APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Dadakan Presdir

Istri Dadakan Presdir

Demi mengubur masa lalu kelam, Salsabila Ayu Hanifa merantau ke Jakarta. Namun nasib justru membawanya ke dalam pernikahan tanpa cinta dengan Raditya Wijaya, pengusaha dingin yang memperlakukannya bak pembantu. Di tengah siksaan batin ini, mampukah gadis desa tersebut meluluhkan hati sang suami agar diakui seutuhnya, ataukah pernikahan mereka akan hancur total?
Bab
Bagikan

Bab 2

Ingat! Aku akan membalas atas apa yang pernah kamu lakukan sama aku. Jangan pikir dengan Mama yang membela kamu, aku akan mudah jatuh cinta sama kamu. Dan menganggap kamu itu istri aku!" tambah Radit membuat Salsa tambah jengah mendengar ucapan suaminya.

'Ya Allah kenapa aku harus jadi istri dia sih? Kenapa tidak Ryan saja yang jadi jodohku? Kenapa malah Ryan meninggalkanku?' batin Salsa tidak terima dengan pernikahan yang baru saja dilaksanakan.

"Melamun lagi, sana istirahat. Aku mau keluar, lama-lama dekat sama kamu membuat kepalaku pusing!" ucap Radit dan meninggalkan kamar dimana istrinya dirawat.

Klek...

Radit berjalan menuju mushola setelah menutup pintu, karena sebentar lagi masuk waktu shalat dhuhur. Raditya Wijaya umur 27 tahun seorang pengusaha muda yang sangat pintar dalam mengelola usaha hingga bisnis yang dijalankan semakin bertambah besar.

Selain menjadi pengusaha yang piawai dia juga seorang anak yang selalu patuh pada kedua orang tuanya. Di balik sikap dingin, tegas dan disiplin dia termasuk anak yang sholeh. Sesibuk apapun pekerjaan yang dia kerjakan, Radit tidak akan pernah meninggalkan kewajiban untuk shalat lima waktu.

Selesai shalat dia berdoa sebentar untuk kesembuhan Salsa. Lalu dia berjalan ke kantin untuk membeli makan. Dari tadi pagi sebelum ijab Radit tidak sempat sarapan dan sampai sekarang belum ada makanan yang masuk ke dalam perutnya.

"Halo, Andi tolong kamu cari tau gadis yang bernama Salsabila Ayu. Hanifa. Segera!" perintah Radit pada asisten pribadinya setelah duduk di kursi.

"Salsabila Ayu Hanifa? Gadis yang kemarin menyiram tuan waktu di kantin?" tanya Andi memastikan.

"Benar, jangan lama-lama dua hari cukup? Nanti aku kirim fotonya!" sahut Radit dengan tegas. Orang di kantor tidak ada yang tau jika hari ini dia menikah.

"Baik Tuan, akan segera saya laksanakan!" jawab Andi dengan mantap dan mematikan sambungan.

Tepat setelah telepon tertutup makanan yang tadi Radit pesan datang, dengan lahap dia memakan makanan yang ada di meja tanpa ada sisa sedikitpun.

Pertemuan pertama yang tidak mengenakan ditambah permintaan sang Mama yang tidak masuk akal membuat Radit terus mengingat kejadian setelah kecelakaan itu.

Dimana sang Mama sangat panik dan terus menangis di ruang tunggu. Semua karena operasi yang dijalani Salsa tidak kunjung selesai. Bu Risma takut jika terjadi sesuatu pada gadis itu. Dan lebih parahnya lagi setelah operasi selesai bukannya keadaan semakin membaik keadaan Salsa semakin menurun. Tidak hanya itu sudah tiga hari gadis itu tak kunjung sadar. Sehingga sang Mama mengucapkan janji yang tidak masuk akal itu.

"Radit, kamu sudah tahu password ponsel Salsa?" tanya Bu Risma ke Radit yang menunggui Salsa di luar ruangan.

"Sudah Ma, bagaimana jadi mau memberitahu keluarga gadis itu? Atau biar nanti saja saat dia sudah sadar?"

"Sekarang saja Dit, mungkin dengan doa orang tuanya. Salsa bisa segera sadar. Dan nanti jika dia sudah sadar Mama ingin dia jadi anak Mama,"

"Anak Mama? Maksudnya?"

