APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Pengganti, Cinta Suami Untuk Lain

Istri Pengganti, Cinta Suami Untuk Lain

Lima tahun pernikahan dengan Yoga hanya memberi kehampaan bagi saya, meski cinta ini begitu besar. Kepedihan kian tak tertahankan saat perselingkuhan Yoga dengan adik angkatnya, Meiliana, terungkap. Saya pun nekat menjebak Yoga menandatangani surat cerai lewat dokumen asuransi palsu. Setahun setelah berpisah, saya menata hidup baru dan bertunangan dengan Luki. Namun, Yoga mendadak memohon untuk kembali, sementara Meiliana mengungkap perasaan Yoga yang sebenarnya. Kini keputusan ada di tangan saya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kinan POV:

Saya tidak bisa tidur malam itu. Pikiran saya berputar-putar, seperti baling-baling tanpa tujuan di tengah badai.

Tiba-tiba, saya merasakan tangan Yoga menyentuh pinggang saya. Dia beringsut lebih dekat, berusaha memeluk.

Secara refleks, tubuh saya menegang. Saya menarik diri sedikit, menciptakan jarak antara kami.

Dia berhenti, tangannya menggantung di udara.

"Ada apa?" tanyanya, suaranya terdengar bingung. "Kau tidak enak badan?"

Dulu, saya akan melompat ke pelukannya, merindukan sentuhan itu. Sekarang, sentuhannya terasa menjijikkan.

Saya memejamkan mata. "Aku sedikit lelah. Dan... perutku sedikit sakit."

"Oh," dia bergumam, dan saya bisa merasakan dia menarik tangannya sepenuhnya. "Maaf."

Dia berbalik, membelakangi saya. Beberapa detik kemudian, saya merasakan selimut menutupi bahu saya. Dia bahkan tidak melihat ke arah saya.

Sentuhannya yang sebelumnya saya dambakan, kini terasa seperti bara api yang membakar kulit. Saya hanya ingin dia menjauh. Hanya ingin dia pergi.

Saya membenci diri saya sendiri karena pernah begitu putus asa akan kedekatannya. Sekarang, yang saya inginkan hanyalah melarikan diri dari sentuhannya.

Saya bangun dari tempat tidur. Saya merasa lelah. Lelang.

Saya teringat kontrak pembagian harta yang masih dipegang Yoga. Itu adalah salah satu alasan kenapa saya belum pergi. Saya butuh dokumen itu.

"Yoga," panggil saya pelan.

Ada keheningan sesaat, lalu dia menjawab dengan gumaman.

"Bisakah aku melihat kontrak pembagian harta kita?" tanya saya. Saya tahu ini berisiko.

Jantung saya berdetak kencang, memukul-mukul rusuk. Saya menatap punggungnya, menunggu reaksinya.

Dia berbalik, menatap saya dengan mata yang masih mengantuk. Saya merasa seluruh tubuh saya kaku, cemas. Apakah dia akan curiga? Apakah dia akan menyadari?

Saya mencoba terlihat tenang, tapi di dalam, kepanikan bergejolak.

"Kenapa tiba-tiba?" tanyanya, suaranya terdengar tidak tertarik.

"Hanya... ingin memeriksanya," jawab saya, berusaha agar suara saya tidak bergetar.

Dia sedikit memicingkan mata, seolah mencoba membaca ekspresi saya. Saya menahan napas.

"Ini kan harta kita bersama. Tidak akan ada yang hilang. Kenapa kau begitu cemas?" tanyanya, ada nada mencurigakan dalam suaranya.

Saya merasakan kata-katanya menusuk, seperti ancaman yang tak terucap.

"Tidak ada apa-apa. Hanya ingin tahu saja," saya bersikeras.

Dia menghela napas, lalu bangkit dari tempat tidur. Dia pergi ke ruang kerjanya, saya mengikutinya.

Dia mengeluarkan sebuah map dari brankas kecil. Tangan saya sedikit gemetar saat mengambilnya. Ini adalah pertaruhan terakhir saya.

Tiba-tiba, ponselnya berdering. Nada deringnya nyaring di kesunyian malam. Yoga meraihnya.

