APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Untuk Warisan

Istri Untuk Warisan

Launa sangat menantikan perceraian, namun suaminya justru menolak keras perpisahan itu. Pernikahan hambar selama tiga tahun yang minim kebersamaan kini di ambang batas baru. Rahasia besar Launa akhirnya terkuak saat sang suami mengetahui kehamilan yang selama ini ia sembunyikan. Tak ingin membiarkan Launa berjuang sendirian, suaminya melarangnya pergi. Pelarian Launa pun terhenti karena sang suami bertekad mencegahnya membawa calon anak mereka pergi menjauh.
Bab
Bagikan

Bab 3

Launa melangkah mendekati Arham yang sudah meletakkan handuk. Pria itu baru saja mandi, setelah menghabiskan sore untuk berbincang dengannya.

"Aku sudah menyiapkan makan malam untukmu," gumamnya saat sudah dekat, hingga Arham menatapnya dengan senyuman kecil dan tulus yang dia berikan. "Makanlah, setelahnya kau bisa istirahat."

Arham mengangguk, menyugar rambutnya yang masih basah. "Kau sudah makan?"

"Sudah." Launa menjawab seraya menghela napasnya. "Aku mau ke kamarku sebentar, ada yang mau kulakukan."

"Hmm." Arham mengusap rambut istrinya itu, lalu melangkah kearah dapur.

Launa sendiri tampak sulit menarik napasnya, hingga kakinya perlahan melangkah menuju pintu kamar.

Rumah ini minimalis dua lantai yang di berikan oleh Arham padanya saat pertama kali menikah dulu. Rumah yang sudah dia tempati tiga tahun dan rencananya akan dia tinggalkan dan pergi begitu saja tanpa memberitahu Arham setelah mereka bercerai. Namun nyatanya, memang tidak semudah itu. Dia merasa kalau apa yang terjadi sore tadi tak membuahkan hasil sama sekali. Dia mengira sudah menjadi janda sekarang, tapi Arham tak mau menandatangani surat perceraian mereka.

"Apa yang harus kulakukan?" Launa menyanggakan tubuhnya di nakas sebelah ranjang.

Rasa pusing kembali menggerogotinya, hingga dia memejamkan mata demi mencoba tetap berdiri. Di ambilnya ponsel, lalu menatap layarnya dan melihat list kontak. Seraya duduk, Launa menempelkan ponsel itu ketelinganya.

"Halo? Launa? Ada apa menghubungiku?"

Launa menghela napas terakhir.

"Ada yang salah denganmu? Apakah ada keluhan?"

"Tidak," jawabnya perlahan, lalu memijat pangkal hidungnya. "Aku hanya pusing, juga merasa sedikit mual di ulu hati."

"Ah, itu faktor hamil muda yang kau alami. Tidak apa-apa, kamu bisa minum air hangat dan juga obat yang sudah kuberikan."

"Hmm." Dia mengembuskan napas perlahan. "Attiyah ...."

"Hmm? Butuh sesuatu lagi? Kau butuh teman?" Wanita yang di hubunginya itu tampak menunggu santai jawaban pertanyaan yang dia berikan.

"Kau tahu, 'kan, tujuanku ingin hamil untuk apa? Kenapa kau beritahukan pada Arham?"

Hening, tak ada jawaban dari sahabatnya yang berprofesi sebagai dokter itu. Launa menghela napas, tapi tak berniat untuk kecewa pada Kesya yang selama ini selalu baik dan ada untuknya.

"Kan sudah kukatakan, jangan beritahu. Aku ingin mengandung anaknya diam-diam, Kesya. Karena aku akan berpisah dengannya hari ini." Launa menggigit bibirnya, mencoba menahan agar tidak menangis. "Kau tahu, 'kan? Aku mencintai dia walaupun dia tidak pernah menganggapku istri. Aku sudah tabah ingin berpisah darinya dan mengandung anaknya sebagai kenang-kenangan. Namun kenapa kau malah memberitahu? Sekarang dia tidak mau menceraikanku hanya karena kehamilan ini."

"Emm, maaf, Launa." Wanita dengan rambut tergerai dan snelli putih dan stetoskop yang melingkar di lehernya itu bergumam. "Aku tidak tahu kalau jadinya seperti itu. Dokter Alzam yang bertanya padaku, makanya aku bilang. Bagaimanapun dia seniorku, dia melihat laporanku dan juga jam kerjaku kemarin itu. Rekaman cctv juga membuatku tidak bisa berkelit. Maafkan aku, ya? Please, kau tidak bisa membenciku karena itu. Maaf, Launa."