"Iya, anak Mama dan jadi istri kamu. Dia anak baik Dit, Mama minta kamu maunya menikah dengan dia setelah dia sadar. Mama mohon, Mama tidak ingin dia jauh dari Mama,"

"Mama! Kita tidak tau asal usul dia, Papa nggak setuju. Iya kalau dia dari keluarga baik-baik? Kalau dia dari keluarga tidak benar?" sergah Pak Wijaya yang tidak setuju.

"Pa, maksud Papa tidak setuju, karena Papa takut dia dari keluarga yang tidak setara dengan kita? Sejak kapan Papa membedakan derajat manusia? Apa Papa lupa dulu kita juga orang yang tidak punya? Mama yakin, Salsa gadis yang tepat untuk mendampingi Radit,"

"Tapi aku setuju sama Papa, Ma. Aku tidak ingin menikah tanpa ada cinta, apalagi ini kenal juga tidak? Pernikahan macam apa yang nanti akan aku jalani Ma?" sahut Radit yang tidak terima.

"Dia gadis yang baik. Kalau dia tidak menyelamatkan Mama pasti yang terbaring tidak sadar itu Mama. Dan asal kalian tau, mungkin Mama bisa meninggal karena orang yang mengendarai mobil saat itu sangat kencang. Telpon orang tua Salsa sekarang, Dit!"

"Terserah Mama,"

Radit menelpon kontak yang bertuliskan Bapak. Setelah tersambung dia menceritakan keadaan Salsa meminta doa agar Salsa segera sadar. Tidak hanya itu Bu Risma memberitahu keinginannya untuk menikahkan Radit dan juga Salsa setelah dia sadar.

Penolakan juga yang di ucapkan oleh orang tua Salsa. Mereka tidak setuju, namun akhirnya setelah diyakinkan mereka menyetujui dengan syarat nikah siri terlebih dahulu. Dan segera datang ke rumah untuk membicarakan lebih serius.

*** (di kamar rawat Salsa)

"Selamat siang Mbak... Bagaimana, masih ada yang dikeluhkan?" ucap Dokter yang memeriksa keadaan Salsa.

"Siang Dok, alhamdulillah sudah tidak ada, tinggal badan masih terasa lemas kadang kepala juga masih pusing," jawab Salsa jujur.

"Tidak masalah, kok sendirian? Di mana suaminya?" tanya Dokter setelah selesai memeriksa.

"Saya di sini Dok, bagaimana keadaan istri saya?" ucap Radit berpura-pura manis di depan Dokter.

"Alhamdulillah semua baik dan semua normal. Tinggal pemulihan saja satu atau dua hari juga sudah bisa pulang. Tapi jangan honeymoon dulu, tunggu dia benar benar pulih baru bepergian jauh," ucap Dokter menggoda mereka. Senyum penuh kepalsuan yang diberikan Radit dan juga Salsa.

Setelah dokter pergi dan hanya tinggal mereka berdua, tatapan sinis langsung diberikan Radit. Apalagi melihat makanan di atas nakas yang masih utuh, membuat Radit semakin jengkel. Segera dia ambil dan Radit menyuapi Salsa dengan tidak ikhlas.

"Biar aku saja, aku bisa kok!" ucap Salsa yang hampir tersedak karena ulah Radit.

"Kalau bisa, kenapa tidak dari tadi? Sengaja, mau aku suapi dulu?" ujar Radit dengan sinis.

"Aku lagi tidak ingin debat sama kamu, aku tadi tidak tahu kalau sudah disediakan makanan. Dari tadi kepalaku pusing dan aku buat tidur!" sahut Salsa dengan lembut dan mengambil piring yang dipegang Radit.

Dengan perlahan nasi yang ada di piring sudah habis, walau dengan paksaan karena Radit terus menatapnya dengan tajam.

'Penderitaan kamu akan segera dimulai setelah sampai rumah Salsabila Ayu Hanifa, jangan berpikir untuk jadi Ratu di rumahku nanti,' batin Radit dan tersenyum licik.

"Kenapa senyum senyum begitu? Jangan bilang mau minta macem-macem. Aku tidak mau melakukan hal yang lebih sebelum ada cinta diantara kita!" ucap Salsa polos.

