APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Mandul, Tak Pernah dicintai

Istri Mandul, Tak Pernah dicintai

Tiga tahun Alina bertahan dalam pernikahan dingin bersama Rayhan, sembari menahan caci maki keluarga yang menuduhnya mandul. Impiannya memiliki anak sirna karena sang suami sama sekali tidak menginginkan kehadirannya. Di tengah sikap acuh tak acuh Rayhan dan rasa hampa tanpa cinta, Alina akhirnya mencapai batas kesabaran. Di rundung kepedihan mendalam, ia mulai meragukan masa depan hubungan mereka. Haruskah Alina tetap bertahan dalam pernikahan yang terus menorehkan luka?
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah pertemuan singkat dengan Sofya, Alina merasa seolah beban yang dipikulnya selama ini sedikit berkurang. Kata-kata wanita itu menggema di pikirannya, mengusik setiap keraguan yang telah lama mengekangnya. Untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu, ia merasa seperti seseorang yang memiliki pilihan, seseorang yang tidak terperangkap dalam kehidupan yang hanya penuh dengan kewajiban.

Namun, meskipun hatinya terasa lebih ringan, kenyataan tak mudah untuk dihindari. Kembali ke rumah, Alina merasa seperti melangkah ke ruang yang penuh dengan ketegangan, sebuah dunia yang selama ini ia coba pahami, namun tetap terasa asing dan dingin. Setiap langkah yang ia ambil menuju pintu depan terasa lebih berat daripada sebelumnya. Ada ketakutan baru yang muncul dalam dirinya: ketakutan akan perubahan.

Begitu masuk, ia disambut dengan keheningan yang menyelimuti ruang tamu. Rayhan tidak ada di sana, dan Alina merasa itu adalah sesuatu yang tak mengejutkan. Sejak malam terakhir mereka berbicara, Rayhan lebih sering menghabiskan waktu di luar, kadang-kadang pulang larut malam, kadang-kadang pergi begitu saja tanpa memberi kabar.

Alina berjalan perlahan ke kamar tidurnya, matanya menatap ke luar jendela yang menghadap ke kota yang masih sibuk meskipun sudah larut malam. Lampu-lampu kota berkilau seperti bintang-bintang yang memantulkan harapan, dan meski ia tahu dunia di luar sana begitu hidup, hatinya masih terasa begitu hampa.

Ia duduk di tepi ranjang, menghela napas panjang. Pikirannya kembali terperangkap dalam dilema yang semakin membelit hatinya. Bisakah ia benar-benar bertahan dalam pernikahan yang tidak mengandung cinta, atau apakah saatnya untuk melepaskan dan mencari kebahagiaan di tempat lain?

Pikiran-pikiran itu berputar-putar tanpa henti, mengisi setiap sudut pikirannya. Ia merasa bingung, seperti terombang-ambing di antara dua dunia yang saling bertentangan. Di satu sisi, ia ingin keluar dari pernikahan yang membuatnya merasa terkekang, tapi di sisi lain, ada rasa takut untuk melangkah ke dalam ketidakpastian yang lebih besar.

Tiba-tiba, suara pintu depan yang terbuka memecah kesunyian malam itu. Rayhan pulang. Seperti biasa, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Langkahnya terasa berat, seolah dunia yang ia jalani juga mulai memberikan tekanan yang tak terkatakan. Alina menatapnya dengan tatapan kosong, mencoba mencerna keberadaannya.

"Rayhan," panggil Alina pelan, memutus keheningan yang semakin menekan.

Rayhan menoleh, tatapannya sejenak bertemu dengan mata Alina, tetapi segera mengalihkan pandangannya ke lantai. "Hmm?"

Alina menggigit bibir bawahnya, mencoba mengumpulkan keberanian yang ia rasakan semakin menipis. "Kita perlu bicara."

Rayhan menghela napas, seperti sudah bisa menebak apa yang akan dikatakan Alina. "Bicara tentang apa lagi, Alina?" suaranya terdengar lelah, seperti tidak ada energi yang tersisa untuk bertengkar atau membahas masalah yang sudah terlalu lama mengendap di antara mereka.

"Aku merasa... kita sudah terlalu lama berjalan tanpa arah," kata Alina, suaranya sedikit bergetar. "Aku ingin tahu, apakah kamu masih peduli padaku? Apakah kamu masih ingin melanjutkan ini?"

Rayhan terdiam sejenak. Mata Alina mencari jawaban di wajahnya, tetapi hanya ada kedinginan yang terbalut di sana. "Aku tidak tahu, Alina," jawab Rayhan akhirnya, suaranya rendah dan datar. "Mungkin kita sudah berubah terlalu banyak."

Kata-kata itu seperti petir yang menyambar, membuat Alina terdiam seketika. Di satu sisi, ia merasa terkejut, tapi di sisi lain, ia tahu ini adalah kenyataan yang sudah lama ia takuti. Rayhan, suaminya, sudah menyerah. Tidak ada lagi cinta, tidak ada lagi harapan.

Alina menatapnya, merasa seolah dunia runtuh di bawah kakinya. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Bertahan dalam hubungan yang tidak lagi memiliki akar atau berani melangkah ke luar untuk mencari kebahagiaan yang sudah lama ia lupakan?

"Jadi, ini akhir dari semuanya?" tanya Alina, suara hampir tak terdengar.

Rayhan hanya mengangkat bahu. "Aku rasa, ya. Kita sudah mencoba, tapi kita tidak bisa memaksa perasaan."

