanya kepada Lidya hanya sebatas rasa kasian seorang teman.

Pak Raditya melihat sosok gadis cantik di samping Bu Lidya dia pasti putrinya.

katanya membatin.

Gadis itu bahkan mengalahkan kecantikan ibunya pikir pak Raditya ketika melihat Aleeya.

Tiba-tiba tubuh ibu Lidya mengejang mulutnya menganga sepulang susah bernafas Aleeya yang melihat ibunya seperti itu terus menangis pak Raditya dan Bu Amanda mendrkat,sepertinya Bu Lidya ingin berbicara pada mereka.

"Pak Adit,Bu Manda mungkin sudah saatnya saya pergi,sa...saya titip putri saya"Bu Lidya berkata dengan terbata.

"Tolong ja,,,jagakan dia untuk saya Bu" kata Bu Lidya sambil memegang tangan ibu Amanda.

Ibu Amanda yang tidak tahan menahan tangisnya hanya bisa mengangguk .Ibu Lidya sudah pergi ,dia pergi dengan menyungging senyum di bibirnya mungkin dirinya merasa bahagia bisa menitip putri satu-satunya kepada orang yang tepat menurutnya.

Menyadari ibunya sudah tidak ada, Aleeya menangis histeris.

Bu Amanda memeluknya.

"Yang sabar sayang kamu tidak sendiri ada tante yang akan menjaga mu." Sambil terus memeluk dan mengelus rambut Aleeya ibu Amanda terus menenangkanya .

suasana hening, pak Raditya menahan tangisnya namun wajahnya terlihat sangat sedih dan terluka.

Dirinya tidak menyangka pertemuan nya setelah puluhan tahun itu menjadi pertemuan terakhirnya.Bu Lidya pun di makamkan.

Menangis dan terus menangis Aleeya tidak ingin beranjak dari pusara ibunya.

Jika bisa meminta, dirinya ingin ikut bersama beliau, membayang kan hidup sendiri tanpa kedua orang tuanya saja sudah tak sanggup bagaimana menjalankannya batin Aleeya.

Sanak saudara seperti tidak ada semenjak kepergian ayah nya berapa tahun yang lalu.

Sepertinya keluarga mereka enggan untuk mengakui mereka sebagai saudara.

Apa lagi dengan keadaan nya yang tidak memiliki apapun saat ini.Dirinya kini sebatang kara.

Saat itu pula semua terasa berat dan yang terlihat hanya gelap.

Aleeya jatuh pingsang pak Raditya yang sejak tadi berdiri di belakang nya bersama ibu Amanda segera membawanya ke dalam mobil.

Pak Raditya dan ibu Amanda memutuskan untuk membawa nya pulang kerumahnya.

Semenjak kedatangan nya di rumah sakit,saat itu pula ibu Lidya menghembuskan nafas terakhirnya. Membuat pak Raditya dan Bu Amanda belum sempat berbicara dengan Aleeya .

Bu Amanda hanya berusaha menghibur dan menguatkan Aleeya ketika beliau menyadari bahwa Aleeya putri Bu Lidya.

Aleeya terlihat begitu terpukul atas kepergian ibunya. Mereka pun mengurus pemakaman ibu Lidya.

Pak Raditya dan Bu Amanda sangat paham bahwa Aleeya tidak punya siapa-siapa lagi .

Tiba di rumah pak Raditya dan Bu Amanda langsung memerintah kan pelayan di rumah itu untuk membawa Aleeya kekamar.

Pelayan-pelayan yang baik itu kemudian membawa Aleeya yang masih tak sadarkan diri.

Sementara itu Bu Amanda menelpon dokter pribadi mereka untuk segera datang ke rumah.

Beberapa menit kemudian dokter Handri datang dan langsung memeriksa Aleeya.

"Bagaimana keadaanya" tanya pak Raditya yang dari tadi panik dan ingin segera tahu keadaan Aleeya .

"Dia hanya kelelahan dan terlalu banyak menangis, sepertinya dia memiliki rasa takut yang berlebihan membuat dirinya tertekan" Dokter Han lalu merapikan tas kerja.

"Sudah saya berikan obat penenang" lanjutnya.

"Terimakasih dokter Han" kata Bu Amanda.

"Sama-sama Bu,pak Adit. kalau begitu saya pamit dulu" dokter Han pun berlalu.

Hanya pak Raditya , Bu Manda dan Aleeya di kamar itu.

Pak Raditya memandang kasihan kepada Aleeya .

Kemudian Bu Amanda memberikan sebuah lipatan kertas yang terjatuh saat Aleeya pingsan di pemakaman kepada suaminya.

Kertas itu Aleeya bawa dari rumah sakit sampai di pemakaman.

Bu Amanda mengambilnya saat kertas itu terjatuh ketika Aleeya jatuh pingsan.

Dengan berat Aleeya membuka matanya.Aleeya merasa seperti mimpi dan berharap semua tentang ibunya hanya mimpi.

Aleeya melihat sekeliling nya dengan samar-samar Aleeya melihat dua orang berdiri di samping nya.

"Dimana aku?" Aleeya menyadari bahwa dirinya tidak berada di rumah nya.

"Sayang,kamu sudah sadar nak?" Bu Amanda mendekati Aleeya dan membantunya untuk duduk di atas tempat tidur.

"Minumlah dulu!" sambil memberikan satu gelas air ke pada Aleeya.

"Kamu di rumah om sama Tante"

Aleeya berusaha mengingat-ingat kejadian sebelumnya seketika air matanya terjatuh lagi mengingat tentang ibunya yang sudah tiada.

"Tenangkan pikiran mu nak,ada om sama Tante disini "kata pak Raditya .