"Ck.. Siapa juga yang mau itu, aku juga tidak nafsu lihat kamu. Kepedean!" sahut Radit dengan senyuman penuh tanda tanya.

"Syukurlah... terus kenapa kamu tersenyum begitu?" tanya Salsa dengan wajah merona karena telah salah sangka berpikiran yang jauh.

"Adalah... nanti kalau sampai rumah kamu juga akan tau sendiri! Yang jelas persiapkan mental dan fisik kamu, oke! Aku mau pulang ganti baju, nanti balik lagi! Jangan mencoba untuk kabur!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Bonekamu Lagi
8.4
Setelah menyerahkan segalanya pada Adriel di malam penobatannya sebagai bos mafia Keluarga Mahendra, Vivian mengira penantiannya berakhir bahagia. Namun, ia mendengarkan sendiri bagaimana Adriel menghina dirinya dan hanya menjadikannya alat pemanasan sebelum mendekati wanita lain. Hancur oleh pengkhianatan kejam sang miliarder, Vivian memutuskan untuk tidak lagi menjadi boneka yang patuh. Ia segera mengirim pesan rahasia kepada Bos Indra Wijaya, meminta dipindahkan sejauh mungkin dari Adriel sebelum promosi tiga hari lagi.
Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjepit perasaan rumit pada William, sahabat kecilnya yang kini jadi pewaris tunggal nan kaya raya. Walau menganggap Ella sangat berharga, hati William justru tertambat pada Camelia. Situasi Ella kian menyiksa saat dituding merusak hubungan mereka, sementara William abai pada kepedihan batinnya. Akankah William tetap menjaga Ella, ataukah kehadiran Camelia akan menghancurkan persahabatan masa kecil mereka selamanya?
Sampul Novel Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga
8.5
Lima tahun bertunangan dan gagal menikah 32 kali karena kecelakaan, Chiara kembali kritis di upacara ke-33 akibat runtuhnya dinding gereja. Usai berjuang hidup di ICU, ia mendengar kenyataan pahit dari tunangannya yang merupakan bos mafia, Lorenzo Corsica. Lorenzo sengaja merekayasa semua musibah itu demi menghindari pernikahan karena ia mencintai Sophia, sementara Chiara hanya dianggap sebagai utang budi masa lalu. Menatap tubuhnya yang penuh luka, Chiara memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini.
Sampul Novel Prajurit Raja Perkasa
9.6
Mantan anggota pasukan khusus, Peter Wang, memulai peran baru sebagai pengawal pribadi Bella Song di perusahaan elite Golden City. Walau sempat menganggap remeh pekerjaan ini, Peter justru terseret ke dalam pertikaian sengit melawan geng kejam dan musuh-musuh tangguh. Di tengah pertempuran yang mendebarkan, pesonanya memikat banyak wanita, mulai dari Amelia, Elaine, Shelly, hingga Lisa. Sanggupkah sang prajurit tangguh mengatasi semua bahaya di kota ini?
Sampul Novel Pria yang Meninggalkan Cintanya
9.3
Sepuluh tahun pengabdianku pada Baskara Aditama berakhir tragis. Setelah tanganku cacat di salon mantan kekasihnya, Karinina, Bas justru membuangku yang sedang hamil ke hutan terpencil tanpa sinyal. Usai berjuang kembali, aku mendengar dia merendahkanku di depan teman-temannya hanya sebagai pengganti sementara. Kehilangan karier dan tanpa dukungan keluarga, kini aku bertekad memutuskan hubungan dengannya untuk merebut kembali hidupku.
Sampul Novel Selingkuhannya Pengasuh Anakku
9.4
Kehidupan rumah tangga Sekar hancur setelah perselingkuhan suaminya terungkap. Pengkhianatan ini terasa sangat menyakitkan karena wanita lain tersebut adalah pengasuh anaknya sendiri, orang yang sangat ia percayai. Walau suaminya meminta maaf dan mengaku khilaf, Sekar didera dilema berat. Terlebih saat tahu sang pengasuh ternyata masih bersuami dan dinafkahi oleh suaminya. Mampukah Sekar bertahan menghadapi kenyataan pahit yang merusak pernikahannya ini?