Launa menghela napas perlahan. "Aku tidak membencimu kok. Hanya saja, maukah kau menolongku?"

"Pertolongan apa? Aku akan bantu sebisaku. Ini juga karenaku, jadi aku akan membantumu."

Launa tersenyum, melihat kearah pintu yang terlihat mulai terbuka.

"Sebentar ya, nanti aku kirim pesan." Launa yang semula bersuara amat pelan, kini berbisik. "Ada Arham, nanti kita lanjut lagi."

"Oke, bye."

"Bye juga." Launa menurunkan ponsel dari telinganya, lalu melihat Arham yang sudah melangkah masuk saat dia menatapnya. "Perlu sesuatu?"

Arham mengangguk, terus melangkah dan duduk di sebelah Launa yang mulai bergeser sedikit.

"Felina menghubungiku, dia ingin kita bertemu dengannya."

Launa menelan ludah, hingga Arham menoleh dan melihat reaksi istrinya hingga senyumnya terbit.

"Dia tidak mau menikah denganku awalnya, Launa. Aku yang memaksa, sama sepertimu dulu."

Launa memalingkan wajah, enggan bersitatap dengan Arham karena hela napasnya yang terasa sedikit sesak.

"Aku akan membawamu padanya. Aku akan membatalkan rencana pertunangan dan membebaskannya. Aku tidak membutuhkan dia karena ada kau-"

"Arham ...," ucap Launa memotong ucapannya. "Coba pikirkan lagi, kau bisa menyesal karena melepaskan calon istrimu yang kaya raya itu."

Arham menggeleng pelan, dia menatap wajah Launa yang tampak keberatan untuk hidup dengannya. Dan dia tahu, itu karenanya. Dulu karena kesibukan dan pekerjaan, dia tak pernah mempedulikan Launa dan sering tidur di apartmentnya daripada pulang kemari.

Pasalnya, kepala Arham berat dan tidak mampu memikirkan orang lain. Dia menikah awalnya hanya formalitas dan alasan, agar ayahnya tidak menyerahkan warisan atau hak kekuasaan pada anak tirinya itu. Arham adalah anak tunggal, dia yang berhak bukan orang lain.

Ayahnya adalah pengusaha tambang kaya raya. Cabangnya banyak dan asetnya jutaan di negara Timur Tengah ini bahkan sudah hampir setara perdana menteri. Di samping menjalankan tugas negara, ayahnya juga pedagang besar dan sekarang Arham hanya di berikan salah satu perusahaan yang bahkan masih di katakan cabang untuk di kelola.

Ayahnya gila karena menuruti ucapan istri Mudanya. Arham dan ibunya tak pernah lagi tersentuh kasih sayangnya karena sibuk memanjakan wanita perebut kebahagiaan ibunya itu. Inilah tujuan Arham, dia ingin mengembalikan kesadaran ayahnya agar bisa menjadi seperti dulu.

Permintaan pertama adalah Arham harus menikah. Dan Arham sudah menikahi Launa hingga ayahnya sedikit respeck padanya sebab suka dengan istri pilihannya. Launa juga mampu menjalankan dirinya menjadi istri yang segalanya di hadapan keluarga. Wanita yang dia nikahi ini berbakat dan pandai menghadapi situasi hingga selalu berhasil mendapatkan hati ayahnya.

"Kalau aku bercerai denganmu, keluargaku akan berantakan lagi." Arham berkata pelan, menatap wajah Launa yang tampak sendu hingga pria itu mengambil tangannya. "Bukan aku membuatmu sebagai alat, Launa. Hanya saja, aku benar-benar membutuhkanmu saat ini. Terlepas dari apa yang sudah kita lakukan dan apa yang kau alami sekarang."

Launa menggigit bibirnya, kepalanya tertunduk karena merasa tidak akan bahagia jika hidup begini terus dengan Arham yang sibuk mengejar kebahagiaan keluarganya.

"Aku akan berusaha mencintaimu."

Ucapan Arham membuatnya mengangkat wajah. Dia menatapi wajah sang suami yang tampak mengangguk meyakinkan.

"Kita akan mulai perjalanan pernikahan yang baru. Aku akan mencoba mencintaimu lebih besar. Bukan karena kau hamil, bukan karena aku membutuhkanmu. Tetapi aku memang ingin mencintaimu. Kau mau, 'kan?"