"Apapun yang terjadi kamu harus tetap melanjutkan hidup mu,kedua orang tua mu akan sedih jika melihat kamu disini terus bersedih" Bu Amanda memeluk Aleeya.

Bu Amanda berharap Aleeya bisa menerima kenyataan tentang ibunya.

"Kalau kamu mau, kamu bisa tinggal disini, karena mulai sekarang kamu anak Tante sama om"

"Maaf Tante ,kalian ini siapa?" tanya Aleeya yang belum tau siapa mereka berdua.Bu Amanda memandang suaminya dan berkata lagi kepada Aleeya.

"kami sahabat ibu mu"

"iya ,kami sahabat ibu mu"kata pak Raditya menimpali.

setelah beberapa menit mengobrol sepertinya Aleeya sedikit mulai terlihat tenang meskipun rawut kesedihan di mukanya tidak bisa di sembunyikan.

"Siapa nama mu nak?"

"a..Aleeya tante?"

"Tante Amanda dan om Raditya "kata Bu Amanda memperkenalkan dirinya dan suaminya.

Aleeya mulai teringat bahwa satu hari sebelum kepergian ibunya beliau berpesan untuk memberikan sebuah surat kepada pak Raditya dan Bu Amanda.

Meskipun Aleeya tidak tau harus mencari orang yang ibunya maksud itu namun dirinya tetap menyanggupinya.

Tidak di sangka sekarang justru mereka yang menemukan Aleeya terlebih dulu.

Aleeya sedikit terlihat bingung, sepertinya ada yang ia coba untuk mengingat sesuatu.

Dirinya mencari-cari kertas yang almarhum ibunya berikan.

"Apa yang kamu cari adalah ini?" kata pak Raditya.

Aleeya mengangguk.

"Ibu menyuruh memberikanya kepada om dan Tante" jawab Aleeya .

Sebuah surat yang lipatannya terlihat kusut.

Bu Amanda dan pak Raditya pun saling berpandangan ternyata lipatan kertas itu di berikan untuk mereka.

dan kemudian membukanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dark Love
8.0
Demi membalas kematian tragis sang ibu, Albert Kenzi Erdinata menargetkan Akira, anak dari perempuan yang ia benci. Setelah merenggut kehormatan Akira melalui penculikan, Albert menjadikannya asisten pribadi untuk melanjutkan siksaan fisik dan batinnya. Namun, interaksi intensif mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Di tengah terbukanya misteri masa lalu, Albert kini dihadapkan pada pilihan sulit antara menuntaskan dendamnya atau memilih cinta.
Sampul Novel Diceraikan Tanpa Alasan
9.0
Tiga tahun Elira memendam cinta pada Kael Virendra sebelum akhirnya diceraikan begitu saja. Demi mantan kekasihnya, Kael tega membuang Elira. Namun, perpisahan itu justru mengungkap jati diri Elira yang sebenarnya sebagai Seraphina Remos, seorang pewaris miliarder yang genius. Saat Kael menyadari kekeliruannya dan memohon untuk kembali, Seraphina yang telah bangkit kini mengabaikannya. Baginya, masa lalu telah usai dan tidak ada jalan untuk berbalik arah.
Sampul Novel MELODI CINTA DI RUANG MUSIK
7.9
Pertemuan tidak sengaja antara seorang pianis muda jenius dan murid pindahan baru bersuara merdu melahirkan sebuah kolaborasi istimewa. Keduanya bersatu demi meraih kemenangan di ajang kompetisi musik tahunan sekolah. Di sela latihan keras dan keselarasan nada yang mereka bangun bersama, perasaan cinta pun mulai tumbuh. Lewat rangkaian melodi indah, mereka menyadari bahwa hubungan ini telah berkembang menjadi cinta sejati yang lebih mendalam dari sekadar kemitraan musik.
Sampul Novel MENIKAH DENGAN SULTAN
8.9
Demi kesembuhan sang ibu, Rinai rela bekerja keras walau terus ditindas Natasya, kakak tirinya. Ketulusan Rinai menarik perhatian Wira, anak konglomerat yang menyamar dan memborong dagangannya. Konflik memuncak saat Natasya berniat menggusur rumah Rinai melalui pacarnya, tanpa tahu bahwa Wira adalah pemilik perusahaan tersebut. Begitu identitas asli Wira terbongkar, Rinai yang merasa rendah diri kabur ke kota. Namun, takdir membawanya bekerja sebagai ART di kediaman Wira.
Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI MANTAN
8.9
Tak pernah terbayang aku harus menjadi pengantin pengganti untuk Uswa, mantan pacarku semasa SMA. Takdir berubah saat Ilham, calon suaminya, mendadak kritis menjelang akad. Dalam kondisi darurat, Bang Adam dan keluarga besar Uswa mendesakku menggantikan posisi mempelai pria. Walau diliputi keraguan dan rasa syok, pernikahan ini akhirnya tetap digelar. Bagaimanakah kelanjutan kehidupan kami setelah takdir menyatukan kami kembali dalam ikatan ini?
Sampul Novel UNCONDITIONALLY
8.1
Bagi Aurora, Angkasa adalah takdir dan belahan jiwanya. Namun bagi Angkasa, pertunangan paksa itu adalah kutukan yang merenggut kebebasannya. Ia sangat membenci kehadiran Aurora yang terus membuntutinya bagai bayangan. Angkasa mendambakan ketenangan dan hak untuk mencintai perempuan pilihannya sendiri. Meski Aurora berjanji akan terus bertahan dengan cinta tulus tanpa syarat, Angkasa justru kian bertekad untuk menunjukkan kebenciannya secara terang-terangan.