APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Tomboy

Istri Tomboy

Roy, mahasiswa populer idola banyak wanita, harus menghadapi kenyataan pahit setelah kalah taruhan dari sahabatnya, Bram. Akibat hal konyol itu, ia terpaksa menikahi Gea, gadis tomboy yang sangat disegani di lingkungannya. Kehidupan rumah tangga yang tak pernah terbayangkan pun dimulai. Akankah perbedaan kepribadian yang mencolok di antara keduanya memicu perselisihan tanpa akhir, atau justru perlahan menumbuhkan benih-benih cinta yang tulus?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Pokoknya hari ini kita kemasin barang di rumah. Masukin ke koper besar yang ini. Kemarin Om Boy udah bawain koper ini sekalian pas acara," perintah Roy.

Di kamar, Gea menempelkan bokongnya di ujung meja belajar. Sambil mengunyah permen karet pemberian Salsa ia mengangguk-angguk mendengar penjelasan Roy.

"Habis itu, kita ke rumah orang tua gue dulu. Bantuin beresin barang gue. Barang yang gede kayak lemari gitu nggak usah dibawa. Apalagi kasur. Udah full furniture rumah baru kita nanti. Malamnya kita langsung ke rumah baru. Barulah besok kita keluar kota," jelas Roy panjang lebar. "And by the way, gue bakal transfer lo tiap bulan sepuluh juta. Terserah lo mau gunain apa. Kalau kurang bilang aja."

"Eh buset. Itu duit tuh?"

"Ya duitlah. Lo pikir apa? Daun?"

"Tapi ya nih sampai sekarang gue masih bingung. Kenapa tiba-tiba nih ya. Tiba-tiba pokoknya mah. Abang bayarin tuh hutang-hutang orang tua gue. Bukan cuman hutang biaya kuliah gue ternyata, gue baru diceritain ibu, hutang SPP Salsa yang nunggak dua bulan juga lo bayarin."

"Elo ya, bukannya bersyukur gue bayarin. Anggap aja ini tuh pertolongan Allah. Lewat gue."

"Tapi Abang nggak cinta kan aslinya sama gue?" tanya Gea yang beralih duduk di sofa.

"Ng.. Hmm. Ya.. Ya.. cintalah sama lo. Gue tahu lo tuh baik sebenarnya. Cuman tampang lo aja yang buat pada takut."

"Terus satu lagi, Abang kan banyak penggemar rahasia. Kenapa milih gue ya? Apalagi pada beda banget penampilannya sama gue."

"Lo banyak omong banget sih! Udah cepetan sana beresin barang lo. Gue bantuin. Nih kopernya gue tarik ke deket lemari lo."

Roy segera menarik koper besar itu. Dibukanya pintu lemari Gea.

"Astagfirullah, ini kok banyakan kaos sih. Rata-rata hitam lagi warnanya. Kayak nggak ganti baju. Tapi daleman lo warna pink ya. Ih lucu banget!" Underware milik Gea diambil oleh Roy dan diangkatnya.

"Balikin nggak?"

Tiba-tiba Roy jatuh dan punggungnya menyentuh lantai kamar. Mereka tersungkur berdua dan saling bertatap mata, lagi-lagi ala sinetron.

"Aelah, pake jatuh segala. Buruan ah!" gerutu Gea.

Mereka segera berdiri. Takut kalau ibu melihat adegan ini. Bisa-bisa disuruh gaspol bikin cucu.

Satu per satu baju milik Gea pun mulai dimasukkan ke dalam koper. Ada satu dress berwarna hijau tosca dengan gambar bunga mawar merah di area dada. Dress ini pemberian ayahnya ketika dia ulang tahun saat dua tahun lalu.

"Wah harta karun nih. Punya juga lo dress beginian. Nggak kesambet kan lo?"

Gea hanya terdiam tak menjawab. Mungkin baiknya dress ini diberikan kepada Salsa. Ia pun berdiri membawa dress keluar kamar.