Sebuah suara wanita yang panik terdengar dari seberang. "Kak Yoga! Tolong... Mantan suamiku mengancamku. Dia ada di depan apartemen!"

Yoga langsung berubah ekspresi. Wajahnya yang tadi terlihat bosan, kini dipenuhi kekhawatiran yang mendalam.

"Mei? Tenanglah! Aku akan segera ke sana!" katanya, lalu dengan cepat mematikan telepon.

Dia meraih jaketnya, bergerak cepat, seperti ada api di bawah kakinya.

"Ada apa?" tanya saya, meskipun saya tahu jawabannya.

Dia menatap saya, matanya berkedip. "Meiliana. Mantan suaminya mengganggunya lagi. Dia bilang, dia akan masuk secara paksa. Aku harus segera ke sana."

"Sepenting itu?" tanya saya.

"Sangat penting! Aku harus menyelamatkannya!" jawabnya, lalu berbalik menuju pintu.

Saya hanya menatapnya. Apa yang bisa saya katakan? Apa yang bisa saya lakukan?

"Hati-hati," hanya itu yang keluar dari mulut saya.

Dia mengangguk tanpa menoleh ke belakang, lalu menghilang di balik pintu.

Saya berdiri di sana, memegang map kontrak di tangan saya. Jantung saya terasa seperti diremas. Saya merasa sedih, tapi anehnya, ada sedikit rasa lega yang dingin. Setidaknya untuk malam ini, saya aman.

Malam itu, saya tidak tidur sama sekali. Apartemen terasa begitu kosong dan sunyi. Keheningan itu memekakkan telinga, mengisi setiap sudut dengan kelegaan yang dingin, tapi juga hampa.

Saya berdiri di dekat jendela, memandangi langit yang mulai memerah di ufuk timur. Saya merasa seperti terperangkap dalam penantian yang tak berujung.

Saya memeriksa ponsel. Ada notifikasi baru di media sosial. Sebuah cerita dari akun Meiliana.

Saya membukanya. Itu adalah video matahari terbit yang indah, diambil dari balkon sebuah apartemen mewah. Lalu kamera sedikit berputar, dan di sana, terlihat Yoga berdiri di samping Meiliana, memandangi matahari terbit. Senyum tipis terukir di bibirnya.

Hati saya terasa nyeri. Pemandangan itu begitu menyakitkan. Video itu diberi keterangan: "Awal yang baru. Terima kasih untuk selalu ada, Kak Yoga."

Air mata mulai menggenang di mata saya, tapi saya buru-buru menyekanya. Rasanya sesak sekali. Meiliana sudah resmi bercerai. Dan Yoga... dia ada di sana bersamanya.

Saya tahu, sebentar lagi, Yoga pasti akan meminta cerai dari saya.

Saya tersenyum miris. Tidak ada gunanya menunggu. Saya harus mempercepat ini. Saya harus menyelamatkan sedikit kehormatan yang tersisa.

Saya meletakkan ponsel. Saya mulai mengumpulkan semua barang-barang kami yang berpasangan. Foto-foto, cangkir kopi, bahkan sikat gigi. Saya memasukkan semuanya ke dalam beberapa kardus.

Saya membawa kardus-kardus itu ke bawah, ke tempat sampah. Setiap barang yang saya masukkan, terasa seperti luka yang terbuka. Saya mengubur masa lalu saya.

Saat saya kembali, Yoga baru saja pulang. Dia melihat kardus-kardus di dekat tempat sampah.

"Apa ini?" tanyanya, wajahnya tampak lelah.

Saya menghindari tatapannya. Saya tidak ingin dia melihat kerapuhan di mata saya. Saya takut dia akan melihat hancurnya saya.

"Oh, itu barang-barang tidak terpakai. Aku buang saja," jawab saya.

Dia hanya mengangguk. "Biar kubantu."

Dia mengangkat salah satu kardus. Saya menatap punggungnya yang tegap. Mata saya kosong, tapi hati saya berteriak.

Saya tahu, jika dia membuka kardus itu, dia akan mengerti. Dia akan melihat semua barang berpasangan itu, semua kenangan yang saya buang. Ini adalah ujian terakhir saya. Kesempatan terakhir baginya untuk melihat bahwa saya akan pergi.