Alina merasa hatinya teriris. Semua harapan yang ia bangun dalam hati kini hancur begitu saja. Tapi di tengah kehancuran itu, ada sesuatu yang mulai muncul-sebuah keberanian. Keberanian untuk menerima kenyataan, untuk melepaskan, meski itu sangat sulit.

Dia menundukkan kepala, mencoba menahan air mata yang hampir keluar. "Aku lelah, Rayhan. Aku lelah merasa seperti ini. Aku... aku rasa kita harus berpisah."

Rayhan menatapnya dengan kosong. "Kalau itu yang kamu inginkan," jawabnya pelan, seperti menyerah begitu saja. "Aku tidak akan menghalangimu."

Di saat itu, Alina merasa ada beban yang sedikit mengendur di dadanya. Keputusan itu bukan keputusan yang mudah, namun entah kenapa, ia merasa lega. Mungkin, hanya dengan melepaskan, ia bisa menemukan dirinya lagi.

Alina berjalan menuju pintu kamar, membiarkan Rayhan yang masih berdiri di sana, menatap punggungnya yang perlahan menjauh. Saat ia melangkah keluar dari kamar, ia merasa langkahnya lebih ringan, lebih bebas. Keputusan ini bukan hanya tentang Rayhan, tapi juga tentang dirinya. Tentang kebahagiaan yang harus ia cari, meski itu harus diawali dengan perpisahan yang pahit.

Ia tahu, perjalanan panjang yang penuh dengan ketidakpastian menantinya. Tetapi, untuk pertama kalinya, ia merasa seperti seseorang yang memiliki kontrol atas hidupnya. Dan itu adalah awal yang baru.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Breaking Bad: Menikah dengan Iblis
7.8
Pernikahanku berubah menjadi neraka saat menyadari suamiku adalah pria berhati iblis. Tubuhku kian melemah, memicu kecurigaan bahwa dia tengah meracuniku perlahan. Berbagai kejanggalan pun mulai terungkap, mulai dari pelayan yang memata-matai hingga keraguan atas asal-usul anak kandungku sendiri. Terperangkap dalam rumah tangga yang menyiksa ini, aku bertekad membongkar seluruh rahasia kelamnya serta menuntut balas dendam, walau harus mempertaruhkan nyawaku.
Sampul Novel Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta
8.6
Dalam novel modern Cinta 10 Tahun, Dibalas Dusta, sebuah gladi resik pernikahan mewah berubah menjadi kekacauan total saat Quincy, rekan kerja tunangan sang protagonis, datang merusak dekorasi dan mengklaim Jared sebagai miliknya. Dengan penuh percaya diri, wanita itu bahkan merobek gaun pengantin bernilai puluhan miliar karena memaksakan tubuhnya yang tidak muat. Quincy merasa di atas angin, yakin bahwa Jared sangat mencintainya dan akan mengganti gaun tersebut. Namun, saat hari pernikahan tiba, kebenaran mengejutkan terungkap. Pengantin pria yang datang bukanlah Jared, melainkan bos besar mereka. Sejak awal, pernikahan ini ternyata bukanlah milik orang yang Quincy duga.
Sampul Novel Drive Back To December
8.4
Tiga tahun bercerai, Gayatri Rumi Rahardjo tak menduga akan menikah lagi dengan William Alansyah. Demi rasa hormat pada mantan ibu mertuanya, ia bersedia membangun kembali rumah tangga bersama mantan suaminya tersebut. Namun, pernikahan kedua mereka langsung diuji oleh tuntutan memiliki anak. Di tengah situasi sulit ini, Gayatri mulai mengendus sebuah rahasia besar yang ditutupi oleh William. Akankah kebenaran pahit itu mendorong mereka ke jurang perceraian untuk kedua kalinya?
Sampul Novel Gadisku UniQue
9.5
Uni merintih kesakitan saat Ares mencoba memasukkan sesuatu secara hati-hati. Meski diminta perlahan, rasa sakit membuat Uni membentak Ares dalam situasi panik. Ares lalu mengajak Uni ke kamar mandi agar lebih mudah. Di luar ruangan, Deris tidak sengaja mendengar percakapan ambigu tersebut hingga merasa sangat terkejut dan tidak percaya. Kesalahpahaman pun akhirnya muncul akibat interaksi penuh ketegangan ini.
Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, gadis berusia 25 tahun, dijebak oleh Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Rencana jahat itu membawanya masuk ke kamar Raka Mirza Bramantyo, seorang CEO tampan berumur 27 tahun yang terkenal playboy. Kejadian tak terduga di malam itu memaksa Raisa menghadapi konsekuensi pahit dari perbuatan mereka. Apakah peristiwa memalukan ini akan menghancurkan hidup Raisa, atau justru menjadi babak baru dalam hubungannya dengan Raka?
Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.
9.7
Pasca-kecelakaan, Adrian mendirikan Nusantara Saga untuk memenjarakan dan memanipulasiku. Di balik itu, dia berselingkuh dengan Dahlia, merampas identitas virtualku, serta sengaja menghalangi kesembuhanku agar tetap bisa berkuasa. Setelah dipermalukan di depan umum dan dibuang ke air mancur sampai hampir mati, aku berhasil bangkit kembali. Kini, dengan kaki yang telah pulih sepenuhnya, aku siap masuk kembali ke dunianya untuk menghancurkan seluruh kerajaan yang telah dia bangun.