"Salsa." Gea menyisir pandangannya ke setiap sudut rumah. Sayangnya, Gea tak juga menemukan Salsa. Lalu, ia pun menghampiri ibu yang di dapur mengiris bawang.

"Salsa mana, Bu?"

"Apa sih Kak? Aku habis luluran." Tiba-tiba Salsa sudah berada dibelakang Gea sambil meringis.

"Ya ampun... Diajarin siapa sih? Baru juga masuk sekolah, udah centil aja," kata Gea.

"Justru karena baru masuk sekolah. Salsa kan harus cantik. Nanti apa kata bu guru dan temen-temen kalau Salsa dekil."

Gea geleng-geleng tak habis pikir kelakukan adik satu-satunya itu.

"Ini kakak mau kasih dress ini. Buat kamu nanti pas udah muat," kata Gea sembari menyodorkan dressnya.

"Itu kan pemberian ayah. Udah nggak muat, Kak?"

"Iya perut kakakmu kan buncit," timpal Roy yang mendengarnya dari kamar. Ia tau bahwa Gea hanya tak ingin saja membawa barang pemberian ayahnya.

Dress itu langsung diberikan kepada Salsa. Lalu, Gea berlari kecil ke arah kamar dan memukul Roy dengan bantal.

"Heh! Kayak tau aja perut gue!"

"Ampuuun!"

Seketika celana Roy robek terkena ujung meja belajar yang lumayan tajam. Gea yang sempat melihat celana dalam Roy segera menutup wajahnya.

"Lo tuh sangar bener sih. Sampe robek kan ini celana. Tuh tuh merah tuh. Lihat dong!" Roy menjulurkan lidahnya.

Roy berlenggak lenggok di depan Gea.

"Bawa celana lagi nggak, Bang? Pake celana gue tuh di lemari pilih aja."

Kemudian Roy melihat seluruh celana yang digunakan Gea sehari-hari di rumah. "Nggak ada yang gedean dikit? Kenapa kecil semua begini."

"Abang pake celana gue, atau mau telanjang biar Salsa sama ibu tau?" gertak Gea.

Diambilnya salah satu celana berukuran paling besar oleh Gea sambil memejamkan mata sesekali.

"Lumayan daripada nggak ada. Ini lagi gambar mickey mouse," gerutu Roy.

"Bawel amat. Buruan bantuin gue lagi." Gea membuka matanya dan tertawa keras. "Ya ampuuuuun. Itu bokong kemana-mana!"

"Seksi kali gue. Belum juga lo rasain kan."

"Diiiiih."

Selang dua jam mereka pun akhirnya selesai membereskan baju Gea ke dalam koper. Mobil milik Roy yang paling besar sudah terparkir cantik di teras.

Roy langsung menganga melihat Gea mampu menggendongnya diatas pundak dan berjalan menuju mobil.

"Bukain pintunya!" teriak Gea. Sementara Roy yang masih berada di depan pintu rumah segera berlari kecil membukakan pintu mobil.

"Abang kaget ya! Ga pernah lihat cewe angkat koper gede begini? Norak!" ledek Gea.

Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Roy. Mereka memasukkan lagi barang-barang lain milik Gea yang sekiranya perlu untuk dibawa ke rumah baru.

"Makan siang dulu yuk!" kata ibu sembari menghidangkan makanan di atas meja.

Taklama Gea dan Roy yang berkeringat langsung duduk di kursi makan.

"Capek ya.. Jangan kaget ya Nak Roy. Kita bertiga kan nggak ada cowo di rumah. Jadi Gea terbiasa angkat yang berat-berat di rumah," jelas ibu meringis.

"Hehe, iya Bu," jawab Roy.

Gea segera mengambilkan makanan untuk Roy. Kali ini ada menu semur jengkol andalan.

"Abang kalau udah nikah sama aku, wajib hukumnya makan nih jengkol. Buruan!" kata Gea sambil menyuapi jengkol beserta nasi ke mulut Roy.