Saya berharap dia akan melihatnya. Saya berharap dia akan bertanya. Saya berharap dia akan mencoba mengubah sesuatu.

Tapi dia tidak melakukan apa-apa.

Saya mendengar suara gedebuk. Dia melemparkan kardus itu ke dalam tempat sampah besar. Dia bahkan tidak melirik isinya.

Jantung saya terasa hancur berkeping-keping. Udara dingin malam itu terasa menusuk, tapi hati saya jauh lebih dingin.

Saya tidak lagi menangis. Tidak lagi berharap. Hanya ada kepastian yang dingin. Semuanya benar-benar berakhir.

Tiba-tiba, laptop saya mati total.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayahku Menikahi Pelakor
9.1
Pasca-perceraian pahit orang tuanya, kehidupan glamor Elvira seketika sirna. Ia memilih hidup sederhana di pinggiran kota bersama Miranda, sang ibu yang terluka, sementara ayahnya hidup mewah dengan wanita selingkuhannya. Didampingi Mbok Rini, pelayan setianya, gadis manja yang akrab disapa Lia ini harus berjuang dari nol, belajar memasak, hingga berjualan kue demi bertahan hidup. Di tengah badai kesulitan ekonomi, Lia justru menemukan arti kebahagiaan sejati yang sesungguhnya.
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
8.8
Tepat sebelum hari pernikahan, penglihatan wanita ini mendadak pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan calon suaminya justru bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Menyadari perselingkuhan yang telah berlangsung lama di belakangnya, ia memutuskan untuk merahasiakan kesembuhannya. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni, lalu memilih untuk menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata.
Sampul Novel Janjinya, Kehancurannya
8.6
Malam kejayaan karier arsitekturku hancur seketika saat Baskara, tunanganku, menyerahkan karyaku pada cinta pertamanya. Aku dipaksa membimbing wanita itu, mengalami kekerasan fisik, hingga akhirnya dipecat. Kekejaman Baskara memuncak saat ia mencelakaiku di rumah sakit hingga bersimbah darah, padahal aku sedang mengandung anaknya. Enggan bertahan dalam pengkhianatan keji ini, aku memutuskan pergi jauh, mengubah identitasku, dan menghilang bersama bayiku selama lima tahun.
Sampul Novel Keputusan Takdir
8.5
Sallyana harus merelakan impian indahnya hancur ketika Veen mengusirnya secara paksa. Butuh perjuangan keras baginya untuk menyembuhkan luka dan melupakan masa lalu. Namun, saat ia mulai bangkit, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh berbeda. Apakah Sallyana akan kembali terpikat pada Veen, ataukah ia akan melabuhkan hatinya pada sosok baru yang menemaninya di masa-masa sulit? Keputusan takdir akan menentukan akhir perjalanan cintanya.
Sampul Novel Nafkah Batin Yang Tak Tertunaikan
9.4
Bagi Soraya, sakralnya pernikahan hanya untuk sekali seumur hidup. Sayang, mahligai rumah tangganya kini terancam runtuh akibat rahasia besar yang disembunyikan sang suami. Kejujuran mereka pun diuji saat berbagai keanehan mulai bermunculan satu demi satu. Misteri gelap apa yang sebenarnya ditutupi oleh Kang Yana dari istrinya? Akankah komitmen dan kesetiaan Soraya mampu bertahan menghadapi badai ketidakpastian yang menerpa hubungan mereka?
Sampul Novel OLD & GOLD
8.0
Kehidupan Carissa runtuh setelah sang ayah mendekam di penjara akibat skandal korupsi. Demi kedamaian, ia bekerja di The Golden's Arena milik mantan staf ayahnya, Antoni Miller. Hubungan asmara dewasa yang tumbuh di antara mereka memicu kemarahan keempat anak Antoni. Di tengah ketegangan keluarga ini, Fahri, mantan detektif yang kini menjadi YouTuber, mulai mengusut kejanggalan kasus ayah Carissa dan berupaya mengungkap misteri yang terkubur rapat.