Launa menghela napasnya, masih menatapi wajah Arham yang tampak tersenyum di depannya.

"Aku akan pulang padamu setiap hari. Kita akan tinggal bersama dan kau hanya perlu ada di sisiku. Aku yang akan berjuang mendapatkan kebahagiaan keluargaku lagi. Please, atas nama ibuku, Launa .... Kau mau, 'kan?"

Terasa genggaman tangan Arham mengerat, hingga Launa menarik napas. Dia memang mencintai pria ini tanpa diketahuinya, tapi tak pernah dia memikirkan untuk hidup bersamanya karena dulu itu adalah suatu kemustahilan baginya yang hanya istri kontrak.

"Launa ..., kau maukan? Kita akan batalkan semua perjanjian kontrak yang sudah terjadi. Kita buat hidup yang baru mulai hari ini. Bersediakah kau?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Daddy's Princess (21+)
8.4
Kehidupan Dominic sebagai ayah angkat Bee terusik sejak Nathan, seorang dosen tampan, hadir di antara mereka. Hubungan trio ini pun berkembang menjadi sangat kompleks dan sarat emosi. Konflik batin serta ketegangan asmara mewarnai setiap langkah, membawa pembaca menyelami sisi dewasa dari arti sebuah komitmen. Kisah romansa modern ini menguji batas antara rasa ingin melindungi dan cinta yang mendalam.
Sampul Novel Ipar Jadi Pacar
9.2
Mimpi Rheana tentang pernikahan indah sirna di malam pertama. Andre, suaminya, ternyata menikah hanya demi warisan dan mencintai wanita lain, Kania. Kemalangan Rheana memuncak saat ia terjebak dalam skandal satu malam di sebuah pesta ulang tahun. Betapa terkejutnya Rheana ketika mengetahui pria di malam itu adalah Samuel Rahardyan, adik iparnya sendiri yang baru pulang dari luar negeri dan belum pernah ia temui.
Sampul Novel Istri Yang Diacuhkan
8.3
Arvin berniat menceraikan Gina, mengabaikan kehadiran putri mereka, Darcy. Pernikahan ini rupanya cuma kedok balas dendam Arvin kepada Felysia, sang mantan pacar yang ternyata kakak kandung Gina sendiri. Walau Gina sudah berjuang keras mempertahankan rumah tangga mereka, pengkhianatan Arvin yang berselingkuh dengan Felysia di belakangnya merusak segalanya. Akhirnya, demi menyembunyikan kepedihan ini, mereka sepakat bercerai saat Darcy berusia tiga tahun.
Sampul Novel Rahasia Inang-inang Internesyenel
8.7
Kenes Kalyani, anak penjual es kelapa, sempat merasakan jadi istri miliarder sebelum hidupnya hancur total. Mertuanya celaka, suaminya dimutilasi, dan putranya diculik hingga ia jatuh miskin. Demi menemukan sang anak dan merebut haknya, Kalya bangkit menjadi Executive Courier International. Meski kehilangan Dimi, pria yang sangat mencintainya, Kalya bertransformasi menjadi sosok tangguh yang siap menerjang badai demi mengungkap kebenaran.
Sampul Novel Terbelenggu Hasrat
8.1
Kebahagiaan rumah tangga Aruna dan William terusik sejak Jones hadir kembali. Sang mantan kekasih yang menyimpan dendam itu bertekad merusak pernikahan mereka. Demi melancarkan aksi liciknya, Jones bahkan memengaruhi Karin, adik kandung Aruna. Di bawah bayang-bayang teror dan tekanan mental yang hebat, Aruna harus berjuang mempertahankan perkawinannya. Obsesi gelap masa lalu kini mengancam kehancuran rumah tangga mereka dalam pusaran konflik yang penuh hasrat.
Sampul Novel Ternyata Suamiku Miliarder
9.7
Dikhianati tunangan dan adiknya, Celine Maira nekat menikahi pria yang dikira gigolo bar. Suami barunya ini sangat tampan dan bermarga Jayadi. Celine percaya klaim sang suami bahwa kemiripannya dengan Tuan Muda Ketiga Keluarga Jayadi hanyalah kebetulan. Namun, rahasia terbongkar saat Celine melihat wajah asli sang tuan muda yang sama persis dengan suaminya. Saat rumor beredar bahwa kepala keluarga Jayadi mencintai wanita bersuami, sang miliarder langsung menegaskan bahwa wanita itu adalah istrinya.