Awalnya Roy menolak dan susah sekali membuka mulut. Namun karena mata Gea yang terus melotot, Roy terpaksa membuka mulutnya.

"Hehe, enak!" kata Roy.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dinikahi Kakaknya
9.3
Keisha didera nestapa saat Rafael, sang kekasih selama lima tahun, absen di hari pernikahan mereka. Demi menyelamatkan kehormatan keluarga Keisha dari kehancuran, Dion yang merupakan kakak kandung Rafael maju menggantikan posisi sang adik. Tanpa ada landasan cinta dan hampir tidak saling mengenal, Keisha terpaksa menyetujui pernikahan darurat ini. Kini, ia harus mengarungi bahtera rumah tangga yang tak pernah diduga. Akankah pernikahan tanpa rasa ini sanggup bertahan?
Sampul Novel Captain's Ravenge
9.4
Kapten Arya Bimantara bergegas pulang dari tugasnya di perbatasan Kalimantan begitu mendengar kabar kematian mendadak kembarannya, Aryo, dan sang istri. Tragedi ini terjadi tepat setelah mereka bertukar pesan terakhir. Setibanya di rumah, Arya merasakan ada hal yang tidak beres dari pemakaman tersebut. Penyelidikan pribadinya membongkar fakta keji bahwa mereka adalah korban pembunuhan berencana. Kini, sang kapten memulai misi perburuan demi membalas dendam kematian keluarganya.
Sampul Novel Cinta Dari Masalalu
9.7
Setelah sebelas tahun berlalu, perasaan Ratih kepada Arsenna, teman SMA yang pernah ia cintai, mendadak terusik kembali akibat sebuah pertemuan tidak terduga. Hubungan mereka kian rumit saat mimpi-mimpi aneh yang saling terhubung mulai datang secara misterius. Berada di batas antara kenyataan dan dunia fantasi yang tidak biasa, mampukah keduanya memahami takdir ini? Simak perjuangan Ratih dan Arsenna mengungkap ikatan masa lalu mereka agar bisa bersatu di masa kini.
Sampul Novel Dendam di Balik Cinta
8.8
Demi menyelamatkan bisnis keluarga yang hancur, aku tega mengkhianati Jase Mitchell dan memilih menikah dengan Kade Mitchell. Empat tahun kemudian, Kade meninggal dunia. Ibu tirinya yang kejam, Katie Fuller, langsung mengusirku beserta anakku tanpa belas kasihan. Kehilangan segalanya membuatku terpaksa memohon bantuan kepada Jase, yang menyambutku dengan penuh godaan. Di tengah keputusasaan ini, aku berniat memanfaatkan anak Katie sendiri untuk merebut kembali seluruh warisan yang telah dia curi.
Sampul Novel Jovanca Sang Penggoda
7.9
Jovanca, yatim piatu berparas menawan, lelah berjuang sendirian melawan kerasnya kemiskinan dengan kerja serabutan. Demi mencari hiburan, ia mulai memanfaatkan kecantikannya untuk memikat para pria. Sialnya, permainan ini berbalik menjadi petaka saat ia diburu banyak pria beristri. Di tengah kemelut tersebut, Jovanca justru jatuh hati pada sosok lelaki lain. Akankah ia berhasil keluar dari jerat intrik asmara ini demi meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Luka yang Kucinta
8.4
Pernikahan lima tahun Dira hancur akibat pengkhianatan Reza. Tanpa pamit, ia pergi membawa kepedihan. Tiga tahun berselang, Dira kembali menjadi perempuan tangguh dan dipertemukan lagi dengan mantan suaminya yang kini menyimpan banyak misteri. Walau mencoba menghindar, kenangan masa lalu terus mengusik hatinya. Begitu rahasia kelam mulai terkuak, ia dihadapkan pada pilihan sulit: merawat dendam atau kembali mencintai pria yang pernah melukainya.